Siagian, Midun
Jurnal Pendidikan Kimia (JPKim)

Published : 2 Documents
Articles

Found 2 Documents
Search

The extract salaon (Indigofera tinctoria L) leaf as the natural dye of ulos in keeping for the batak culture values Gultom, Jelita; Siagian, Midun; Tamba, Ucok Jhon Royagus; Bukit, Jecky; Simorangkir, Murniaty
Jurnal Pendidikan Kimia (JPKim) Vol 9, No 2 (2017): Agustus 2017
Publisher : Jurnal Pendidikan Kimia (JPKim)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkim.v9i2.7602

Abstract

Ulos merupakan kain tenun tradisional etnik Batak. Penggunaan pewarna alami Salaon (Indigofera tinctoria L) membutuhkan waktu lama dan tidak praktis sehingga ditinggalkan oleh pengrajin ulos di Kec Muara, Tapanuli Utara dan beralih ke pewarna kimia. Penelitian ini bertujuan mengetahui perbedaan kualitas benang ulos yang menggunakan pewarna alami pasta ekstrak daun Salaon dengan pewarna kimia. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental menggunakan metode ekstraksi zat warna dengan variable pengamatan uji warna, uji tahan luntur terhadap pencucian dan penyinaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas benang ulos menggunakan ekstrak daun salaon lebih baik dengan nilai daya tahan luntur pencucian 4 (baik), terhadap penyinaran 4-5 (baik) dibandingkan pewarna kimia ponceau GRB dengan nilai daya tahan luntur pencucian 3-4(cukup), terhadap penyinaran 3-4 (cukup). Hasil identifikasi FTIR menunjukkan pada ekstrak daun salaon terdapat senyawa leuco indigo, sehingga dapat disimpulkan bahwa kualitas benang ulos yang menggunakan pewarna alami pasta ektrak daun salaon lebih baik daripada pewarna kimia.Kata kunci: ulos, Indigofera tinctoria L, pasta, Kec Muara Tapanuli Utara
The extract salaon (Indigofera tinctoria L) leaf as the natural dye of ulos in keeping for the batak culture values Gultom, Jelita; Siagian, Midun; Tamba, Ucok Jhon Royagus; Bukit, Jecky; Simorangkir, Murniaty
JURNAL PENDIDIKAN KIMIA (JPKim) Vol 9, No 2 (2017): Agustus 2017
Publisher : JURNAL PENDIDIKAN KIMIA (JPKim)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkim.v9i2.7602

Abstract

Ulos merupakan kain tenun tradisional etnik Batak. Penggunaan pewarna alami Salaon (Indigofera tinctoria L) membutuhkan waktu lama dan tidak praktis sehingga ditinggalkan oleh pengrajin ulos di Kec Muara, Tapanuli Utara dan beralih ke pewarna kimia. Penelitian ini bertujuan mengetahui perbedaan kualitas benang ulos yang menggunakan pewarna alami pasta ekstrak daun Salaon dengan pewarna kimia. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental menggunakan metode ekstraksi zat warna dengan variable pengamatan uji warna, uji tahan luntur terhadap pencucian dan penyinaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas benang ulos menggunakan ekstrak daun salaon lebih baik dengan nilai daya tahan luntur pencucian 4 (baik), terhadap penyinaran 4-5 (baik) dibandingkan pewarna kimia ponceau GRB dengan nilai daya tahan luntur pencucian 3-4(cukup), terhadap penyinaran 3-4 (cukup). Hasil identifikasi FTIR menunjukkan pada ekstrak daun salaon terdapat senyawa leuco indigo, sehingga dapat disimpulkan bahwa kualitas benang ulos yang menggunakan pewarna alami pasta ektrak daun salaon lebih baik daripada pewarna kimia.Kata kunci: ulos, Indigofera tinctoria L, pasta, Kec Muara Tapanuli Utara