Articles

Found 9 Documents
Search

Menentang Gagasan Parlemen Anti-kritik

ADALAH Vol 2, No 2 (2018): Adalah
Publisher : UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gagasan  Founding Father kita, Soekarno mengenai Pancasila yang dikenal saat ini sejatinya memiliki tujuan khusus, yang sudah sepatutnya dipahami ketika negara Indonesia mengalami kehilangan arah seperti saat ini. Pintu demokrasi yang terbuka lebar secara langsung memberikan ruang tingkat partisipasi yang tinggi dalam penyelenggaraan negara ternyata tidak mencerminkan kemanusiaan yang beradab. Konflik horizontal yang semakin menunjukkan tidak adanya persatuan, dan demokrasi hanya dianggap sebagai tujuan negara telah menjatuhkan Pancasila dari realitas kebangsaan dan kenegaraan.  

Korupsi di Parlemen

'ADALAH Vol 1, No 1 (2017): Adalah
Publisher : UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Korupsi merupakan patologi sosial yang merusak struktur dan tatanan pemerintahan. Ia pun menjadi penghambat utama terhadap jalannya roda pemerintahan dan pembangunan suatu negara. Negara yang di dalam struktur pemerintahannya dikomandoi oleh pejabat yang koruptor, akan menghadapi keterpurukan ekonomi, yang imbasnya tidak hanya pada pembangunan negeri, tetapi juga pada kehidupan ekonomi masyarakat secara luas. DOI: 10.15408/adalah.v1i1.8199

Batasan Kebebasan Beragama

'ADALAH Vol 1, No 4 (2017): Adalah
Publisher : UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Negara Indonesia sebagai Negara yang berdasarkan Pancasila menempatkan agama pada kedudukan penting dan mempunyai peranan serta menjadi sasaran dalam pembangunan. Dengan demikian kepentingan agama perlu memperoleh perlindungan hukum, sehingga sangat wajar apabila dalam KUHP terdapat pengaturan terhadap tindak pidana agama. Perlindungan kebebasan beragama termaktub dalam Undang-Undang Dasar Tahun 1945 pasal 29 ayat (1) dan (2), akan tetapi pemerintah belum menentukan agama dan kepercayaan apa saja yang diakui secara sah. Walaupun pada akhirnya putusan Presiden di era Gusdur menetapkan enam agama yang diakui secara sah di Indonesia, tetapi status agama lainnya belum diakomodir secara merata. Hukum pidana Indonesia mengatur segala aspek kehidupan masyarakatnya, karena berkaitan dengan fungsinya sebagai kontrol sosial maupun rekayasa sosial. Adanya pengaturan tindak pidana agama adalah amanat konstitusi. Hadirnya konflik yang bernuansa agama membuat citra Indonesia menjadi keruh di mata dunia, pasalnya negara Indonesia adalah negara yang menjunjung tinggi toleransi dan sangat menghormati keanekaragaman bangsanya. Bhineka tunggal ika sebagai semboyan yang diagung-agungkan masyarakatnya berbalik dengan hal itu karena fakta yang terjadi adanya sikap intoleransi masyarakat yang kadang kurang memahami akan pluralnya masyarakat Indonesia sebagai realitas sosial. 

Perlindungan Hukum Terhadap Saksi Pelapor oleh LPSK

ADALAH Vol 1, No 5 (2017): Adalah
Publisher : UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penindakan kasus korupsi di negara Indonesia belum mencapai titik maksimal, sehingga dibutuhkannya masyarakat yang mengetahui adanya tindak pidana korupsi untuk melaporkan tindak pindana korupsi yang terjadi di lingkungannya. Menjadi seorang pelapor atau justice collabolator tidaklah mudah karena memiliki banyak resiko, terlebih ancaman teror yang dialami oleh pelapor dan bahkan keluarga pelapor. Maka perlindungan saksi sebagai pelapor perlu dilindungi mengingat pentingnya peran saksi pelapor dalam mengungkap kejahatan korupsi yang terjadi.  

Menggagas Etika Dalam Kinerja Parlemen

ADALAH Vol 1, No 11 (2017): Adalah
Publisher : UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Etika merupakan hal penting dalam peningkatan kinerja parlemen. karena dengannya maka rakyat akan semakin meningkatkan kepercayaan kepada anggota parlemen.

Diskriminasi Hukum Terhadap Kaum Difabel (Difrently Abled People)

ADALAH Vol 1, No 6 (2017): Adalah
Publisher : UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lahir dalam kondisi kekurangan tentu bukan merupakan suatu keinginan, karena segala sesuatu telah ditetapkan oleh yang Maha kuasa dan kita tidak dapat memilih seperti apa wujud dan dari siapa kita akan dilahirkan. Setiap mahluk tentu memiliki hak dan kewajiban yang sama oleh karena itu sebagai negara hukum tentu harus menjunjung tinggi setiap hak asasi manusia. Hal inipun diaminkan dengan adanya asas persamaan dimuka hukum  dalam penegakan hukum di Indonesia. Keadilan tentu tidak hanya melekat pada masyarakat normal pada umumnya, kaum difabilitas juga harus mendapatkan haknya, karena dalam penerapan hukum seringkali terjadi ketimpangan dalam menerapkannya. Sepertihalnya korban dalam suatu kasus kejahatan tindak pidana, seorang saksi dari kaum difabel tidak dapat diterima kesaksiannya karena dinilai tidak dapat membuktikan kesaksiannya karna dinilai tidak memenuhi unsur unsur seorang saksi sepertihalnya yang disebutkan dalam KUHAP “saksi adalah orang yang dapat memberikan keterangan guna kepentingan penyidikan, penuntutan dan peradilan, tentang suatu perkara pidana yang ia dengar sendiri, ia liahat sendiri, dan ia alami sendiri” dalam hal ini banyak pengacara yang menjadikan penafsiran saksi menjadi multi tafsir, sehingga kaum difabel tidak dapat diproses kasus hukumnya.

APLIKASI MULTIMEDIA PEMBELAJARAN DOA UNTUK ANAK SEKOLAH DASAR BERBASIS ANDROID

Jurnal Teknologi dan Terapan Bisnis Vol 1 No 02 (2018): Oktober
Publisher : AKADEMI KOMUNITAS SEMEN INDONESIA GRESIK

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan aplikasi multimedia berbasis android saat ini masih digunakan hanya untuk hiburan semata. Adanya kebutuhandoa sehari-hari yang semakin berkembang masih belum cukup menampung dengan tujuan pembelajaran. Apalagi perhatian terhadap terjemahan bahasa arab perkata yangsangat minim ditemui dalam bentuk data digital. Dengan permasalahan tersebut dibutuhkan aplikasi multimedia pembelajaran doa sehari-hari, khususnya untuk kalangan usia 7 tahun sampai dengan 12 tahun atau setingkat SD (Sekolah Dasar) yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan anak tentang terjemahan bahasa arab agar mereka dapat memahami doa tersebut beserta artinya dalam Bahasa Indonesia. Aplikasi multimedia tersebut kami bangun dengan berbasis mobile phone android dengan tujuan memberikan kemudahan dimana saja dan kapan saja dalam melakukan pembelajaran, mengingat ketergantungan intensitas interaksi manusia dengan mobile phone sudah semakin tinggi. Dengan adanya aplikasi multimedia pembelajaran doa  diharapkan menjadi alternatifyang mampu meningkatkan dan mengubah model pembelajaran.

IMPLEMENTASI SISTEM INFORMASI MANAJEMEN ASET BERBASIS WEB PADA LEMBAGA KEMANUSIAAN ESQ SURABAYA

Jurnal Teknologi dan Terapan Bisnis Vol 2 No 1 (2019): March
Publisher : AKADEMI KOMUNITAS SEMEN INDONESIA GRESIK

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lembaga Kemanusiaan ESQ adalah sebuah lembaga nonprofit yang berkecimpung di bidang sosial kemanusiaan. Lembaga ini sering sekali mendapatkan hibah dari para donatur dan para dermawan berupa buku bekas dan kornet yang diamanahkan untuk disalurkan. Selama ini pencatatan dan pengolahan data barang di gudang masih dilakukan secara manual sehingga pendistribusian barang dan informasi menjadi sangat lambat. Solusi yang dapat diambil untuk permasalahan ini adalah dengan merancang sebuah aplikasi inventaris gudang untuk membantu mengatur dan mengolah semua data dan aktifitas menjadi terkomputerisasi. Proses penelitian diawali dengan observasi dan wawancara untuk mendapatkan data dan permasalahan yang dihadapi. Setelah itu mulai menganalisa sistem sesuai dengan kebutuhan yang diperlukan. Tahap ketiga mulai dengan perancangan sistem secara struktural mulai dari diagram konteks sampai ke PDM sebagai databasenya. Kesimpulan yang dapat diambil dari penelitian ini adalah perancangan aplikasi inventaris gudang dapat membantu segala aktifitas pergudangan secara terkomputerisasi dan memberikan informasi pendistribusian barang dengan cepat. Kedepannya diharapkan pembangunan aplikasi inventaris gudang secara web dapat terealisasi dengan baik.

Peramalan Pendapatan Asli Daerah Provinsi Kalimantan Timur Menggunakan Model Grey-Markov (1,1)

Jambura Journal of Mathematics Vol 1, No 2 (2019): Articles in Press
Publisher : Jambura Journal of Mathematics

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Model grey (1,1) adalah model peramalan yang digunakan ketika jumlah data yang tersedia sedikit atau terbatas. Model tersebut menggunakan persamaan differensial orde satu dengan satu variabel penelitian. Pada penelitian ini dibahas model grey-Markov (1,1) yang merupakan pengembangan dari model grey (1,1) dan diaplikasikan pada data tahunan realisasi pendapatan asli daerah Provinsi Kalimantan Timur. Tujuan penelitian ini adalah memperoleh hasil dan akurasi peramalan pendapatan asli daerah Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2009-2018 yang terdiri dari pajak daerah, retribusi daerah, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan, dan lain-lain pendapatan asli daerah yang sah menggunakan model grey-Markov (1,1). Tahap awal dalam penelitian ini yaitu bentuk barisan data aktual, tahap kedua hitung AGO, tahap ketiga hitung MGO, tahap keempat tentukan nilai parameter model grey (1,1), tahap kelima hitung nilai prediksi model grey (1,1), tahap selanjutnya hasil peramalan model grey (1,1) dimodifikasi dengan rantai Markov, sehingga diperoleh hasil peramalan model grey-Markov (1,1). Hasil penelitian menunjukkan bahwa model grey-Markov (1,1) memberikan hasil peramalan cenderung mengikuti pola data. Nilai akurasi peramalan menunjukkan bahwa tingkat akurasi model grey-Markov (1,1) untuk peramalan data hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan dan data lain-lain pendapatan asli daerah yang sah adalah sangat akurat, sedangkan untuk data pajak daerah dan data retribusi daerah adalah akurat.