Rusdi, Farid
Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Published : 15 Documents
Articles

Found 15 Documents
Search

Analisis Framing Pemberitaan Kisruh Partai Golkar Pasca Keputusan Menkumham Dalam Program Dialog Primetime News Metrotv Dan Kabar Petang Tvone Kusumadewi, Etika Widya; Rusdi, Farid
Jurnal Komunikasi Vol 8, No 2 (2016): Jurnal Komunikasi
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract:In the span of 2014 to 2015, the Golkar Party experienced a tumultuous duality of leadership between Aburizal Bakrie and Agung Laksono version. The Government through the Ministry of Justice and Human Rights issued a decree stating Golkar Party Agung Laksono version is a legitimate stewardship. Two national television news station, Metro TV and TVOne, which are both owned by political party leaders, also warm to the conflict on both sides. This study aims to understand, analyze, describe and compare dialog program Primetime News Metro and Evening News TVOne in framing news Golkar chaotic post-issuance of a decree by the Minister of Justice and Human Rights. Data analysis techniques used in this research is the analysis method with the paradigm framing or constructionist approach. This study uses a model framing analytical approach by using categorization Murray Edelman. From the results of research show can be quite impartial Metro while TVOne are beyond reasonable limits. Both seemed to favor and do not promote objectivity. Media ownership is considered to impact content that do both.Abstrak:Pada rentang waktu 2014 hingga 2015 Partai Golkar mengalami kisruh dualisme kepemimpinan yakni Golkar Aburizal Bakrie versi Munas Bali dan Golkar Agung Laksono versi Munas Jakarta. Menkumham kemudian mengeluarkan SK yang semakin membuat panas tubuh partai. Dua media televisi nasional, Metro TV dan TVOne, yang keduanya dimiliki oleh pimpinan partai politik, turut ‘menghangatkan’ konflik kedua kubu. Penelitian ini bertujuan untuk memahami, menganalisis, mendeskripsikan serta menbandingkan program dialog Primetime News MetroTV dan Kabar Petang TVOne dalam membingkai pemberitaan kisruh partai Golkar pasca dikeluarkannya SK Menkumham yang isinya menyatakan Golkar Agung Laksono adalah kepengurusan yang sah. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis framing dengan paradigma atau pendekatan konstruksionis. Penelitian ini menggunakan pendekatan analisis framing model Murray Edelman dengan menggunakan kategorisasi. Dari hasil penelitian menunjukan MetroTV dapat dikatakan cukup berimbang sedangkan TVOne berada diluar batas wajar. Dapat dilihat keduanya berpihak dan tidak mengedepankan objektivitas. Juga kepemilikan media dinilai memberi dampak terhadap isi pemberitaan yang dilakukan keduanya. 
Analisis Industri Kreatif Dalam Memanfaatkan Identitas Kota Melalui Media Baru Rusdi, Farid; Sukendro, Gregorius Genep
Jurnal Komunikasi Vol 10, No 1 (2018): Jurnal Komunikasi
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Creative industry in Indonesia is growing rapidly cannot be separated from new media support. Utilization of new media by the creative industry attracts potential customers not only from domestic but also from abroad. They can get information about the creative industry through new media. The place where the creative industry is there is also a consideration for potential consumers in determining the choice. In this study aims to find out how the creative industry strategy communicates the attractiveness of the place where they are so that the interest of potential customers. This research will use marketing communication theory and new media. And in analyzing data obtained by researcher will use SOSTAC analysis. In addition to observation and literature study, researchers also conducted interviews with industry parties from two cities that are identical with the creative industries of Bandung and Yogyakarta, which has gained a reputation in overseas markets. From this research found that creative industry players have the potential to attract tourists, especially from abroad.  Industri kreatif di Indonesia berkembang pesat tidak bisa lepas dari dukungan media baru. Pemanfaatan media baru oleh industri kreatif menarik minat calon konsumen tidak hanya dari dalam negeri tapi juga dari luar negeri. Mereka bisa mendapatkan informasi tentang industri kreatif melalui media baru. Tempat di mana industri kreatif itu ada juga menjadi pertimbangan bagi calon konsumen dalam menentukan pilihannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana strategi industri kreatif mengkomunikasikan daya tarik tempat di mana mereka berada sehingga menjadi daya tarik minat calon konsumen. Penelitian ini menggunakan teori komunikasi pemasaran dan media baru. Dan dalam menganalisis data yang diperoleh peneliti menggunakan analisis SOSTAC. Selain melakukan observasi dan studi pustaka, peneliti juga melakukan wawancara dengan pihak industri dari dua kota yang identik dengan industri kreatif yakni Bandung dan Yogyakarta yang sudah mendapat reputasi di pasar mancanegara. Dari penelitian ini ditemukan bahwa pelaku industri kreatif memiliki potensi untuk menarik minat wisatawan terutama dari luar negeri. 
Pengaruh Penggunaan Media Sosial Line Terhadap Minat Membaca Fitur Line Today Halim, Novita; Rusdi, Farid
Koneksi Vol 1, No 1 (2017): Koneksi
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada masa kini komunikasi merupakan salah satu hal yang penting untuk dapat berinteraksi dengan orang lain. Cara berkomunikasi juga relatif lebih mudah dengan hadirnya media sosial yang memudahkan kita untuk berkomunikasi. Salah satunya adalah Line. Line menjadi salah satu banyak menarik perhatian para pengguna media sosial saat ini. Baru-baru ini Line mengeluarkan fitur baru yang dapat memudahkan penggunanya mencari informasi. Fitur tersebut adalah Line Today. Line Today merupakan sebuah layanan berita global yang menyediakan beragam berita terkini. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh penggunaan media sosial Line terhadap minat membaca fitur Line Today pada mahasiswa/i studi Ilmu Komunikasi Universitas Bunda Mulia. Penelitian ini dilakukan dengan membagikan kuesioner kepada 100 mahasiswa yang merupakan pengguna aktif media sosial Line. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitan kuantitatif dengan menggunakan metode survey. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan media sosial Line memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap minat membaca fitur Line Today pada mahasiswa/i studi Ilmu Komunikasi Universitas Bunda Mulia.
Makna Perayaan Onde dalam Komunikasi Antarbudaya Tionghoa di Indonesia Novita, Novita; Rusdi, Farid
Koneksi Vol 2, No 1 (2018): Koneksi
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Komunikasi memiliki kaitan yang erat dengan budaya. Komunikasi dapat membuat suatu budaya dapat bertahan. Indonesia memiliki beragam budaya dan etnis. Perayaan onde merupakan suatu budaya yang masih dirayakan oleh etnis Tionghoa di Indonesia. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori komunikasi antarbudaya, makna, akulturasi, media baru dan media sosial. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif wawancara secara mendalam. Data yang dianalisis diperoleh dari hasil wawancara mendalam dengan dua key informant dan dua narasumber. Untuk melestarikan budaya tersebut Koko Cici Jakarta membuat Festival “Ondeternal Love” yang memiliki makna penting.
Analisis Motif Penggunaan Aplikasi Media Sosial LINE (Studi Kasus terhadap Remaja Jakarta berusia 16-19 tahun) Tanama, Linsye Linori; Rusdi, Farid; Winduwati, Septia
Koneksi Vol 1, No 1 (2017): Koneksi
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada penelitian ini, penulis membahas tentang media komunikasi sosial, yakni media baru, khususnya dalam konteks motif penggunaannya. Dari berbagai media komunikasi sosial yang ada, penulis fokus pada aplikasi pesan instan LINE. Penelitian ini menggunakan kerangka pemikiran teori komunikasi, jenis komunikasi, new media, Uses and Gratification Theory, media sosial dan remaja. Penelitian ini menggunakan mixed-methods dengan sifat penelitian deskriptif. Data diperoleh dengan menyebarkan kuisioner kepada 30 responden dan melakukan wawancara mendalam dengan informan, yakni remaja Jakarta 16-19 tahun yang aktif menggunakan LINE. Hasil data kuantitatif menunjukkan bahwa remaja menggunakan LINE didasari oleh motif hiburan, yaitu penggunaan sticker. Kemudian dari data kualitatif menunjukkan bahwa remaja yang aktif menggunakan LINE didasari atas empat motif McQuail, yakni motif informasi (karena informan dapat mengakses berita LINE update), motif identitas pribadi (karena informan dapat menemukan penunjang nilai-nilai yang berkaitan dengan pribadi mereka sendiri), motif integrasi dan interaksi sosial (karena informan dapat berkomunikasi secara personal maupun grup melalui via chat, call, maupun video call), motif hiburan (karena informan merasa terhibur saat menggunakan aplikasi tersebut).
Analisis Framing Pemberitaan Praperadilan Setya Novanto Dalam Kasus Korupsi E-KTP Oleh Sindonews.com Dan Kompas.com Setiadi, Benedictus Galih; Rusdi, Farid
Koneksi Vol 1, No 2 (2017): Koneksi
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gugatan praperadilan yang diajukan Setya Novanto dalam kasus korupsi KTP Elektronik dianggap cacat hukum oleh sejumlah pihak. Momen tersebut digunakan sejumlah media untuk memberitakan hasil dari putusan praperadilan tersebut. Cara pemberitaan dan  pandangan yang digunakan media berbeda-beda. Hal itu bergantung pada kepentingan  media. Sindonews.com dan Kompas.com dipilih sebagai media online yang memberitakan hasil gugatan Setya Novanto karena memiliki segmentasi pemberitaan yang mengarah kepada ranah politik serta memiliki ciri khas dalam melengkapi konten. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif yang bersifat deskriptif karena menjelaskan realitas yang ada dengan penafsiran peneliti. Adapun metode yang dipilih dalam penelitian ini adalah model framing dari Zhongdan Pan dan Gerald M. Kosicki. Adapun berita yang dipilih dari kedua media sebanyak 12 berita edisi 30 September 2017. Dari hasil penelitian, konten yang dimuat kedua media tersebut tidak dipengaruhi oleh ideologi dari masing-masing pemilik media. Namun, dalam Sindonews.com muncul ketidakkonsistenan dalam pemberitaan, menggunakan kata yang menarik perhatian pembaca dengan pemilihan narasumber yang kurang berimbang. Sementara, Kompas.com lebih berhati-hati dalam menggunakan kata dan pemilihan narasumber, meskipun sebagian berita mengandung unsur keberpihakan.
Pengaruh Motif Terhadap Kepuasan Masyarakat Jakarta Barat dalam Menonton Film Dilan 1990 Andinie, Sarah; Rusdi, Farid
Koneksi Vol 2, No 1 (2018): Koneksi
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai pengaruh motif terhadap kepuasan masyarakat Jakarta Barat dalam menonton film Dilan 1990. Media film merupakan bagian dari komunikasi massa yang terkadang dibutuhkan oleh masyarakat sebagai media informasi, hiburan, dan sebagainya. Film Dilan 1990 merupakan film yang terkenal dan terfavorit pada awal tahun 2018, dan telah mencapai 6.295.000 penonton setelah hampir satu bulan lebih penayangan. Penelitian ini, menggunakan teori komunikasi massa, uses and gratification, motif, dan film sebagai acuan terkait penelitian ini. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan survei pembagian kuesioner terhadap responden yang dianggap sesuai dengan penelitian ini, dan menggunakan metode accidental sampling. Penulis membagikan sampel kepada seratus responden. Hasil dari penelitian ini adalah motif berpengaruh sangat kuat terhadap kepuasan masyarakat dalam menonton film Dilan 1990, dan motif hiburan sebagai motif tertinggi yang berpengaruh signifikan. Pengaruh variabel motif terhadap kepuasan berpengaruh sebesar 66,3 persen.
Analisis Framing Media Online Tentang Pemberitaan Pidato Prabowo “Tampang Boyolali” Sutejo, The Indra Lesmana; Rusdi, Farid
Koneksi Vol 2, No 2 (2018): Koneksi
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (310.592 KB)

Abstract

Sebuah analisis tentang bagaimana media membingkai suatu peristiwa menjadi sebuah berita dengan sudut pandang yang berbeda antar media. Penelitian ini membahas tentang pemberitaan pidato Prabowo pada saat peresmian kantor pemenangan Prabowo-Sandi di Boyolali pada tanggal 30 Oktober 2018 tentang “Tampang Boyolali”. Studi ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dan menggunakan analisis framing oleh Robert N. Entman. Hasil penelitian ini menemukan analisis tentang bagaimana media membingkai suatu berita berdasarkan tujuan politis yang ingin dicapai dalam Pilpres 2019 dan latar belakang kepemilikan media, serta munculnya istilah “Jurnalisme Kutipan” di mana media yang diteliti cenderung menggunakan kutipan narasumber sebagai bahan utama dalam penulisan berita.
Analisis Resepsi Mengenai Kritik Sosial dalam Komik Online (Studi Deskriptif Pemaknaan Pembaca Line Webtoon 304th Study Room Tentang Bullying dalam Dunia Pendidikan) Febriyani, Rani; Rusdi, Farid; Winduwati, Septia
Koneksi Vol 2, No 1 (2018): Koneksi
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas tentang kritik sosial yang dimuat dalam komik. Komik Online, 304th Study Room keluaran dari Line Webtoon adalah salah satu komik yang mengkritik pemerintahan di Indonesia terutama tentang masalah pendidikan. Dengan permasalahan tersebut, penelitian ini dilakukan untuk mendeskripsikan resepsi pembaca terhadap kritik yang diutarakan creator 304th Study Room. Metode yang digunakan yaitu analisis encoding-decoding dari Stuart Hall, dengan jenis penelitian kualitatif yang berfokus pada resepsi pembaca. Data diperoleh dari hasil wawancara terhadap informan dari kalangan siswi SMA/K dan mahasiwa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dua informan berada pada hegemoni dominan yaitu menyetujui komik 304th Study Room sangat mengkritik dalam kasus bullying atau penindasan di sekolah. Dua informan ada pada posisi negosiasi yaitu menyetujui komik tersebut sangat mengkritik tetapi di kehidupan nyata sangat jarang ditemui. Satu informan berada pada posisi oposisi yaitu menolak kritik tersebut karena komik bersifat hiburan. Latar belakang informan menjadi sangat berpengaruh karena menimbulkan makna yang berbeda tentang komik 304th Study Room.
Framing Dan Komodifikasi Isu Kedekatan Ayu Ting Ting Dengan Raffi Ahmad Oleh Tribunnews.com Dan Detik.com Rahmawati, Silvia; Rusdi, Farid
Koneksi Vol 1, No 2 (2017): Koneksi
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemberitaan mengenai isu kedekatan selebritis Ayu Ting Ting dengan Raffi Ahmad marak diberitakan oleh berbagai media, baik media konvensional dan media baru. Media yang gencar dalam melakukan pemberitaan adalah Tribunnews.com dan Detik.com. Penelitian ini menganalisis bagaimana Tribunnews.com dan Detik.com membingkai isu tersebut dan bagaimana Teori Komodifikasi diterapkan dalam kedua media tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deksriptif. Peneliti menggunakan analisis framing Robert N. Entman, dan Teori Komodifikasi. Analisis Framing Robert N. Entman dengan empat tahap yaitu Define Problems (Pendefinisian Masalah),  Diagnose Cause (Perkiraan Sumber Masalah), Moral Judgement (Keputusan Moral) dan Treatment Recomendation (Penyelesaian Masalah). Sedangkan, komodifikasi adalah proses mengubah barang dan jasa, termasuk komunikasi, yang dinilai karena kegunaannya, menjadi komoditas yang dinilai karena apa yang akan mereka berikan di pasar. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa Tribunnews.com lebih menyudutkan dan menggiring opini publik terhadap pemberitaan Ayu Ting Ting dengan Raffi Ahmad dibandingkan Detik.com. Komodifikasi pemberitaan di Tribunnews.com lebih terlihat jelas daripada dalam pemberitaan di Detik.com.