p-Index From 2014 - 2019
1.583
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal ASPIKOM Koneksi
Widayatmoko, Widayatmoko
Asosiasi Pendidikan Tinggi Ilmu Komunikasi

Published : 12 Documents
Articles

Found 12 Documents
Search

Analisis Komunikasi Pemasaran Terpadu PT. Cubes Consulting dalam Membangun Brand Association Margaretha, Sherly; Widayatmoko, Widayatmoko; Pribadi, Muhammad Adi
Jurnal ASPIKOM - Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 1, No 5 (2012): Juli 2012
Publisher : Asosiasi Pendidikan Tinggi Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (326.897 KB)

Abstract

This study discusses the integrated marketing communications conducted by PT Cubes Consulting to build the brand image of the company. Authors take this subject because the authors assume that the PT Cubes Consutlting as an SAP partner, a company that is still very new, but it could have a considerable client references and come from large companies. Though competition in the business world is not easy, because many SAP partners in Indonesia who have first foray into the world and be seen from the size of the business, obviously bigger.
Tinjauan Kritis Simbol-simbol Budaya Nias dalam Iklan Produk Minuman Berenergi Studi Kasus Iklan Bermuatan Nilai Lokal Produk Kuku Bima Ener-G Versi “Ayo Wisata ke Sumatera” PT. Sido Muncul) Sarototonafo, Ariel; Widayatmoko, Widayatmoko; Sukendro, Genep
Jurnal ASPIKOM - Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 1, No 4 (2012): Januari 2012
Publisher : Asosiasi Pendidikan Tinggi Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (593.241 KB)

Abstract

Symbols of local culture especially Nias on TVC (Television Commercial) Kuku Bima Ener-G, version of “Let’s Travel to North Sumatra” from PT. Sidomuncul. Authors conducted a case study of the culture that campaigned Sidomuncul advertising through television media. The study was conducted using a critical research paradigm, which aim uncover Nias cultural symbols in the TVC of products Kuku Bima Ener-G PT Sidomuncul. The results suggested that the symbols used for Nias cultural values embodied in these symbols siding with the values espoused by Sidomuncul.
Analisis Motif Penyebaran Hate Speech di Media Sosial Facebook Christina, Veronika; Widayatmoko, Widayatmoko
Koneksi Vol 1, No 2 (2017): Koneksi
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fenomena kemajuan teknologi informasi telah membawa banyak perubahan, seperti media sosial. Sejatinya media sosial adalah sarana untuk saling berbagi informasi yang positif dan bermanfaat serta mempermudah kita dalam berkomunikasi. Namun, penggunaan media sosial justru menyimpang. Media sosial sebagai sarana berbagi informasi yang bermanfaat, juga digunakan sebagai sarana penyebaran informasi bermuatan ujaran kebencian. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui motif dari para pelaku hate speech di media sosial Facebook. Pendekatan teori yang digunakan dengan mengklasifikasikan lima teori motif yaitu instink, dorongan, insentif, kognitif dan atribusi dan menggunakan tiga jenis motif yaitu biogenetis, sosiogenetis dan teogenetis. Metodologi penelitian yang digunakan adalah deskiptif kualitatif, dengan subjek pelaku hate speech dan objeknya berupa motif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan observasi dan wawancara, sementara keabsahan data dilakukan menggunakan triangulasi sumber data. Dari wawancara penulis mendapatkan data mengenai motif para pelaku hate speech yaitu motif kognitif dimana setiap perbuatan yang dilakukan sudah dipikirkan alasan-alasannya, dan berdasarkan rasionalitas manusia bebas memilih, menentukan apa yang akan dia perbuat baik ataupun buruk. Pelaku juga mengatakan bahwa perilaku mereka lebih dipengaruhi oleh faktor sosiogenetis yaitu perilaku yang dipelajari dari lingkungannya. Dengan demikian, motif dipengaruhi oleh lingkungan dan juga berdasarkan kehendak pribadi si pelaku.
Analisis Komunikasi Keberagaman Budaya Dalam Iklan Bukalapak Versi Bu Linda Tianata, Eileen Martha; Widayatmoko, Widayatmoko
Koneksi Vol 1, No 2 (2017): Koneksi
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keberagaman budaya di Indonesia merupakan sesuatu yang tidak dapat dipungkiri. Indonesia adalah salah satu negara dengan tingkat keanekaragaman budaya atau memiliki  heterogenitas yang tinggi. Peneliti ingin menemukan adanya keberagaman budaya melalui iklan Youtube Bukalapak versi Bu Linda. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Teori Keberagaman Budaya di mana keberagaman budaya itu sendiri sebagai suatu gagasan-gagasan tradisional yang diderivasi dan dipilih berdasarkan pengalaman sejarah serta nilai-nilai yang terkandung didalamnya. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Data diperoleh dengan teknik analisis Semiotika Roland Barthes. Penulis mengumpulkan data dengan cara menonton iklan tersebut secara berulang-ulang sehingga bisa menemukan keberagaman budaya. Penelitian menunjukkan bahwa iklan tersebut mempunyai pesan untuk saling menghargai, menghormati, hidup rukun dan menjaga keselarasan keberagaman budaya. Iklan tersebut juga mengingatkan untuk toleransi dengan orang yang memiliki budaya berbeda.
Komodifikasi dan Pengaburan Makna Simbol Religius Agama Katolik dalam Film The Conjuring II Angreani, Noppy; Widayatmoko, Widayatmoko
Koneksi Vol 1, No 2 (2017): Koneksi
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nilai dan fungsi agama telah mengalami pergeseran. Nilai dan fungsi agama dijadikan kaum kapitalis sebagai komoditas. The Conjuring II merupakan salah satu film yang menjadikan simbol religius agama Katolik sebagai komoditas. Simbol religius agama Katolik dalam film The Conjuring II telah mengalami komodifikasi dan pengaburan makna. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana bentuk komodifikasi dan pengaburan makna simbol religius agama Katolik dalam film The Conjuring II. Komodifikasi menurut Vincent Mosco ialah proses perubahan nilai guna benda menjadi nilai jual. Proses perubahan nilai guna menjadi nilai jual yang dilakukan oleh media, telah menuju pada produksi tanda yang berlebihan dan kemudian mengaburkan makna asli dari tanda tersebut yang disebut dengan disinformasi. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dengan paradigma kritis dan menggunakan teknik Analisis Semiotika Roland Barthes. Pendapatan film The Conjuring II yang sangat besar menunjukkan bahwa praktik komodifikasi yang dilakukan berhasil mendatangkan keuntungan. Praktik komodifikasi tersebut didasari oleh tujuan kapitalis untuk mencapai keuntungan sebesar-besarnya yang berujung pada pengaburan makna simbol salib dan biarawati. Makna simbol salib menjadi kabur karena ditampilkan dalam tiga makna yang berbeda, sedangkan sosok biarawati yang merepresentasikan kebaikan terkaburkan menjadi representasi kejahatan dengan ditampilkan dalam wujud iblis.
Komunikasi Interpersonal Antara Relawan Dengan Anak Marginal Dalam Mendorong Minat Belajar di Save Street Child Pondok Ranji, Tangerang Selatan Setiawan, Stefani Kurniati; Widayatmoko, Widayatmoko
Koneksi Vol 2, No 2 (2018): Koneksi
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (417.369 KB)

Abstract

Save Street Child adalah sebuah organisasi independen yang mempersiapkan anak marginal yang memiliki akses pendidikan yang minim supaya dapat menjadi penerus bangsa yang memadai melalui pendidikan dan teman baik. Save Street Child mempunyai beberapa kelas di berbagai kota. Salah satunya berada di Pondok Ranji, Tangerang Selatan. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana komunikasi interpersonal antara relawan dan anak marginal dalam mendorong minat belajar di Save Street Child Pondok Ranji, Tangerang Selatan. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui komunikasi interpersonal antara relawan dengan anak marginal dalam mendorong minat belajar. Teori atau konsep yang digunakan adalah komunikasi interpersonal, efektivitas komunikasi interpersonal, komunikasi dalam proses belajar mengajar, dan minat belajar. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan strategi penelitian studi kasus. Temuan dalam penelitian ini adalah komunikasi interpersonal yang digunakan oleh relawan kepada anak marginal telah mendorong minat belajar anak marginal di kelas Save Street Child Pondok Ranji, Tangerang Selatan. Kesimpulan dari penelitian ini ialah dengan menggunakan komunikasi interpersonal, kepribadian anak marginal menjadi terbuka sehingga dari keterbukaan tersebut timbul-lah rasa senang yang dapat mendorong minat belajar anak. Selain itu, terdorongnya minat belajar tersebut juga dikarenakan oleh pelajaran yang diberikan membuat anak marginal tertarik untuk memperhatikan pengajaran di kelas.
Etika Iklan & Peradaban Sosial (Komodifikasi Masalah Sosial Dalam TVC Meikarta Dengan Analisis Semiotika Model Charles Sanders Pierce Dalam TVC Meikarta) Lani, Mei; Widayatmoko, Widayatmoko
Koneksi Vol 1, No 2 (2017): Koneksi
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sejak manusia hidup bermasyarakat, sejak itulah masalah sosial terjadi di dalamnya. Sulit ditemukan kondisi masyarakat yang ideal dan seluruh kehidupan sosial sesuai dengan harapan. Masalah sosial juga saat ini dapat dikemas untuk tujuan komersil guna mendapatkan keuntungan. Konten masalah sosial memang sangat menjanjikan karena menampilkan sebuah realitas sosial yang ada. Penelitian ini bertujuan melihat adanya komodifikasi masalah sosial dalam TVC Meikarta. Komodifikasi merupakan proses mengubah barang dan jasa, termasuk komunikasi, yang dinilai karena kegunaannya, menjadi komoditas yang dinilai karena apa yang akan mereka berikan di pasar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif karena dapat menggambarkan suatu gejala sosial. Subjek penelitian adalah TVC Meikarta dan objek penelitian adalah komodifikasi masalah sosial. Teknik analisis data menggunakan Analisis Semiotika Charles Sanders Pierce. Lippo Group sebagai kapitalis mengkomodifikasi masalah sosial dalam TVC  untuk mendapatkan keuntungan dengan membuat iklan Meikarta dengan konten yang dramatis dengan maksud bahwa Meikarta adalah solusi yang tepat.
Pelestarian Kebudayaan Peranakan Tionghoa Wayang Potehi melalui Media Digital Natalia, Natalia; Widayatmoko, Widayatmoko
Koneksi Vol 2, No 2 (2018): Koneksi
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (196.565 KB)

Abstract

Indonesia memiliki keberagaman budaya, salah satunya adalah budaya Peranakan Tionghoa “Wayang Potehi” yang merupakan kebudayaan hasil akulturasi migran Cina yang menetap di kepulauan Jawa. Namun, pada saat Orde Baru, Wayang Potehi dilarang untuk dimainkan sehingga sempat mengalami mati suri. Untuk menghidupkan kembali Wayang Potehi bukan suatu hal yang mudah, maka dari itu butuh pelestarian dan dikontekstualkan dengan perkembangan zaman sekarang ini yaitu dengan menggunakan media digital. Penelitian ini menggambarkan pelestarian kebudayaan Peranakan Tionghoa Wayang Potehi dengan menggunakan media digital. Di sini penulis menggunakan metode kualitatif untuk mengetahui bagaimana pelestarian Wayang Potehi menggunakan media digital. Peneliti melakukan observasi dan melakukan wawancara kepada sumber Wayang Potehi yaitu pakar Wayang Potehi, Pembina Asosiasi Peranakan Tionghoa, dalang, dan penonton. Berdasarkan hasil penelitian melalui wawancara dan observasi bahwa pelestarian Wayang Potehi tidak hanya secara langsung melalu acara namun juga dengan menggunakan media digital seperti website, Blog, Youtube, dan berbagai penggunaan media sosial juga karena penyebaran yang cepat dan targetnya adalah generasi muda.
Analisis Wacana Perilaku Konsumtif Dalam Film Crazy Rich Asian Harlie, Stefanny; Widayatmoko, Widayatmoko
Koneksi Vol 2, No 2 (2018): Koneksi
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (181.607 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui perilaku konsumtif yang dikonstruksikan film Crazy Rich Asian. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori komunikasi, film, perilaku konsumtif, gaya hidup konsumtif dan analisis wacana. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan analisis wacana yang digunakan bersama dengan pendekatan studi kasus. Subyek dalam penelitian ini adalah film Crazy Rich Asian dan obyek dalam penelitian ini adalah perilaku konsumtif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi dan studi literatur (pustaka). Teknik analisis data yang dilakukan adalah dengan menggunakan analisis wacana model Teun A.Van Dijk. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perilaku konsumtif yang dikonstruksikan adalah cara seseorang menampilkan identitas dirinya lewat penggunaan waktu, uang dan barang-barang mewah yang mengarah kepada kesenangan tanpa memikirkan kebutuhan yang sebenarnya. Perilaku konsumtif menggambarkan adanya pola hidup manusia yang dikendalikan dan didorong oleh suatu keinginan untuk memenuhi hasrat kesenangan semata. Citra adalah yang diutamakan karena menyangkut derajat diri serta ingin selalu dipandang tinggi oleh orang lain.
Jaringan Komunikasi Antara Pimpinan dan Karyawan dalam Menumbuhkan Komitmen Karyawan di PT. Digital Suplai Indonesia Oktaviana, Sharleen; Widayatmoko, Widayatmoko
Koneksi Vol 2, No 2 (2018): Koneksi
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (237.546 KB)

Abstract

Setiap perusahaan pasti mempunyai jaringan komunikasi yang berbeda-beda. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui jaringan komunikasi antara pimpinan dan karyawan di PT Digital Suplai Indonesia. Jaringan komunikasi dapat dilihat dari komunikasi yang terjalin antara pimpinan dan karyawan. Dalam penelitian ini terlihat jaringan-jaringan aliran informasi dari satu orang ke orang lain. Penelitian ini juga menunjukkan orang-orang yang dominan dalam suatu kelompok organisasi. Teori yang digunakan adalah teori Abdullah Masmuh yang terdapat lima jaringan komunikasi yaitu lingkaran, roda, Y, rantai, dan semua saluran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik wawancara mendalam pada enam orang informan. Pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan dengan melakukan observasi untuk melihat langsung komunikasi yang terjalin antara pimpinan dan karyawan. Selain itu juga ada dokumentasi berupa struktur perusahaan yang diteliti. Hasil penelitian di PT. Digital Suplai Indonesia menunjukkan terdapat dua jenis jaringan komunikasi yang terjadi yaitu jaringan bintang atau semua saluran dan jaringan roda.