Handarini, Dany M.
Pascasarjana UM

Published : 2 Documents
Articles

Found 2 Documents
Search

KEEFEKTIFAN TEKNIK RELAKSASI UNTUK MENURUNKAN STRES AKADEMIK SISWA SMA Suyono, Suyono; Triyono, Triyono; Handarini, Dany M.
Jurnal Pendidikan Humaniora Vol 4, No 2: Juni 2016
Publisher : Pascasarjana UM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jph.v4i2.8211

Abstract

Abstract: This study aims at examining the effectiveness of relaxation techniques to release students’stress and tension regarding academic within Senior High School Assádah in Gresik City. This study employed quasi-experiment design using one group pretest-posttest model. The data of this study were obtained through academic stress inventory to attain a depiction of stress level encountered by the subject. The subjects of this study were seven students of Tenth Graders in SMA Assaadah Bungah Gresik who experienced low to average stress regarding exam preparation. The data were, then, analyzed by using Wilcoxon Statistic Analysis. The result of the study indicated that relaxation technique could lower and release the level of students stress in exam preparation.Key Words: relaxation technique, student academic stress Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk  menguji keefektifan teknik relaksasi untuk menurunkan stres akademik siswa SMA Ass’adah di Kota Gresik dengan menggunakan rancangan kuasi eksperimen dengan model “one group pretest posttest design. Pengumpulan data dengan menggunakan inventori stres akademik tujuannya untuk memperoleh gambaran tingkat stres akademik pada subjek penelitian. Subjek penelitian adalah siswa yang mengalami stres akademik sedang dan rendah  dalam menghadapi ujian berjumlah 7 orang siswa pada kelas X SMA Assaadah Bungah Gresik. Teknik analisis data dengan menggunakanan analisis statistic Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan tingkat stres akademik menjelang ujian sesudah subjek mendapatkan layanan dengan teknik  relaksasi.Kata kunci: Teknik relaksasi, stres akademik siswa
Keefektifan Konseling Resolusi Konflik untuk Mengatasi Konflik Interpersonal pada Siswa Sekolah Menengah Atas Purwoko, Budi; Prawitasari, Johana E.; Atmoko, Adi; Handarini, Dany M.
Jurnal Pendidikan Humaniora Vol 4, No 1: Maret 2016
Publisher : Pascasarjana UM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jph.v4i1.8206

Abstract

Abstract: This research examined the effectiveness of conflict resolution counseling to solve student’s interpersonal conflict in senior high school. The experimental study used randomized controlled trials design with triple blinding include: client as participants, counselors, and pretest-postestt administrator. Participants were 24 students with destructive interpersonal, devided into 12 students in the experimental group and 12 students in the control group. The experimental group received conflict resolution counseling, and the control group received counseling as usual. Based on anacova statistical test indicated the implementing of conflict resolution counseling had improved four indicators effectively include, (1) positive perceptions of the conflict, (2) collaborative attitude in  facing the conflict, (3) constructive way to resolve conflict, (4) the results of a constructive conflict resolution, and  (5) the combination of four indicators. It can be concluded that, conflict resolution counseling can help the students of senior high school to solve their interpersonal conflicts.Key Words: Conflict resolution counseling, interpersonal conflict, senior high school students                                                                                                                          Abstrak: Penelitian ini menguji keefektifan konseling resolusi konflik untuk menyelesaikan konflik interpersonal pada siswa Sekolah Menengah Atas. Rancangan penelitian menggunakan randomized controlled trials: triple blinding. Subjek penelitian sebanyak 24 siswa dengan konflik interpersonal berpola “menang-kalah” ataupun “kalah-kalah”. Mereka terbagi dalam 12 siswa pada kelompok eksperimen serta 12 siswa pada kelompok kontrol, melalui random allocation. Siswa kelompok eksperimen dikenai konseling resolusi konflik, sedangkan siswa kelompok kontrol dikenai konseling sebagaimana biasa. Berdasarkan uji statistik ancova, diketahui bahwa konseling resolusi konflik dapat meningkatkan (1) persepsi positif terhadap konflik, (2) sikap kolaboratif menghadapi konflik, (3) cara menyelesaikan konflik dengan konstruktif, serta (4) hasil penyelesaian konflik yang konstruktif. Kesimpulannya, konseling resolusi konflik efektif menyelesaikan konflik interpersonal pada siswa SMA, dibandingkan dengan konseling sebagaimana biasa. Berdasarkan hasil penelitian disarankan, bahwa konselor sekolah dapat menggunakan konseling resolusi konflik untuk menyelesaikan konflik interpersonal siswa.Kata Kunci: Konseling resolusi konflik, konflik interpersonal, siswa sekolah menengah atas