Articles

Found 15 Documents
Search

PERBEDAAN KEBUGARAN KARDIORESPIRASI MAHASISWA JURUSAN PENJASKESREK TAHUN 2013 DAN TAHUN 2016 UNIVERSITAS MUSAMUS Sumarsono, Adi
MAGISTRA: Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol 4 No 1 (2017): Magistra Volume 4 Nomor 1, Januari 2017
Publisher : Universitas Musamus, Merauke, Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/magistra.v4i1.610

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kebugaran kardiorespirasi mahasiswa jurusan pendidikan jasmani kesehatan dan rekreasi tahun penerimaan 2013 dan tahun 2016, serta mencari kebugaran kardiorespirasi manakah yang lebih baik diantara mahasiwa tahun angkatan 2013 dan tahun 2016. Metode penelitian ini adalah jenis penelitian deskriptif kuantitatif. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah Multistage Fitness Test atau (bleep test). Validitas tes adalah 0,71, dan realibilitas tes adalah 0,521. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa jurusan pendidikan jasmani kesehatan dan rekreasi tahun angkatan 2013 dan tahun angkatan 2016. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Teknik analisis data menggunakan uji independen sampel t test. Analisis data menggunakan program SPSS 20.0 dengan taraf signifikan 5%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada perbedaan profil kebugaran kardiorespirasi yang signifikan antara mahasiswa tahun angkatan 2013 dan tahun angkatan 2016 jurusan pendidikan jasmani kesehatan dan rekreasi Universitas Musamus yang ditunjukkan dengan hasil perhitungan t hitung (7,75) lebih besar dari t tabel (1,68) dengan taraf signifikasni 5%. Mean mahasiswa jurusan pendidikan jasmani kesehatan dan rekreasi tahun angkatan 2013 adalah 39,06 dan mean tahun angkatan 2016 adalah 29,68. Maka dapat disimpulkan bahwa mahasiswa jurusan pendidikan jasmani kesehatan dan rekreasi tahun angkatan 2013 memiliki kebugaran kardiorespirasi lebih baik dibanding mahasiswa tahun angkatan 2016.
PERSEPSI GURU MADRASAH IBTIDAIYAH (MI) DALAM MENERAPKAN KURIKULUM 2013 DI KABUPATEN MERAUKE sumarsono, adi
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 10, No 2 (2018): AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35445/alishlah.v10i2.78

Abstract

Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan penelitian survei. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 19 orang yang terdiri atas kepala sekolah dan guru MI di Kabupaten Merauke yang diambil secara purposive. Data hasil penelitian dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menjabarkan empat aspek dalam implementasi Kurikulum 2013, yaitu: 1) persepsi guru terhadap standar kompetensi lulusan berada pada kategori sangat baik (94,74%); 2) persepsi guru dalam implementasi standar isi adalah guru harus mengembangkan kompetensi sikap, pengetahuan, dan keterampilan ke dalam RPP berada pada kategori baik (68,42%); 3) Persepsi guru pada standar proses guru harus terbiasa membuat pembelajaran dengan membuat siswa aktif menyampaikan argumen sesuai tema berada dalam kategori terlaksana dengan baik (78,95); 4) persepsi guru pada standar penilaian berada pada kategori terlaksana dengan baik (84,20%). Pada standar penilaian, guru mengalami kesulitan karena dalam waktu yang bersamaan diharuskan menilai sikap, pengetahuan, dan keterampilan. Dengan demikian, disimpulkan bahwa persepsi guru MI khsususnya pada kelas atas dalam mengimplementasikan Kurikulum 2013 masuk dalam kategori baik.This study uses a quantitative approach with a survey research design. The sample in this study amounted to 19 people consisting of MI principals and teachers in Merauke Regency who were taken purposively. The research data were analyzed through descriptive quantitative. The results of the study describe four aspects of the 2013 Curriculum implementation, namely: 1) the teacher perceptions on the graduate competence standard is in the very good category (94.74%); 2) the teacher perceptions on the content standard implementation that the teacher must develop the attitude, knowledge, and skills competencies into the lesson plan (RPP) is in the very good category (68.42%); 3) the teacher perceptions on the process standards that the teacher must be familiar with making learning by making students actively convey arguments in accordance with the theme is in the well-implemented category (78.95); 4) the teacher perceptions on the assessment standard is in the well-implemented category (84.20%). In the assessment standard, the teacher has difficulty because at the same time is required to assess the attitudes, knowledge, and skills. Thus it was concluded that teacher perceptions of MI especially in the upper classes in implementing the 2013 Curriculum is in the good category.
Pengembangan Senam Kebugaran “ Kitorang Bersatu” Pada Suku Marind Papua Sumarsono, Adi; Wasa, Carolus
Jendela Olahraga Vol 4, No 1 (2019)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jo.v4i1.2417

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan kegiatan aktivitas gerak irama dalam bentuk senam kebugaran yang dipadukan budaya kerarifan lokal. Kegiatan senam kebugaran ini dilatar belakangi kebutuhan masyarakat suku Marind yang masih mengalami permasalahan dengan kesehatan. Tradisi suku Marind yang suka kegiatan menyanyi dan menari, mendasari dikembangkannya senam kebugaran ini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah research and development, yaitu suatu metode penelitian untuk mengembangkan atau menghasilkan suatu produk senam kebugaran, dengan langkah-langkah pengembangan ADDIE, yaitu Analysis, Design, Development, Impelementation dan Evaluation, yang dalam pengembangan ini hanya dibatasi pada tahap Implementation. Pada tahap development produk yang dibuat divalidasi oleh ahli senam, ahli motorik dan praktisi. Hasil penelitian ini adalah terciptanya jenis senam kebugaran dengan nama Senam “Kitorang Bersatu” yang dapat disesuaikan dengan budaya kearifan lokal setempat khususnya suku Marind, Merauke Papua. Senam kebugaran yang dibuat berdasarkan analisis data dari ahli, praktisi dan pengguna dinyatakan sangat layak digunakan dan dapat diaplikasikan langsung pada kegiatan adat sebagai penyeragaman gerak tari dan dipadukan dengan unsur olahraga khususnya pada Suku Marind yang berada di Kabupaten Merauke.
Development of Learning Method "Imagination Box": An Effective and Efficient Method to Evaluate Students' Understanding Sumarsono, Adi; Mubarokah, Fitriani
Jurnal Pendidikan Progresif Vol 9, No 1 (2019): Jurnal Pendidikan Progresif
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Development of mobile learning application-based media. Objectives: The purpose of this study is to develop a more dynamic learning media by utilizing technology in the form of applications on smartphone devices to improve student learning outcomes. Methods: This study uses research and development methods with data collection techniques in the form of questionnaires, feasibility tests and effectiveness of mobile learning applications developed as learning media through stages designed according to the ADDHIE model. Findings:The results of the study through application testing showed that product development in the form of mobile learning applications is feasible as a learning medium and effective for improving student learning outcomes (p˂0.05), with an increase in the average value of 28 students from 57.32 to 81.43. Conclusions: The learning method “Imagination Box” which is equipped with the assessment instrument produced is feasible to be implemented and become variation of the learning method for teacher.Keywords: application, learning media, mobile learning, development Abstrak: Pengembangan media pembelajaran berbasis aplikasi mobile learning. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan media pembelajaran yang lebih dinamis dengan memanfaatkan teknologi dalam bentuk aplikasi pada perangkat smartphone untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Metode: Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan dengan teknik pengumpulan data dalam bentuk kuesioner, tes kelayakan dan efektivitas aplikasi pembelajaran mobile yang dikembangkan sebagai media pembelajaran melalui tahapan yang dirancang sesuai dengan model ADDHIE. Temuan:Hasil penelitian melalui pengujian aplikasi menunjukkan bahwa pengembangan produk dalam bentuk aplikasi pembelajaran mobile layak sebagai media pembelajaran dan efektif untuk meningkatkan hasil belajar siswa (p˂ 0,05), dengan peningkatan nilai rata-rata 28 siswa dari 57,32 menjadi 81,43. Kesimpulan: Metode pembelajaran “Kotak Imaginasi” layak digunakan dan dapat dijadikan sebagai variasi metode guru dalam mengajar.Kata kunci: aplikasi, media pembelajaran, pembelajaran mobile, pengembangan DOI: http://dx.doi.org/10.23960/jpp.v9.i1.201908
SUMBANGAN DUA METODE LATIHAN AGILITY TERHADAP KOORDINASI KAKI PADA PEMAIN FUTSAL Sumarsono, Adi; Ramadona, Landy Eko Satrio
Musamus Journal of Physical Education and Sport (MJPES) Vol 1 No 2 (2019): Musamus Journal of Physical Education and Sport
Publisher : Program Studies of Physical Education, Faculty of Teacher Training and Education, Musamus University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mjpes.v1i2.1144

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas alat agility leader dan alathurdle drill terhadap koordinasi kaki. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen.Populasi penelitian ini adalah seluruh anggota UKM Futsal. Instrumen yang digunakan tessoccer wall volley test dari Ismaryanti. Penggujian hipotesis menggunakan independentsample t-test. Hasil penelitian ini menunjukkan perhitungan rata-rata data posttest diperolehthitung=1,23 lebih kecil daripada ttabel 2,54 yang berarti bahwa Ho diterima dan H1 ditolak.Sehingga kesimpulannya adalah tidak ada perbedaan kemampuan koordinasi anggota FutsalUKM Universitas Musamus. Namun sesuai dengan kriteria efektifitas latihan yang sudahditetapkan, terlihat alat agility leader lebih efektif dari pada latihan menggunakan alat hurdledrill. Hal ini dapat dijelaskan bahwa penggunaan alat latihan agilty leader dilakukan denganbergerak lurus sesuai arah tangga. Hal ini berbeda dengan alat Hurdle drill yangmengharuskan kaki untuk berhenti dan melompat.Kata Kunci: hurdle drill, agility leader dan koordinasi kaki
Audio Visual Media as An Effective Solution for Motor Learning Sumarsono, Adi; Anisa, Anisa
JURNAL PENDIDIKAN JASMANI DAN OLAHRAGA Vol 4, No 1 (2019): Promote a More Active and Healthier lifestyle Through Physical Education
Publisher : Departemen of Physical Education-Indonesian University of Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpjo.v4i1.12298

Abstract

This study was aimed at determining the effectiveness of motion techniques learning using audio visual media. This research was an experimental research. The population of this study was grade VIII students. The sampling process used purposive sampling technique. The samples consisted of 32 students of grade VIII. The instruments used were FCE sheets, observation sheets, assessment of student  motor ability, and motor educability tests. The results of the research concluded that audio visual media is an effective solution for learning and teaching motor ability. The visual experience and short term memory storage can be used in correcting movement due to the influence of visualization received by the sense of sight and the sense of hearing. The results of this study can be used as references in teaching motor ability. Moreover, audio visual media  can be used for learning a movement skill that requires a complex movement combination.   AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas pembelajaran gerak dengan menggunakan media audio visual. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen. Populasi penelitian ini seluruh siswa kelas VIII. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling pada kelas VIII yang berjumlah 32 siswa. Instrumen yang digunakan adalah lembar FCE, lembar observasi, penilaian  kemampuan gerak siswa dan tes motor educability. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa media audio visual menjadi solusi efektif dalam mempelajari dan mengajarkan kemampuan gerak. Pengalaman pandangan dan penyimpanan memori dalam jangka pendek memori dapat digunakan dalam memperbaiki olah gerak yang dikarenakan pengaruh visualisasi yang diterima oleh indera penglihatan dan indera pendengaran. Implikasi dari hasil penelitian ini dapat digunakan rujukan dalam mengajarkan kemampuan gerak yang memerlukan gerakan kombinasi yang kompleks dapat menggunakan media audio visual. 
PENGARUH METODE LATIHAN AGILITY HURDLE DRILL DAN AGILITY LEADER TERHADAP KOORDINASI KAKI ANGGOTA UKM FUTSAL UNIVERSITAS MUSAMUS MERAUKE Sumarsono, Adi
Altius: Jurnal Ilmu Olahraga dan Kesehatan Vol 6, No 1 (2017): Altius: Jurnal Ilmu Olahraga dan Kesehatan
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mengetahui pengaruh metode latihan agility hurdle drill terhadap koordinasi kaki pada anggota UKM Futsal Universitas Musamus. 2) Mengetahui pengaruh metode latihan agility leader terhadap koordinasi kaki pada anggota UKM Futsal Universitas Musamus. 3) Mengetahui perbedaan pengaruh metode latihan agility hurdle drill dan metode latihan agility leader terhadap koordinasi kaki serta untuk mengetahui manakah yang lebih efektif untuk meningkatkan koordinasi kaki pada anggota UKM Futsal Universitas Musamus. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan menggunakan desain penelitian two group pretest-postest design. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan tes soccer wall volley test dari Ismaryanti. Teknik analisis data menggunakan uji prasarat yaitu uji normalitas dan uji homogenitas, sedangkan uji hipotesis menggunakan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) ada pengaruh penggunaan metode latihan agility hurdle drill terhadap koordinasi kaki anggota UKM Futsal Universitas Musamus. 2) Ada pengaruh penggunaan metode latihan agility leader terhadap koordinasi kaki anggota UKM Futsal Universitas Musamus. 3) Terdapat perbedaan yang signifikan antara pengaruh metode latihan agility hurdle drill dengan metode latihan agility leader terhadap koordinasi kaki pada anggota UKM Futsal Universitas Musamus. Metode latihan agility leader lebih efektif dari pada metode latihan agility hurdle drill terhadap koordinasi kaki pada anggota UKM Futsal Universitas Musamus. Hal itu dibuktikan dengan diperolehnya data peningkatan metode agility leader memiliki mean sebesar 2,54, dan peningkatan metode latihan agility hurdle drill memiliki mean sebesar 1,23, atau (2,54 ? 1,23).  Kata Kunci: hurdle drill, agility leader dan koordinasi kaki.
IMPLEMENTASI PENILAIAN AUTENTIK MATA PELAJARAN PJOK DI MADRASAH TSANAWIYAH (MTs) SE-KOTA MERAUKE sumarsono, adi; Lewar, Emanuel; Wasa, Carolus
Musamus Journal of Physical Education and Sport (MJPES) Vol 1 No 1 (2018): Musamus Journal of Physical Education and Sport
Publisher : Program Studies of Physical Education, Faculty of Teacher Training and Education, Musamus University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mjpes.v1i1.1098

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini mengetahui 1) implementasi penilaian autentik dalampembelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (PJOK) sesuai dengan standartpenilaian di MTs se kotaMerauke. 2) Kendala guru mengimplementasikan penilaian autentikdalam pelajaran PJOK di MTs se Kota Merauke. Penelitian ini merupakan penelitiandeskriptif kuantitatif. Jumlah subyek dalam penelitian ini sebanyak 12 guru. Instrumen yangdigunakan dalam penelitian ini adalah angket serta wawancara terstruktur. Teknik analisisdata yang digunakan dalam penelitian ini adalah statistik-deskriptif dalam bentuk persentase.Hasil penelitian ini menunjukkan hasil bahwa:1) guru PJOK di MTs se kota Merauke sudahmengimplementasikan penilaian autentik dengan kategori baik, hal ini didukung pendapatsiswa sebagai konfirmator pada kategori sangat baik. Implementasi penilaian autentik secararinci dari aspek perencanaan dan pelaporan kategori baik, aspek pelaksanaan masih kategoricukub baik. Sedangkan aspek penilaian pengetahuan, aspek penilaian sikap dan aspekpenilaian keterampilan masuk dalam kategori baik 2) kendala guru PJOK dalammengimplementasikan penilaian autentik dalam pembelajarannya adalah waktu yang terbatas,biaya yang lebih banyak, banyaknya komponen/kriteria dalam penilaian autentik, kurangnyamotivasi dalam mengikuti pembelajaran yang inovatif dangen penilaian autentik serta saranayang dimiliki sekolah yang masih belum maksimal (masih terbatas).Kata Kunci: penilaian autentik, PJOK MTs
ALAT PERMAINAN TRADISIONAL RODA DORONG UNTUK MENSTIMULASI KREATIVITAS DAN GERAK Sumarsono, Adi; Iswahyuni, Iswahyuni
Musamus Journal of Physical Education and Sport (MJPES) Vol 1 No 2 (2019): Musamus Journal of Physical Education and Sport
Publisher : Program Studies of Physical Education, Faculty of Teacher Training and Education, Musamus University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mjpes.v1i2.1143

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan alat permainan tradisional yangdidasari oleh kebutuhan akan jenis permainan yang sudah semakin langka. Produkpengembangan berupa alat permainan tradisional dengan nama roda dorong. Produkpengembangan dapat digunakan untuk menstimulasi kreatifitas dan gerak anak. Metode yangdigunakan dalam penelitian ini adalah research and development. Hasil penelitian ini adalahterciptanya alat permainan tradisional yang dapat digunakan untuk menstimulasi kreativitasdan gerak anak. Alat permainan tradisional yang dihasilkan mendapat penilaian dari ahlidalam kriteria “baik” dengan persentase sebesar 80%. Berdasar hasil uji lapangan didapatkanpersentase penilaian ahli dan pendapat pengguna produk sebesar 82% yang masuk dalamkriteria “sangat baik”. Dengan demikian alat permainan tradisional roda dorong layak untukdigunakan dalam menunjang dan menstimulasi kreativitas dan aneka gerak melalui kegiatanbermain.Kata kunci: alat permainan, kreatifitas dan gerak
PERBEDAAN KEBUGARAN KARDIORESPIRASI MAHASISWA JURUSAN PENJASKESREK TAHUN 2013 DAN TAHUN 2016 UNIVERSITAS MUSAMUS Sumarsono, Adi
MAGISTRA: Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol 4 No 1 (2017): Magistra Volume 4 Nomor 1, Januari 2017
Publisher : Universitas Musamus, Merauke, Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/magistra.v4i1.610

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kebugaran kardiorespirasi mahasiswa jurusan pendidikan jasmani kesehatan dan rekreasi tahun penerimaan 2013 dan tahun 2016, serta mencari kebugaran kardiorespirasi manakah yang lebih baik diantara mahasiwa tahun angkatan 2013 dan tahun 2016. Metode penelitian ini adalah jenis penelitian deskriptif kuantitatif. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah Multistage Fitness Test atau (bleep test). Validitas tes adalah 0,71, dan realibilitas tes adalah 0,521. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa jurusan pendidikan jasmani kesehatan dan rekreasi tahun angkatan 2013 dan tahun angkatan 2016. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Teknik analisis data menggunakan uji independen sampel t test. Analisis data menggunakan program SPSS 20.0 dengan taraf signifikan 5%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada perbedaan profil kebugaran kardiorespirasi yang signifikan antara mahasiswa tahun angkatan 2013 dan tahun angkatan 2016 jurusan pendidikan jasmani kesehatan dan rekreasi Universitas Musamus yang ditunjukkan dengan hasil perhitungan t hitung (7,75) lebih besar dari t tabel (1,68) dengan taraf signifikasni 5%. Mean mahasiswa jurusan pendidikan jasmani kesehatan dan rekreasi tahun angkatan 2013 adalah 39,06 dan mean tahun angkatan 2016 adalah 29,68. Maka dapat disimpulkan bahwa mahasiswa jurusan pendidikan jasmani kesehatan dan rekreasi tahun angkatan 2013 memiliki kebugaran kardiorespirasi lebih baik dibanding mahasiswa tahun angkatan 2016.