Pratiwi, Ade
Jurnal Pedagogik

Published : 2 Documents
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw Terhadap Hasil Belajar

Jurnal Pedagogik Vol 7, No 3 (2018): Jurnal Pedagogik
Publisher : Jurnal Pedagogik

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The problem in this research is the low learning result students class V Madrasah Ibtidaiyah Negeri 3 Srimulyo Natar. The purpose of this research is to know the influence and difference apply of cooperative learning model in Jigsaw type of tematic learning result students class V Madrasah Ibtidaiyah Negeri 3 Srimulyo Natar. The research method used was a quasi-experimen with non-equivalent control group design. The research of this study obtained conclusion the influence  and difference apply of cooperative learning model in Jigsaw type of tematic learning result students class V Madrasah Ibtidaiyah Negeri 3 Srimulyo Natar Year 2018. Masalah dalam penelitian merupakan rendahnya hasil belajar peserta didik kelas V Madrasah Ibtidaiyah Negeri 3 Srimulyo Natar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada pengaruh dan perbedaan penerapan model kooperatif tipe Jigsaw terhadap hasil belajar tematik peserta didik kelas V Madrasah Ibtidaiyah Negeri 3 Srimulyo Natar. Metode penelitian ini adalah penelitian eksperimen menggunakan rancangan quasi-experimen metode non-equivalent control group design. Hasil penelitian ini diperoleh simpulan bahwa ada pengaruh dan perbedaan penerapan model kooperatif tipe Jigsaw terhadap hasil belajar tematik peserta didik kelas V Madrasah Ibtidaiyah Negeri 3 Srimulyo Natar tahun ajaran 2018.  Kata kunci : model pembelajaran kooperatif, Jigsaw, hasil belajar tematik 

PENGGUNAAN SISTEM ISYARAT BAHASA INDONESIA (SIBI) SEBAGAI MEDIA KOMUNIKASI (Studi Pada Siswa Tunarungu di SLB Yayasan Bukesra Ulee Kareng, Banda Aceh)

Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 4, No 3 (2019): Agustus 2019
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini berjudul “Penggunaan Sistem Isyarat Bahasa Indonesia (SIBI) sebagai media komunikasi (studi pada siswa tunarungu di SLB Yayasan Bukesra Ulee Kareng, Banda Aceh)”. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penggunaan Sistem Isyarat Bahasa Indonesia (SIBI) sebagai media komunikasi dalam keseharian siswa tunarungu di SLB Bukesra. Teori yang digunakan dalam penelitian ini ialah teori interaksi simbolik, yang berasumsi pentingnya makna bagi perilaku manusia, manusia bertindak terhadap manusia lainnya berdasarkan makna yang diberikan orang lain kepada mereka.  Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan teknik wawancara semi terstruktur, observasi, dan studi dokumentasi. Informan dalam penelitian ini merupakan tujuh siswa tunarungu SLB Yayasan Bukesra. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan SIBI yang didasarkan pada tata bahasa Indonesia, hanya digunakan siswa ketika berkomunikasi dengan guru di sekolah, sedangkan untuk berkomunikasi dengan teman tunarungu lainnya mereka menggunakan SIBI tanpa imbuhan serta isyarat lokal yaitu isyarat yang berlaku dan hanya dimengerti dalam lingkup mereka.Kunci: Bahasa Isyarat, Sistem Isyarat Bahasa Indonesia (SIBI), Siswa Tunarungu.  ABSTRACTThis research is entitled “Using Indonesian Sign Language System as communication media (study in Deaf students at the Extraordinary School of BUKESRA foundation Ulee Kareng, Banda Aceh)”. The purpose of study was to find out and to see of using Indonesian Sign Language System (known as SIBI) as communication media in everyday life of deaf students at the Bukesra Foundation. The theory used in this research is symbolic interactionism theory that assumes  the importance of meaning for human behavior, human beings act toward others on the basis of a given meaning of others to them. The methods of data collection use in this study were descriptive qualitative approach with semi-structured interview, observation, and documentation. The informants in this study were seven deaf students at the Bukesra Foundation. The results of this research showed that using SIBI which is based on Indonesian grammar, only used by students when communicating with teachers at school, while to communicate with other deaf friends they use SIBI without affixing as well as local signs which are valid signs and are only understood within their scope Keywords: Sign Language, Indonesian Sign Language System,  Deaf.