Syahrun, Syahrun
Universitas Halu Oleo

Published : 8 Documents
Articles

Found 8 Documents
Search

Analisis Nilai Penting Dalam Upaya Pelestarian Sumberdaya Arkeologi Di Kawasan Pangkalan Militer TNI AU Haluoleo Desa Ranomeeto Kabupaten Konawe Selatan Sunarto, Sunarto; syahrun, syahrun
SANGIA: Jurnal Penelitian Arkeologi Vol 1 No 1 (2017): SANGIA, JURNAL RISET ARKEOLOGI, VOLUME 1, NOMOR 1, TAHUN 2017
Publisher : Laboratorium Jurusan Arkeologi Fakultas Ilmu Budaya Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (744.599 KB)

Abstract

Archaeological resources in the Haluoleo Air Force Military Base region have a variety of remnantsof Japanese residence during the defense period in Kendari. But the threat of damage toarcheological resources is very potential due to natural factors andhuman factors. Thereforearchaeological resources must be carried out as soon as possible to prevent conservation frommore serious damage. The problem in this research is the inheritance of any archeologicalresources, what important valuesare contained in archeological resources, and what conservationefforts should be done. Archaeological resources in the Haluoleo Air Force Military Base area arebunkers, revetments, ammunition warehouses, and structures. Archaeological resources in theHaluoleo Military Air Force Base area contain important historical, scientific, cultural, educationaland economic values. Preservation of archeological resources in this area includes physical andlegal preservation. Physical preservation in the form of Adaptation, Restoration, Reconstruction,Rehabilitation, and Consolidation. While in terms of law, it is to provide legal legality toarcheological resources in the region.
IDENTIFIKASI KOMPLEKS MAKAM KUNO ANAKIAMBU’UTOBU WEPOINDO DIKELURAHAN MELUHU KECAMATAN MELUHU KABUPATEN KONAWE PROVINSI SULAWESI TENGGARA Fernandho, Abrory Dicky; syahrun, syahrun
SANGIA: Jurnal Penelitian Arkeologi Vol 1 No 2 (2017): SANGIA, JURNAL PENELITIAN ARKEOLOGI DAN BUDAYA, VOLUME 1, NOMOR 2, 2017
Publisher : Laboratorium Jurusan Arkeologi Fakultas Ilmu Budaya Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (940.602 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk makam, temuan lepas serta untukmengetahui apakah makam tersebut merupakan budaya masa Islam atau pra Islam. Metode penelitianyang digunakan adalah deskriptif analisis yang terdiri dari beberapa tahap yaitu survei permukaan,wawancara, observasi, mengkaji dokumen, dokumentasi dan kemudian ditambah dengan analisismorfologi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Situs kompleks makam kuno anakia mbu’utobuWepoindo di Kelurahan Meluhu, Kecamatan Meluhu, Kabupaten Konawe Provinsi Sulawesi Tenggarapada umumnya berbentuk persegi, yang kemudian dibangun menggunakan gundukan tanah, memilikijirat serta nisan. Terdapat 4 tipe makam berdasarkan jumlah jirat yaitu tipe A1, A2, A3, A4dan A5,serta terdapat 4 bentuk nisan yaitu tipe, PS, LJ, TB dan P. Selain itu terdapat temuan lepas berupamangkuk dengan jumlah 6, piring dengan jumlah 10, gelas dengan jumlah 1 dan mata uang berjumlah1. Melalui bentuk makam, temuan lepas serta sejarahnya maka dapat disimpulkan bahwa kompleksmakam kuno anakia mbu’utobu Wepoindo merupakan makam masa Islam yang kemudian masihdipengaruhi tradisi megalitik
KOMPLEKS MAKAM KUNO INOWEEHI II (PAKANDEATE) DI KABUPATEN KONAWE Juliantho, Aksan; Syahrun, Syahrun
SANGIA: Jurnal Penelitian Arkeologi Vol 2 No 1 (2018): SANGIA, JURNAL PENELITIAN ARKEOLOGI , VOLUME 2, NOMOR 1, 2018
Publisher : Laboratorium Jurusan Arkeologi Fakultas Ilmu Budaya Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (530.257 KB)

Abstract

Penelitian ini menggunakan teori sejarah budaya, konsep makam, dan konsep Islam pada masyarakat Kerajaan Konawe, dalam membantu menjawab pertanyaan penelitian. Data utama dalam penelitian adalah tinggalan struktur bangunan makam, dan data penunjang atau pendukungnya adalah data artefaktual yakni temuanlepas yang ditemukan disekitar kompleks makam Inoweehi II (Pakandeate). Peneliti menggunakan teknik obser-vasi lapangan yaitu survei permukaan serta pendokumentasian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tinggalan megalitik yang berupa makam kuno di kompleks makam Inoweehi II (Pakandeate) cukup beragam, jumlah makam pada kompleks makam ini berjumlah empat belas makam dengan diantaranya lima makam yang masih di-lengkapi dengan nisan. Hasil dari klasifikasi keseluruhan makam telah di temukan tiga tipe makam antara lainL2LTS ( nisan lonjong, jirat 2, dan bentuk makam lingkaran tidak sempurna), PK ( nisan pipih, tanpa jirat, danbentuk makam kotak persegi), K-K ( nisan berbentuk kotak persegi, tanpa jirat, dan bentuk makam kotak persegi). Bentuk makam dan nisan di kompleks makam Inoweehi II merupakan hasil dari akulturasi budaya pra Islamdan islam di lihat dari bentuk makam dan nisanya yang menggunakan batu tegak (menhir) yangmerupakan ting-galan dari kebudayaan megalitik.
ARCHEOLOGICAL REMAINS RONGI FORT SITES IN SAMPOLAWA DISTRICT Asma, Asma; Syahrun, Syahrun
SANGIA: Jurnal Penelitian Arkeologi Vol 2 No 2 (2018): SANGIA, JURNAL PENELITIAN ARKEOLOGI, VOLUME 2, NOMOR 2, 2018
Publisher : Laboratorium Jurusan Arkeologi Fakultas Ilmu Budaya Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1250.406 KB)

Abstract

his study aims to determine the types of remains found on the site of the rongi fortress and how the function of the rongi fort is for the buton sultanate based on its remains. This study uses spatial archeology theory andsettlement approaches. This study uses data collection techniques as a literature study that collects literature relatedto the title of research, observation, documentation, and interviews. Then the stage of data processing and dataanalysis is using contextual analysis.The results of the study showed that the archeological remains were found inthe form of baruga, old house, cannons, weapons, kususuli, tombs, ceramic fragments and pottery fragments. Thefunction of the fort rongi for the buton sultanate based on its archeological remains which functions as a fortress aswell as a settlement.
KESENJANGAN SOSIAL EKONOMI DAN POLITIK PADA MASYARAKAT TRANSMIGRASI DI KECAMATAN TIWORO TENGAH KABUPATEN MUNA BARAT Montasir, La Ode; Jamiludin, Jamiludin; Syahrun, Syahrun
Jurnal Wahana Kajian Pendidikan IPS Vol 1, No 2 (2017): Terbit 2 kali dalam setahun
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (35.679 KB)

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan dan menganalisis (1) Bentuk kesenjangan sosial ekonomi dan Politik pada masyarakat transmigrasi di Kecamatan Tiworo Tengah Kabupaten Muna Barat, (2) Bentuk kesenjangan sosial ekonomi dan politik pada masyarakat transmigrasi di Kecamatan Tiworo Tengah Kabupaten Muna Barat, (3) Indikator? kesenjangan sosial ekonomi dan sosial politik politik pada masyarakat transmigrasi di Kecamatan Tiworo Tengah Kabupaten Muna Barat. Penelitian ini menggunakan metode penelitian analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa telah terjadi kesenjangan sosial ekonomi dan politikdalam kehidupan masyarakat transmigrasi di KecamatanTiworo Tengah ihwal tersebut secara spesifik terjadi antara penduduk lokal suku Muna dengan komunitas pendatang yang didominasi oleh masyarakat transmigran. Indikator kesenjangansosial ekonomi dan politik di Kecamatan Tiworo Tengah dapat diidentifikasi pada aspek keterampilan kerja, usaha yang dikembangkan, tingkat pendapatan, dan status sosial.? timbulnya kesenjangan sosial ekonomi dan politik pada masyarakat transmigrasi? di KecamatanTiworo Tengah di latar belakangi dua faktor yakni berasal dari internal masyarakat itusendiri? dan faktor kebijakan pemerintah yang kurang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Dampak kesenjangan sosial ekonomi dan politik pada masyarakat transmigrasi? di Kecamatan Tiworo Tengahadalah dominasi serta monopoli sumber-sumber ekonomi oleh masyarakat pendatang, serta melahirkan kondisi terpinggirnya, atau marginalisasi terhadap penduduk? lokal di KecamatanTiworo Tengah.???????????????????????????????Kata Kunci: Kesenjangan, Sosial, Ekonomi, Politik, Masyarakat transmigrasi
PEMANFAATAN SEJARAH LOKAL SEBAGAI SUMBER BELAJAR SISWA DI SMA NEGERI 2 KENDARI Prasetyo, Ryan Rezky; Basri, La Ode Ali; Syahrun, Syahrun
Jurnal Wahana Kajian Pendidikan IPS Vol 1, No 2 (2017): Terbit 2 kali dalam setahun
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (241.546 KB)

Abstract

Abstrak: Tujuan Penelitian ini adalah: (1) Untuk mengetahui dan mengidensifikasi sejarah lokal yang berpotensi menjadi sumber pembelajaran di Kota Kendari. (2) Untuk mengetahui dan mendeskripsikan alasan sumber sejarah lokal di Kota Kendari belum di manfaatkan sebagai sumber pembelajaran sejarah pada ekolah Menengah Atas di Kota Kendari. (3) Untuk mengetahui dan menganalisis pengembangan sumber sejarah lokal sebagai bahan pembelajaran sejarah di SMA 2 Kendari. Hasil penelitian menunjukan judul untuk dijadikan sebagai bahan ajar di sekolah yaitu ?Sejarah Lokal Daerah Kota Kendari Dari Zaman Kerajaan (Hingga Pendudukan Jepang)?. Dimana dalam judul ini akan di bahas sejarah Kota Kendari, Sejarah pahlawan-pahlawan Kota Kendari, sejarah budaya Kota Kendari, dan potensi wilayah Kota Kendari dan sejarah bangsa Jepang di Kota Kendari. Jadi inti terbesarnya dalam permasalahan yang dihadapi dalam mengembangkan materi sejarah lokal dalam kurikulm pendidikan sejarah adalah ketersediaan sumber dan masih kurangnya dukungan pemerintah. Pendidikan sejarah sebagaimana pendidikan lainnya, tidak mungkin dapat dilakukan dengan baik apabila sumber tidak tersedia. Dapat di pahami bahwa sudah sepantasnya pentingnya siswa harus mengetahui sejarah lokal daerah Kota Kendari agar lebih memahami sebenarnya apa yang terjadi di masa lampau yang ada di Kota Kendari. Sudah seharusnya ada buku yang mejelaskaan tentang sejarah lokal daerah Kota Kendari untuk menjadi peganggan guru-guru seluruh SMA Se-Kota Kendari untuk di ajarkan kepada siswa-siswa agar siswa SMA Se-Kota Kendari dapat memahami/mengetahui sejarah lokal daerah Kota Kendari.Kata Kunci: Sejarah Lokal, Sumber Belajar, Sumber Sejarah
MENINGKATKAN PEMANFAATAN SEJARAH LOKAL SEBAGAI SUMBER BELAJAR SISWA DI SMA NEGERI 2 KENDARI Prasetyo, Ryan R ezky; Basri, La Ode Ali; Syahrun, Syahrun
Jurnal Wahana Kajian Pendidikan IPS Vol 2, No 2 (2018): Terbit 2 kali dalam setahun
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (254.999 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca siswa melalui penerapan metode SQ3R (survey, question, read, recite, review). Penelitian ini dilaksanakan pada semester genap tahun pelajaran 2015/2016 bertempat di Kelas VI SDN Lemo Bajo Kabupaten Konawe Utara. Jenis data yang didapatkan dalam penelitian ini adalah data kualitatif dan data kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) persentase keberhasilan aktivitas mengajar guru siklus I pertemuan pertama adalah 68,00% dan pertemuan kedua 74,67%, meningkat menjadi 81,33% pada siklus II pertemuan pertama dan 94,67% pertemuan kedua, (2) persentase keberhasilan aktivitas belajar siswa siklus I pertemuan pertama adalah 68,00% dan pertemuan kedua 73,33%, meningkat menjadi 81,33% pada siklus II pertemuan pertama dan 94,67% pertemuan kedua, (3) rata-rata nilai siswa siklus I adalah 69,81 meningkat menjadi 81,15 pada siklus II. Ketuntasan belajar siswa pada siklus I adalah 61,54% meningkat menjadi 92,31% pada siklus II.Kata kunci: kemampuan membaca, SQ3R
Uji Tekan Batako Ringan dari Limbah Pengolahan Emas dengan Variasi Komposisi Abu Sekam Padi Syahrun, Syahrun; Ahzan, Sukainil; Pangga, Dwi
Jurnal Penelitian dan Pengkajian Ilmu Pendidikan: e-Saintika Vol 2, No 2: June 2019
Publisher : Jurnal Penelitian dan Pengkajian Ilmu Pendidikan: e-Saintika

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.268 KB)

Abstract

[Title: Test Press Concrete of Gold Processing Waste With Variation of Rice Husk Ash Composition]. Lightweight concrete has been made from waste raw materials processing of gold and ash husk of rice with cement as the supporting materials, foam, and ADT. The purposed light brick-making determined the density and compressive strength. Concrete light created by variations in waste processing of gold and ash husk of rice was respectively 10% LPE + 90% ASP, 25% + 75%, 50% + 50%, 75% + 25%, 100% + 0% (in% volume), hardening time for 11 days. Parameter test performed include density test and compressive strength test. Test results showed that the density and the compressive strength of lightweight concrete with a variation of plus gold processing waste and ash husk of rice, the amount of cement on the conditions remained and the drying time for 11 consecutive days, the density of 1.005 gr/cm3, 0.986 gr/cm3, 1.077 gr/cm3, 1.091 gr/cm3, 1.133 gr/cm3 and the compressive strength of 1.34 MPa, 1.16 MPa, 1.77 MPa, 1.03 MPa, 1.29 , The intensity of the density and the compressive strength was influenced by the amount of foam mix, rice husk ash and ADT.