Hariri, Agus M
Universitas Lampung

Published : 3 Documents
Articles

Found 3 Documents
Search

DAMPAK APLIKASI INSEKTISIDA PERMETRIN TERHADAP HAMA PENGISAP BIJAIJ HELOPELTIS SPP. (HEMIPTERA: MIRIDAE) DAN ARTROPODA NON-TARGET PADA PERTANAMAN KAKAO (THEOBROMA CACAO L.) Hasibuan, Rosma; Swibawa, I Gede; Wibowo, Lestari; Pramono, Sudi; Hariri, Agus M
JURNAL HAMA DAN PENYAKIT TUMBUHAN TROPIKA Vol 4, No 1 (2004): Maret, Jurnal Hama dan Penyakit Tumbuhan Tropika
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1064.608 KB) | DOI: 10.23960/j.hptt.148-12

Abstract

Impact of Permethrin-Insecticide Application on Mirid Pest of Cocoa Helopeltis spp. (Hemiptera: Miridae) and on Non-target  Arthropods in Cocoa Plantations (Theobroma cacao L.). Cocoa mirid bugs, Helopeltis spp., (Hemiptera: Miridae) are the most important pest of cocoa in Indonesia. A field study was conducted to investigate the effect of permethrin on cocoa mirids and non-target arthropods at a cocoa plantation in specific place. A randomized complete block design was used in which each of four blocks consisted of 5 treatments (4 concentrations of permethrin; 50; 100; 200; and 250 ppm and control). The results indicated that the application of permethrin significantly increased the cocoa mirids mortaliiy throughout all sprayed cocoa trees (up to 100% 72 h after application). Even at 1 h after application, the percentage of Cocoa mirids mortality 29.2% - 53.9%) on cocoa trees sprayed with permethrin at concentrations of 50 - 250 ppm was significantly higher than that on control plant (3.6%). At 72 h after treatments, application of permethrin at concentrations of 200 and 250 ppm caused a complete kill (mortalty of 100%) in the test mirids. Meanwhile, ground cloths caught at least 22 fanilies of abore-ground arthropods that were found killed by permethrin applications. Moreover, the number of non-target arthropods killed by permethrin at concentrations of 100 - 250 ppm (27.3 - 85.3 individuals/ground cloth) were signifcantly higher than that on control trees. These results demonstrated that despite high efficacy of permethrin in controlling of cocoa mirids (Hetopeltis spp.), its application also had adverse effects on non-target arthropods incocoa plantations.
KELIMPAHAN ARTHROPODA TANAH PADA PERTANAMAN UBIKAYU YANG DIPERLAKUKAN DENGAN PUPUK MIKRO Tanjung, Rioga N; Susilo, F.X.; Hariri, Agus M; Setiawan, Kukuh
Jurnal Agrotek Tropika Vol 6, No 3 (2018)
Publisher : Departement of Agrotechnology, Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (767.615 KB) | DOI: 10.23960/jat.v6i3.2923

Abstract

Penambahan pupuk mikro merupakan salah satu upaya dalam pemenuhan nutrisi bagi tanaman untuk dapat tumbuh dengan optimal. Tanaman yang sehat akan cenderung lebih tahan terhadap serangan hama. Hal ini dapat diketahui dari keberadaan organisme yang ada pada tajuk tanaman tersebut. Kelimpahan arthropoda tanah menjadi indikator keterkaitan antara organisme yang berada di atas dan di bawah tajuk tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelimpahan arthropoda tanah pada lahan pertanaman ubikayu yang diperlakukan dengan pupuk mikro. Penelitian dilakukan pada pertanaman ubikayu di DesaBumi Aji, Kecamatan Anak Tuha, Kabupaten Lampung Tengah pada November 2016 – Mei 2017. Rancangan percobaan disusun menggunakan nested design dengan tiga perlakuan yaitu tanpa pupuk mikro (A0), pupuk mikro 20 kg/Ha (A1), danpupuk mikro 40 kg/Ha (A2). Sampling arthropoda tanah dilakukan dengan pitfall trap. Data yang diperoleh dianalisis ragam. Pemisahan nilai tengah dilakukan dengan Uji BNT pada taraf 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sepuluh ordo arthropoda tanah ditemukan pada pertanaman ubikayu di Desa Bumi Aji, yaitu Collembola, Hymenoptera, Orthoptera, Coleoptera, Hemiptera, Diptera, Isoptera, Diplura, Araneae, dan Diplopoda. Adapun dari sepuluh ordo arthropoda tersebut, terdapat dua ordo yang dominan, yakni Collembola dan Hymenoptera. Pupuk mikro tidak berpengaruh pada kelimpahan Collembola, namun menurunkan kelimpahan Hymenoptera (semut). Pupuk mikro tidak berpengaruh pada kelimpahan Orthoptera, Coleoptera, Hemiptera, Diptera, Isoptera, Diplura, Araneae, dan Diplopoda.
UJI EFIKASI EKSTRAK DAUN MIMBA, DAUN MENGKUDU dan BABADOTAN TERHADAP MORTALITAS LARVA Crocidolomia binotalis Zell. DI LABORATORIUM Ervinatun, Wiwin; Hasibuan, Rosma; Hariri, Agus M; Wibowo, Lestari
Jurnal Agrotek Tropika Vol 6, No 3 (2018)
Publisher : Departement of Agrotechnology, Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (193.837 KB) | DOI: 10.23960/jat.v6i3.2924

Abstract

Kubis (Brassica oleracea) merupakan salah satu jenis tanaman sayuran penting yang mempunyai nilai gizi yang tinggi.Serangan organisme pengganggu tanaman (OPT) merupakan salah satu faktor pembatas hasil dan produksi sayuran kubis. Serangga Crocidolomia binotalis Zell. (Lepidoptera:Pyralidae) merupakan hama tanaman kubis karena dapat merusak sehingga menyebabkan gagal panen. Tujuan penelitian ini adalahuntuk mengetahui pengaruh ekstrak daun mimba, daun mengkudu dan babadotan terhadap mortalitas larva C. binotalis. Penelitian ini disusun dalam Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan Perlakuan kontrol (A1), mimba 2,5% (Mi1), mimba 5% (Mi2), mengkudu 2,5% (Me1), mengkudu 5% (Me2), babadotan 2,5% (Ba1) dan babadotan 5% (Ba2). Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi insektisida botani (daun mimba, daun mengkudu dan babadotan) mampu menyebabkan kematianlarva C. binotalis pada semua perlakuan yang diuji. Lebih lanjut, semua perlakuan berpengaruh sangat nyata terhadap mortalitas larva C. binotalisZell.