Santi, Andi
Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS

Published : 5 Documents
Articles

Found 5 Documents
Search

PENGEMBANGAN USAHA FISH JELLY (BAKSO, NUGGET, KAKI NAGA, OTAK-OTAK) IKAN BANDENG Chanos - chanos Forks Fitri, Muhammad; Santi, Andi; Arfini, Fifi; Tartar, Sri Udayana
Jurnal Dinamika Pengabdian (JDP) Vol 2, No 2 (2017): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 2 NO. 2 MEI 2017
Publisher : Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemari), dengan tujuan untuk membuat manusia Indonesia seutuhnya, seharusnya mempunyai jasmani dan rohani yang prima.  Pencanangan Gemar Makan Ikan diharapkan juga dalam rangka pembangunan karakter bangsa yaitu mencerdaskan masyarakat secara fisik dan mental dengan mengkonsumsi ikan (Kementerian Kelautan dan Perikanan, 2014) Tujuan  pengembangan Usaha Fish Jelly   diharapkan  mengembangkan jiwa  kewirausahaan  di  Politeknik Pertanian Negeri Pangkep khususnya  jurusan Teknologi Pengolahan Hasil Perikanan.  Metode yang dipakai untuk pencapaian tujuan  adalah:  (a) Mengembangkan budaya kewirausahaan di perguruan tinggi dan memberikan pengalaman kerja kepada alumni  dan mahasiswa, (b) Menerapkan  metode pengolahan surimi ikan bandeng sehingga mempermudah dalam penyiapan pengolahan produk  fish jelly. Program IbIKK, diharapkan mampu menghasilkan produk pengolahan fish jelly (Bakso,Nugget,Kaki Naga dan Otak-otak)  sebagai makanan siap saji yang mempunyai kelebihan yaitu tidak mengandung lemak jenuh, karena dilakukan proses leaching sehingga aman dikonsumsi oleh pengguna yang mempunyai penyakit kolesterol. Kata Kunci : Ikan Bandeng,Fish jelly, Proses Leaching, Usaha Pangkep
PENGEMBANGAN INOVASI DAN KREATIFITAS KAMPUS MELALUI USAHA SURIMI IKAN BANDENG DAN APLIKASI PRODUK FISH JELLY Fitri, Muhammad; Santi, Andi; Arfini, Fifi
Jurnal Dinamika Pengabdian (JDP) Vol 1, No 2 (2016): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 1 NO. 2 MEI 2016
Publisher : Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan jangka panjang Program IbIKK usaha surimi ikan bandeng dan aplikasi produk fish jelly adalah untuk mengembangkan jiwa kewirausahaan di Politeknik Pertanian Negeri Pangkep khususnya Jurusan Teknologi Pengolahan Hasil Perikanan. Metode yang dipakai untuk pencapaian tujuan ini adalah pengembangan budaya kewirausahaan di perguruan tinggi dan pemberian pengalaman kerja kepada mahasiswa dan penerapan metode pengolahan surimi ikan bandeng sehingga mempermudah dalam penyiapan pengolahan produk fish jelly. Program IbIKK diharapkan mampu menghasilkan produk pengolahan fish jelly ikan bandeng yang kontinu (berkelanjutan) dan mampu memenuhi kebutuhan pasar. Luaran target dari program IbIKK adalah terbentuknya suatu unit usaha di Politeknik Pertanian Negeri Pangkep khususnya pada Program Studi Agroindustri dengan harapan unit usaha ini akan menyumbangkan pendapatan bagi perguruan tinggi. Dengan program IbIKK ini diharapkan wirausaha-wirausaha baru berbasis ipteks dapat tercipta serta melalui pengikutsertaan alumni diharapkan memberi dampak meningkatnya dan meluasnya budaya kewirausahaan untuk mendukung baik pemanfaatan hasil riset maupun pengabdian di perguruan tinggi dalam rangka memenuhi kebutuhan masyarakat. Penjualan produk bekerjasama dengan koperasi Bahari Sejahtera Politeknik Pertanian Negeri Pangkep, minimarket di wilayah Kabupaten Pangkep, Barru, Maros, dan Kota Makassar serta penjualan sistem online. Kata kunci: surimi, ikan bandeng, fish jelly, inovasi, kewirausahaan
PENINGKATAN KAPASITAS MASYARAKAT KELOMPOK NELAYAN IKAN AIR TAWAR DI DANAU MAWANG KABUPATEN GOWA Tartar, Sri Udayana; Santi, Andi
Jurnal Dinamika Pengabdian (JDP) Vol 2, No 1 (2016): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 2 NO. 1 OKTOBER 2016
Publisher : Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan umum kegiatan Iptek bagi Masyarakat (IbM) di sekitar Danau Mawang adalah untuk meningkatkan peran masyarakat dalam pengolahan ikan air tawar pada berbagai aspek yakni aspek penanganan dengan rantai dingin, aspek sanitasi dan higienis dan diversifikasi produk. Tujuan khusus kegiatan ini adalah agar kelompok sasaran (mitra) membekali diri dengan berbagai pengetahuan praktis mengenai pengolahan hasil perikanan menjadi makanan siap saji (kaki naga, nugget, bakso, fishcake). Luaran yang diharapkan pada Program IbM pada kelompok nelayan “Damai” Kelurahan Mawang Kecamatan Somba Opu dan kelompok nelayan “Mawang Lestari” Kecamatan Bontomarannu Kabupaten Gowa, yaitu: (1) bertambahnya pengetahuan dan keterampilan kelompok dalam penanganan ikan mulai dari saat ikan ditangkap, penyimpanan di dalam stryrofoam, penanganan serta penyimpanan di daratan sampai saat dijual ke konsumen; (2) meningkatkan kesadaran kelompok petani/nelayan terhadap aspek sanitasi lingkungan dan higienis para pekerja sehingga mempertahankan ikan dari kemunduran mutu; (3) bertambahnya pengetahuan dan kemampuan kelompok dalam mengolah ikan menjadi produk pangan yang mempunyai nilai tambah; dan (4) meningkatnya tingkat kesejahteraan, status ekonomi dan status gizi masyarakat. Hal ini dicapai dengan adanya pertumbuhan industri kecil serta UKM yang mengolah ikan. Kata kunci: ikan lele, ikan nila, ikan mas, kakinaga, nugget, bakso 
PENINGKATAN KAPASITAS MASYARAKAT KELOMPOK NELAYAN IKAN AIR TAWAR DI DANAU MAWANG KABUPATEN GOWA Tartar, Sri Udayana; Santi, Andi
Jurnal Dinamika Pengabdian (JDP) Vol 2, No 1 (2016): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 2 NO. 1 OKTOBER 2016
Publisher : Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan umum kegiatan Iptek bagi Masyarakat (IbM) di sekitar Danau Mawang adalah untuk meningkatkan peran masyarakat dalam pengolahan ikan air tawar pada berbagai aspek yakni aspek penanganan dengan rantai dingin, aspek sanitasi dan higienis dan diversifikasi produk. Tujuan khusus kegiatan ini adalah agar kelompok sasaran (mitra) membekali diri dengan berbagai pengetahuan praktis mengenai pengolahan hasil perikanan menjadi makanan siap saji (kaki naga, nugget, bakso, fishcake). Luaran yang diharapkan pada Program IbM pada kelompok nelayan “Damai” Kelurahan Mawang Kecamatan Somba Opu dan kelompok nelayan “Mawang Lestari” Kecamatan Bontomarannu Kabupaten Gowa, yaitu: (1) bertambahnya pengetahuan dan keterampilan kelompok dalam penanganan ikan mulai dari saat ikan ditangkap, penyimpanan di dalam stryrofoam, penanganan serta penyimpanan di daratan sampai saat dijual ke konsumen; (2) meningkatkan kesadaran kelompok petani/nelayan terhadap aspek sanitasi lingkungan dan higienis para pekerja sehingga mempertahankan ikan dari kemunduran mutu; (3) bertambahnya pengetahuan dan kemampuan kelompok dalam mengolah ikan menjadi produk pangan yang mempunyai nilai tambah; dan (4) meningkatnya tingkat kesejahteraan, status ekonomi dan status gizi masyarakat. Hal ini dicapai dengan adanya pertumbuhan industri kecil serta UKM yang mengolah ikan.
Review : Gastropods As A Bioindicator and Biomonitoring Metal Pollution Samsi, Andi Nur; Asaf, Ruzkiah; Sahabuddin, Sahabuddin; Santi, Andi; Wamnebo, Muhammad Ikhsan
Aquacultura Indonesiana Vol 18, No 1 (2017)
Publisher : Indonesian Aquaculture Society (MAI)

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (429.237 KB)

Abstract

Water pollution effect on aquatic organisms and if consumed can affect people's health. These pollutants can be heavy metals such as Cd, Pb, Cr, Hg, and others. Heavy metals have high levels will cause disorders of the kidneys, brain, severe irritation to the skin, can cause diarrhea and even death. The purpose of this paper is to explain physiological mechanisms that occur in the body of gastropods are linked to pollutants in the water environment. Therefore, monitoring the level of pollution a body of water that is alleged to have suffered contamination is very important. Gastropods are one of the aquatic animals (Class) used as bioindicators and biomonitoring for this group of animals has a high ability to accumulate heavy metals in their bodies compared to other aquatic animals. Gastropods is one bioavailability against metal pollution so that it can be used for environmental monitoring. Littoraria scabra, Nassarius reticulatus, Nerita albicilla, Nucella lapillus, Gibberulus gibbosus, Terebralia palustris, and Telescopium telescopiun always use as biomonitoring metal pollution. The main indicator that can be shown by gastropods is declining abundance and body size. Other indicators are as bioavailability of heavy metals in the soft tissues and shells. The ability of the heavy metal deposits is influenced by environmental factors, body size, weight, and gender. Heavy metals can affect hard, thickness, volume, and color of the shell.