Triwahyudianto, Triwahyudianto
Universitas Kanjuruhan Malang

Published : 5 Documents
Articles

Found 5 Documents
Search

Kolaborasi Peta Indonesia dan Model Pembelajaran Teams Games Tournaments (TGT) Sakdiyah, Siti Halimatus; Triwahyudianto, Triwahyudianto; Harun, Harun
Jurnal Inspirasi Pendidikan Vol 9 No 1 (2019): Januari 2019
Publisher : Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (488.181 KB)

Abstract

Penggunaan media Peta Indonesia dan model pembelajaran TGT yang melibatkan siswa sebagai tutor sebaya mudah diterapkan tanpa ada perbedaan antara siswa yang pandai atau kurang, dimana kolaborasi ini dikemas dalam permainan agar menjadi pembelajaran yang lebih efektif dan menyenangkan, sehingga dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar. Hasil observasi menunjukkan proses pembelajaran terjadi searah sehingga siswa lebih asyik bergurau daripada belajar. Dari kenyataan  ini menyebabkan hasil belajar siswa cenderung rendah. Terbukti hanya 39,28% dari 28 siswa  yang mencapai ketuntasan belajar, sedangkan 61,11% nilainya dibawah KKM 75.Tujuan penelitian untuk mendiskripsikan peningkatan aktivitas dan  hasil belajar siswa kelas IV SD Islam Al Hikmah. Rancangan penelitian menggunakan penelitian tindakan kelas. Penelitian dilakukan pada siswa kelas IV SD Islam Al Hikmah. Subjek dalam penelitian  terdiri dari 28 siswa. Nilai hasil belajar siswa kelas IV pada siklus I menunjukkan siswa yang tuntas 21 siswa dengan presentase 75%, sedangkan pada siklus II menunjukkan siswa yang tuntas 24 siswa dengan presentase 85%. Hasil dari penelitian ini dapat  disimpulkan bahwa penggunaan Peta Indonesia dan  model pembelajaran TGT  dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa kelas IV SD Islam Al Hikmah Gadang Malang.
ANALISIS KEMAMPUAN INTELEKTUAL DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA DOSEN PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR (PGSD) Triwahyudianto, Triwahyudianto
Jurnal Bidang Pendidikan Dasar Vol 1 No 1 (2017): January
Publisher : Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (226.277 KB)

Abstract

Tujuan pada penelitian ini adalah menjelaskan pengaruh kemampuan intelektual dosen mempengaruhi kinerja dosen, mengetahui pengaruh motivasi kerja terhadap kinerja dosen, menjelaskan pengaruh secara simultan kemampuan intelektual dan motivasi kerja terhadap kinerja dosen, mendiskripsikan kemampuan intelektual dan motivasi kerja yang paling dominan mempengaruhi kinerja dosen. Secara keseluruan dilihat dari Intelektual Dosen memiliki kemampuan intelektual yang baik akan tetapi ada komponen kemampuan berhitung dengan cepat dan tepat yang dimiliki dosen masih dikategorikan cukup. Hasil menunjukkan motivasi dosen dalam meningkatkan kinerja memberikan gambaran yang bervariatif baik dan cukup Korelasi variabel Kinerja ( Y ) dengan variabeil Intelektual ( X1)  dihasilkan r sebesar 0,424 sedangkan hubungan antara variabel Kinerja ( Y ) dengan Motivasi ( X2 ) yang mempunyai nilai 0,361 sehingga Intelektual memiliki hubungan yang lebih dominan dibandingkan dengan Motivasi. Korelasi berganda atau Multiple Regretion antar ke tiga variabel yaitu variabel Y ( Kinerja ) , Intelektual ( X1 ) dan Motivasi ( X2) mempunyai nilai korelasi ( R ) sebesar 0,461 hal ini menunjukan antar ketiga variabel memiliki hubungan yang cukup. Persamaan Regresi antara Kinerja , Intelektual dan Motivasi  adalah Y = 94.573 +0,145X1 + 0,052 X2 sedangkan korelasi partial X1 dan X2 untuk masing –masing sebesar 0,307 dan 0,201Kata Kunci : Intelektual, Motivasi dan Kinerja AbstractThe purpose of this research is to explain the influence of the intellectual abilities of lecturers affect faculty performance, determine the effect of work motivation on the performance of the lecturer, explains the effect of simultaneous intellectual ability and motivation to work on the performance of lecturers, describing the intellectual ability and motivation of the most dominant influence on the performance of lecturers. Intellectual Lecturers have the intellectual capability but no component numeracy skills quickly and precisely who owned the lecturers still considered sufficient. The results show the motivation of lecturers in improving the performance illustrates the varied good and quite Correlation variable Performance (Y) with variabeil Property (X1) produced r equal to 0.424, while the relationship between the variable Performance (Y) with motivation (X2) which has a value of 0.361 so that Intellectual have relationship is more dominant than the motivation. Or Multiple Regretion multiple correlation between three variables: the variable Y (Performance), Property (X1) and motivation (X2) has a value of correlation (R) of 0.461, this shows the relationship among three variables have enough. Regression equations between Performance, Intellectual and motivation are Y = 94 573 + 0,145X1 + 0.052 X2 while the partial correlation X1 and X2 for each of 0.307 and 0.201
Modal Sosial Dalam Pengelolaan Hutan Produksi Pada Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Desa Pandantoyo Kabupaten Kediri Romzy, Naufal; Triwahyudianto, Triwahyudianto; Wardani, Nila Restu
JPIG (Jurnal Pendidikan dan Ilmu Geografi) Vol 4 No 1 (2019): Maret
Publisher : Geography Education Study Program, Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak:Hutan produksi merupakan kawasan hutan yang dimanfaatkan untuk  memproduksi hasil hutan yangkegiatannya terdiri dari pemanenan, penanaman, pengamanan, pengolahan dan pemasaran hasil kayu di hutan produksi. Modal sosial adalah kemampuan masyarakat untuk bekerjasama demi mencapai suatu tujuan bersama di dalam suatu kelompok. Modal sosial memiliki peran yang signifikan terhadap pembangunan, khususnya terhadap pembangunan berkelanjutan karena modal sosial merupakan salah satu cara mencapai kemajuan bersama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tiga unsur modal sosial yaitu kepercayaan (trust), jaringan sosial (network) dan norma (norms) yang terjalin antara Perum Perhutani RPH Pandantoyo, LMDH PHS dan Masyarakat Desa Hutan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Metode yang digunakan yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun informan yang dijadikan sebagai narasumber adalah Kepala Perum Perhutani, Ketua LMDH PHS dan Pesanggem (petani yang menggarap lahan hutan milik Perhutani). Teknik analisis data menggunakan wawancara dan dokumentasi, kemudian data diolah sesuai dengan fokus penelitian sehingga ditemukan temuan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modal sosial di dalam pengelolaan hutan produksi terjalin baik karena tingginya rasa kepedulian diantara Perum Perhutani RPH Pandantoyo, LMDH PHS dan masyarakat yang mengelola hutan. Perum Perhutani  dan LMDH meyakini bahwa dengan bekerjasama dengan masyarakat akan memberikan manfaat yang baik dari segi ekologi maupun ekonomi. Tanpa adanya modal sosial yang dianut oleh masyarakat maka kerjasama mereka dengan pihak yang Perhutani dan LMDH dalam mengelola hutan produksi tidak akan bertahan hingga sekarang. Diharapkan masyarakat maupun stakeholder yang terkait dalam pengelolaan hutan yang terjalin saat ini mampu dipertahankan dalam pengelolaan hutan produksi kedepan lebih baik lagi. Kata kunci:Hutan produksi, modal sosial, LMDH
Analisis Terhadap Fungsi Pasar Terpadu Dinoyo Pasca Relokasi Kecamatan Lowokwaru Kota Malang Tahun 2018 Harizah, Desy Triana Dewi; Triwahyudianto, Triwahyudianto; Putra, Dwi Fauzia
JPIG (Jurnal Pendidikan dan Ilmu Geografi) Vol 4 No 1 (2019): Maret
Publisher : Geography Education Study Program, Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pasca relokasi Pasar Terpadu Dinoyo sudah mulai berjalan kembali, akan tetapi masih terdapat keluhan yang di sampaikan oleh pedagang maupun pembeli sendiri mengenai kondisi pasar saat ini. Mengingat sampai sekarang ini masih terdapat kios-kios kosong yang tidak di buka bahkan disewakan dan ada juga yang di jual, sehingga bagian depan pasar tampak kosong. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Struktur sosial di Pasar Terpadu Dinoyo. (2) Berjalannya sistem pada struktur sosial di Pasar Terpadu Dinoyo. (3)  Fungsi dan disfungsi Pasar Terpadu Dinoyo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Pengumpulan data yang di gunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Peneliti melakukan wawancara dengan beberapa informan yaitu: pengelola pasar, pedagang, pembeli, mahasiswi, beserta masyarakat sekitar pasar. Teknik analisis data menggunakan wawancara dan dokumntasi kemudian data diolah sesuai dengan fokus penelitian sehingga di temukan temuan data. Hasil penelitian ditemukan bahwa: (1) Struktur yang terdapat di Pasar Terpadu Dinoyo di bagi menjadi dua yaitu di dalam dan di luar pasar. (2) Struktur pasar yang mempunyai pengaruh besar terhadap berfungsinya pasar adalah pengelola pasar. (3) Pasar Terpadu Dinoyo memiliki fungsi dan disfungsi. Fungsi pasar bagi masyarakat sekitar dan mahasiswi adalah mempermudah dalam memenuhi kebutuhannya, sedangkan disfungsinya pasar ini masih terdapat banyak kios-kios kosong terutama di bagian depan pasar. Peneliti selanjutnya dapat meneruskan penelitian ini dengan meneliti lebih lanjut kesimpulan yang dihasilkan dari penelitian ini.
Penerapan Model Pembelajaran Picture And Picture Berbantuan Kelompok Undian Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Di Smp Negeri 2 Wagir Merici, Angela; Triwahyudianto, Triwahyudianto; Susanti, Nelya Eka
JPIG (Jurnal Pendidikan dan Ilmu Geografi) Vol 4 No 1 (2019): Maret
Publisher : Geography Education Study Program, Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar, pembelajaran yang cenderung pasif karena siswa tidak hanya mampu memahami materi yang dijelaskan secara abstrak tetapi perlu dibantu dengan menggunakan media untuk bisa memahami maksud dari materi yang diajarkan. Berdasarkan hasil observasi dan terdapat masalah pada hasil belajar siswa maka peneliti menerapkan model yang dapat meningkatkan hasil belajar yaitu Picture and Picture Berbantuan Kelompok Undian.  Jenis penelitian ini yaitu penelitian tindakan kelas yang dikembangkan oleh Kemmis and Mc. Taggard (2006). Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 2 Wagir kelas VIII B tahun ajaran 2018/2019 yang terdiri 33 siswa dengan 16 perempuan dan 17 laki-laki. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu lembar kerja siswa dan lembar catatan lapangan. Berdasarkan hasil penelitian yang sudah dilaksanakan menunjukan hasil siklus I dan siklus II mengalami peningkatan hasil belajar secara signifikan.