Articles

Found 2 Documents
Search

COMPARISON OF EFFECTIVENESS OF A PROGRESSIVE MOBILIZATION AND MOZART MUSIC THERAPY ON NON-INVASIVE HEMODYNAMIC STATUS CHANGES IN PATIENTS WITH HEAD INJURY IN THE INTENSIVE CARE UNIT Indriani, Novi; Santoso, Bedjo; Arwani, Arwani; Mardiyono, Mardiyono
Belitung Nursing Journal Vol 4, No 2 (2018): March-April 2018
Publisher : Belitung Nursing Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (274.392 KB) | DOI: 10.33546/bnj.359

Abstract

Background: The instability of hemodynamic status in patients with head injury with decreased consciousness has an effect on the increase of intracranial pressure. The recovery of hemodynamic status can be done through nursing intervention either by providing a sensory stimulus (music therapy) or motor stimulus (progressive mobilization).Objective: To compare the effectiveness of progressive mobilization of level I with Mozart's music therapy on non-invasive hemodynamic status changes in patients with head injury with decreased awareness.Methods: This was a quasy-experimental study with pretest-posttest design. There were 34 samples selected using consecutive sampling, which 17 samples assigned in a group of progressive mobilization and group of music therapy. Paired t-test and Wilcoxon test were used for paired group, and Independent t-test and Mann-Whitney test for unpaired group.Results: Progressive mobilization of level I had significant effect on changes in systolic blood pressure (p = 0.0001), diastolic blood pressure (p = 0.002) and MAP (p = 0.019), and no significant effect on heart rate (p = 0.155), respiration (p = 0.895) and oxygen saturation (p = 0.248). Mozart's music therapy had a significant effect on changes in systolic blood pressure (p = 0.0001), diastolic blood pressure (p = 0.0001), respiration (p= 0.032) and oxygen saturation (p = 0.008), but no effect on MAP (p = 0.561). There was a significant difference between the two interventions in the systolic blood pressure and heart rate variables (p <0.05), while the diastolic blood pressure, MAP, respiration and oxygen saturation variables did not show a difference (p> 0.05).Conclusion: The Mozart's music therapy is more effective on non-invasive hemodynamic status changes in patients with head injury with decreased consciousness compared with progressive mobilization of level I. 
PENGARUH KOMPENSASI FINANSIAL DAN NON FINANSIAL TERHADAP MOTIVASI KERJA DAN KINERJA KARYAWAN BAGIAN LAPANGAN PADA PT UNITED SINDO PERKASA Indriani, Novi; Wirawan, Adhitomo
JOURNAL OF APPLIED BUSINESS ADMINISTRATION Vol 3 No 1 (2019): Journal of Applied Business Administration - Maret 2019
Publisher : Politeknik Negeri Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (497.251 KB) | DOI: 10.30871/jaba.v3i1.1285

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh, baik secara simultan maupun parsial antara kompensasi finansial dan kompensasi non finansial terhadap motivasi kerja dan kinerja karyawan lapangan PT United Sindo Perkasa. Penelitian ini menggunakan metode Regresi Linier Berganda. Adapun sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik total sampling dimana semua anggota populasi digunakan sebagai sampel yang berjumlah 86 karyawan lapangan. Instrumen penelitian yang digunakan adalah wawancara dan kuesioner. Hasil penelitian ini adalah variabel kompensasi finansial berpengaruh positif terhadap motivasi kerja, Hal ini dilihat dari thitung (3,203) lebih besar dari ttabel (1,66) dengan tingkat signifikan (0,002 &lt; 0,05). Variabel kompensasi non finansial berpengaruh positif terhadap motivasi kerja, hal ini dilihat dari thitung (2,781) lebih besar dari ttabel (1,66) dengan tingkat signifikan (0,007 &lt; 0,05). Terdapat pengaruh secara simultan antara variabel kompensasi finansial dan kompensasi non finansial terhadap motivasi kerja, hal ini dilihat dari Fhitung (13,451) lebih besar dari Ftabel (3,11) dengan tingkat signifikan (0,000 &lt; 0,05). Variabel kompensasi finansial berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan, hal ini dilihat dari thitung (2,917) lebih besar dari ttabel (1,66) dengan tingkat signifikan (0,005 &lt; 0,05). Variabel kompensasi non finansial berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan, hal ini dilihat dari thitung (2,311) lebih besar dari ttabel (1,66) dengan tingkat signifikan (0,023 &lt; 0,05). Terdapat pengaruh secara simultan antara variabel kompensasi finansial dan kompensasi non finansial terhadap kinerja karyawan, hal ini dilihat dari Fhitung (10,312) lebih besar dari Ftabel (3,11) dengan tingkat signifikan (0,000 &lt; 0,05).