Articles

Found 8 Documents
Search

DESAIN MODEL PEMBELAJARAN MATEMATIKA YANG MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS

JPM : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 2, No 2 (2016): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (400.556 KB)

Abstract

Penelitian ini dimotivasi oleh kenyataan bahwa kemampuan berpikir siswa di indonesia berada pada tingkat rendah, terutama Siswa sulit menyusun langkah-langkah penyelesaian masalah, dan menjelaskan hasil-hasil pemikirannya, hal ini disebabkan kurangnya informasi yang diketahui siswa terkait menyusun argumen, dan cara mengkomunikasikan dan Guru selama ini dalam pembelajaran cenderung hanya pada pencapaian hasil belajar bukan pada proses. Hal ini ditunjukkan oleh studi TIMMSS 2011 (Studi Tren di Matematika dan Ilmu Study (TIMSS 2011) menunjukkan bahwa siswa Indonesia berada pada peringkat ke-38 dalam matematika dari 42 negara (Mullis et al. 2012) dan PISA 2012 (hasil PISA 2012 survei menemukan siswa Indonesia di posisi 64 dari 65 negara dalam keterampilan keaksaraan matematika (OECD, 2014) dan juga beberapa penelitian pendahuluan dan hasil-hasil penelitian di beberapa sekolah. Tujuan umum penelitian ini adalah mendesain model  pembelajaran matematika yang meningkatkan kemampuan berpikir kritis (kemampuan terkait menyusun argumen, dan cara mengkomunikasikan). Tujuan khusus penelitian ini adalah (1) mengkaji model pembelajaran matematika yang meningkatkan kemampuan berpikir kritis, menyusun indikator-indikator kemampuan berpikir kritis dan (2) menggali pendapat pakar/calon pengguna model pembelajaran yang dapat meningkatkan kemampuan bepikir kritis.Kata Kunci: Model Pembelajaran, Berpikir kritis, dan indikatorberpikir kritis

Romantisme Perempuan Muda Sasak dalam Antologi Puisi Eulogi

JURNAL SATWIKA Vol 2, No 1 (2018): April
Publisher : Cultural Institute University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (267.73 KB)

Abstract

Tujuan utama tulisan ini ialah menguraikan kombinasi pendekatan penelitian impresionistik, estetik, dan romantik sebagai metode yang memadai untuk menguraikan ideologi yang termuat di dalam sebuah antologi puisi. Metode estetik-romantik digunakan untuk mengeksplorasi bahasa-bahasa khas yang ditemukan dalam antologi Eulogi, yang jika dikaitkan dengan gagasan Shelley, Ingarden, dan Eagleton, optimalisasi bahasanya hanya bisa dinilai dari seberapa mampu puisi tersebut mendorong pembacanya berkontemplasi dengan menghadirkan bahasa yang indah. Hasil penelitian menunjukkan, Karwayu menulis puisi-puisi dalam antologi Eulogi bertujuan mengungkapkan perikehidupan rahasianya. Ungkapan rahasia kehidupan peribadi dengan bahasa yang indah tersebut, kian mudah dipahami berkat pengaturan urutan puisi oleh editor yang mudah menuntun pembaca untuk menemukan narasi pemberontakan jiwa perempuan Sasak dalam plot yang bergerak maju menuju akhir yang mengejutkan. Dari kelima puluh puisi yang terjalin kuat membangun romantisme perempuan Sasak, puisi-puisi tertentu bergerak pada level romantik yang lebih tinggi, yaitu pengungkapan prinsip-prinsip filosofis. Salah satu prinsip ideologis yang menonjol ialah pernyataan tegas Karwayu menolak segala upaya merusak perdamaian, apalagi jika dilakukan oleh pemuka agama dengan memanfaatkan mimbar di rumah ibadah. Mimbar dari seribu masjid di Pulau Lombok, menurutnya hal itu harus tetap dijaga agar menjadi sumber energi perdamaian di nusantara.

LOCAL WISDOM AND VALUE OF CHARACTER IN LEVEL OF AJI KRAMA AT SASAK WEDDING TRADITION

ISLLAC : Journal of Intensive Studies on Language, Literature, Art, and Culture Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : Jurusan Sastra Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (188.269 KB)

Abstract

The discourse of marriage tradition when viewed based on a theoretical point of view will result in a form of concepts, meanings, and functions. In this case, the discourse of the tradition in question is the discourse of the sorong serah aji krama tradition. The discourse of this tradition is found in the Lombok-Sasak area located in Jonggat Subdistrict, Central Lombok District, West Nusa Tenggara Province (NTB). The axes of aji krama contained in this area have levels ranging from the bottom of the so-called 33, 66, and 100. In this case, the study is to find the value contained in the level aji krama is also explained to the community that in the level of aji krama is not only limited to discourse or celebration in a mere cultural symbol, but contains the value of philosophical life. In this case, the method used in collecting data is an interview with a prominent traditional figure who knows the ins and outs of the tradition of handling the aji krama well. Thus, the data in this study is verbal aspect in the form of interviews related to the level of aji krama contained in the area. Data analysis in this case uses Hermeneutic’s Ricoeurs thinking framework that sees a text of three levels, namely semantic level, philosophical level, and level of existence. Based on the results of this study, thrust of aji krama as a tradition of marriage which also has aji aji krama level has a strong philosophical foundation. It can be seen from the level of aji 33 which shows an understanding of self, God, and all his power obtained through understanding the nature of Allah SWT. Aji 66 is a multilevel of understanding aji 33 approaching to the category of human being (rodiallah) and aji 100 is the highest category to the understanding of the nature of self and God and all forms of his power gained from a deep understanding of the 99 ulma asthma that leads to one form, that is Allah SWT. Thus, the understanding is a category of local wisdom that contains the value of character and is represented in the form of religious character.

ANALISIS TINGKAT KEBUTUHAN AIR BERSIH WILAYAH PERKOTAAN KOTA WANGI-WANGI KABUPATEN WAKATOBI

Sang Pencerah: Jurnal Ilmiah Universitas Muhammadiyah Buton Vol 3 No 2 (2017): Sang Pencerah: Jurnal Ilmiah Universitas Muhammadiyah Buton
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (215.846 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Tingkat Kebutuhan Air Bersih Wilayah Perkotaan Kota Wangi-Wangi Kabupaten Wakatobi. Hasil penelitian menunjukan bahwa kebutuhan air bersih daerah pelayanan Kota Wangi-Wangi Kabupaten Wakatobi tahun 2028 menurut jumlah penduduk sebesar 31,82 liter/detik, Kebutuhan air bersih menurut prediksi masing-masing jenis pelanggan adalah 15,48 liter/detik. Kekurangan debit pompa produksi yang dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan air bersih wilayah Kota Wangi-Wangi Kabupaten Wakatobi pada  tahun 2028 adalah sebesar 2,48 liter/detik.

KONSEP CROSS-GUARANTEE DALAM PROGRAM PENJAMINAN DAN KEMUNGKINAN PENERAPANNYA DI INDONESIA

Buletin Ekonomi Moneter dan Perbankan Vol 1 No 4 (1999): MARCH 1999
Publisher : Bank Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan ini mencoba mengetengahkan salah satu bentuk pikiran alternatif dalam program penjaminan yang dikenal dengan konsep Cross-Guarantee. Sangat berbeda dengan konsep-konsep lainnya dalam program penjaminan, konsep ini sangat progresif dalam hal mempercayakan penyelenggaraan penjaminan kepada mekanisme pasar dan meniadakan intervensi pemerintah, sehingga mengarah sepenuhnya pada swastanisasi baik penyelenggaraan penjaminan maupun pelaksanaan pengaturan dan pengawasan bank yang menyertainya.Sebagai suatu konsep yang ditujukan untuk mengatasi berbagai kelemahan deposit insurance scheme yang berlaku sekarang ini, maka konsep Cross-Guarantee menekankan pentingnya penggunaan pendekatan risk-sensitive analysis dalam penetapan besarnya premi. Konsep ini juga mengupayakan adanya perlakuan yang sama untuk bank-bank besar dan bank-bank kecil dalam memper-oleh penjaminan. Pendekatan Too-Big-To-Fail (TBTF) yang sejak beberapa waktu terakhir telah menimbulkan inkonsistensi dalam proses penjaminan diharapkan dapat dihilangkan oleh konsep ini.Apabila diterapkan sepenuhnya, konsep Cross-Guarantee juga akan mengakibatkan perubahan yang sangat mendasar terhadap seluruh pola dan praktek penjaminan dan pengawasan bank yang sudah dijalankan selama ini. Dengan merujuk pada ide yang dilontarkan Bert Ely tentang Cross- Guarantee, dalam tulisan ini akan didalami prinsip-prinsip dasar yang terkandung dalam konsep tersebut beserta pengaruhnya terhadap pola penjaminan dan pengawasan bank, sekaligus mempelajari kemungkinan penerapannya di Indonesia.

Penggunaan Tepung Rumput Laut Eucheuma cottonii pada Pembuatan Beras Analog dari Tepung Modified Cassava Flour (MOCAF)

Jurnal Pascapanen dan Bioteknologi Kelautan dan Perikanan Vol 9, No 1 (2014): Juni 2014
Publisher : Balai Besar Riset Pengolahan Produk dan Bioteknologi Kelautan dan Perikanan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (180.902 KB)

Abstract

Penelitian penggunaan tepung rumput laut Eucheuma cottoni pada pembuatan beras analog dari tepung modified cassava flour (mocaf) menggunakan teknologi granulasi telah dilakukan. Tepung rumput laut yang ditambahkan pada pembuatan beras analog adalah 0, 3, 5, dan 7% dari berat tepung mocaf. Beras analog yang dihasilkan diamati karakteristik mutunya yang meliputi rendemen, sensori, densitas kamba, derajat putih, komposisi proksimat, serat pangan, dan iodium. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan tepung rumput laut tidak berpengaruh terhadap densitas kamba dan komposisi proksimat beras analog tetapi berpengaruh pada derajat putih, rendemen, serat pangan, dan iodium. Berdasarkan uji kesukaan (hedonik), beras analog yang dibuat dari tepung mocaf dengan tepung rumput laut sebesar 5% lebih disukai panelis dibandingkan dengan perlakuan lain. Karakteristik beras analog yang dihasilkan memiliki rendemen 99%, densitas kamba 0,57 g/ml, derajat putih 17,70%, kadar air 8,76%, kadar abu 1,96%, kadar protein 0,86%, lemak 0,15%, serat pangan 49,76%, dan iodium 24,98 µg/g. Beras analog berbentuk silinder berukuran panjang 3–5 mm dan belum menyerupai bentuk beras.

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PENEMUAN TERBIMBING BERBANTUAN PROGRAM KOMPUTER-EXEL UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA POKOK BAHASAN TURUNAN FUNGSI KELAS XI IPA SMA AL-ULUM MEDAN

JPM : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 3, No 2 (2017): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (429.434 KB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar matematika siswa pada pokok bahasan turunan fungsi tentang menggambar grafik fungsi, berdasarkan hasil ulangan harian menunjukkan bahwa hanya 4 orang dari 32 orang siswa yang berhasil menggambar grafik fungsi dengan benar atau hanya 12,5% siswa yang mencapai ketuntasan minimal pembelajaran. Hasil refleksi pembelajaran yang dilakukan guru mengidentifikasikan bahwa masalah rendahnya hasil belajar siswa disebabkan oleh kurangnya pemahaman siswa terhadap konsep materi, kurangnya pemanfaatan media, pembelajaran hanya terpusat kepada siswa dan metode yang digunakan guru terlalu monoton. Tujuan penelitian tindakan ini adalah untuk meningkatkan keefektifan belajar sisiwa siswa dan meningkatkan hasil belajar siswa dalam belajar matematika pada pokok bahasan turunan fungsi tentang menggambar grafik fungsi melalui model pembelajaran penemuan terbimbing berbantuan komputer-excel di kelas XI IPA SMA Al-Ulum Medan. Subjek penelitian tindakan ini adalah siswa kelas XI IPA SMA Al-Ulum Medan yang berjumlah  32 orang yang terdiri dari 8 orang laki-laki dan 24 orang perempuan. Penelitian tindakan ini dilaksanakan dalam dua siklus. Kegiatan pada setiap siklus meliputi: perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Instrumen yang digunakan dalam penelitian tindakan ini adalah tes tertulis bentuk essay. Hasil belajar matematika siswa ditunjukan dengan presentase ketuntasan kelas pada siklus I mencapai 56,25 % dan pada siklus II mencapai 71,88%. Dari data tersebut, dapat disimpulkan bahwa hasil belajar matematika siswa pada pada pokok bahasan turunan fungsi melalui model pembelajaran penemuan terbimbing berbantuan komputer-excel di kelas XI IPA SMA Al-Ulum Medan meningkat.

Memotivasi Guru Dalam Meningkatkan Kinerja Mengajar di SMP Negeri 2 Siak Hulu

Diklat Review : Jurnal manajemen pendidikan dan pelatihan Vol 1 No 2 (2017)
Publisher : Komunitas Manajemen Kompetitif

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Motivation of a teacher is very supportive in efforts to improve student achievement and improve the quality of education of a school. Because if the teacher's motivation is low then the quality and quantity of education within a school organization is very difficult to be realized let alone to be improved. The facts in SMP N 2 Siak Hulu found the phenomenon of some teachers are less motivated in teaching students in school so that teachers are less passionate and less enthusiastic in teaching. Using school action research and analyzed by qualitative techniques obtained results provide motivation to teachers in teaching can improve teacher performance. Keywords: Teacher motivation, teacher performance