Articles

Found 14 Documents
Search

Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Question Student Have (QSH) untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Materi Pengukuran pada Siswa Kelas IV Aminudin, Aminudin
BRILIANT: Jurnal Riset dan Konseptual Vol 2, No 4 (2017): Volume 2 Nomor 4, November 2017
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (39.775 KB)

Abstract

Pelajaran matematika di kelas IV dari 30 siswa yang telah mengalami belajar tuntas baru 14 siswa (46,7%) sementara 16 siswa (53,3%) mendapat nilai di bawah Kriteria Ketuntasan Minimum (KKM) atau belum memenuhi belajar tuntas dengan nilai rata-rata 59,1. Padahal KKM yang telah ditentukan pada pelajaran matematika adalah 70. Untuk mengatasi hal tersebut salah satu alternatifnya adalah dengan memilih model pembelajaran yang tepat. Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk mengetahui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Question Student Have (QSH) dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran matematika materi operasi hitung perkalian dan pembagian pada kelas IV SDN Sukorejo 1 Kota Blitar.
Pemanfaatah Sampah Plastik Menjadi Kerajinan Tangan Guna Meningkatkan Kreatifitas Warga Sekitar Stie Ahmad Dahlan Jakarta Aminudin, Aminudin; Nurwati, Nurawti
Jurnal Abdimas BSI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 1 (2019): Februari 2019
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (590.793 KB)

Abstract

 Waste problems are problems that will not run out, because as long as they are alive they will always produce waste. Waste production is always directly proportional to the increase in population. The more population increases, the higher the waste produced. Garbage is often regarded as something that is annoying, dirty, smelly, difficult to decompose into soil, disrupts the eyes, disrupts health and even causes flooding. The objectives to be achieved from the training activities to provide skills and training in the use of plastic waste into handicraft art ranging from design, formation, sequencing, to finishing techniques for the PKK women in Cireundeu and Rempoa villages, South Tangerang City. The reason for choosing housewives in the local area as an object of training was because previously they were also some respondents in the research object Feasibility Study on Establishing a Waste Bank on the STIEAD Jakarta Campus and according to the results of interviews with participants obtained information that most of the participants were housewives. The method applied in this activity is training and direct practice. In this training were given several activities which included the presentation of material, and the practice of making plastic waste art works by instructors who were experienced in their fields. The output of community service activities in terms of art skills training to assemble plastic waste into more valuable work (money) is expected to be a skill.
Layanan Konseling Kelompok Solution Focused Brief Therapy (SFBT) Untuk Mengurangi Perilaku Cyber Bullying Pada Peserta Didik Kelas VIII-7 di SMPN-3 Palangka Raya Aminudin, Aminudin; Karyanti, Karyanti
Suluh: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 2 No 2 (2017): Suluh: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (348.37 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektifitas layanan konseling kelompok SFBT dalam mengurangi perilaku cyber bullying peserta didik kelas VIII-7 di SMPN-3 Palangka Raya. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 35 orang peserta didik. Jumlah sampel penelitian terdiri dari 8 orang peserta didik. Pengambilan sampel ditentukan dengan teknik Purposive Sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan skala perilaku cyber bullying. Metode yang digunakan adalah pre-eksperimen, teknik pengumpulan data menggunakan rumus Paired-Sample T Test atau lebih dikenal dengan Pre-Post Design adalah analisis dengan melibatkan dua pengukuran pada subjek yang sama terhadap suatu pengaruh atau perlakuan tertentu. Hasil uji Paired-Sample T Test, menunjukkan bahwa perilaku cyber bullying mengalami penurunan rata-rata awal 191.50 menjadi 115.50, dengan jumblah rata-rata penurunan sebesar 76. Artinya “Layanan Konseling Kelompok Solution Focused Brief Therapy (SFBT) dapat Menurunkan Perilaku Cyber Bullying pada Peserta Didik Kelas VIII-7 di SMPN-3 Palangka Raya Tahun Ajaran 2015/2016”. Hasil analisis menunjukan bahwa kedelapan peserta didik pada subjek penelitian mengalami penurunan tingkat perilaku cyber bullying sebelum dilakukan intervensi dan sesudah dilakukan intervensi.
3D Interaction in Augmented Reality Environment with Reprojection Improvement on Active and Passive Stereo Cahyono, Eko Budi; Nuryasin, Ilyas; Aminudin, Aminudin
IC-ITECHS Vol 1 (2014): Prosiding IC-ITECHS 2014
Publisher : IC-ITECHS

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1431.301 KB)

Abstract

This research proposes the three dimensional (3D) interaction on the augmented reality (AR) environment based on interposition. Interposition is captured from the intersection of reconstruction points. That points should be increased to generate accurate interposition. The optimal triangulation is used to increase the performance for reconstructing 3D. This method is applied to Logitech camera (passive stereo) and Kinect camera (active stereo) to analyze the result of reconstruction. Based on the calibration testing, optimal triangulation gives a significant deference accuration on both of Logitech and Kinect cameras. On the passive stereo, accurate interaction is generated by combining subpixel detection and the optimal triangulation algorithm, while on the active stereo, the accuration of depth image can be improved by just applying the optimal triangulation algorithm.
KONSEP DASAR DAKWAH AMINUDIN, AMINUDIN
Al-MUNZIR No 1 (2016): VOL.9. NO. 1 MEI 2016
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (411.748 KB)

Abstract

Agama Islam sebagai suatu ajaran tidaklah berarti manakala ia tidak diwujudkan dalam action amaliah. Ini merupakan aspek konsekuensial dari keberadaan Islam yang bukan semata-mata menyoroti satu sisi saja dari kehidupan manusia, melainkan menyoroti semua persoalan hidup manusia secara total dan universal. Beberapa landasan ayat Al-Qur’an dalam pembahasan, diantaranya QS. Al-Hjj: 67, QS. Fushilat: 33, QS. Para ulama telah menjelaskan bahwa dakwah itu hukumnya fardlu kifayah. Karena itu, apabila di suatu tempat sudah ada para da'i yang telah menegakkan dakwah, maka kewajiban dakwah bagi yang lain akan gugur dengan sendirinya. Jika di suatu tempat (daerah) membutuhkan dakwah secara kontinyu, maka dalam keadaan seperti ini dakwah menjadi fardlu kifayah, artinya apabila dakwah telah dilakukan oleh orang yang memiliki kemampuan dan keahlian, maka beban kewajiban itu akan gugur bagi yang lain. Kata Kunci: Dakwah, metode dakwah
Dakwah Zaman Now Aminudin, Aminudin
Al-MUNZIR No 1 (2018): Vol. 11 No.1 Mei 2018
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (646.11 KB)

Abstract

Berbicara dakwah zaman now, tentu tidak terlepas kaitannya dakwah pada zaman dahulu. Kita tentu tidak bisa memperbandingkan strategi, efektifitas, metode dakwah yang paling baik untuk kondisi saat ini kalau tidak ada pembanding dengan sebelumnya. Dakwah adalah kegiatan untuk mengajak atau menyeru kepada Sang Pencipta. Kegiatan dakwah sejak dahulu hingga kini sudah dilakukan. Metode dan strategi penyampaiannya juga berbeda-beda, hal ini tentu disesuaikan dengan zamannya. Adapun yang menjadi landasan  metode dakwah adalah QS. An-Nahl ayat 125. Dari zaman ke zaman tantangan dakwah semakin kompleks, hal ini pula membuat para pelaku dakwah selalu berusaha untuk mencari strategi dan metode yang tepat agar kegiatan dakwahnya bisa diterima oleh mad’unya. Begitu pula halnya, ketika melihat perkembangan dakwah zaman sekarang atau yang lazim dikenal zaman now, tentu ini menjadi tantangan yang tidak ringan bagi para pelaku dakwah untuk selalu berkreasi mencari formulasi dakwah yang sesuai dengan kondisi kekinian. Salah satu metode yang dianggap masih efektif untuk digunakan sebagai media dakwah adalah film. Betapa tidak bahwa film masih mempunyai daya tarik dan kekuatan yang dapat menghipnotis para penonton dalam waktu yang amat relatif singkat. Sekiranya kita mengajukan sejumlah pertanyaan kepada para penonton film tertentu akan karakter atau nilai yang terkandung dalam film tersebut, maka dalam hitungan detik mereka dengan cepat dapat menjelaskannya.Kata Kunci: Dakwah dan Zaman Now 
EFEKTIVITAS DAKWAH, TINJAUAN PSIKOLOGI KOMUNIKASI Aminudin, Aminudin
Al-MUNZIR No 2 (2015): VOL 8 NO.2 NOVEMBER 2015
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (275.526 KB)

Abstract

Komunikasi dan dakwah adalah dua hal yang tidak dapat dipisahkan atau satu sama lain saling terkait.  Keduanya merupakan disiplin ilmu yang berdiri sendiri, namun dalam praktik serta aplikasinya selalu terpadu antara satu dengan lainnya serta saling menunjang. Kenyataan menunjukkan bahwa banyak pesan dakwah tidak sampai kepada sasaran, karena da’i (komunikator) tidak mampu berkomunikasi secara efektif. Hal ini disebabkan karena ketidakmampuan menuangkan pesannya dalam bahasa yang baik dan benar. Seolah-olah dakwah yang disajikan kering, gersang dan hambar. Bahasanya tidak bergaya, mad’u (komunikan) tidak memahami apa yang disampaikannya, minat dan interest mad’u hilang dan komunikasi tidak terjalin.Persoalan komunikasi yang menjadi perhatian dalam hubungan antar manusia terutama dalam kaitannya dengan aktivitas dakwah adalah bagaimana komunikasi yang dilakukan dapat berlangsung secara efektif (berguna) terhadap mad’u. Komunikasi efektif mempunyai nuansa dan varian sesuai dengan kepentingan dan tujuannya. Walaupun pada prinsipnya tujuannya sama, yakni bagaimana pesan komunikasi yang disampaikan dapat diserap, dihayati, dan direspon oleh komunikan secara positif. Kata Kunci: Efektivitas dakwah, komunikasi.
DAKWAH DAN PROBLEMATIKANYA DALAM MASYARAKAT MODERN Aminudin, Aminudin
Al-MUNZIR No 1 (2015): VOL 8 NO.1 MEI 2015
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (556.041 KB)

Abstract

Dakwah amar ma'ruf nahi munkar secara praktis telah berlangsung sejak adanya interaksi antara Allah dengan hamba-Nya (periode Nabi Adam As), dan akan berakhir bersamaan dengan berakhimya kehidupan di dunia ini. Pada awalnya Allah mengajar Nabi Adam As nama-nama benda, Allah melarang Nabi Adam mendekati pohon dan Allah memerintahkan para malaikat sujud kepada Nabi Adam, semua Malaikat pada sujud kecuali Iblis. Manusia diciptakan oleh Allah sebagai khalifah di bumi. Adapun salah satu rujukan pembahasan ini adalah QS. Ali Imran ayat 110 dan QS. al-Nahl ayat 125.Berdakwah, beramar makruf dan bernahi munkar adalah salah satu fungsi strategis kekhalifahan manusia. Fungsi tersebut berjalan terus-menerus seiring dengan kompleksitas problematka kehidupan manusia dari zaman ke zaman. Dakwah tidak berada dalam sket masyarakat yang statis, tetapi berada dalam sket masyarakat yang dinamis dan tantangan dakwah yang semakin luas dan komplek. Oleh karena itu, peningkatan kualitas kompetensi muballigh harus secara terus menerus dilakukan secara efektif. Di samping itu, perlu adanya sebuah metode yang efektif untuk menjawab tantangan dakwah yang semakin hari semakin komplit, khususnya dalam masyarakat modern. Kata Kunci: Dakwah, problematika dan masyarakat modern
DAKWAH DAN PENGUATAN KELUARGA AMINUDIN, AMINUDIN
Al-MUNZIR No 2 (2017): VOL 10 NO.2 NOVEMBER 2017
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (651.367 KB)

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk menyajikan informasi tentang  “Dakwah dan Penguatan Keluarga” Dakwah adalah kegiatan mentranformasikan ajaran Islam ke dalam kehidupan individu, keluarga dan masyarakat, dalam arti membawa pola pikir, pola sikap dan pola perilaku yang berimitasi, tersugesti, teridentifikasi dan bersimpati kepada hal-hal yang lebih Islami. Dari aspek-aspek tersebut akan terbangun kredibilitas dan daya tarik yang empatik dan simpatik. Dakwah bertujuan untuk mewujudkan kebahagiaan dan kesejahteraan hidup di dunia dan di akhirat yang di ridhoi Allah SWT. Setiap keluarga selalu memimpikan keluarga yang sakinah, mawaddah wa rahmah. Untuk mewujudkan impian tersebut tidak serta merta akan terbangun begitu saja tanpa melakukan berbagai upaya. Upaya yang dimaksud diantaranya adalah melakukan pembinaan atau penguatan dalam sebuah keluarga khususnya dalam hal pembinaan agama yang baik. Jika dalam sebuah keluarga tidak ditanamkan pembinaan agama kepada keluarganya sejak dini dengan baik dan maksimal, maka kemungkinan-kemungkinan untuk terjebak melakukan perbuatan yang tidak sesuai dengan nilai-nilai ajaran Islam akan terbuka lebar. Oleh karena itu, menjadi tanggung jawab kepala keluarga untuk senantiasa memperhatikan pembinaanan dalam keluarganya agar kelak mendapatkan keselamatan dan kebahagian duni akhirat. Hal ini pula yang menjadi khas atau ciri orang yang beriman yakni bertanggung jawab terhadap keselamatan keluarga. Salah satu firman Allah yang relevan dengan pembahasan ini terdapat dalam Q.S At-Tahrim/66:6 Kata kunci: Dakwah dan Keluarga
MEDIA DAKWAH AMINUDIN, AMINUDIN
Al-MUNZIR No 2 (2016): VOL.9. NO. 2 NOVEMBER 2016
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (867.595 KB)

Abstract

Tulisan ini membahas tentang berbagai macam media yang bisa penyampai pesan-pesan dakwah kepada pendengarnya. Pesan-pesan dakwah dapat sampai kepada pendengarnya, dengan cara mengkolaborasikan berbagai media. Dakwah, tidak cukup hanya mengandalkan metode tradisional, seperti melalui ceramah-ceramah dan pengajian-pengajian yang masih menggunakan media komunikasi oral atau tutur. Penggunaan media-media komunikasi modern sesuai dengan tarap perkembangan daya pikir manusia harus dimanfaatkan sedemikian rupa, agar dakwah Islam lebih kena sasaran dan tidak out of date. Diantara media-media modern adalah media celuler. Proses dakwah terjadi karena adanya interaksi antara da’i (komunikator), penerima/pendengar, lingkungan dan sarana/media dakwah. Unsur-unsur tersebut merupakan sebuah sistem yang saling mempengaruhi dalam suatu aktivitas dakwah. Kata Kunci : Media, Dakwah