Hartomo, Sigit
Faculty of Pharmacy, Universitas Gadjah Mada

Published : 1 Documents
Articles

Found 1 Documents
Search

PERBANDINGAN INHIBISI BERBAGAI EKSTRAK TUMBUHAN DAN VITAMIN C PADA FOTODEGRADASI TIROSIN YANG DIINDUKSI KETOPROFEN DAN KANDUNGAN FENOLIK TOTALNYA Irianti, Tatang; Fakhrudin, Nanang; Efendi, Efendi; Hartomo, Sigit; Astuti, Siluh Putu Yuni; Kusumaningtyas, Ratih Anggar; Meiftasari, Argandita
Majalah Obat Tradisional Vol 21, No 3 (2016)
Publisher : Faculty of Pharmacy, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (597.886 KB) | DOI: 10.22146/tradmedj.17301

Abstract

Antioksidan mampu menghambat reaksi radikal bebas dan fotodegradasi tirosin dapat disebabkan oleh reaksi radikal. Antioksidan alami dari tumbuhan dapat dimanfaatkan sebagai inhibitornya dan saat ini meningkat dengan pesat penggunaannya. Uji inhibisi fotodegradasi dilakukan dengan menggunakan enam kelompok. Kelompok P1 berisi 2 mL tirosin 0,05 %. Kelompok P2 berisi 2 mL tirosin 0,05 %, 600 μL Rhetoflam (ketoprofen topical) 1 %. Kelompok P3 berisi 2mL tirosin 0,05 %, 600 μL Rhetoflam 1 %, 100 μL ekstrak air daun teh 0,15 %. Kelompok P4 berisi 2 mL tirosin 0,05 %, 600 μL Rhetoflam 1 %, 100 μL ekstrak air buah mahkota dewa 0,15 %. Kelompok P5 berisi 2 mL tirosin 0,05 %, 600 μL Rhetoflam 1 %, 100 μL ekstrak etanol temu kunci 0,15 %. Kelompok P6 berisi 2 mL tirosin 0,05 %, 600 μL Rhetoflam 1 %, 100 μL vitamin C 0,15 %. Setiap kelompok ditambahkan akuades hingga 5,0 mL dan dipejani sinar lampu merkuri selama empat jam. Setelah pemajanan, dilakukan pengukuran kadar tirosin sisa menggunakan metode spektrofotometri visibel. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji ANOVA dengan tingkat kepercayaan 95 %. Analisis dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Jujur. Uji penentuan kadar fenolik total dilakukan menggunakan metode Follin-Ciocalteu. Hasil pengukuran diintrapolasikan ke dalam kurva baku asam galat. Hasil uji fotodegradasi menunjukkan bahwa ekstrak air daun teh, ekstrak air buah mahkota dewa, dan ekstrak etanol rimpang temu kunci dengan kandungan fenolik total 29,64 ± 0,86 %; 8,29 % 0,27 %; dan 7,11 % 0,15 % ekivalen asam galat (EAG) mampu menghambat secara fotodegradsi tirosin dengan aktivitas inhibisi 4,03; 1,58; dan 2,09 kali lebih besar dibanding vitamin C pada kadar sama yaitu 0,15 %.