Articles

Found 8 Documents
Search

PERTUMBUHAN DAN HASIL BEBERAPA VARIETAS CABAI MERAH PADA MEDIA TUMBUH YANG BERBEDA

Jurnal Floratek Vol 6, No 1 (2011)
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (294.41 KB)

Abstract

The study was aimed at determining appropriate varieties and growing media on growth and yield of red peppers as well as interactions between the two factors mentioned. The experimental design used was a completely randomized design (CRD) 3 x 3 with three replications. Factors studied were red pepper varieties (TM 999, ST 168 and local), and growing media (soil + sand, soil + manure, and soil + husk) with a ratio of 2:1. The results showed that varieties exerted highly significant effects on plant height at 15 days after transplanting (DAT) and fruit weight per plant at first harvest 90 DAT and a significant effect on number of fruits per plant at first harvest 90 DAT. Varieties of TM 999 and ST 168 were better than that of local. Growing media also exerted highly significant effects on plant height at 45 DAT, number of productive branches, number of fruits per plant at first harvest (90 DAT) and fruit weight per plant at first harvest (90 DAT), and significant effects on plant height at 15 and 30 DAT, number of fruits per plant at second harvest (93 DAT), and weight of fruit per plant at third harvest (96 DAT). The best growing medium was soil + sand. There was no significant interaction between varieties and growing media on growth and yield of red chili.

Jernang Etnobotani Jernang Masyarakat Pedalaman Bireun

Biota Vol 11 No 2 (2018)
Publisher : UIN Mataram

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1029.76 KB)

Abstract

Jernang is one of the wild trees that are from the family of rattan with the genus of Daemonorops. The objective of this research is to know the availability, user, harvest, and conservation of the Jernang as well as the barrier faced by the jernang hunters, jernang harvest, and jernang conservation. This study is the done using descriptive research methodology. Respondents were chosen by purposive sampling. They were chosen with special considerations such as they must be the jernang hunters or the people who well understand the jernang. The data were collected through interview and participant observation and then analyzed descriptively. The research findings showed that the respondents still hunted the jernang in the forest and they sold to the buyers in their villages. Jernang fruits were processed by extracting them to get their substances. The conservation efforts have many threats due to the expansion of the palm plantation. The lack of people knowledge of good jernang for the seed is also one of the barriers of conservation.

HUBUNGAN PENGETAHUAN GIZI DENGAN POLA MAKAN ANAK BALITA DI GAMPONG BUNG RAYA KECAMATAN MONTASIK KABUPATEN ACEH BESAR

Jurnal Biology Education Vol 4, No 1 (2015): Biology Education
Publisher : Jurnal Biology Education

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (130.172 KB)

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang “Hubungan Pengetahuan Gizi Dengan Pola Makan Anak Balita di Gampong Bung Raya Kecamatan Montasik Kabupaten Aceh Besar pada tanggal 30 juli s/d 2 Juni 2014. Salah satu pengetahuan yang perlu dikaji secara akademis dalam ilmu kesehatan adalah Ilmu gizi atau nutrisi. Dalam kenyataannya pengetahuan dan pemahaman tentang gizi sangat baik untuk diketahui karena fungsi utama dari gizi adalah untuk memberikan energi bagi aktivitas tubuh, membentuk struktur kerangka dan jaringan tubuh. Rumusan permasalahan dalam penilitian ini adalah apakah ada hubungan pengetahuan gizi dengan pola makan anak balita, penelitian ini bertujuan agar khalayak dapat mengetahui tentang hubungan pola makan terjadap gizi anak balita. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu yang mempunyai balita di Gampong Bung Raya Kecamatan Montasik Kabupaten Aceh Besar berjumlah 50 ibu. Sedangkan yang menjadi sampel adalah ibu-bu yang memiliki anak balita. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptis kwantitatif dengan menggunakan instrument penelitian seperti pertanyaan untuk wawancara serta angket. Hasil penetilitian yang diperoleh adalah t = 1,872 jika dikonsultasikan dengan ttabel dengan dk (n-2) = 48, pada α = 0,05 diperoleh ttabel = 1.67722 Maka thitung lebih besar Dari ttabel (1,872 > 1.67722). Jadi disini menunjukan tidak terjadi korelasi atau pengaruh antara variabel dependent (pola makan) terhadap variabel independent (pengetahuan gizi) yang singifikan.Kata kunci : gizi, pola makan dan nutrisi

Keterampilan Proses Sains Berbasis Inquiry Pada Praktikum Botani Tumbuhan Rendah Pada Calon Guru Pendidikan Biologi FKIP Pendidikan Biologi Universitas Serambi Mekkah

Jurnal Biology Education Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Biology Education
Publisher : Jurnal Biology Education

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (565.977 KB)

Abstract

Pendekatan inquiry merupakan kegiatan merumuskan masalah, mengumpulkan data, membuat hipotesis, melakukan percobaan, menjelaskan konsep yang terkait materi, dan menganalisis hasiltemuan. Pendekatan inuiry ini diintegrastikan dengan ketrampilan proses sains calon guru biologi universitas serambi mekkah sehingga sesuai dengan kompetensi lulusan calon guru pendidikan biologi FKIP pendidikan biologi universitas serambi mekkah. Dengan demikian, praktikum Botani Tumbuhan Rendah yang dilakukan akan lebih bermakna dan mengena bagi calon guru pendidikan biologi FKIP pendidikan biologi universitas serambi mekkah. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi keterampilan proses sains melalui perkuliahan praktikum Botani Tumbuhan Rendah berbasis inquiry. Penelitian ini menggunakan metode action riset. Dan teknik pengumpulan data melalui angket, lebar observasi dan wawancara. Berdasarkan hasil penelitian dihasilkan perbedan yang mencolok antara sesi praktikum dengan pendekatan inquiry dengan praktikum konvensional. Pendekatan inquiry mampu menghantarkan calon guru universitas serambi mekkah menyajikan percobaan lebih bersifat eksploratif. Calon guru dituntut untuk mendesain kegiatan praktikum berdasarkan kasus-kasus yang diberikan kepada mereka. Kasus yang diberikan terkait dengan permasalahan-permasalahan yang terintegrasi dengan keterampilan proses sains. penggunaan pendekatan inquiry mampu menggeser keterampilan proses sanis oleh calon guru pendidikan biologi FKIP pendidikan biologi universitas serambi mekkah. Calon guru mampu menghasilkan desain praktikum, mampu megembangkan desain praktikum tersebut menjadi lebih bermanfaat dan bermakna. Respon calon guru sangat baik dan motivasi belajar calon guru terjadi peningkatan.

Pengelolaan Sampah Organik menjadi Gas Metana

Serambi Saintia : Jurnal Sains dan Aplikasi Vol 5, No 1 (2017): Serambi Saintia
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (363.153 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Pengelolaan sampah organik menjadi gas metana sebagai gas alternatif (biogas) yang digunakan oleh masyarakat di TPA Gampong Jawa, (2) Cara penyaluran gas metana sebagai gas alternatif (Biogas) yang dilakukan oleh pengelola TPA Gampong Jawa. Penelitian dilakukan pada tanggal 17 sampai 25 Oktober 2016. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) yang bersifat kualitatif serta menggunakan pendekatan deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Sampah organik yang ada di TPA (Tempat Pembuangan Akhir) Gampong Jawa Kecamatana Kutaraja Banda Aceh ini dilakukan secara teknik dengan mengikuti proses instalasi pipa sesuai dengan standarisasi yang ada serta diikuti dengan berbagai macam eksperimen sehingga gas tersebut dapat didistribusikan ke masyarakat sebagai gas alternatif (biogas), (2) Sistem penyaluran dilakukan dengan cara pemasangan pipa yang telah disambungkan ke tempat penampungan gas (tandon) yang dibangun ditengah-tengah lingkungan masyarakat dan dari tandon itulah masyarakat dapat menggunakan gas tersebut sebagai gas alternatif (biogas). Kata Kunci : Sampah Organik, Gas Metana

Buah Lindur (Bruguera gymnorrhyza) sebagai Makanan

Serambi Saintia : Jurnal Sains dan Aplikasi Vol 5, No 2 (2017): Serambi Saintia
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (30.917 KB)

Abstract

Mangrove merupakan suatu ekosistem hutan yang terdapat di daerah tergenang dan bermanfaat baik secara ekologis maupun secara ekonomis. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui pemanfaatan buah mangrove oleh masyarakat Desa Langi Kecamatan Alafan Kabupaten Simeulu. Penelitian dilakukan menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian diskriptif. Objek penelitian adalah masyarakat Desa Langi Kecamatan Alafan Kabupaten Simeulu. Sampel diambil 25 orang masyarakat yang sering memanfaatkan tanaman Lindur sebagai bahan makanan. Data diperoleh dengan teknik wawancara. Data diolah dengan menguraikan jawaban-jawaban responden. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa masyarakat Desa Langi Kecamatan Alafan sering memanfaatkan buah lindur sebagai sumber pangannya. Buah Lindur yang diperoleh diolah dengan cara: a. Pemilihan buah, b. Perebusan yang dicampur dengan abu dapur dan arang, c. Pencucian, d. Pengupasan kulit luar, e. Perendaman, dan f. Penumbukan hingga dapat di kosumsi. Kata Kunci: Lindur, Pengolahan.

PENGARUH SOSIALISASI PENGELOLAAN SAMPAH MASYARAKAT TERHADAP PERILAKU MEMBUANG SAMPAH KE SUNGAI DI DESA MIDEUN GEUDONG KECAMATAN SAMALANGA KABUPATEN BIREUN

Serambi Saintia : Jurnal Sains dan Aplikasi Vol 4, No 1 (2016): Serambi Saintia
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (130.807 KB)

Abstract

Penelitian ini berjudul Pengaruh Sosialisasi Pengelolaan Sampah Masyarakat terhadap Perilaku Membuang Sampah ke Sungai di Desa Mideun Geudong Kecamatan Samalanga Kabupaten Bireun. Latar belakang masalah dalam penelitian ini kebanyakan masyarakat yang seenaknya membuang sampah ke sungai sehingga banyak sampah yang menumpuk disungai dan tercium bau yang tidak sedap serta perairan sungai tersumbat. Permasalahan dalam penelitian ini adalah Apakah ada Pengaruh Sosialisasi Pengelolaan Sampah masyarakat terhadap perilaku membuang sampah ke sungai di Desa Mideun Geudong Kecamatan Samlanga Kabupaten Bireun dan Bagaimana Pengaruh Sosialisasi Pengelolaan Sampah masyarakat terhadap perilaku membuang Sampah ke sungai di Desa Mideun Geudong Kecamatan Samalanga Kabupaten Bireun. Tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh sosialisasi sebelum dan sesudah dalam perilaku masyarakat membuang sampah ke sungai di Desa Mideun Geudong Kecamatan Samalanga Kabupaten Bireun. Populasi penelitian adalah seluruh kepala keluarga yang berjumlah 50 % dari 115 KK, yang dijadikan sampel penelitian sebanyak 56 orang kepala keluarga. Instrument Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, sosialisasi dan angket. Selanjutnya, pengolahan data yang diperoleh dianalisis dengan Uji-t. Hasil penelitian dan analisis data menunjukkan peningkatan pengetahuan dan kesadaran masyarakat dalam perilaku membuang sampah kesungai di Desa Mideun Geudong Kecamatan Samalanga Kabupaten Bireun. ( = 10,116 > = 2,004). Berarti ada pengaruh sosialisasi yang diberikan karena ada perbedaan nyata antara sebelum dan sesudah. Dengan demikian hipotesis Ha yang nyata menyatakan terdapat pengaruh sosialisasi antara sebelum dan sesudahnya dapat diterima. Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu terjadi perubahan positif terhadap penelitian yang diberikan kepada masyarakat mideun geudong kecamatan samalanga kabupaten bireun. Kata Kunci: Sosialisasi, Pengelolaan Sampah, Perilaku Masyarakat, Sungai

PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN INQUIRI TERBIMBING TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA KONSEP SISTEM EKSKRESI PADA MANUSIA DI SMP NEGERI 2 KOTA BANDA ACEH

Bioilmi: Jurnal Pendidikan Vol 5 No 1 (2019): Bioilmi: Jurnal Pendidikan
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to find out the use of the Guided Inquiry learning model in improving student learning outcomes on the concept of excretion systems in humans in Banda Aceh City 2 Middle School. Data processing method is done by validity test, reliability test, normality test, homogeneity test and followed by t-test. The results of the study show that there is a difference between the application of a guided inquiry model and conventional methods towards student learning outcomes in the concept of excretion systems in humans. The acquisition of the difference value (gain) in the experimental class is 14.24 with an N-gain value of 0.44 and the control class is 5.42 with an N-gain value of 0.27. The results of the t-test obtained by the value of tcount of 2.14 and t table 1.68023 so that t-count> t-table. the average activity of students during learning has been done well, where activities carried out by students in the category of less (7.14%), good category (57.14%) and in the category is very good (35.72%). So the results of this study can be concluded that the application of the guided inquiry learning model influences the improvement of student learning outcomes in the concept of excretion systems in humans in class VIII of SMP Negeri 2 Kota Banda Aceh.