Articles

Found 4 Documents
Search

KINERJA KOMISI PENGAWAS PUPUK DAN PESTISIDA (KP3) DALAM PENDISTRIBUSIAN PUPUK DAN PESTISIDA DI KABUPATEN PINRANG Aslina, Aslina; Kadir, Abdul; Saleh, Djuliati
Kolaborasi : Jurnal Administrasi Publik Vol 2, No 2 (2016): Agustus 2016
Publisher : Department of Public Administration, Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (374.479 KB) | DOI: 10.26618/kjap.v2i2.874

Abstract

This research was conducted to know the performance of the supervisor commission of fertilizers and pesticides in Pinrang Regency and to know the supporting faktor factor and inhibiting factor (KP3) in distributing fertelizers and pestecides. This research was held for two months. The type of research that used was descriptive qualitative with phenomenology type. The number of informant that chosen were nine people wits data collection techniques were interview, observation and documentation. The finding showed that the performance (KP3) Ii distributing fertezers and pestecides was good based on research of indicators of quality, quantity, timeliness, and efectivity. The supporting factor was a good organizational structure and inhibiting factor was the lack of facilities and infrastrure. Keywords : Performance, Supervisor Commission of  Fertalizer and Pestecider (KP3)  Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kinerja komisi pengawas pupuk dan pestisida (KP3) dalam pendistribusian pupuk dan pestisida di Kabupaten Pinrang dan untuk mengetahui faktor pendukung dan faktor penghambat KP3 dalam pendistribusian pupuk dan pestisida. Penelitian ini dilaksanakan selama dua bulan. Adapun jenis penelitian yaitu deskriptif kualitatif dengan tipe penelitian fenomenologi. Informan yang dipilih berjumlah 9 orang dengan teknik pengumpulan data yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja (KP3) dalam pendistribusian pupuk dan pestisida sudah baik berdasarkan penilaian terhadap indikator kualitas, kuantitas, ketepatan waktu dan efektivitas. Faktor pendukung yaitu adanya struktur organisasi yang baik dan faktor penghambat adalah  masih kurangnya sarana dan prasarana. Kata kunci : Kinerja, Komisi Pengawas Pupuk dan Pestisida (KP3) 
GAMBARAN GANGGUAN SIKLUS MENSTRUASI DITINJAU DARI GIZI DAN DISMENORE PADA MAHASISWI AKBID INTERNASIONAL PEKANBARU Berliana, Berliana; Aslina, Aslina
SCIENTIA JOURNAL Vol 2 No 2 (2013): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : SCIENTIA JOURNAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Status gizi remaja wanita sangat mempengaruhi terjadinya menarke. Secara psikologis wanita remajayang pertama sekali mengalami haid akan mengeluh rasa nyeri kurang nyaman, dan mengeluhperutnya terasa begah. Tetapi pada beberapa remaja keluhan-keluhan tersebut tidak dirasakan, halini dipengaruhi oleh nutrisi yang adekuat yang biasa dikonsumsi. Tujuan penelitian ini adalah untukmengetahui Gambaran gangguan siklus menstruasi yang ditinjau dari gizi dan dismenorepadamahasiswi tingkat II dan III Akbid Internasional Pekanbaru Tahun 2012. Penelitian ini menggunakanjenis penelitian, kuantitatif dengan desain penelitian deskriptif. Dan menggunakan pendekatan crosssectional. Jumlah sampel yang diteliti sebanyak 66 orang. Alat ukur yang digunakan kuisioner . HasilPenelitian didapatkan mahasiswi dengan gizi underweight sebagai penyebab tidak teraturnya siklusmenstruasi sebanyak 26 orang dan berdasarkan dsymenorhea sebagai penyebab tidak teraturnyasiklus menstruasi sebanyak 43 orang. Diharapkan kepada mahasiswi dapat meningkatkan asupangizi, karena asupan gizi berperan penting dalam proses menstruasi.
HUBUNGAN STATUS GIZI TERHADAP KEJADIAN INFEKSI SALURAN PERNAPASAN AKUT (ISPA) PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PAYUNG SEKAKI KOTA PEKANBARU TAHUN 2018 Aslina, Aslina; Suryani, Indah
Ensiklopedia of Journal Vol 1, No 1 (2018): Vol 1 No 1 Edisi 2 Oktober 2018
Publisher : Ensiklopedia of Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/eoj.v1i1.47

Abstract

Acute respiratory infections (ISPA) are acute infectious diseases that attack one or more of the respiratory tract from the nose to the lung sac (alveoli) including adnexa tissue such as sinuses/cavity around the nose, middle ear and pleural cavity. One of the factors that influence the incidence of ISPA in children under five is nutritional status. Toddlers with less nutrition will be more susceptible to ISPA even attacks longer than normal child nutrition because of less endurance. The purpose of this study was to determine the relationship of nutritional status to the incidence of acute respiratory infections in infants in the working area of Puskesmas Payung Sekaki Kota Pekanbaru 2018. The reasearch uses quantitative analytic research type, with cross sectional design using questionnaire as a measuring tool as well as sampling in quota sampling. The results of this study indicate that children under five nutritional status with the incidence of acute respiratory infections of 73,2% p value 0,001 OR 4,463(95% CI :1,868-10,663) means there is a relationship between nutritional status of the incidence of ISPA in infants. This research suggestion is expected for parents to provide nutritious food to avoid ARI disease.
PERILAKU REMAJA TERKAIT GIZI SEIMBANG DI SMU NEGERI 6 PEKANBARU TAHUN 2016 Aslina, Aslina
Ensiklopedia of Journal Vol 1, No 4 (2019): Volume 1 No.4 Edisi 2 Juli 2019
Publisher : Ensiklopedia of Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/eoj.v1i4.202

Abstract

Gizi seimbang adalah susunan pangan sehari-hari yang mengandung zat gizi dalam jenis dan jumlah yang sesuai dengan kebutuhan tubuh, dengan memperhatikan prinsip keanekaragaman pangan, aktivitas fisik, perilaku hidup bersih dan memantau berat badan normal untuk mencegah masalah gizi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran perilaku remaja tentang gizi seimbang di SMA Negeri 6 Pekanbaru tahun 2016. Jenis penelitian ini bersifat kuantitatif, dengan desain deskriptif menggunakan data primer di peroleh dari kuisioner. Jumlah responden sebanyak 69 responden. Dengan teknik Stratified Propotionate Random Sampling. Data yang diperoleh dengan cara univariat disajikan dalam tabel distribusi frekuensi. Pengolahan data dengan editing, coding, dan tabulating. Hasil penelitian yang diperoleh dari pengetahuan remaja bahwa mayoritas memiliki pengetahuan rendah sebanyak (50,8%) 35 responden, mayoritas memiliki sifat negatif sebanyak (52,1%) 36 responden dan mayoritas yang tidak melakukan gizi seimbang sebanyak (92,75) 64 responden. Bagi respoden di harapkan dapat mengetahui informasi tentang gizi seimbang untuk dirinya sendiri atau sekitar lingkungannya sehingga bisa menerapkan sebagai perpanjangan tangan petugas kesehatan dan bisa memberikan pengetahuan tentang menerapkan gizi seimbang.