Diana, Farah
Universitas Malikussaleh

Published : 2 Documents
Articles

Found 2 Documents
Search

Model pengelolaan sumber daya ikan berbasis karakteristik potensi Perairan Aceh Barat (Study kasus: hasil tangkapan per unit upaya (CPUE) di Perairan Meulaboh) Diana, Farah; Rizal, Muhammad
Acta Aquatica: Aquatic Sciences Journal Acta Aquatica: Aquatic Sciences Journal, Vol. 2: No. 1 (April, 2015)
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/aa.v2i1.349

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah 1) menentukan jenis ikan unggulan; 2) menghitung potensi ikan unggulan dan 3) menyusun model pengelolaan sumberdaya Ikan Berbasis Karakteristik Potensi Perairan Aceh Barat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini untuk menentukan jenis komoditi ikan unggulan dilakukan dengan metode skoring dan  kajian stok sumberdaya ikan dengan menggunakan model produksi surplus adalah untuk menentukan tingkat upaya optimum, serta pengelolaan sumberdaya ikan berbasis potensi perairan Kabupaten Aceh Barat menggunakan metode Interpretative structural modeling (ISM). Berdasarkan hasil analisis CPUE (cact per unit effort) ikan di Kabupaten Aceh Barat menunjukkan bahwa hubungan antara Effort dan CPUE diperlihatkan pada persamaan linier Y = 20,65-0,243x. Intercept persamaan adalah 20,65 sedangkan slope -0,243. Ini berarti bahwa jika X=0 atau dengan kata lain tidak ada penambahan upaya maka CPUE akan bertahan pada angka 20,65 ton/effort standar. Kemiringan persamaan regresi adalah sebesar -0,243 artinya jika effort terus ditambah tanpa memperhatikan MSY maka akan terjadi penurunan CPUE sebesar 0,243 ton/ effort standar ikan. Oleh sebab itu semua pihak yang terkait dengan pengelolaan perikanan berbasis karakteristik wilayah perlu memperhatikan sumberdaya ikan dengan efisien sehingga akan tetap terjaga keberlanjutan sumberdaya.The aims of this research are 1) to determine the fish featured; 2) to calculate the fish featured and 3) to develop the fisheries resources management model based on the potential characteristic of West Aceh waters. The method used in this study for determining the commodity of fish featured carried out with the scoring method and the fish stock assessment by using a surplus production model for determining the optimum level of effort, as well as the fish resources management based on potential of West Aceh waters using Interpretative structural modeling (ISM). Based on the CPUE analysis (Catch Per Unit Effort) in West Aceh shows that the relationship between Effort and CPUE shown in the linear equation Y = 20,65-0,243x. Intercept equation is 20.65 while the slope -0.243. This means that if X = 0, or in other words no additional effort will then CPUE stands at 20.65 ton/standard effort. The slope of the regression equation is -0.243 means that if the effort continues without regard to MSY then there will be a decline in CPUE on 0,243 ton/effort fish standard. Therefore, all stakeholders that related to the fisheries management based on the characteristics of a region needs to pay attention to the fish resources efficiently so that the resources will remain sustainable. 
Kajian Yuridis Pelaksanaan Penghapusan Jaminan Fidusia Secara Elektronik Diana, Farah; Rasyid, M. Nur; Azhari, Azhari
Syiah Kuala Law Journal Vol 1, No 2: Agustus 2017
Publisher : Magister Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (261.453 KB) | DOI: 10.24815/sklj.v1i2.8472

Abstract

Pendaftaran jaminan fidusia seharusnya diakhiri dengan penghapusan jaminan fidusia. Hal ini berguna untuk mengembalikan hak pemberi jaminan fidusia atas obyek jaminan fidusia yang sebelumnya diserahkan secara kepercayaan kepada penerima jaminan fidusia. Kurang tegasnya pengaturan mengenai penghapusan jaminan fidusia berakibat penerima fidusia akan lebih memilih tidak melakukan penghapusan jaminan fidusia. Dengan demikian, pihak yang dirugikan adalah debitor sebagai pemberi fidusia. Perusahaan pembiayaan konsumen sebagai kreditor disarankan memahami betul tentang pentingnya penghapusan jaminan fidusia sehingga pihak debitor tidak merasa dirugikan oleh pihak kreditor dengan tidak dihapuskannya jaminan fidusia tersebut.  Kepada Kanwil Hukum dan Hak Asasi Manusia disarankan agar untuk segera melakukan penyempurnaan terhadap produk hukum yang berkaitan dengan jaminan fidusia. Dalam produk hukum selanjutnya diharapkan benar-benar dapat memberikan perlindungan dan kepastian hukum bagi semua pihak yang terkait dengan jaminan fidusia. Perbaikan tersebut harus memuat aturan yang tegas dengan mencantumkan sanksi bagi penerima fidusia yang tidak melakukan penghapusan jamina fidusia.The registration of fiduciary warrants that should be terminated by the abolition of fiduciary. It is useful to return the right of fiduciary warrant providers over the object of fiduciary warrants that is handed over be based on trust to the fiduciary recipients. Lacking of law enforcement in regard with abolishing the fiduciary warrant has caused the recipient of fiduciary prefers to abolish it. Therefore, parties having lost are debtors as the fiduciary providers. It is recommended that the customers as the creditors should fully understand the importance of fiduciary warrant abolition hence the debtors are not feeling to get loss by the creditors by not being abolishing the fiduciary warrant abolition. The Regional Office of Law and Human Rights should be soon revised towards the legal productsin relation to fiduciary warrant. In relation to legal products it should be then seriously protecting and providing legal certainty for all parties in relation to fiduciary warrant. The revision should be revised by inserting law that is explicitly stating sanction for the fiduciary recipients who are not abolishing the fiduciary.