Radia, Elvira Hoesein
KALAM CENDEKIA PGSD KEBUMEN

Published : 4 Documents
Articles

Found 4 Documents
Search

PENINGKATAN HASIL BELAJAR IPA DENGAN MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING BAGI SISWA KELAS IV SDN TINGKIR LOR 2 TAHUN AJARAN 2017/2018

KALAM CENDEKIA PGSD KEBUMEN Vol 6, No 3.1 (2018): KALAM CENDEKIA PGSD KEBUMEN (EDISI KHUSUS)
Publisher : KALAM CENDEKIA PGSD KEBUMEN

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (392.825 KB)

Abstract

AbstractThis study aims to improve the learning outcomes of natural sciences  through Discovery Learning model in the fourth grade students on  Tingkir Lor 02 Salatiga State Elementary Schools. This type of research is a Classroom Action Research with two cycles. Both cycles consist of three meetings. The subjects of the study were the fourth grade students. The initial condition showed that the score was 62,15 with the total number of students who passed were only 8 students and the number of students who hasn’t passed were 17 students. At the first cycle of natural sciences learning the outcomes increased to become 74. It means the percentage of completeness reached 76%. At the second cycle the average of student’s learning outcomes increased again to become 80,32. Showed that percentage of completeness reached 88%, thus it can be concluded that the Discovery Learning model can improve student learning outcomes.Keywords: Discovery Learning Model, Science Learning Outcomes AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar IPA menggunakan model pembelajaran Discovery Learning pada siswa kelas IV di SD Negeri Tingkir Lor 02. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan dua siklus. Siklus I dan II terdiri dari tiga kali pertemuan. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV. Pada kondisi awal nilai rata-rata  adalah 66,12 dengan jumlah siswa tuntas sebanyak 8 siswa dan jumlah siswa tidak tuntas sebanyak 17 siswa. Pada siklus I rata-rata hasil belajar IPA  meningkat menjadi 74  dan pada siklus II rata-rata hasil belajar siswa meningkat lagi menjadi 80,32. Presentase ketuntasan hasil belajar siswa juga mengalami peningkatan. Pada siklus I presentase ketuntasan mencapai 76% dan pada siklus II presentase ketuntasan mencapai 88%, dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Discovery Learning dapat meningkatkan hasil belajar. Kata kunci: Model Pembelajaran Discovery Learning, Hasil Belajar IPA.

UPAYA PENINGKATAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA POKOK BAHASAN PECAHAN MELALUI PEMBELAJARAN THINK PAIR SHARE SISWA KELAS V SD N UJUNG-UJUNG 03 TAHUN 2017/2018

KALAM CENDEKIA PGSD KEBUMEN Vol 6, No 5.1 (2018): KALAM CENDEKIA PGSD KEBUMEN (EDISI KHUSUS)
Publisher : KALAM CENDEKIA PGSD KEBUMEN

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (259.479 KB)

Abstract

Abstract The purpose of this research is to improve student’s mathematic learning outcomes by implementing Think Pair Share as a learning model. The Type of this research is Classroom Action Research (CAR). Technique of data collection is observation and test result learn. The subjects of the study were students of grade V SD N Ujung-ujung 03 which amounted to 20 students Data collection tools were observation sheets, test questions then analyzed with quantitative descriptive data. The results showed an increase in the percentage of cognitive, affective and psychomotor learning outcomes of learners. In cycle I is there are 13 students with an average of 75.50. In the second cycle, there are 17 students succeded to get 84.52. Student’s activity is also increased from 88% in cycle I, and increased to 100% in cycle II, as well as teacher’s activity. The percentage of 90% in cycle 1 increase to 100% in cycle II. It is suggested that teachers should use Think Pair Share learning models to organize active learning.  Keywords: Think Pair Share, Learning Outcomes, Mathematics AbstrakPenelitian ini dilatar belakangi oleh aktivitas dan hasil belajar peserta didik yang masih rendah di salah satu SD Negeri Kecamatan Pabelan pada mata pelajaran matematika. Tujuan penelitian untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran matematika menerapkan model pembelajaran Think Pair Share. Jenis penelitian menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Teknik pengumpulan data yaitu observasi dan tes hasil belajar. Subjek penelitian adalah siswa kelas V SD N Ujung-ujung 3 yang berjumlah 20 siswa. Alat pengumpulan data menggunakan lembar observasi, soal-soal tes kemudian dianalisis dengan data deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan persentase hasil belajar kognitif, afektif  dan psikomotor peserta didik yang mencapai KKM pada siklus I meningkat dari 7  menjadi 13 peserta didik dengan rata-rata 75.50. Pada siklus II peserta didik yang mencapai KKM mencapai 17 orang dengan rata-rata 84.52. Aktivitas peserta didik juga mengalami peningkatan dari 88% disiklus I meningkat menjadi 100% pada siklus II. begitu juga dengan aktivitas guru. Pada siklus I menunjukan presentase 90% meningkat menjadi 100% pada siklus II.  Guru sebaiknya menggunakan model pembelajaran Think Pair Share untuk menyelenggarakan pembelajaran yang aktif.Kata kunci : Think Pair Share, Hasil Belajar, Matematika

PENERAPAN MODEL GROUP INVESTIGATION BERBANTUAN MEDIA VIDEO UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS KELAS IV SD

KALAM CENDEKIA PGSD KEBUMEN Vol 6, No 2.1 (2018): KALAM CENDEKIA PGSD KEBUMEN (EDISI KHUSUS)
Publisher : KALAM CENDEKIA PGSD KEBUMEN

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (363.777 KB)

Abstract

AbstactThis research intend to improve Social Science student learning outcomes and to describe step by step Group Investigation’s model with help of video media. The method are used is Classroom Action Research in two cycles. Each cycle consists of 3 stages, that is planning, implementation and observation and reflection. The subject of this research is 4th grade in one of SD Negeri Purwodadi as many as 15 students. The results showed an increase in student learning outcomes. Increased student learning outcomes seen from the classical average value, before the action is 65.5, cycle I increased to 72.2 and cycle II increased to 80. Completeness of students learning outcomes on the pre cycle by 33%, after the first cycle of action increased to 67%, and cycle II increased to 87%. So the Group Investigation study model assisted with video is adapted to the standard process can improve social science students learning outcomes.Keywords: Group Investigation model, media videos and learning outcomes Sosisal ScienceAbstrakPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar IPS siswa dan mendeskripsikan langkah-langkah model Group Investigation berbantuan media video. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dalam dua siklus. Tiap siklus terdiri dari 3 tahap yaitu perencaan, pelaksanaan dan observasi serta refleksi. Subyek penelitian ini kelas 4 di salah satu SD Negeri Kecamatan Purwodadi sebanyak 15 siswa. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan hasil belajar siswa. Peningkatan hasil belajar siswa dilihat dari nilai rata-rata klasikal, sebelum dilakukan tindakan adalah 65,5, siklus I meningkat menjadi 72,2 dan siklus II meningkat menjadi 80. Ketuntasan hasil belajar siswa pada pra siklus sebesar 33%, setelah dilaksanakan tindakan siklus I meningkat menjadi 67%, dan siklus II meningkat menjadi 87%. Jadi model pembelajaran Group Investigation berbantun media video yang disesuaikan dengan standar proses dapat meningkatkan hasil belajar IPS siswa.  Kata Kunci: Model Group Investigation, media video dan hasil belajar IPS.

EFEKTIVITAS QUANTUM LEARNING YANG DIPADUKAN DENGAN MEDIA BENDA KONKRIT PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA TERHADAP AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS V SD NEGERI DUKUH 05 SIDOMUKTI SALATIGA

KALAM CENDEKIA PGSD KEBUMEN Vol 6, No 6.1 (2018): KALAM CENDEKIA PGSD KEBUMEN (EDISI KHUSUS)
Publisher : KALAM CENDEKIA PGSD KEBUMEN

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (592.615 KB)

Abstract

AbstractThe purpose of this study is to determine the effectiveness of Quantum Learning combined with concrete objects media with conventional learning on mathematics subjects to activities and learning outcomes in one SD Negeri Salatiga. This experimental study used a type of Experimental Quasi. The sample of this study was the fifth grade students, amounting to 20 students as the experimental group and the control group with 20 students. The data collection instrument used in the study was a test of learning outcomes which included pretest and posttest. The data analysis technique used in this research is average difference test using Independent Sample T-test. The results showed that the experimental group was superior to the control group with the average value of the experimental group of 80.50> 77.25 the average value of the control group and the observers study of the learning activity showed that the experimental group value was 7.60> 6.55 average score control group. From the hypothesis test, the 2 tailed significance value 0.0271 is smaller than 0.050 so Ho is rejected and Ha is accepted. Thus there are differences in the effectiveness of Quantum Learning combined with concrete objects media on learning mathematics on student activity and learning outcomes. Quantum Learning is recommended for teachers in mathematics learning.Keywords: Quantum Learning; Learning activity; Learning outcomesAbstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas Quantum Learning yang dipadukan dengan media benda kongkrit dengan pembelajaran konvesional pada mata pelajaran matematika terhadap aktivitas dan hasil belajar di salah satu SD Negeri Kota Salatiga. Penelitian eksperimen ini menggunakan jenis Quasi Experimental (Eksperimen Semu). Sampel penelitian ini adalah siswa kelas V yang berjumlah 20 siswa sebagai kelompok eksperimen dan kelompok kontrol berjumlah 20 siswa. Instrumen pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian adalah tes hasil belajar yang meliputi pretest dan posttest. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini uji beda rata-rata menggunakan Independent Sample T-test. Hasil penelitian menunjukan kelompok eksperimen lebih unggul dari kelompok kontrol dengan nilai rata- rata kelompok eksperimen sebesar 80,50>77,25 nilai rata- rata kelompok kontrol dan hasil penelitian observer mengenai aktivitas belajar menunjukkan nilai kelompok eksperimen sebesar 7.60 > 6.55 nilai rata- rata kelompok kontrol. Dari uji hipotesis diperoleh nilai signifikasi 2 tailed 0,0271 lebih kecil dari 0,050 sehingga Ho ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian terdapat perbedaan efektivitas Quantum Learning yang dipadukan dengan media benda kongkrit pada pembelajaran matematika terhadap aktivitas dan hasil belajar siswa. Quantum Learning disarankan bagi guru dalam pembelajaran matematikaKata kunci: Quantum Learning; Aktivitas Belajar; Hasil Belajar