Haryono, Haryono
Universitas Sebelas Maret

Published : 11 Documents
Articles

Found 11 Documents
Search

PENGEMBANGAN SUBJECT SPECIFIC PEDAGOGY (SSP) IPA TERPADU BERBASIS MODEL INKUIRI TERBIMBING PADA TEMA PEMANASAN GLOBAL UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PROSES SAINS (KPS) SISWA SMP KELAS VII DI SURAKARTA TAHUN PELAJARAN 2015/2016

Jurnal Pendidikan Kimia Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Pendidikan Kimia
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (319.484 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menjelaskan tahapan pengembangan Subject Specific Pedagogy (SSP) IPA Terpadu berbasis model inkuiri terbimbing pada tema Pemanasan Global untuk meningkatkan Keterampilan Proses Sains (KPS); (2) mengetahui kualitas Subject Specific Pedagogy (SSP) IPA Terpadu; (3) mengetahui efektifitas Subject Specific Pedagogy (SSP) IPA Terpadu. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (R&D) berdasarkan model Akker, yang terdiri dari 4 tahapan, yaitu: (1) pemeriksaan pendahuluan; (2) penyesuaian teoritis; (3) uji empiris; dan (4) proses, hasil dokumentasi, analisis dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa SMP kelas VII pada sekolah dengan kategori tinggi, sedang, dan rendah, yakni SMP N 2 Surakarta, SMP N 15 Surakarta, dan SMP Muhammadiyah 7 Surakarta. Teknik pengumpulan data melalui angket, wawancara, tes, dan observasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) pengembangan Subject Specific Pedagogy (SSP) IPA Terpadu dilaksanakan dalam 4 tahapan berdasarkan model Akker, yaitu: uji pendahuluan, yakni analisis kebutuhan guru di lapangan berdasarkan angket dan wawancara; penyesuaian teoritis dengan hasil produk awal SSP (prototype); uji empiris, meliputi uji validitas dengan hasil validitas isi dari produk SSP, uji coba produk skala terbatas dengan hasil perbaikan produk awal SSP, uji coba skala menengah dengan hasil reliabilitas, tingkat kesukaran, dan daya pembeda soal; dan uji coba skala luas dengan hasil efektifitas produk akhir SSP; proses, hasil dokumentasi, analisis dan refleksi berdasarkan wawancara guru tentang produk akhir SSP; (2) produk SSP IPA Terpadu layak digunakan dan memenuhi kriteria sebagai perangkat pembelajaran yang baik, dimana dari penelitian yang telah dilaksanakan diperoleh hasil dari validitas isi pada silabus sebesar 92,97%, RPP sebesar 95,54%, media serta materi LKS sebesar 93,75% dan 94,44%, lembar penilaian kognitif pretest dan posttest sebesar 0,85 dan 0,78, psikomotor I dan II masing-masing sebesar 1, dan afektif sebesar 0,90; (3) produk SSP IPA Terpadu efektif diterapkan oleh semua kategori sekolah, baik tinggi, sedang maupun rendah. Hal ini ditunjukkan dengan hasil uji thitung > ttabel , yakni thitung  untuk SMP N 2 Surakarta sebesar 7,9452; SMP N 15 Surakarta sebesar 2,7848, dan SMP Muhammadiyah 7 sebesar 2,4004.

UPAYA PENINGKATAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN PRESTASI BELAJAR SISWA DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN LEARNING CYCLE 5E PADA MATERI POKOK HIDROLISIS GARAM KELAS XI MIA 1 SMA NEGERI 1 BANYUDONO SEMESTER GENAP TAHUN PELAJARAN 2015/2016

Jurnal Pendidikan Kimia Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Pendidikan Kimia
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (400.319 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan prestasi belajar siswa kelas XI MIA 1 dengan penerapan model pembelajaran Learning Cycle 5E pada materi pokok Hidrolisis Garam di SMA Negeri 1 Banyudono semester genap tahun pelajaran 2015/2016. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, dengan tiap siklus terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI MIA 1 SMA Negeri 1 Banyudono tahun pelajaran 2015/2016. Sumber data adalah guru dan siswa. Teknik pengumpulan data adalah dengan observasi, wawancara, tes dan angket. Data dianalisis dengan deskripsi kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Learning Cycle 5E pada materi Hidrolisis Garam dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan prestasi belajar siswa kelas XI MIA 1 SMA Negeri 1 Banyudono semester genap tahun pelajaran 2015/2016. Peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa pada siklus I sebesar 66,67% dan siklus II sebesar 83,33%. Peningkatan prestasi belajar dapat dilihat dari aspek pengetahuan, aspek sikap dan aspek keterampilan. Untuk aspek pengetahuan, ketuntasan belajar siswa pada siklus I sebesar 36,67% meningkat menjadi 63,33% pada siklus II. Untuk aspek sikap, ketuntasan belajar siswa pada siklus I sebesar 93,33% dan meningkat menjadi 100% pada siklus II. Aspek keterampilan hanya dilakukan pada siklus I dengan persentase ketuntasan sebesar 100%.

KONTRIBUSI KEMAMPUAN MEMORI DAN KREATIVITAS TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA PADA MATERI POKOK HIDROKARBON KELAS X MIA SMA NEGERI 1 BATURETNO WONOGIRI TAHUN PELAJARAN 2015/2016

Jurnal Pendidikan Kimia Vol 5, No 3 (2016)
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (230.712 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan antara (1) kemampuan memori dengan prestasi belajar, (2) kreativitas dengan prestasi belajar, (3) kemampuan memori dan kreativitas dengan prestasi belajar pada materi pokok Hidrokarbon kelas X MIA SMA Negeri 1 Baturetno Wonogiri. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X SMA Negeri 1 Baturetno Wonogiri tahun pelajaran 2015/2016. Sampel diambil 2 kelas dari 6 kelas dengan teknik cluster random sampling. Teknik pengumpulan data dengan metode tes dan dokumentasi. Teknik analisis data dengan analisis korelasi dan regresi linear. Berdasarkan hasil pembahasan dapat disimpulkan: (1) Terdapat hubungan yang signifikan antara kemampuan memori dengan prestasi belajar pada materi hidrokarbon, dari uji t-dua pihak diperoleh nilai signifikansi (p) 0,000 dan koefisien korelasi Pearson 0,881 (2) Terdapat hubungan yang signifikan antara kreativitas dengan prestasi belajar pada materi hidrokarbon, dari uji t-dua pihak diperoleh nilai signifikansi (p) 0,000 dan koefisien korelasi Pearson 0,735. (3) Terdapat hubungan yang signifikan antara kemampuan memori dan kreativitasdengan prestasi belajar pada materi hidrokarbon, dari uji F diperoleh nilai signifikansi (p) 0,000 dan koefisien korelasi ganda 0,902, R2 sebesar 0,814.

STUDI KOMPARASI MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM SOLVING SECARA ALGORITMIK DAN HEURISTIK PADA MATERI LARUTAN PENYANGGA DITINJAU DARI KEMAMPUAN MATEMATIKA TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS XI IPA SMA NEGERI GONDANGREJO KARANGANYAR TAHUN PELAJARAN 2015/2016

Jurnal Pendidikan Kimia Vol 5, No 4 (2016)
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (240.372 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) pengaruh model pembelajaran problem solving secara algoritmik dan heuristik terhadap prestasi belajar siswa, (2) pengaruh kemampuan matematika terhadap prestasi belajar siswa, (3) interaksi model pembelajaran problem solving secara algoritmik dan heuristik dengan kemampuan matematika terhadap prestasi belajar siswa. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA 2 dan kelas XI IP2 3 SMA Negeri Gondangrejo Karanganyar tahun pelajaran 2015/2016 yang diambil dengan teknik cluster random sampling. Analisis data penelitian ini menggunakan uji Anava Dua Jalan dengan faktor 2x2. Dari hasil penelitian diperoleh kesimpulan sebagai berikut (1) tidak ada pengaruh model pembelajaran problem solving secara algoritmik dan heuristik terhadap prestasi belajar siswa pada aspek kognitif dan afektif (2) ada pengaruh kemampuan matematika terhadap prestasi belajar aspek kognitif,sedangkan pada aspek afektif tidak ada pengaruh kemampuan matematika terhadap prestasi belajar siswa, (3) ada interaksi antara model pembelajaran problem solving secara algoritmik dan heuristik dengan kemampuan matematika terhadap prestasi belajar kognitif siswa, sedangkan pada prestasi belajar afektif siswa tidak ada interaksi antara model pembelajaran problem solving secara algoritmik dan heuristik dengan kemampuan matematika.

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN SEARCH, SOLVE, CREATE, AND SHARE (SSCS) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN ANALISIS DAN PRESTASI BELAJAR PADA MATERI POKOK KELARUTAN DAN HASIL KALI KELARUTAN SISWA KELAS XI MIA 3 SEMESTER GENAP SMA BATIK 2 SURAKARTA

Jurnal Pendidikan Kimia Vol 5, No 4 (2016)
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (192.755 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan anlisis dan prestasi belajar siswa kelas XI MIA 3 SMA Batik 2 Surakarta tahun pelajaran 2015/2016 melalui penerapan model pembelajaran Search, Solve, Create, and Share (SSCS) pada materi pokok kelarutan dan hasil kali kelarutan. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Pada setiap siklusnya terdapat empat tahapan yang terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI MIA 3 SMA Batik 2 Surakarta tahun pelajaran 2015/2016. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, kajian dokumen,  angket, dan tes. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Search, Solve, Create, and Share (SSCS) dapat meningkatkan kemampuan analisis dan prestasi belajar siswa pada materi pokok kelarutan dan hasil kali kelarutan. Pada siklus I, ketercapaian kemampuan analisis siswa sebesar 57% dan meningkat menjadi 73% pada siklus II. Ketercapaian prestasi belajar untuk aspek pengetahuan pada siklus I sebesar 54% dan meningkat mejadi 78% pada siklus II, ketercapaian aspek sikap pada siklus I sebesar 87% dan meningkat menjadi 100% pada siklus II, dan untuk aspek keterampilan hanya dilakukan pada siklus I dengan ketercapaian sebesar 100%.

PENINGKATAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN PRESTASI BELAJAR SISWA PADA MATERI STOIKIOMETRI DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM SOLVING BERBANTUAN MODUL DI KELAS X MIA 2 SMA NEGERI 1 BANYUDONO TAHUN PELAJARAN 2015/2016

Jurnal Pendidikan Kimia Vol 6, No 1 (2017): Jurnal Pendidikan Kimia
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (231.678 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan prestasi belajar siswa melalui penerapan model pembelajaran problem solving berbantuan modul pada materi stoikiometri di kelas X MIA 2 SMA Negeri 1 Banyudono tahun pelajaran 2015/2016. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, dengan tiap siklus terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X MIA 2 SMAN 1 Banyudono tahun pelajaran 2015/2016. Sumber data adalah guru dan siswa. Teknik pengumpulan data adalah dengan observasi, wawancara, tes dan angket. Data dianalisis dengan deskripsi kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran problem solving berbantuan modul dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan prestasi siswa pada materi stoikiometri siswa kelas X MIA 2 SMA Negeri 1 Banyudono. Persentase siswa dengan kemampuan berpikir kritis tinggi adalah 51,4% pada siklus I dan meningkat menjadi 82,9% pada siklus II. Pada aspek pengetahuan, ketuntasan belajar siswa pada siklus I sebesar 37,1% meningkat menjadi 62,8% pada siklus II. Pada aspek sikap, indikator sikap jujur dan tanggung jawab belum tuntas pada siklus I dan meningkat pada siklus II dengan semua indikator sikap tuntas dengan persentase 100%. Pada aspek keterampilan yang dilakukan pada siklus I, persentase ketercapaian sebesar 100%.

UPAYA MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA DAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS XI IPA SEMESTER GENAP PADA MATERI KELARUTAN HASIL KALI KELARUTAN (Ksp) DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN PREDICT, OBSERVE, EXPLAIN (POE) DI SMA NEGERI 1 BANYUDONO

Jurnal Pendidikan Kimia Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Pendidikan Kimia
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (233.717 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa dan prestasi belajar siswa dengan menggunakan model pembelajaran Predict, Observe, Explain (POE) pada materi kelarutan dan hasil kali kelarutan (Ksp) kelas XI IPA 1 di SMA Negeri 1 Banyudono. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus. Setiap siklus terdapat empat tahapan yang terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, hasil pengamatan, dan refleksi tindakan. Subjek penelitian adalah kelas XI IPA 1 SMA Negeri 1 Banyudono Tahun Ajaran 2015/2016. Data diperoleh dari wawancara, observasi, tes, dan angket. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran dengan model POE dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis (46,67% pada siklus I menjadi 63,33% pada siklus II) prestasi belajar siswa (aspek pengetahuan 40% pada siklus I menjadi 56,67% pada siklus II) pada materi kelarutan dan hasil kali kelarutan (Ksp). Aspek sikap menunjukkan terdapat peningkatan persentase dari 93,33% pada siklus I menjadi 100% pada siklus II. Aspek keterampilan mencapai 100% pada siklus I.

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TEAMS ASSISTED INDIVIDUALIZED (TAI) DILENGKAPI HANDOUT BERBASIS MODEL LATIHAN UNTUK MENINGKATKAN KERJASAMA DAN PRESTASI BELAJAR SISWA PADA MATERI POKOK HIDROLISIS KELAS XI IPA SEMESTER GENAP SMA MUHAMMADIYAH 1 KARANGANYAR

Jurnal Pendidikan Kimia Vol 6, No 1 (2017): Jurnal Pendidikan Kimia
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (370.435 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kerjasama dan prestasi belajar siswa melalui penerapan model pembelajaran kooperatif Teams Assisted Individualized (TAI) dilengkapi Handout berbasis Model Latihan pada sub pokok bahasan Hidrolisis. Penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus dengan tiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi , refleksi dan perencanaan kembali sebagai dasar untuk pelaksanaan tindakan hasil dari adanya permasalahan pada siklus I. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI IPA 1 SMA Muhammadiyah 1 Karanganyar semester genap tahun ajaran 2015/2016. Data penelitian berupa data kualitatif dan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan tes objektif (aspek kognitif), observasi dan angket (aspek afektif dan kerjasama siswa), serta wawancara. Sedangkan untuk validitas data menggunakan teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif Teams Assisted Individualized (TAI) dilengkapi media Handout berbasis Model Latihan  pada sub pokok bahasan Hidrolisis dapat meningkatkan kerjasama dan prestasi belajar siswa. Hal ini dapat dilihat berdasarkan pelaksanaan siklus I diperoleh persentase kerjasama siswa sebesar 91% dan meningkat hingga 100% pada siklus II. Kemudian persentase capaian aspek afektif siswa siklus I sebesar 91% dan siklus II sebesar 100% serta pada aspek kognitif siswa siklus I sebesar 39,53% dan siklus II sebesar 62,80%.

KONTRIBUSI KEMAMPUAN MEMORI DAN KEMAMPUAN ANALISIS SISWA TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATERI KOLOID DI SMA MUHAMMADIYAH 1 KARANGANYAR TAHUN PELAJARAN 2015/2016

Jurnal Pendidikan Kimia Vol 5, No 4 (2016)
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (222.02 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan antara (1) kemampuan memori dengan prestasi belajar, (2) kemampuan analisis dengan prestasi belajar, (3) kemampuan memori dan kemampuan analisis dengan prestasi belajar pada materi pokok Koloid di SMA Muhammadiyah 1 Karanganyar. Penelitian ini menggunakan metode Korelational. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI SMA Muhammadiyah 1 Karanganyar tahun pelajaran 2015/2016. Sampel diambil 2 kelas dari 5 kelas dengan teknik Purosive Sampling. Teknik pengumpulan data dengan metode tes. Teknik analisis data dengan analisis korelasi dan regresi linear. Berdasarkan hasil pembahasan dapat disimpulkan: (1) Terdapat hubungan yang signifikan antara kemampuan memori dengan prestasi belajar pada materi Koloid, dari uji t-dua pihak diperoleh nilai signifikansi 0,000 dan koefisien korelasi Pearson 0,855 (2) Terdapat hubungan yang signifikan antara kemampuan analisis dengan prestasi belajar pada materi Koloid, dari uji t-dua pihak diperoleh nilai signifikansi 0,000 dan koefisien korelasi Pearson 0,832. (3) Terdapat hubungan yang signifikan antara kemampuan memori dan kemampuan analisis dengan prestasi belajar pada materi Koloid, dari uji F diperoleh nilai signifikansi 0,000 dan koefisien korelasi ganda 0,866, R2sebesar 0,749.

STUDI KOMPARASI PENGGUNAAN MEDIA PETA KONSEP DAN MULTIMEDIA INTERAKTIF (MACROMEDIA FLASH) MELALUI MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM SOLVING DITINJAU DARI KEMAMPUAN MATEMATIKA TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA PADA POKOK BAHASAN KONSEP MOL KELAS X MIA

Jurnal Pendidikan Kimia Vol 6, No 1 (2017): Jurnal Pendidikan Kimia
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (180.894 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Perbedaan prestasi belajar siswa pada penggunaan media peta konsep dan multimedia interaktif (macromedia flash) melalui model pembelajaran Problem Solving pada pokok bahasan konsep mol; (2) Perbedaan kemampuan matematika terhadap prestasi belajar siswa pada pokok bahasan konsep mol; dan (3) Interaksi antara penggunaan media peta konsep dan multimedia interaktif melalui model pembelajaran Problem Solving dengan kemampuan matematika terhadap prestasi belajar siswa pada pokok bahasan konsep mol. Penelitian ini menggunakan metode eksperimendesain faktorial 2×2 dengan analisis kuantitatif.Teknik analisis data menggunakan uji statistik parametrik ANAVA dan nonparametrik Kruskal Wallis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat perbedaan prestasi belajar aspek pengetahuan siswa pada penggunaan media Peta Konsep dan Multimedia Interaktif (Macromedia Flash) melalui model pembelajaran Problem Solving pada pokok bahasan konsep mol, akan tetapi tidak terdapat perbedaan prestasi belajar aspek sikap dan keterampilan; (2) terdapat perbedaan kemampuan matematika terhadap prestasi belajar aspek pengetahuan siswa pada pokok bahasan konsep mol, akan tetapi tidak terdapat perbedaan kemampuan matematika terhadap prestasi belajar aspek sikap dan keterampilan siswa; dan (3) tidak terdapat interaksi antara penggunaan Peta Konsep dan Multimedia Interaktif (Macromedia Flash) melalui model pembelajaran Problem Solving terhadap prestasi belajar aspek pengetahuan, sikap, dan keterampilan pada pokok bahasan konsep mol.