Saputro, Sulistyo
Universitas Sebelas Maret

Published : 9 Documents
Articles

Found 9 Documents
Search

PENINGKATAN PERCAYA DIRI DAN PRESTASI BELAJAR SISWA MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN SIKLUS BELAJAR (LEARNING CYCLE) 5E BERBANTUAN TUTOR SEBAYA PADA MATERI LARUTAN PENYANGGA KELAS XI IPA 2 SEMESTER GENAP SMA NEGERI KEBAKKRAMAT

Jurnal Pendidikan Kimia Vol 6, No 1 (2017): Jurnal Pendidikan Kimia
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (191.423 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan percaya diri dan prestasi belajar siswa kelas XI IPA 2 SMAN Kebakkramat tahun pelajaran 2015/2016 melalui penerapan model pembelajaran siklus belajar (learning cycle) 5E berbantuan tutor sebaya pada materi larutan penyangga. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research) dilaksanakan dua siklus, tiap siklus terdiri atas perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI IPA 2 SMAN Kebakkramat. Sumber data berasal dari guru dan siswa. Teknik pengumpulan data dengan tes dan non tes. Analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan siklus belajar 5E berbantuan tutor sebaya dapat meningkatkan: (1) percaya diri siswa, peningkatan percaya diri kategori amat tinggi dan tinggi prasiklus sebesar 38,89% menjadi 86,12% pada siklus I; (2) prestasi belajar siswa, peningkatan aspek kognitif siklus I diperoleh 41,67% siswa tuntas menjadi 77,78% pada siklus II, aspek afektif kategori sangat baik dan baik sebesar 97,22% pada siklus I dan aspek psikomotor 100% siswa tuntas pada siklus I. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran siklus belajar (learning cycle) 5E berbantuan tutor sebaya dapat meningkatkan percaya diri dan prestasi belajar siswa pada materi larutan penyangga siswa kelas XI IPA 2 SMAN Kebakkramat tahun pelajaran 2015/2016.

UPAYA PENINGKATAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN PRESTASI BELAJAR SISWA DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN LEARNING CYCLE 5E PADA MATERI POKOK HIDROLISIS GARAM KELAS XI MIA 1 SMA NEGERI 1 BANYUDONO SEMESTER GENAP TAHUN PELAJARAN 2015/2016

Jurnal Pendidikan Kimia Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Pendidikan Kimia
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (400.319 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan prestasi belajar siswa kelas XI MIA 1 dengan penerapan model pembelajaran Learning Cycle 5E pada materi pokok Hidrolisis Garam di SMA Negeri 1 Banyudono semester genap tahun pelajaran 2015/2016. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, dengan tiap siklus terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI MIA 1 SMA Negeri 1 Banyudono tahun pelajaran 2015/2016. Sumber data adalah guru dan siswa. Teknik pengumpulan data adalah dengan observasi, wawancara, tes dan angket. Data dianalisis dengan deskripsi kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Learning Cycle 5E pada materi Hidrolisis Garam dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan prestasi belajar siswa kelas XI MIA 1 SMA Negeri 1 Banyudono semester genap tahun pelajaran 2015/2016. Peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa pada siklus I sebesar 66,67% dan siklus II sebesar 83,33%. Peningkatan prestasi belajar dapat dilihat dari aspek pengetahuan, aspek sikap dan aspek keterampilan. Untuk aspek pengetahuan, ketuntasan belajar siswa pada siklus I sebesar 36,67% meningkat menjadi 63,33% pada siklus II. Untuk aspek sikap, ketuntasan belajar siswa pada siklus I sebesar 93,33% dan meningkat menjadi 100% pada siklus II. Aspek keterampilan hanya dilakukan pada siklus I dengan persentase ketuntasan sebesar 100%.

KOMPARASI PROBLEM SOLVING DAN GROUP INVESTIGATION DILENGKAPI CATATAN TERBIMBING DITINJAU DARI KEMAMPUAN ANALISIS PADA MATERI HUKUM-HUKUM DASAR KIMIA KELAS X SMA N 1 BOYOLALI TAHUN AJARAN 2015/2016

Jurnal Pendidikan Kimia Vol 6, No 1 (2017): Jurnal Pendidikan Kimia
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (265.235 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) pengaruh penerapan model Problem Solving dan Group Investigationterhadap prestasi belajar siswa pada materi hukum-hukum dasar kimia; (2) pengaruh kemampuan analisis terhadap prestasi belajar siswa pada materi hukum-hukum dasar kimia; (3) interaksi antara model Problem Solving dan Group Investigationdengan kemampuan analisis terhadap prestasi belajar siswa pada materi hukum-hukum dasar kimia. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain faktorial 2×2. Sampel penelitian adalah kelas X MIA 4 dan kelas X MIA 6 SMA Negeri 1 Boyolali tahun pelajaran 2015/2016 yang diambil dengan teknik cluster random sampling. Teknik pengumpulan data adalah dengan menggunakan: (1) dokumentasi nilai ulangan akhir semester ganjil kelas X SMA Negeri 1 Boyolali tahun pelajaran 2015/2016; (2) instrumen tes untuk mengukur prestasi aspek pengetahuan dan kemampuan analisis; (3) angket untuk mengukur prestasi aspek sikap; (4) observasi untuk mengukur prestasi aspek keterampilan. Analisis data prestasi aspek pengetahuan menggunakan analisis variansi (anava) dua jalan dengan sel tak sama, sedangkan analisis data prestasi aspek sikap dan keterampilan menggunakan uji statistik non parametrik Kruskal Wallis H. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) ada pengaruh model Problem Solvingdan Group Investigation terhadap prestasi aspek pengetahuan, sedangkan pada prestasi aspek sikap dan keterampilan tidak ada pengaruh model pembelajaran terhadap prestasi belajar siswa; (2) ada pengaruh kemampuan analisis terhadap prestasi aspek pengetahuan, sedangkan pada prestasi aspek sikap dan keterampilan tidak ada pengaruh kemampuan analisis terhadap prestasi belajar siswa; (3) tidak ada interaksi antara model Problem Solving dan Group Investigationdengan kemampuan analisis terhadap prestasi aspek pengetahuan, sikap, dan keterampilan siswa.

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TEAMS GAMES TOURNAMENTS (TGT) DILENGKAPI FLASH CHEMQUIZ UNTUK MENINGKATKAN MINAT DAN PRESTASI BELAJAR MATERI HIDROKARBON PADA SISWA KELAS X-8 SMA NEGERI 3 BOYOLALI TAHUN PELAJARAN 2015/2016

Jurnal Pendidikan Kimia Vol 5, No 4 (2016)
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (319.577 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) meningkatkan minat belajar siswa pada materi pokok hidrokarbon dengan penerapan model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) dilengkapi dengan Flash ChemQuiz; (2) meningkatkan prestasi belajar siswa pada materi pokok hidrokarbon dengan penerapan model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) dilengkapi dengan Flash ChemQuiz. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research) yang dilaksanakan dalam dua siklus, setiap siklus terdiri dari perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas X-8 SMA Negeri 3 Boyolali Tahun Pelajaran 2015/2016. Sumber data berasal dari guru dan siswa. Data diperoleh melalui angket, tes, observasi, wawancara, dan kajian dokumen. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) penerapan model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) dilengkapi dengan Flash ChemQuiz dapat meningkatkan minat siswa pada materi pokok hidrokarbon dengan persentase siswa dengan kategori minat sangat tinggi dan tinggi pada siklus I sebesar 83,33%; (2) penerapan model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) dilengkapi dengan Flash ChemQuiz dapat meningkatkan prestasi belajar siswa pada materi pokok hidrokarbon dengan persentase ketuntasan aspek kognitif pada siklus I sebesar 43,33% menjadi 83,33% pada siklus II. Ketuntasan prestasi belajar aspek afektif sebesar 93,33% pada siklus I. 

PENERAPAN PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING (PjBL) UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN PRESTASI BELAJAR SISWA PADA MATERI SISTEM PERIODIK UNSUR (SPU) KELAS X MIA 1 SMA NEGERI 1 TERAS BOYOLALI TAHUN PELAJARAN 2015/2016

Jurnal Pendidikan Kimia Vol 6, No 1 (2017): Jurnal Pendidikan Kimia
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (219.805 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan prestasi dan aktivitas belajar siswa pada sub pokok bahasan sifat keperiodikan unsur kelas X MIA 1 SMA Negeri 1 Teras Boyolali melalui penerapan Pembelajaran project Based Learning (PjBL). Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research) yang dilaksanakan dalam dua siklus, setiap siklus terdiri atas perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas X MIA 1 SMA Negeri1 Teras Boyolali tahun pelajaran 2015/2016 semester gasal. Sumber data berasal dari guru, observer, dan siswa. Teknik pengumpulan data adalah dengan tes dan nontes (angket, observasi, dan wawancara). Analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa metode Project Based Learning (PjBL) pada materi sifat keperiodikan unsur siswa kelas X MIA 1 SMA Negeri1 Teras Boyolali tahun pelajaran 2015/2016 dapat meningkatkan aktivitas belajar dengan ketuntasan 72,31% pada siklus I menjadi 75,76% pada siklus II, sedangkan pada prestasi belajar siswa pada kompetensi pengetahuan meningkat dari 52,94% pada siklus I menjadi 73,53% pada siklus II, pada kompetensi sikap meningkat dari 73,53% pada siklus I menjadi 79,41% pada siklus II dan pada kompetensi keterampilan meningkat dari 82,35% pada siklus I menjadi 97,06% pada siklus II.

STUDI KOMPARASI MODEL PEMBELAJARAN TEAM ASISTED INDIVIDUALIZATION (TAI) DAN GROUP INVESTIGATION (GI) DENGAN MEMPERHATIKAN KEMAMPUAN MATEMATIK TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA PADA MATERI STOIKIOMETRI POKOK BAHASAN KONSEP MOL KELAS X SMA NEGERI 1 BOYOLALI

Jurnal Pendidikan Kimia Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Pendidikan Kimia
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (338.519 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) pengaruh antara model pembelajaran tipe kooperatif Team Assisted Indiviualization (TAI) dan Group Investigation (GI) terhadap prestasi belajar siswa, (2) pengaruh kemampuan matematik terhadap prestasi belajar siswa, (3) interaksi antara model pembelajaran tipe kooperatif Team Assisted Indiviualization (TAI) dan Group Investigation (GI) jika ditinjau dari kemampuan matematik terhadap prestasi belajar siswa pada materi Stoikiometri pokok bahasan konsep mol. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas X MIA 4 dan siswa kelas X MIA 3 yang diterapkan model pembelajaran Team Assisted Indiviualization (TAI) dan Group Investigation (GI) yang diambil dengan teknik cluster random sampling. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain faktorial 2x2. Teknik pengumpulan data melalui tes, angket, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan uji analisis variansi dua jalan sel tak sama dan Kruskal-Wallis. Hasil dari penelitian adalah: (1) terdapat pengaruh penerapan model pembelajaran Team Assisted Individualization (TAI) dan Group Investigation (GI) terhadap prestasi belajar siswa hanya pada aspek pengetahuan (2) terdapat pengaruh kemampuan matematik terhadap prestasi belajar siswa hanya pada aspek pengetahuan (3) tidak terdapat interaksi antara model pembelajaran Team Assisted Individualization (TAI) dan Group Investigation (GI) dengan kemampuan matematik terhadap prestasi belajar siswa aspek pengetahuan, sikap, dan keterampilan pada materi Stoikiometri pokok bahasan konsep mol.

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISIONS (STAD) DENGAN MEDIA LKS UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BERPRESTASI DAN PRESTASI BELAJAR PADA MATERI KELARUTAN DAN HASIL KALI KELARUTAN KELAS XI IPA SMA NEGERI 1 NGEMPLAK

Jurnal Pendidikan Kimia Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Pendidikan Kimia
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (386.867 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi berprestasi dan prestasi belajar pada materi Kelarutan dan Hasil Kali Kelarutan siswa kelas XI IPA 1 SMA Negeri Ngemplak Boyolali Tahun Pelajaran 2015/2016. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus.setiap siklusnya terdiri dari empat tahapan yang terdiri dari perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, ombervasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI IPA 1 SMA Negeri Ngemplak Boyolali Tahun Pelajaran 2015/2016. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, tes, dan angket. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif STAD (Student Teams Achievement Divisions) dapat meningkatkan motivasi berprestasi dan prestasi belajar siswa pada materi Kelarutan dan Hasil Kali. Peningkatan motivasi berprestasi siswa pada siklus I diperoleh 75% siswa kategori tinggi. Sedangkan pada peningkatan prestasi belajar meliputi aspek pengetahuan, sikap, keterampilan. Pada aspek pengetahuan, ketuntasan belajar siswa dari 56% pada siklus I meningkat menjadi 96% pada siklus II. Ketercapaian dari aspek sikap pada siklus I diperoleh 81,25%. Sedangkan ketercapaian dari aspek keterampilan pada siklus I adalah 100%.

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION (TAI) DILENGKAPI LEMBAR KERJA SISWA (LKS) BERBASIS HIERARKI KONSEP UNTUK MENINGKATKAN INTERAKSI SOSIAL DAN PRESTASI BELAJAR SISWA PADA MATERI REDOKS KELAS X.4 SMA NEGERI 1 NGEMPLAK

Jurnal Pendidikan Kimia Vol 6, No 1 (2017): Jurnal Pendidikan Kimia
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (230.803 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan interaksi sosial siswa dan prestasi belajar siswa melalui penerapan model pembelajaran kooperatif Team Assisted Individualization (TAI) dilengkapi lembar kerja siswa berbasis hierarki konsep pada materi pokok redoks di SMA Negeri 1 Ngemplak Boyolali. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam 2 siklus. Tiap siklus terdiri atas perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas X.4 SMA Negeri 1 Ngemplak Boyolali tahun pelajaran 2015/2016. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, tes, angket, dan dokumentasi. Validasi data menggunakan teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif Team Assisted Individualization (TAI) dilengkapi LKS berbasis hierarki konsep dapat meningkatkan interaksi sosial siswa dan prestasi belajar siswa pada materi pokok redoks di SMA Negeri 1 Ngemplak Boyolali. Persentase interaksi sosial meningkat dari 78,79% pada siklus I menjadi 80,96% pada siklus II. Persentase ketuntasan belajar kognitif siswa pada siklus I adalah 34,28% meningkat menjadi 82,86% pada siklus II, sedangkan persentase capaian afektif pada siklus I adalah 85,29% meningkat menjadi 94,11% pada siklus II.

PENERAPAN MODEL KOOPERATIF TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION (TAI) DILENGKAPI DENGAN MEDIA PETA KONSEP UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KERJASAMA DAN PRESTASI BELAJAR TERMOKIMIA SISWA KELAS XI MIA SMA ISLAM 1 SURAKARTA

Jurnal Pendidikan Kimia Vol 5, No 3 (2016)
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (165.483 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan : (1) kemampuan kerjasama siswa pada materi termokimia; (2) prestasi belajar siswa pada materi pokok termokimia. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (classroom action research) yang dilaksanakan dalam dua siklus, setiap siklus terdiri atas perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI MIA SMA Islam 1 Surakarta Tahun Pelajaran 2015/2016. Sumber data berasal dari guru dan siswa. Teknik pengumpulan data diperoleh melalui observasi, wawancara, test, dan angket. Analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) penerapan model pembelajaran Team Assisted Individualization (TAI) dengan media peta konsep dapat meningkatkan kemampuan kerjasama. Peningkatan kemampuan kerjasama siswa dapat dilihat dari kenaikan persentase kemampuan kerjasama siswa sebesar 73,6% pada siklus I dan meningkat menjadi 84% pada siklus II; (2) penerapan model pembelajaran Team Assisted Individualization (TAI) dengan media peta konsep dapat meningkatkan prestasi belajar siswa. Peningkatan prestasi belajar dapat dilihat dari kenaikan persentase pada kemampuan kognitif siswa dari 50% pada siklus I dan meningkat menjadi 73% pada siklus II.