0
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pendidikan Kimia Paedagogia
Articles
14
Documents
PRESTASI BELAJAR KIMIA SISWA ASPEK PENGETAHUAN DAN SIKAP DENGAN MODEL PEMBELAJARAN LEARNING CYCLE 4E LEBIH BAIK DARI INKUIRI TERBIMBING

Paedagogia Vol 19, No 2 (2016): -
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (723.468 KB)

Abstract

The purpose of this study is to determine: (1) Effect of learning model (and a guided inquiry learning model Learning Cycle 4E (4E LC)) on student achievement in material solubility and solubility product; (2) The effect of critical thinking skills to student achievement in material solubility and solubility product; (3) The interaction between the learning model (and a guided inquiry learning model LC 4E) with the critical thinking skills to student achievement in material solubility and solubility product. This research used experimental method with 2x2 factorial design. The data collection technique using the test method to measure the knowledge and critical thinking skills and take into attitudes questionnaire method. Hypothesis testing is done using two-way ANOVA with the help of SPSS 18. Based on the results of the study concluded that (1) the achievement of knowledge and attitudes on the model LC 4E better than the model Inkuri Guided, shown on average each on knowledge 78.85 and 60, 82 as well as to aspects of the attitude of 3.91 and 3.27, while the achievement skills learning model no effect on student achievement; (2) there was no effect on the performance of critical thinking skills knowledge, attitudes, and skills of students; (3) there is no interaction between the model LC 4E and Guided Inquiry to the achievement of knowledge, attitudes, and skills of students.

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT) UNTUK MENINGKATAN AKTIVITAS DAN PRESTASI BELAJAR SISWA PADA MATERI POKOK HIDROKARBON KELAS X SMA NEGERI GONDANGREJO TAHUN PELAJARAN 2015/2016

Jurnal Pendidikan Kimia Vol 5, No 4 (2016)
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (218.265 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan: (1) aktivitas belajar siswa dan (2) prestasi belajar siswa siswa pada materi pokok hidrokarbon kelas X SMA N Gondangrejo tahun pelajaran 2015/2016 dengan penerapan model pembalajaran Teams Games Tournament (TGT). Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research) yang terdiri dari dua siklus dengan tiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas X SMA N Gondangrejo tahun pelajaran 2015/2016. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, tes, dan angket. Teknik analisis data menggunakan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) dapat meningkatkan: (1) aktivitas belajar siswa pada materi hidrokarbon. Hal ini dapat dilihat dari kenaikan persentase pra siklus sebesar 31,05% menjadi 73,68% pada siklus I dan 86,84% pada siklus II. (2) Prestasi belajar siswa aspek kognitif meningkat dari 60,53% pada siklus I menjadi 81,58% pada siklus II. Persentase aspek afektif pada siklus I adalah 81,58% meningkat menjadi 89,48% pada siklus II

PENGARUH MEDIA INFOGRAFIS DAN POSTER PADA PEMBELAJARAN JOYFUL LEARNING TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA DITINJAU DARI KEMAMPUAN LOGIKA PADA MATERI POKOK KESETIMBANGAN KIMIA KELAS XI IPA SEMESTER GASAL SMA NEGERI GONDANGREJO TAHUN PELAJARAN 2015/2016

Jurnal Pendidikan Kimia Vol 5, No 3 (2016)
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (186.116 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) pengaruh pembelajaran Joyful Learning berbantuan media infografis dan poster terhadap prestasi belajar siswa pada materi pokok kesetimbangan kimia; (2) pengaruh kemampuan logika terhadap prestasi belajar siswa pada materi pokok kesetimbangan kimia; dan (3) interaksi antara pembelajaran Joyful Learning dengan kemampuan logika terhadap prestasi belajar siswa pada materi pokok kesetimbangan kimia. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain faktorial 2×2. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI IPA 1 dan XI IPA 2 SMA Negeri Gondangrejo tahun pelajaran 2015/2016 yang diambil dengan teknik cluster random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat pengaruh model pembelajaran Joyful Learning dengan media infografis dan poster terhadap prestasi belajar kognitif, di mana siswa di kelas eksperimen I (Joyful Learning dengan infografis) (79,06) memperoleh prestasi belajar kognitif yang lebih baik daripada siswa di kelas eksperimen II (Joyful Learning dengan poster) (72,05), tetapi tidak terdapat pengaruh terhadap prestasi belajar ranah afektif dan psikomotor; (2) tidak terdapat pengaruh kemampuan logika tinggi dan rendah terhadap prestasi belajar kognitif, afektif, dan psikomotor; dan (3) tidak terdapat interaksi model pembelajaran Joyful Learning berbantuan media infografis dan poster dengan kemampuan logika terhadap prestasi belajar kognitif, afektif, dan psikomotor.

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION (TAI) DISERTAI HANDOUT UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI, KEAKTIFAN, DAN PRESTASI BELAJAR SISWA PADA MATERI POKOK KELARUTAN DAN HASIL KALI KELARUTAN KELAS XI IPA 4 SMA MUHAMMADIYAH 1 KARANGANYAR

Jurnal Pendidikan Kimia Vol 5, No 4 (2016)
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (360.99 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan: (1) motivasi belajar dan keaktifan siswa; (2) prestasi belajar siswa pada materi Kelarutan dan Hasil Kali Kelarutan kelas XI IPA 4 di SMA Muhammadiyah 1 Karanganyar tahun pelajaran 2015/2016 dengan penerapan model pembelajaran Team Assisted Individualization (TAI) disertai Handout. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research) yang  terdiri dari dua siklus dengan tiap siklus terdiri perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI IPA 4 SMA SMA Muhammadiyah 1 Karanganyar 2015/2016. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, tes dan angket. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran Team Assisted Individualization (TAI) disertai Handout dapat meningkatkan: (1) motivasi belajar dan keaktifan siswa pada materi Kelarutan dan Hasil Kali Kelarutan. Hal ini dapat dilihat dari kenaikan persentase motivasi belajar siklus I 69% menjadi 75% pada siklus II dan persentase keaktifan siswa siklus I 62% menjadi 68% pada siklus II; (2) prestasi belajar siswa pada materi Kelarutan dan Hasil Kali Kelarutan, peningkatan prestasi belajar aspek kognitif meningkat dari 43% pada siklus I menjadi 77% pada siklus II, persentase aspek afektif pada siklus I adalah 80% dan persentase aspek psikomotor pada siklus I adalah 91%.

KONTRIBUSI KEMAMPUAN MEMORI DAN KREATIVITAS TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA PADA MATERI POKOK HIDROKARBON KELAS X MIA SMA NEGERI 1 BATURETNO WONOGIRI TAHUN PELAJARAN 2015/2016

Jurnal Pendidikan Kimia Vol 5, No 3 (2016)
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (230.712 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan antara (1) kemampuan memori dengan prestasi belajar, (2) kreativitas dengan prestasi belajar, (3) kemampuan memori dan kreativitas dengan prestasi belajar pada materi pokok Hidrokarbon kelas X MIA SMA Negeri 1 Baturetno Wonogiri. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X SMA Negeri 1 Baturetno Wonogiri tahun pelajaran 2015/2016. Sampel diambil 2 kelas dari 6 kelas dengan teknik cluster random sampling. Teknik pengumpulan data dengan metode tes dan dokumentasi. Teknik analisis data dengan analisis korelasi dan regresi linear. Berdasarkan hasil pembahasan dapat disimpulkan: (1) Terdapat hubungan yang signifikan antara kemampuan memori dengan prestasi belajar pada materi hidrokarbon, dari uji t-dua pihak diperoleh nilai signifikansi (p) 0,000 dan koefisien korelasi Pearson 0,881 (2) Terdapat hubungan yang signifikan antara kreativitas dengan prestasi belajar pada materi hidrokarbon, dari uji t-dua pihak diperoleh nilai signifikansi (p) 0,000 dan koefisien korelasi Pearson 0,735. (3) Terdapat hubungan yang signifikan antara kemampuan memori dan kreativitasdengan prestasi belajar pada materi hidrokarbon, dari uji F diperoleh nilai signifikansi (p) 0,000 dan koefisien korelasi ganda 0,902, R2 sebesar 0,814.

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING UNTUK MENINGKATKAN MINAT DAN PRESTASI BELAJAR SISWA PADA MATERI KELARUTAN DAN HASIL KALI KELARUTAN KELAS XI MIA 3 SEMESTER GENAP SMA N 1 TERAS TAHUN PELAJARAN 2015/2016

Jurnal Pendidikan Kimia Vol 5, No 4 (2016)
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (242.357 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan minat dan prestasi belajar siswa kelas XI MIA 3 SMA N 1 Teras tahun pelajaran 2015/2016 melalui penerapan model pembelajaran Discovery Learning pada materi kelarutan dan hasil kali kelarutan. Penelitian ini merupakan Penelitian Tndakan Kelas (PTK) yang dilaksanakannya dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Subjek penelitian yaitu siswa kelas XI MIA 3 SMA N 1 Teras tahun pelajaran 2015/2016. Sumber data adalah guru dan siswa. Teknik pengumpulan data melalui tes, angket, observasi, wawancara dan kajian dokumen. Data yang terkumpul selanjutnya dianalisis secara deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan model Discovery Learning dapat meningkatkan minat dan prestasi belajar siswa pada materi kelarutan dan hasil kali kelarutan. Pada siklus I, persentase ketercapaian minat belajar siswa sebesar 64,71% dan meningkat pada siklus II menjadi 82,35%. Peningkatan prestasi belajar dilihat dari aspek pengetahuan pada siklus I sebesar 61,77% dan meningkat pada siklus II menjadi 85,29%, dari aspek sikap persentase ketercapaian pada siklus I dan siklus II sebesar 100%. Sedangkan untuk prestasi belajar aspek keterampilan hanya dilakukan pada siklus I dan memberikan hasil ketercapaian sebesar 100%

STUDI KOMPARASI MODEL PEMBELAJARAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) DAN QUANTUM LEARNING (QL) DITINJAU DARI KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA PADA MATERI POKOK HIDROLISIS GARAM KELAS XI MIA SMA NEGERI 3 SURAKARTA

Jurnal Pendidikan Kimia Vol 5, No 4 (2016)
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (298.158 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) pengaruh model pembelajaran Contextual Teaching and Learning dan Quantum Learning terhadap prestasi belajar siswa pada materi pokok hidrolisis garam; (2) pengaruh kemampuan berpikir kritis terhadap prestasi belajar siswa pada materi pokok hidrolisis garam; dan (3) interaksi antara model pembelajaran Contextual Teaching and Learning dan Quantum Learning dengan kemampuan berpikir kritis terhadap prestasi belajar siswa pada materi pokok hidrolisis garam. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen desain faktorial 2×3 dengan analisis kuantitatif. Teknik analisis data menggunakan uji statistik parametrik ANAVA dan nonparametrik Kruskal Wallis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) ada pengaruh model pembelajaran Contextual Teaching and Learning dan Quantum Learning terhadap prestasi belajar aspek pengetahuan, tetapi tidak ada pengaruh kedua model pembelajaran tersebut terhadap prestasi belajar aspek sikap dan aspek keterampilan pada materi pokok hidrolisis garam; (2) ada pengaruh kemampuan berpikir kritis terhadap prestasi belajar aspek pengetahuan, tetapi tidak ada pengaruh kemampuan berpikir kritis terhadap prestasi belajar aspek sikap dan aspek keterampilan pada materi pokok hidrolisis garam; dan (3) tidak ada interaksi antara model pembelajaran Contextual Teaching and Learning dan Quantum Learning dengan kemampuan berpikir kritis terhadap prestasi belajar aspek pengetahuan, sikap, maupun keterampilan siswa pada materi pokok hidrolisis garam.

PENGEMBANGAN SUBJECT SPESIFIC PEDAGOGY (SSP) IPA TERPADU KELAS VIII SMP DI SURAKARTA BERBASIS MODEL INKUIRI TERBIMBING UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILANPROSES SAINS (KPS) PADA TEMA MATA SEBAGAI ALAT OPTIK TAHUN PELAJARAN 2015/2016

Jurnal Pendidikan Kimia Vol 5, No 3 (2016)
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (196.028 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk : (1) merancang tahapan pengembanganSubject Spesific Pedagogy (SSP) IPA Terpadu berbasis model inkuiri terbimbing untuk meningkatkan Keterampilan Proses Sains (KPS) siswa pada tema Mata sebagai Alat Optik; (2)menilai kualitas SSP IPA Terpadu; (3)mengetahui efektivitas SSP IPA Terpadu. Penelitian ini merupakan penelitian Research and Development (R & D). Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII di sekolah dengan kategori tinggi, sedang, dan rendah yaitu SMP N 2 Surakarta, SMP N 15 Surakarta, dan SMP Muhammadiyah 7 Surakarta Tahun Pelajaran 2015/2016. Teknik pengumpulan data diperoleh melalui angket, wawancara, observasi, dan test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) tahapan pengembangan SSPdilaksanakan dalam empat tahap, yaitu pemeriksaan pendahuluan meliputi  analisis kebutuhan guru di lapangan; penyesuaian teoritis ; uji empiris yang meliputi uji validitas, uji coba produk skala terbatas, menengah, dan luas; proses dan hasil dokumentasi, analisa dan refleksi; (2)produk SSP IPA Terpadu yang terdiri dari silabus, RPP, media pembelajaran (LKS), dan penilaian berbasis model inkuiri terbimbing dinyatakan layak untuk digunakan; (3)produk SSP IPA Terpadu dinyatakan efektif berdasarkan analisis uji t. Produk SSP IPA Terpadu efektif digunakan di SMP N 2 Surakarta dan SMP N 15 Surakarta dengan kategori sekolah tinggi dan sedang. Sedangkan produk SSP tidak efektif saat diterapkan di SMP Muhammadiyah 7 Surakarta dengan kategori sekolah rendah.

STUDI KOMPARASI MODEL PEMBELAJARAN STUDENT TEAM ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) BERBANTUAN DRILL AND PRACTICE DAN TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION (TAI) DENGAN MEMPERHATIKAN KREATIVITAS TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA PADA MATERI HIDROLISIS GARAM KELAS XI MIA

Jurnal Pendidikan Kimia Vol 5, No 3 (2016)
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (376.425 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) pengaruh model pembelajaran STAD berbantuan Drill and Practice dan TAI terhadap prestasi belajar pada materi hidrolisis garam,(2) pengaruh kreativitas terhadap prestasi belajar pada materi hidrolisis garam,(3) interaksi antara model pembelajaran STAD berbantuan Drill and Practice dan TAI dengan kreativitas terhadap prestasi belajar pada materi hidrolisis garam. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain faktorial 2x2. Subjek penelitian ini yaitu siswa kelas XI MIA 1 dan XI MIA 3 SMA Negeri 3 Surakarta tahun pelajaran 2015/2016 yang diambil dengan teknik cluster random sampling. Analisis data penelitian ini menggunakan uji Analisis Variansi Dua Jalan dan ujiKruskal Wallis. Dari hasil penelitian diperoleh kesimpulan: (1) terdapat pengaruh model pembelajaran STAD berbantuan Drill and Practice dan TAI terhadap prestasi belajar aspek pengetahuan, tetapi tidak terdapat pengaruh terhadap aspek sikap dan keterampilan pada materi hidrolisis garam,(2) terdapat pengaruh kreativitas terhadap prestasi belajar aspek pengetahuan, tetapi tidak terdapat pengaruh terhadap aspek sikap dan keterampilan pada materi hidrolisis garam,(3) tidak terdapat interaksi antara model pembelajaran STAD berbantuan Drill and Practice dan TAI dengan kreativitas terhadap prestasi belajar aspek pengetahuan, sikap, dan keterampilan pada materi hidrolisis garam.

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISIONS (STAD) DENGAN MEDIA LKS UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BERPRESTASI DAN PRESTASI BELAJAR PADA MATERI KELARUTAN DAN HASIL KALI KELARUTAN KELAS XI IPA SMA NEGERI 1 NGEMPLAK

Jurnal Pendidikan Kimia Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Pendidikan Kimia
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (386.867 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi berprestasi dan prestasi belajar pada materi Kelarutan dan Hasil Kali Kelarutan siswa kelas XI IPA 1 SMA Negeri Ngemplak Boyolali Tahun Pelajaran 2015/2016. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus.setiap siklusnya terdiri dari empat tahapan yang terdiri dari perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, ombervasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI IPA 1 SMA Negeri Ngemplak Boyolali Tahun Pelajaran 2015/2016. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, tes, dan angket. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif STAD (Student Teams Achievement Divisions) dapat meningkatkan motivasi berprestasi dan prestasi belajar siswa pada materi Kelarutan dan Hasil Kali. Peningkatan motivasi berprestasi siswa pada siklus I diperoleh 75% siswa kategori tinggi. Sedangkan pada peningkatan prestasi belajar meliputi aspek pengetahuan, sikap, keterampilan. Pada aspek pengetahuan, ketuntasan belajar siswa dari 56% pada siklus I meningkat menjadi 96% pada siklus II. Ketercapaian dari aspek sikap pada siklus I diperoleh 81,25%. Sedangkan ketercapaian dari aspek keterampilan pada siklus I adalah 100%.