0
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pendidikan Kimia Paedagogia
Articles
5
Documents
PRESTASI BELAJAR KIMIA SISWA ASPEK PENGETAHUAN DAN SIKAP DENGAN MODEL PEMBELAJARAN LEARNING CYCLE 4E LEBIH BAIK DARI INKUIRI TERBIMBING

Paedagogia Vol 19, No 2 (2016): -
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (723.468 KB)

Abstract

The purpose of this study is to determine: (1) Effect of learning model (and a guided inquiry learning model Learning Cycle 4E (4E LC)) on student achievement in material solubility and solubility product; (2) The effect of critical thinking skills to student achievement in material solubility and solubility product; (3) The interaction between the learning model (and a guided inquiry learning model LC 4E) with the critical thinking skills to student achievement in material solubility and solubility product. This research used experimental method with 2x2 factorial design. The data collection technique using the test method to measure the knowledge and critical thinking skills and take into attitudes questionnaire method. Hypothesis testing is done using two-way ANOVA with the help of SPSS 18. Based on the results of the study concluded that (1) the achievement of knowledge and attitudes on the model LC 4E better than the model Inkuri Guided, shown on average each on knowledge 78.85 and 60, 82 as well as to aspects of the attitude of 3.91 and 3.27, while the achievement skills learning model no effect on student achievement; (2) there was no effect on the performance of critical thinking skills knowledge, attitudes, and skills of students; (3) there is no interaction between the model LC 4E and Guided Inquiry to the achievement of knowledge, attitudes, and skills of students.

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TEAMS GAMES TOURNAMENTS (TGT) DISERTAI VIDEO COMPACT DISK (VCD) DAN TEKA TEKI SILANG (TTS) UNTUK MENINGKATKAN MINAT DAN PRESTASI BELAJAR KIMIA PADA MATERI KONSEP MATERI DAN PERUBAHANNYA KELAS X SMK MUHAMMADIYAH 2 SRAGEN

Jurnal Pendidikan Kimia Vol 5, No 3 (2016)
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (219.717 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan minat dan prestasi belajar siswa pada materi Konsep Materi dan Perubahannya dengan menerapkan model pembelajaran TGT disertai VCD dan TTS. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas yang terdiri dari dua siklus, dengan tiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Subyek penelitian adalah siswa kelas X TKR 2 SMK Muhammadiyah 2 Sragen tahun pelajaran 2013/2014. Data diperoleh melalui wawancara, dokumentasi, observasi, tes dan angket. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif. Hasil dari penelitian tindakan kelas ini menunjukkan bahwa: Penerapan model pembelajaran TGT disertai VCD dan TTS dapat meningkatkan minat siswa kelas X TKR  2 SMK Muhammadiyah 2 Sragen pada materi konsep materi dan perubahannya. Hal ini dapat dilihat dari minat siswa pada siklus I dan siklus II. Persentase minat belajar siswa pada siklus I  68,78% dan 75,05% pada siklus II. Penerapan model pembelajaran TGT disertai VCD dan TTS dapat meningkatkan prestasi belajar siswa pada materi konsep materi dan perubahannya. Dalam penelitian ini, prestasi belajar yang dimaksud adalah ketuntasan belajar dan prestasi afektif siswa. Pada siklus I persentase ketuntasan belajar siswa sebesar  34,38% dan pada siklus II persentase ketuntasan belajar siswa meningkat   90,62%. Pada aspek afektif, siswa yang mempunyai kategori tinggi sebesar  73,17% pada siklus I dan  78,33% pada siklus II.

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TIPE CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) UNTUK MENINGKATKAN MINAT BELAJAR DAN PRESTASI BELAJAR KIMIA PADA MATERI SISTEM KOLOID KELAS XI MIPA 4 SMA AL-ISLAM 1 SURAKARTA TAHUN PELAJARAN 2015/2016

Jurnal Pendidikan Kimia Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Pendidikan Kimia
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.216 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan minat belajar dan prestasi belajar peserta didik melalui penerapan model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) pada materi pokok Sistem Koloid. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam 2 siklus. Tiap siklus terdiri atas perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan evaluasi, serta refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI MIPA 4 SMA Al-Islam 1 Surakarta tahun pelajaran 2015/2016. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, angket, tes, dan dokumentasi. Validasi data menggunakan teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) dapat meningkatkan minat belajar dan prestasi belajar peserta didik pada materi pokok Sistem Koloid di SMA Al-Islam 1 Surakarta. Persentase ketercapaian minat belajar 53,85% pada siklus I, meningkat menjadi 76,92% pada siklus II dan dapat meningkatkan prestasi belajar peserta didik (pencapaian aspek pengetahuan pada siklus I adalah 69,23% kemudian meningkat menjadi 87,18% pada siklus II. Pada aspek sikap dan keterampilan pada siklus I adalah 100%).

STUDI KOMPARASI MODEL PEMBELAJARAN TEAM ASISTED INDIVIDUALIZATION (TAI) DAN GROUP INVESTIGATION (GI) DENGAN MEMPERHATIKAN KEMAMPUAN MATEMATIK TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA PADA MATERI STOIKIOMETRI POKOK BAHASAN KONSEP MOL KELAS X SMA NEGERI 1 BOYOLALI

Jurnal Pendidikan Kimia Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Pendidikan Kimia
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (338.519 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) pengaruh antara model pembelajaran tipe kooperatif Team Assisted Indiviualization (TAI) dan Group Investigation (GI) terhadap prestasi belajar siswa, (2) pengaruh kemampuan matematik terhadap prestasi belajar siswa, (3) interaksi antara model pembelajaran tipe kooperatif Team Assisted Indiviualization (TAI) dan Group Investigation (GI) jika ditinjau dari kemampuan matematik terhadap prestasi belajar siswa pada materi Stoikiometri pokok bahasan konsep mol. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas X MIA 4 dan siswa kelas X MIA 3 yang diterapkan model pembelajaran Team Assisted Indiviualization (TAI) dan Group Investigation (GI) yang diambil dengan teknik cluster random sampling. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain faktorial 2x2. Teknik pengumpulan data melalui tes, angket, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan uji analisis variansi dua jalan sel tak sama dan Kruskal-Wallis. Hasil dari penelitian adalah: (1) terdapat pengaruh penerapan model pembelajaran Team Assisted Individualization (TAI) dan Group Investigation (GI) terhadap prestasi belajar siswa hanya pada aspek pengetahuan (2) terdapat pengaruh kemampuan matematik terhadap prestasi belajar siswa hanya pada aspek pengetahuan (3) tidak terdapat interaksi antara model pembelajaran Team Assisted Individualization (TAI) dan Group Investigation (GI) dengan kemampuan matematik terhadap prestasi belajar siswa aspek pengetahuan, sikap, dan keterampilan pada materi Stoikiometri pokok bahasan konsep mol.

UPAYA MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA DAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS XI IPA SEMESTER GENAP PADA MATERI KELARUTAN HASIL KALI KELARUTAN (Ksp) DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN PREDICT, OBSERVE, EXPLAIN (POE) DI SMA NEGERI 1 BANYUDONO

Jurnal Pendidikan Kimia Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Pendidikan Kimia
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (233.717 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa dan prestasi belajar siswa dengan menggunakan model pembelajaran Predict, Observe, Explain (POE) pada materi kelarutan dan hasil kali kelarutan (Ksp) kelas XI IPA 1 di SMA Negeri 1 Banyudono. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus. Setiap siklus terdapat empat tahapan yang terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, hasil pengamatan, dan refleksi tindakan. Subjek penelitian adalah kelas XI IPA 1 SMA Negeri 1 Banyudono Tahun Ajaran 2015/2016. Data diperoleh dari wawancara, observasi, tes, dan angket. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran dengan model POE dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis (46,67% pada siklus I menjadi 63,33% pada siklus II) prestasi belajar siswa (aspek pengetahuan 40% pada siklus I menjadi 56,67% pada siklus II) pada materi kelarutan dan hasil kali kelarutan (Ksp). Aspek sikap menunjukkan terdapat peningkatan persentase dari 93,33% pada siklus I menjadi 100% pada siklus II. Aspek keterampilan mencapai 100% pada siklus I.