This Author published in this journals
All Journal Jurnal Agritech
Sudjarwadi, Sudjarwadi
Faculty of Agricultural Technology, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Indonesia

Published : 2 Documents
Articles

Found 2 Documents
Search

Satu Alternatif Cara Hitungan Hujan Bermanfaat Untuk Padi Sawah Sudjarwadi, Sudjarwadi
Agritech Vol 10, No 4 (1990)
Publisher : Faculty of Agricultural Technology, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/agritech.19213

Abstract

Sebuah model matematika untuk menghitung nilai hujan bermanfaat dipergunakan untuk melakukan simulasi. Simulasi bermaksud menyelidiki pengaruh manajemen air terhadap hujan barmanfaat. Dalam hal ini, hujan harian merupakan data dasar. Parameter yang mempengaruhi proses transfer nilai hujan menjadi nilai hujan bermanfaat adalah tinggi pematang sawah. dengan genangan air minimum di petak sawah dan genangan normal sebagai variabel: Manajemen air di petak sawah dicerminkan dengan pengaturan genangan minimum (GEMIN) dan genangan normal (GNOR). Namun karena dalam praktek irigasi dapat dilakukan pengaturan tinggi pemalang sebagai genangan air maksimum (GEMAK). maka studi simulasi cara-cara manejemen air dilakukan dengan merubah-rubah nilai GEMAK. GEMIN, dan GSET. Variabel tersebut digunakan dalam model untuk transfer masukan data hujan menjadi keluaran nilai hujan bermanfaat. Dengan 1400 alternatif masa tanam padi pada kurun waktu 5 tahun data, akhirnya dapat disimpulkan bahwa faktor dominan cerminan pengaruh manajemen air terhadap nilai keluaran hujan bermanfaat (GEMAK - GNOR). Hasil studi yang menarik untuk kasus data hujan di Sempor yaitu pengaruh permulaan masa tanam terhadap nilai hujan bermanfaat musiman yang berubah-ubah dan tahun Ke tahun.
Prediksi Debit Sungai Bedog dan Gajahwong Dengan Model Arima sebagai Dasar Penentuan Pola Tanam Murtiningrum, Murtiningrum; Sudjarwadi, Sudjarwadi; Jayadi, Rachmad; Sudira, Putu
Agritech Vol 36, No 4 (2016)
Publisher : Faculty of Agricultural Technology, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/agritech.10518

Abstract

Planting pattern in an irrigation system is affected by water availability in river which may fluctuate from time to time. The objective of this paper is to assess the discharge fluctuation characteristic of Bedog and Gajahwong Rivers measured respectively in Cokrobedog and Mrican Weirs. The historical discharge data of the two rivers was assessed to predict river discharges of subsequent year as a basis of planting pattern determination. The ARIMA model was employed to predict water avalability. Model test showed that ARIMA (1,1,0) and ARIMA (2,1,0) could accurately predict river discharge of the two rivers. Considering parsimony principle, the ARIMA (1,1,0) model was chosen as the most suitable model. Based on predicted discharge, the previous planting pattern can still be applied in the future.ABSTRAKPola tanam pada sistemirigasi dipengaruhi oleh ketersediaan air di sungai yang bervariasi dari waktu ke waktu. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis karakteristik fluktuasi debit Sungai Bedog dan Sungai Gajahwong yang masing-masing diukur di Bendung Cokrobedog dan Bendung Mrican. Data historis debit kedua sungai dianalisis untuk menentukan karakteristik dan memprediksi debit pada tahun berikutnya sebagai dasar penyusunan pola tanam. Model ARIMA dipergunakan untuk memprediksi ketersediaan air. Uji model menunjukkan bahwa ARIMA (1,1,0) and ARIMA (2,1,0) mampu memperkirakan debit kedua sungai. Dengan mempertimbangkan prinsip parsimony, maka model ARIMA (1,1,0) dipilih sebagai model yang paling sesuai. Berdadsarkan prediksi debit, pola tanam sebelumnya yaitu padi-padi-palawija masih dapat diberlakukan di masa yang akan datang.