Fattah, H.
Fakultas Peternakan, Universitas Hasanuddin, Makassar

Published : 2 Documents
Articles

Found 2 Documents
Search

KARAKTERISTIK FUNGSIONAL TELUR INFERTIL SISA HASIL PENETASAN YANG DIFERMENTASI MENGGUNAKAN Saccharomyces cerevisiae PADA LEVEL YANG BERBEDA (Functional Characteristics of Egg Infertile Hatchery Remaining at Fermentation in Saccharomyces cerevisiae Using Different Level) Amaliah, L.; Nahariah, Nahariah; Fattah, H.; Ali, H. M.
Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas Hasanuddin, Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Infertile  eggs  obtained  from  hatchery  process  has  experienced  a  declined  characteristic  in the functional properties. The decrease is due to the storage and warming up during the hatching process. An attempt should be taken to improve it through a fermentation process. This study aimed to determine  the  functional  characteristics of    infertile  egg   which was  fermented using different levels of Saccharomyces cerevisiae. This study was carried out according  to completely  randomized design  (CRD) with 4  treatments and 3  replications. The parameters measured were  the power of foam,  foam stability, coagulation  time and gel strength. The results showed  that  the  fermentation of  infertile eggs using different  levels of Saccharomyces cerevisiae   signifcantly (P<0.05) affected the foam power and foam stability and became highly signifcant (P<0.01) against coagulation time, but had no effects (P>0.05) on the gel strength. Fermentation using Saccharomyces cerevisiae at the level of 6% can maintain gel strength, improving foam, foam stability and coagulation time of infertile eggs obtained from the hatching process.
EVALUASI KARAKTERISTIK FISIKOKIMIA TELUR INFERTIL SISA HASIL PENETASAN YANG DI FERMENTASI MENGGUNAKAN Saccharomyces cerevisiae PADA LEVEL YANG BERBEDA (Evaluation of physicochemical eggs of infertil egg results reservations in fermentation using Saccharomyces cerevisiae on different levels) Hatijah, Hatijah; Nahariah, N.; Fattah, H.; Hikmah, H.
Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Vol 6, No 2 (2018)
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas Hasanuddin, Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telur infertil sisa hasil penetasan merupakan telur yang telah melalui proses seleksi atau candling dari perusahaan penetasan. Telur infertil merupakan telur yang tidak mengalami proses pembuahan. Telur infertil sisa hasil penetasan telah banyak mengalami perubahan fisikokimia akibat proses pemanasan selama pemeraman berlangsung. Telur ini masih banyak digunakan sebagai pangan dalam masyarakat, baik sebagai telur konsumsi maupun sebagai tambahan bahan pangan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui karakteristik fisikokimia telur infertil sisa hasil penetasan yang difermentasi menggunakan Saccharomyces cerevisiae pada level yang berbeda. Penelitian ini menggunakan rancangan percobaan acak lengkap dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan. Parameter yang diamati adalah karakteristik fisikokimia yang meliputi kadar air, pH, kekentalan, protein, lemak dan gula reduksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fermentasi telur infertil menggunakan Saccharomyces cerevisiae pada level yang berbeda berpengaruh nyata (P≤0,05) terhadap nilai pH, kekentalan, protein, lemak dan gula reduksi, namun tidak berpengaruh nyata (P≥0,05) terhadap persentase kadar air. Fermentasi Saccharomyces cerevisiae dengan menggunakan level 2% dapat memperbaiki karakteristik fisikokimia telur infertil sisa hasil industri penetasan.