Nahariah, N.
Fakultas Peternakan, Universitas Hasanuddin, Makassar

Published : 2 Documents
Articles

Found 2 Documents
Search

Optimization of antioxidants with different fermentation time in the salvage industry infertile eggs Rajma, Fastawa; Nahariah, N.; Maruddin, Fatma
Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas Hasanuddin, Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The  eggs  infertile  is  one  alternative  food  to meet  the  nutritional  needs  and  other  benefts  of eggs. The study aims to determine the effect of different fermentation time of the optimization efforts antioxidants  in  infertile  eggs  hatching  the  remaining  results.  The  study  design  used  a  completely randomized design (CRD) with three treatments and fve replications. Study treatment was 0, 2 and 4 days. Materials used are infertile eggs hatching period of 18 days as many as 45 items. The parameters measured were the antioxidant activity, the concentration of antioxidants and thiobarbituric acid (TBA) and fat content. The results showed that the antioxidant activity in the rest of the infertile eggs hatching industry results highly signifcant effect increases with the length of fermentation consecutive 0 days amounted to 87.44%, amounting to 96.75% 2 days and 4 days amounted to 99.38%. The concentration of antioxidants in infertile eggs hatching salvage industry very signifcantly decreased with increasing fermentation time consecutive 0 days of 11.56%, 2 days of 10.66%   and 4 days of 11.11%. TBA value (malonaldehid mg/10 mg)  in infertile eggs hatching salvage industry very signifcantly decreased with increasing fermentation time consecutive 0 days  of 0,09, 2 days of 0.08 and 4 days of 0.05. The percentage of fat in infertile eggs hatching salvage industry very signifcantly decreases with increasing length of fermentation consecutive days 0 of 11.56%, 2 days of 10.66%   and 4 days  of 11.11%. Fermentation for 2 days to optimize the rest of antioxidants in the  eggs infertile hatching results.
EVALUASI KARAKTERISTIK FISIKOKIMIA TELUR INFERTIL SISA HASIL PENETASAN YANG DI FERMENTASI MENGGUNAKAN Saccharomyces cerevisiae PADA LEVEL YANG BERBEDA (Evaluation of physicochemical eggs of infertil egg results reservations in fermentation using Saccharomyces cerevisiae on different levels) Hatijah, Hatijah; Nahariah, N.; Fattah, H.; Hikmah, H.
Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Vol 6, No 2 (2018)
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas Hasanuddin, Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telur infertil sisa hasil penetasan merupakan telur yang telah melalui proses seleksi atau candling dari perusahaan penetasan. Telur infertil merupakan telur yang tidak mengalami proses pembuahan. Telur infertil sisa hasil penetasan telah banyak mengalami perubahan fisikokimia akibat proses pemanasan selama pemeraman berlangsung. Telur ini masih banyak digunakan sebagai pangan dalam masyarakat, baik sebagai telur konsumsi maupun sebagai tambahan bahan pangan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui karakteristik fisikokimia telur infertil sisa hasil penetasan yang difermentasi menggunakan Saccharomyces cerevisiae pada level yang berbeda. Penelitian ini menggunakan rancangan percobaan acak lengkap dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan. Parameter yang diamati adalah karakteristik fisikokimia yang meliputi kadar air, pH, kekentalan, protein, lemak dan gula reduksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fermentasi telur infertil menggunakan Saccharomyces cerevisiae pada level yang berbeda berpengaruh nyata (P≤0,05) terhadap nilai pH, kekentalan, protein, lemak dan gula reduksi, namun tidak berpengaruh nyata (P≥0,05) terhadap persentase kadar air. Fermentasi Saccharomyces cerevisiae dengan menggunakan level 2% dapat memperbaiki karakteristik fisikokimia telur infertil sisa hasil industri penetasan.