Articles

Found 2 Documents
Search

Keragaman Morfologi dan Molekuler Empat Kelompok Kultivar Jagung (Zea mays L.) Fatmawati, Yeni; Purwantoro, Aziz; Basunanda, Panjisakti
Vegetalika Vol 6, No 3 (2017)
Publisher : Vegetalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3060.292 KB)

Abstract

Plasma nutfah jagung memiliki berbagai jenis. Jenis jagung yang sering dibudidayakandan dikonsumsi adalah jagung hibrida, jagung manis, dan jagung berondong. Setiap jeniskelompok jagung memiliki sifat yang beragam. Keragaman pada beberapa kelompokjagung dapat diketahui berdasarkan karakterisasi morfologi dan molekuler. Penelitian inibertujuan untuk menentukan jarak kemiripan empat kelompok jagung berdasarkankarakter morfologi, menghitung nilai keragaman antar dan dalam populasi jagung, danmenghitung koefisien kemiripan pada empat kelompok jagung berdasarkan penandaRAPD, serta menentukan adanya perbedaan gen-gen pembentuk senyawa antosianin dansukrosa-pati. Empat kelompok jagung yang yaitu jagung hibrida (kelompok Indurata),jagung manis (kelompokSaccharata), jagung berondong stroberi dan berondong kuning(kelompok Everta) dikarakterisasi pada 15 sifat kuantitatif morfologi dan genotipenyamenggunakan delapan primer RAPD (OPA3, OPA5, OPA9, OPC8, OPC10, OPC3, OPC5,OPC8), serta menggunakan gen antosianin (Chs, Chi dan Pr1) dan gen sukrosa-pati(Sh1). Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan karakter morfologi, populasijagung berondong stroberi dan jagung berondong kuning memiliki kemiripan yang dekat.Hasil pengujian RAPD menghasilkan nilai keragaman dalam populasi sebesar 47 % danantar populasi sebesar 53 %. Nilai koefisien kemiripan berdasarkan RAPD sebesar 0,34–0,98. Keberadaan gen Chs, Chi dan Pr1 tidak dapat mengindikasikan adanya perbedaanpada keempat kelompok jagung, begitu juga dengan gen Sh1 tidak mengindikasikanadanya perbedaan diantara keempat kelompok jagung.
ANALISIS EVOLUSIONISME DAN EUDEMONISME TOKOH-TOKOH DALAM NOVEL PELUANG KEDUA KARYA AGNES JESSICA Fatmawati, Yeni
Seminar Nasional Pendidikan Bahasa Indonesia Vol 2, No 1 (2018): SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN BAHASA INDONESIA
Publisher : Seminar Nasional Pendidikan Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Karya sastra merupakan pengalaman imajinatif penulis. Pengalaman imajinatif ini merupakan nilai penting dalam fiksi. Dalam penelitian ini, istilah dan pengertian fiksi sengaja dibatasi pada prosa, prosa naratif, dan teks naratif. Karya fiksi, seperti halnya dalam kesastraan Inggris dan Amerika, menunjuk pada karya yang berwujud novel dan cerita pendek. Namun lebih khusus lagi, penelitian ini menjadikan novel sebagai objek penelitian yang dieksplorasi dari kajian evolusionisme dan eudemonisme. Evolusionisme secara harfiah memang mengacu pada manusia yang mengakui  bahwa manusia bisa selalu lebih sempurna, memperbaiki hidupnya dan kemajuan itu tidak mengenal batas. Sedangkan eudemonisme menegaskan setiap kegiatan manusia mengejar tujuan, dan tujuan manusia adalah kebahagiaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan evolusionisme dan eudemonisme tokoh-tokoh dalam novel Peluang Kedua karya Agnes Jessica dengan  harapan dapat memberikan sumbangan kepada pihak-pihak yang berkecimpung dalam dunia penelitian sebagai bandingan hasil penelitian sebelumnya. Di samping itu, hasil penelitian ini juga dimanfaatkan sebagai rujukkan bagi penelitian sejenis lebih lanjut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik yang digunakan untuk menganalisis data penelitian ini adalah teknik analisis content analysis. Data yang terdapat dalam hasil penelitian ini adalah deskripsi data dari evolusionisme dan eudemonisme dalam Novel Peluang Kedua karya Agnes Jessica yang penulis baca, adapun macam-macam dan jenis-jenisnya diklasifikasikan ke dalam tiga kelompok, yaitu evolusionisme pada diri, evolusionisme pada kepribadian, dan evolusionisme pada taraf hidup. Selanjutnya eudemonisme dapat klasifikasikan ke dalam dua kelompok, yaitu eudemonisme yang berdampak baik dan eudemonisme yang berdampak buruk.  Hasil penelitian, evolusionisme dan eudemonisme dalam novel Peluang Kedua karya Agnes Jessica dapat diklasifikasikan ke dalam tiga kelompok, yaitu evolusionisme pada diri, evolusionisme pada kepribadian, dan evolusionisme pada taraf hidup. Selanjutnya eudemonisme dapat klasifikasikan ke dalam dua kelompok, yaitu eudemonisme yang berdampak baik dan eudemonisme yang berdampak buruk. Secara keseluruhan, dalam novel Peluang Kedua karya Agnes Jessica terkandung unsur evolusionisme dan eudemonisme. Secara umum dalam kehidupan evolusionisme dan eudemonisme yang ditampilkan masih berada pada level ideal. Evolusionisme dan eudemonisme ideal tersebut merupakan suatu bentuk evolusionisme dan eudemonisme yang digambarkan sesuai dengan pemaknaan ruang dan waktu yang terdapat dalam novel Peluang Kedua karya Agnes Jessica.