Articles

Found 29 Documents
Search

HUBUNGAN GANGGUAN POLA TIDUR DENGAN HIPETENSI PADA LANSIA Madeira, Albertina; Wiyono, Joko; Ariani, Nia Lukita
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 4, No 1 (2019): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (308.558 KB)

Abstract

Tidur merupakan kondisi istirahat yang diperlukan oleh manusia secara reguler.Tidur mempunyai efek yang sangat besar terhadap kesehatan fisik, mental, emosi dan sistem imunitas tubuh. Seseorang yang kualitas dan kuantitas tidurnya kurang cenderung lebih mudah terserang penyakit, diantaranya adalah serangan jantung, anemia dan tekanan darah tinggi. Hipertensi merupakan gejala yang sering ditemui pada orang lansia dan menjadi faktor resiko utama insiden penyakit kardiovaskuler. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan gangguan pola tidur dengan hipertensi pada lansia di Posyandu Mawar Kelurahan Merjosari Wilayah Kerja Dinoyo Kota Malang. Desain penelitian menggunakan metode deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 42 orang yang di tentukan dengan teknik purposive sampling. Data dianalisis dengan menggunakan uji statistik Person product moment (P < 0,05). Hampir seluruhnya (79%) gangguan tidur responden termasuk dalam kategori terganggu yaitu 33 orang dan sebagian besar responden lansia tergolong dalam kategori hipertensi derajat 1 sebanyak 33 orang (79%). Hasil analisis bivariat menunjukkan Pvalue (0,002) < (0,050) artinya ada hubungan yang signifikan antara gangguan pola tidur dengan hipertensi pada lansia di Posyandu Mawar Kelurahan Merjosari Wilayah Kerja Dinoyo Kota Malang. Diharapkan petugas kesehatan dapatmelakukan penyuluhan kepada lansia agar bisa berperilaku hidup sehat dengan cara menghindari gangguan pola tidur untuk mengurangi jumlah penderita hipertensi di Indonesia. ABSTRACT Sleep is a resting condition needed by humans on a regular basis. Sleep has a huge effect on the physical, mental, emotional and immune systems of the body. Someone whose sleep quality and quantity is less likely to be more susceptible to disease, including heart attacks, anemia and high blood pressure. Hypertension is a symptom that is often found in elderly people and is a major risk factor for the incidence of cardiovascular disease. The purpose of this study was to determine the relationship of disturbances in sleep patterns with hypertension in the elderly in Posyandu Mawar, Merjosari Village, Dinoyo Work Area, Malang City. The research design used descriptive analytical method with cross sectional approach. The research sample amounted to 42 people who were determined by purposive sampling technique. Data were analyzed using Person product moment test (P
HUBUNGAN ANTARA POLA MAKAN DENGAN KEJADIAN OBESITAS PADA MAHASISWA DI UNIVERSITAS TRIBHUWANA TUNGGADEWI MALANG Evan, Evan; Wiyono, Joko; Candrawati, Erlisa
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 3 (2017): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Angka kejadian obesitas menurut World Health Organization (WHO) pada tahun 2011 diperkirakan di dunia ada sekitar 1,6 milyar remaja berumur 15 tahun kelebihan berat badan dan sebanyak 400 juta orang gemuk (obesitas). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pola makan dengan kejadian obesitas pada mahasiswa di Universitas Tribhuhawana Tunggadewi Malang. Desain penelitian mengunakan desain korelasional dengan metode pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 31 mahasiswa dan sampel penelitian menggunakan purposive sampling sebanyak 31 mahasiswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah pendekatan dan observasi. Metode analisa data yang di gunakan yaitu Spearman Rank dengan menggunakan SPSS. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Variabel independen yaitu dengan memberikan fomulir food record yang akan di isi selama satu minggu yang digunakan untuk memperoleh informasi dari responden dalam arti laporan tentang pribadinya. Kriteria inskluasi penelitian adalah mahasiswa yang bersedia untuk diteliti, mahasiswa dengan IMT > 25,0 (kg/m2). Variabel dependen menggunakan observasi yaitu pengukuran berat badan dan tinggi badan responden. Hasil penelitian membuktikan bahwa pola makan mahasiswa sebanyak 24 (77,4%) mahasiswa mengalami pola makan tinggi dan obesitas mahasiswa sebanyak 29 (93,5%) mahasiswa memiliki obesitas I, sedangkan hasil Spearman Rank didapatkan nilai p value = 0,004 < α (0,05) yang berarti ada hubungan pola makan dengan kejadian obesitas pada mahasiswa di Universitas Tribhuhawana Tunggadewi Malang. Mahasiswa perlu untuk menurunkan berat badan yaitu perlu mengontrol pola makan dan melakukan olahraga.
Regional Resource Management Based on Landscape Ecology in Northern Muria Peninsula, Central Java Wiyono, Joko; sunarto, Sunarto
Indonesian Journal of Geography Vol 48, No 1 (2016): Indonesian Journal of Geography
Publisher : Faculty of Geography, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB) | DOI: 10.22146/ijg.12467

Abstract

Landscape ecology can be used to identify potential resources based on it physical, biological and socio-cultural characteristics. This research was conducted in the northern part of the Muria Peninsula. This study uses observation and sampling based on toposequences transects. The northern Muria Peninsula is a complex area. Landscape in this region is strongly influenced by volcanism in the past of Muria Volcano and Genuk Volcano also geomorphological processes such as fluvial and marine. Potential resources in the northern part of the Muria Peninsula such as potential for marine, mining, agriculture, farming, and tourism. Muria Peninsula regional management should be adapted to the potential and function of each area, so that will not cause environmental degradation.
FAKTOR RESIKO TERJADINYA PENYAKIT NYERI SENDI PADA LANJUT USIA RY, Aminullah; Wiyono, Joko; Masluhiya AF, Swaidatul
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 3, No 2 (2018): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan data Depkes RI tahun 2015, penyakit nyeri sendi banyak ditemukan pada golongan usia lanjut, dengan jumlah pengidap penyakit nyeri sendi mencapai 23,6% hingga 31,3%. Nyeri sendi merupakan salah satu penyakit terbanyak yang di derita oleh kalangan lanjut usiadi Jawa Timur sebanyak 28% dari 4.209.817 lansia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor resiko terjadinya penyakit nyeri sendi pada lanjut usia. Desain penelitian mengunakan desain deskriptif yang memberikan gambaran secara mendalam pada suatu fenomena dan kemudian melakukan analisis odd rasio. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 165 lanjut usia dengan penentuan sampel penelitian menggunakan random sampling yang berarti pengambilan sampel secara acak sehingga jumlah sampel yang digunakan sebanyak 33 lansia yang mengunjungi Posyandu Lansia Permadi Kelurahan Tlogomas, Kecamatan Lowokwaru Malang. Instrumen data yang digunakan adalah kuisioner. Metode analisa data yang di gunakan yaitu deskriptif. Hasil penelitian membuktikan sebanyak 39,4% lanjut usia suka mengonsumsi makan yang tidak sehat, sebanyak 66,7% lanjut usia berada di lingkungan yang tidak sehat dan sebanyak 69,7% lanjut usia tidak pernah melakukan olahraga. Lanjut usia perlu melakukan hidup sehat seperti mengurangi mengkonsumsi makanan berlemak, instan dan mengadung purin tinggi seperti daging sapi dan sayur bayam; rutin melakukan aktivitas ringan seperti menyapu rumah agar lingkungan bersih dan rutin melakukan olahraga dua kali dalam seminggu agar terhindar dari penyakit nyeri sendi. ABSTRACT Based on the data of MOH RI in 2015, joint pain disease found in elderly group, with the number of sufferers of joint pain reached 23.6% to 31.3%. Joint pain is one of the most diseases suffered by the elderly in East Java as much as 28% of 4.209.817 elderly. The purpose of this study was to determine the risk factors for joint pain in elderly patients. The research design used is a descriptive design that gives an in-depth description of a phenomenon and then performs an odd ratio analysis. The population in this study as many as 165 elderly with the determination of research samples using random sampling which means random sampling so that the number of samples used as many as 33 elderly who visited Posyandu Elderly Permadi Kelurahan Tlogomas, Kecamatan Lowokwaru Malang. The data instrument used is questionnaire. Data analysis method that is used was descriptive. The results showed that 39.4% of elderly people liked to eat unhealthy diet, 66.7% of elderly in an unhealthy environment and 69.7% of elderly never exercised. So the elderly need to do a healthy life such as reducing the consumption of fatty foods, instant and high purine mengadung such as beef and spinach vegetables; routinely perform light activities such as sweeping the house for a clean environment and regular exercise twice a week to avoid joint pain disease. Keywords : Elderly; unhealthy environment; food; joint pain; exercise.
HUBUNGAN TINGKAT RELIGIUSITAS DENGAN KUALITAS HIDUP LANSIA DI KELURAHAN TLOGOMAS KOTA MALANG Hardianti S., Helen; Wiyono, Joko; Adi W., Ragil Catur
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 3, No 3 (2018): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (200.288 KB)

Abstract

Tingkat religiusitas pada lansia diketahui dapat membantu dalam menghadapi kematian, serta memperoleh dan memelihara rasa berarti dalam hidupnya. Saat ini diketahui harapan hidup penduduk Indonesia naik dari 70,1 tahun di tahun 2009 menjadi 72,2 tahun pada periode 2010-2015. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan tingkat religiusitas dengan kualitas hidup lansia di Kelurahan Tlogomas Kota Malang. Desain penelitian ini dilakukan dengan metode korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi adalah lansia di Kelurahan Tlogomas Kota Malang, yang berjumlah 80 orang. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 32 orang. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria inklusi wanita, berusia > 60 tahun, beragama Islam, tidak mengalami sakit berat, demensia, tuli dan kelainan psikologis lainnya. Metode analisis data yang digunakan yaitu uji Spearman rank. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden memiliki tingkat religiusitas sangat baik sebanyak 23 orang (71,9%), dan sebagian besar memiliki kualitas hidup baik sebanyak 22 orang (68,8%). Berdasarkan uji Spearman rho didapatkan nilai p-value = 0,00060 years old, Moslem, not suffering from physical or psychology disease such as demensia and each other. Data analysis using Spearman rank test with a significance value of 0.05. The results of the study most respondents total of 23 respondents (71.9%) have very good level of religiosity and as many as 22 respondents (68,8%) have a good quality of life. The results of statistical analysis controlling data using spearman rank test p value 0.000 obtained values> 0.05, meaning there is significant correlation between religiosity and quality of life of the elderly in Tlogomas Malang. Recommended for elderly to maintain the quality of life by consuming low fat food, exercise, regular sleep and reduce anxiety in the face of old age with increasing religiosity. Keywords : Elderly; quality of life; religiositas.
HUBUNGAN AKTIVITAS MENONTON TELEVISI DENGAN STATUS GIZI PADA ANAK USIA SEKOLAH 6-8 TAHUN DI SDN MERJOSARI 02 MALANG Fieny, Theresia; Wiyono, Joko; Rosdiana, Yanti
Care : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol 4, No 3 (2016)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (345.983 KB) | DOI: 10.33366/cr.v4i3.438

Abstract

Aktivitas menonton televisi merupakan salah satu faktor penting yang menentukan status gizi seseorang.Asupan nutriri yang berlebih tidak diimbangi dengan pengeluaran energi akan menyebabkan terjadinya kegemukan.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui antara hubungan aktivitas menonton televisi dengan status gizi pada anak usia sekolah 6-8 tahun di SDN Merjosari 02 Malang. Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan pendekatan cross sectional. Populasinya adalah semua anak usia sekolah 6-8 tahun sebanyak 20 orang dengan teknik sampling sampel jenuh. Instrumen yang digunakan adalah lembar kuesioner.Analisa data dengan menggunakan uji statistik spearman rank, derajat kemaknaan (0,05).Hasil penelitian diketahui sebagian besar responden mempunyai aktivitas menonton televisi di Hari Minggu dalam kategori lama sebanyak 15 orang (75%), Senin 11 orang (55%), Selasa 13 orang (65%), dan sebagian besar status gizi responden dalam kategori gemuk yakni laki-laki 6 orang (30%) dan perempuan 7 orang (37%). Uji statistik p-value = 0,22 p-value > 0,05. Artinya tidak ada hubungan antara aktivitas menonton televisi dengan status gizi pada anak usia sekolah 6-8 tahun.Direkomendasikan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan memperbesar sampel penelitian dan menyertakan faktor determinannya.
KEJADIAN KECELAKAAN KERJA PERAWAT BERDASARKAN TINDAKAN TIDAK AMAN PI, Silvia Maria; Wiyono, Joko; Candrawati, Erlisa
Care : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol 3, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (251.864 KB) | DOI: 10.33366/cr.v3i2.478

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dari tindakan yang tidak aman oleh kecelakaan pada perawat di rumah sakit PW. Desain penelitian ini menggunakan observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Ukuran sampel dari 99 perawat dengan teknik simple random sampling. Analisis data yang digunakan adalah Chi Square dengan tingkat signifikansi α 0,05. Pengambilan informasi yang diperoleh melalui kuesioner. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa sebagian besar (54,5%) responden melakukan tindakan tidak aman dan sebagian besar (54,5%) responden pernah mengalami kecelakaan tempat kerja. Kebanyakan jenis (23,2%) dari tindakan tidak aman yang sering dilakukan adalah mengoperasikan peralatan tidak memenuhi standar. Sebagian besar jenis (30,3%) dari kecelakaan kerja yang MDS karena posisi yang salah saat bekerja. Hal ini disebabkan sikap perawat yang tidak disiplin dan tidak bekerja sesuai SOP yang berlaku di RSPW tersebut. Hasil tes data tindakan tidak aman dengan kecelakaan kerja dengan p=0.231> 0,05. Dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan antara tindakan tidak aman dengan kecelakaan kerja pada perawat di RSPW. RSPW diharapkan untuk menerapkan K3RS sesuai dengan KEPMENKES RI, membuat SOP pada perilaku kerja yang aman dan melakukan pelatihan K3.
HUBUNGAN AKTIVITAS SPIRITUAL DENGAN KUALITAS TIDUR LANSIA DI KELURAHAN TLOGOMAS KECAMATAN LOWOKWARU KOTA MALANG Pereira, Antonia Castro; Wiyono, Joko; Candrawati, Erlisa
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 4, No 1 (2019): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (336.807 KB)

Abstract

Lansia akan mengalami penurunan kekuatan fisik dan pemenuhan kualitas dan kuantitas tidurpun menurun. Aktivitas piritual memiliki peran, dimana seseorang ketika melakukan spiritual maka akan timbul perasaan lebih mendekatkan diri dengan Tuhan Yang Maha Esa, sehingga memberikan efek ketenangan dan kedamaian dalam kehidupan sehari-hari. Ketenangan inilah yang dapat membuat lansia mudah untuk memenuhi kebutuhan kualitas dan kuantitas tidur. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara aktivitas spiritual dengan kualitas tidur pada lansia di Kelurahan Tlogomas Kecamatan Lowokwaru Kota Malang. Desain penelitian menggunakan metode korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah adalah lansia di Kelurahan Tlogomas Kecamatan Lowokwaru Kota Malang sebanyak 56 orang dan sampel penelitian menggunakan total sampling yaitu yaitu seluruh anggota populasi dijadikan sampel. Analisis yang dipakai adalah korelasi spearman rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas spiritual hampir seluruh responden dikategorikan baik yaitu sebanyak 43 orang (76,8%), sebagian besar kualitas tidur responden dikategorikan baik yaitu sebanyak 30 orang (53,6%), dan hasil analisis data didapatkan nilai signifikan 0,017 (p ≤ 0,05), artinya ada hubungan antara aktivitas spiritual dengan kualitas tidur pada lansia di Kelurahan Tlogomas Kecamatan Lowokwaru Kota Malang, dimana hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin baik aktivitas spiritual maka akan semakin baik pula kualitas tidur.Lansia dapat meningkatkan kualitas tidur dengan cara melakukan aktivitas spiritual seperti membaca doa sebelum tidur. Hal ini dapat memberikan keringanan pada tubuh sehingga dapat tidur dengan pulas. ABSTRACT Elderly people will experience a decrease in physical strength and fulfillment of the quality and quantity of sleep. Spiritual activity has a role, where a person when doing spiritual will emerge feeling closer to God Almighty, thus giving the effect of calm and peace in everyday life. This calm can make the elderly easy to meet the needs of quality and quantity of sleep. The purpose of this study was to determine the relationship between spiritual activity and sleep quality in the elderly in Tlogomas Village, Lowokwaru District, Malang City. The research design uses a correlational method. The population in this study were elderly in Tlogomas Sub-District, Lowokwaru District, Malang City, as many as 56 people and the study sample used total sampling, that is, all members of the population were sampled. The analysis used is the Spearman rank correlation. The results showed that the spiritual activities of almost all respondents were categorized as good as many as 43 people (76.8%), most of the sleep quality of respondents was categorized as good as many as 30 people (53.6%), and the results of data analysis obtained a significant value of 0.017 (p ≤ 0.05), meaning that there is a relationship between spiritual activity and sleep quality in the elderly in Tlogomas Village, Lowokwaru District, Malang City, where the results of the study show that the better spiritual activity the better the quality of sleep. spiritual activities such as reading prayers before going to bed. This can provide relief to the body so that it can sleep soundly. Keywords : Spiritual activity; sleep quality; elderly.
HUBUNGAN AKTIVITAS MENONTON TELEVISI DENGAN STATUS GIZI PADA ANAK USIA SEKOLAH 6-8 TAHUN Mardona, Theresia Fieny Enny; Wiyono, Joko; Rosdiana, Yanti
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 4, No 1 (2019): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (281.274 KB)

Abstract

Aktivitas menonton televise sangat berpengaruh pada status gizi, karena kurangnya pengeluaran energi. Aktivitas menonton televisi merupakan salahsatu factor penting yang menentukan status gizi seseorang karena pengeluaran energi yang kurang dan ditambah lagi asupan nutrisi yang masuk sehingga akan terjadi kegemukan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan aktivitas menonton televise dengan status gizi pada anak usia sekolah 6-8 tahun di SDN Merjosari 02 Malang. Pada penelitian ini menggunakan desain penelitian non ekperimen dengan jenis correlation dengan metode pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah anak usia sekolah 6-8 tahun sebanyak 20 orang. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 20 orang. Pengambilan sampel dengan purposive sampling. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan uji statistic spearman rank dengan derajat kemaknaan (0,05). Hasil uji statistik menujukkan sebagian besar aktivitas menonton televisi responden masuk kategori lama, minggu 15 orang (75%), senin 11 orang (55%), selasa 13 orang (65%), dan sebagian besar status gizi dari responden masuk dalam kategori gemuk sebanyak 6 orang laki-laki dan 7 orang perempuan. Hasil analisis bivariat menunjukkan p-value> 0,05. Artinya tidak ada hubungan antara aktivitas menonton televisi dengan status gizi pada anak usia sekolah 6-8 tahun. Beberapa saran yang dapat direkomendasikan kepada pihak-pihak antara lain, bagi orang tua diharapkan dapat membantu memberikan informasi kepada anak agar anak tidak selalu sering menonton televisi. Bagi peneliti selanjutnya, dengan tidak adanya hubungan yang positif antara hubungan aktivitas menonton televisi dengan status gizi pada anak usia sekolah 6-8 tahun, diharapkan dapat lebih mengembangkan hasil penelitian ini menjadi ada hubungan. ABSTRACT Activity watched televvision very influence nutrien status. Activity influences many factor, one of them is ouhess energy. Ouhess energy influencess nutrient status someone. Activity watched one of them necessery factors to choose nutrien status. Someone because outless energy less and add again enter nutrient in until will becom fatest. The target from this riset is know betwen relation watched television with nutrient status for children school age 6-8 year at sdn morjo sari 02 malang.This riset use design riset non eksperimen with type correlation, methode closser cross sectional. The population is children school age 6-8 year as much 20 people. The sample this riset as much 20 people take sample with purposive sampling. The file have to analysis use static axam spearman rank at degres necessaries (0.05)The riset static result as big activity wached movie response enter week old catagory is people (75%), mondey 11 people (55%). Tuesday 13 people (65%) and as big as nutrient status fromresponses enter in category fat as much as men 6 person and women 7 person (30% and 37%) the result analysis bivariat show Pvalue >0.05. The meaning nothing relation activity wached television with nutrien status for children school age 6-8 year. A little aduice can recomanded to sides ono of them, for parents is hopeses can help give information to child in order that children not always wached television. Specialy for the riset next with. Nothing the relation positive between relation activity wached television accompanying nutrient status for school age children 6-8 year, hopeses can more make this riset result become there is relation. Keywords: Activity wached television; nutrient status.
HUBUNGAN TINGKAT RELIGIUSITAS DENGAN KUALITAS HIDUP LANSIA KELURAHAN TLOGOMAS KOTA MALANG Hardianti S., Helen; Wiyono, Joko; Adi W., Ragil Catur
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 3, No 2 (2018): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tingkat religiusitas berhubungan dengan kebutuhan psikologis lansia, membantu dalam menghadapi kematian, memperoleh dan memelihara rasa berarti dalam hidupnya. Diketahui harapan hidup penduduk Indonesia naik dari 70,1 tahun pada 2009 menjadi 72,2 tahun pada 2010-2015. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan tingkat religiusitas dengan kualitas hidup lansia kelurahan Tlogomas Malang. Metode penelitian mengunakan korelasi dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 80 lansia dengan penentuan sampel penelitian menggunakan purposive sampling sehingga didapatkan sebanyak 32 lansia yang dijadikan sampel penelitian. Instrumen dalam penelitian ini adalah kuisioner. Metode analisis data yang digunakan yaitu kolerasi spearman rank dengan menggunakan SPSS. Hasil penelitian membuktikan lebih dari separuh 23 (71,9%) responden memiliki tingkat religiusitas sangat baik dan lebih dari separuh 22 (68,8%) responden memiliki kualitas hidup baik, sedangkan hasil korelasi spearman rank didapatkan p value = (0,000) < (0,050) sehingga dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara hubungan yang signifikan antara tingkat religiusitas dengan kualitas hidup lansia kelurahan Tlogomas Malang. Diharapkan lansia menjaga kualitas hidup dengan mengkonsumsi makanan yang rendah lemak, melakukan olahraga, tidur teratur dan mengurangi kecemasan dalam menghadapi masa tua dengan meningkatkan religiusitas. ABSTRACT The level of religiosity relates to the psychological needs of the elderly, help in the facing of death, obtain and maintain a sense of meaning in life. Indonesian population life expectancy rise from 70.1 years in 2009 to 72.2 years in 2010-2015. The aim of research is to know the correlation of religiosity and quality of life of the elderly villages Tlogomas Malang. The study metode using the correlation metode with cross sectional approach. The population in this study were 80 elderly people with the determination of the sample using purposive sampling to obtain a total of 32 elderly people who sampled the study. Data collection techniques used were questionnaires. Data analysis method used was the Spearman rank correlation by using SPSS. Research shows more than half of the 23 (71.9%) of respondents have a very good level of religiosity and more than half of the 22 (68.8%) of respondents have a good quality of life, whereas the correlation results obtained spearmen rank p value = (0.000)