Yuliati, Lilik Noor
Departemen Ilmu Keluarga dan Konsumen, Fakultas Ekologi Manusia, Institut Pertanian Bogor

Published : 3 Documents
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGARUH AKTIVASI MEREK, HAMBATAN BERPINDAH DAN KEPUASAN NASABAH TERHADAP LOYALITAS NASABAH BANK “X” Fauziah, Mila; Hartoyo, Hartoyo; Yuliati, Lilik Noor
Jurnal Aplikasi Bisnis dan Manajemen (JABM) Vol 3, No 1 (2017): JABM Vol. 3 No. 1, Januari 2017
Publisher : School of Business, Bogor Agricultural University (SB-IPB)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1514.252 KB) | DOI: 10.17358/jabm.3.1.80

Abstract

The policy by the Bank of Indonesia to decrease interest rate of  Bank Indonesia’s certificate, from 11,82% in 2008 to 4,20% in 2012 causes the declination of the interest rate for  the bank products such as savings, deposit, and giro.  In 2008–2013, Bank “X” which is government owned, and has the second largest asset in Indonesia unfortunately has the customer loyalty level lower than of Bank “Y”.  Bank “Y” is chosen as the Best of Indonesian Bank Loyalty Championship for conventional bank savings product category, which was organized by Indonesian Bank Loyalty Award (IBLA).   To maintain the continuance of the company as well as the banking activities, customer loyalty is one the main keys.   In this regard, the objective of the research is to analyze the factors that influence the customer loyalty.  The data is analyzed using descriptive statistic and Structural Equation Modeling (SEM). The result of the research shows that the customer satisfaction variable, switching barriers, and brand activation are significantly affected by customer’s loyalty.  Reliability attribute, responsiveness, empathy and tangible are capable to influence the customer’s satisfaction.  The interpersonal relationship indicators, alternative attractiveness and switching cost influence the switching barriers.       Keywords: brand activation, switching barriers, customers’ satisfaction and loyaltyAbstrakKebijakan Bank Indonesia menurunkan tingkat suku bunga Sertifikat Bank Indonesia (SBI) pada tahun 2008 sebesar 11,82% menjadi 4,20% pada tahun 2012, membuat suku bunga produk perbankan seperti tabungan, deposito dan giro cenderung menurun. Bank “X” merupakan bank milik negara yang memiliki asset terbesar kedua di Indonesia sejak 2008 hingga tahun 2013, namun tingkat loyalitas nasabah Bank “X”selalu menjadi runner up masih kalah dengan loyalitas nasabah Bank “Y” yang terpilih sebagai The Best of Indonesian Bank Loyalty Champion dalam kategori produk tabungan bank konvensional yang diselenggarakan oleh Indonesian Bank Loyalty Award (IBLA).  Loyalitas nasabah salah satu kunci untuk menjaga kelangsungan maupun kegiatan usaha perbankan.  Dengan demikian, penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi loyalitas nasabah. Analisis data menggunakan statistik deskriptif dan analisis Structural Equation Modelling (SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel kepuasan nasabah, hambatan berpindah, dan Aktivasi Merek (brand activation) berpengaruh signifikan terhadap loyalitas nasabah. Atribut reliability, responsiveness, empathy, dan tangible mampu Memengaruhi kepuasan nasabah.  Atribut identitas dan komunikasi berpengaruh terhadap brand activation.  Indikator-indikator interpersonal relationship, alternative attractiveness dan switching cost berpengaruh terhadap hambatan berpindah. Kata kunci:    aktivasi merek, hambatan berpindah, kepuasan nasabah dan loyalitas
Faktor-faktor yang Memengaruhi Pembelian Produk Melalui TV Home Shopping Rahayu, Maria Tri; Suharjo, Budi; Yuliati, Lilik Noor
Jurnal Aplikasi Bisnis dan Manajemen (JABM) Vol 4, No 2 (2018): JABM Vol. 4 No. 2, Mei 2018
Publisher : School of Business, Bogor Agricultural University (SB-IPB)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1423.161 KB) | DOI: 10.17358/jabm.4.2.232

Abstract

This research aimed to improve better understanding on consumer behavior of TV Home Shopping (THS) by identifying the behavior of consumers watching THS, analyzing the effect of THS on consumer interest in purchasing THS products on consumer groups who have needs and who do not, and giving recommendation on THS program development to increase sales. In this research, the data were taken in the form of surveys through direct interviews using questionnaire as the instrument tool. The research data were processed by PLS smart software. The results showed that the respondents’ profiles as THS product buyers were dominated by women (63%), adults (30-39 years old, 51%), high education background (S1, 50%), full-time workers (56%), and middle to upper class communities (42%). There were three major THS channels chosen by the respondents i.e. OShop (47%), Lejel Home Shopping (37%), and MNC Shop (15%). The results of this research identified the primary reasons of purchasing products in THS i.e. product prices, appealing gifts, unique products, trending products, time saving, high quality products, needs for the products, lower prices, convenience by staying at home, and shopping for pleasure /gifts.Keywords: commercial, TV Home Shopping, AIDAAbstrak: Penelitian ini bertujuan meningkatkan pemahaman yang lebih baik tentang perilaku konsumen TV Home Shopping (THS) dengan mengidentifikasi perilaku masyarakat dalam menonton THS, menganalisis pengaruh THS terhadap minat konsumen dalam membeli produk THS pada kelompok konsumen yang butuh dan belum butuh, dan memberikan rekomendasi pengembangan program THS untuk meningkatkan penjualan. Pada penelitian ini, data diperoleh dengan metode survei melalui wawancara langsung dengan menggunakan bantuan instrumen kuesioner. Data penelitian diolah dengan bantuan software smart PLS. Hasil olah data memperlihatkan profil responden pembeli produk THS dalam penelitian ini sebagian besar adalah wanita (63%) berusia dewasa (30–39 thn, 51%), memiliki pendidikan cukup tinggi (S1, 50%), bekerja full time (56%) dan berkelas menengah atas (42%). Tiga channel THS pilihan utama responden adalah OShop (47%), Lejel Home Shopping (37%), dan MNC Shop (15%). Hasil penelitian tentang prioritas alasan membeli produk berturut-turut adalah harga produk, hadiah yang menarik, produk unik, produk sedang trend, hemat waktu, produk berkualitas, produk dibutuhkan, harga lebih murah, tidak perlu ketoko, beli untuk kesenangan/hadiah.Kata kunci: Iklan, TV Home Shopping, AIDA
Pengaruh Motivasi, Marketing Mix dan Konsep Diri Terhadap Keputusan Pembelian Rumah Baru di Perumahan Bukit Cimanggu City Bogor Primarianto, Aditya; Yuliati, Lilik Noor; Affandi, M. Joko
Jurnal Aplikasi Bisnis dan Manajemen (JABM) Vol 4, No 3 (2018): JABM Vol. 4 No. 3, September 2018
Publisher : School of Business, Bogor Agricultural University (SB-IPB)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1645.37 KB) | DOI: 10.17358/jabm.4.3.454

Abstract

Tujuan penelitian ini mengetahui pengaruh motivasi, bauran pemasaran dan konsep diri terhadap keputusan pembelian rumah baru di perumahan Bukit Cimanggu City (BCC) Kota Bogor. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan deskriptif. Hasil analisis penelitian menunjukkan bahwa variabel motivasi berpengaruh signifikan terhadap konsumen dalam keputusan pembelian rumah baru di BCC, ini ditunjukkan dari nilai t-hitung yang diperoleh> 1,96. Pengaruh yang paling dalam faktor motivasi untuk memutuskan membeli rumah baru, adalah tujuan konsumen untuk memenuhi kebutuhan dasar tempat tinggal, hal ini ditunjukkan oleh nilai loading factor 1,00 lebih besar dari indikator lainnya. Variabel Marketing Mix berpengaruh signifikan terhadap konsumen dalam keputusan pembelian rumah baru di BCC, ini ditunjukkan dari nilai t-hitung yang diperoleh> 1,96. Faktor yang paling berpengaruh adalah produk BCC memiliki keuntungan dalam hal tipe rumah, ini ditunjukkan oleh nilai loading factor 0,79 lebih besar dari indikator lainnya. Variabel Konsep Diri tidak berpengaruh signifikan terhadap konsumen dalam keputusan pembelian rumah baru di BCC, ini ditunjukkan dari nilai t-hitung yang diperoleh <1,96. Faktor yang paling memengaruhi konsep diri dalam keputusan pembelian rumah baru adalah keinginan seseorang tentang bagaimana konsumen memandang dirinya untuk memengaruhi produk yang mereka beli dan gunakan, ini ditunjukkan oleh nilai variabel pembebanan faktor pemuatan lebih besar dari indikator lainnya. Keputusan pembelian memiliki pengaruh paling besar yaitu indikator keuangan, hal ini ditunjukkan oleh nilai loading factor 0,78 lebih besar dari indikator lainnya. Dalam hal ini konsumen dalam membuat keputusan pembelian dipengaruhi oleh kondisi keuangan.Kata kunci: bauran pemasaran, motivasi, keputusan pembelian, konsep diri