Zamralita, Zamralita
Universitas Padjadjaran

Published : 13 Documents
Articles

Found 13 Documents
Search

PENGARUH KEPRIBADIAN TERHADAP WORK ENGAGEMENT (The Influence Of Personality To Work Engagement) Zamralita, Zamralita
Indonesian Journal of Applied Sciences Vol 3, No 3 (2013)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (7234.061 KB)

Abstract

AbstrakPenelitian ini membahas mengenai profil kepribadian dan work engagement  pada dosen tetap. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh kepribadian terhadap work engagement. Selanjutnya juga diuji pengaruh  setiap trait kepribadian terhadap work engagement. Partisipan penelitian adalah dosen tetap dari 5 (lima)  universitas swasta terbaik di Indonesia yang berjumlah 602 (enam ratus dua) orang. Data penelitian diperoleh melalui kuesioner kepribadian dan kuesioner work engagement.  Analisis data  menggunakan Metode Structural Equation Modeling. Hasil penelitian membuktikan dosen memiliki profil kepribadian trait openness to experience tinggi, trait conscientiousness tinggi, trait extraversion tinggi, trait agreeableness tinggi, dan trait neuroticism yang rendah. Selain itu trait openness to experience, trait conscientiousness, trait extraversion, trait agreeableness, trait neuroticism berpengaruh terhadap work engagement. Kesimpulan dari penelitian ini profesi dosen memiliki profil  kepribadian yang khas dengan trait agreeableness yang lebih menonjol dibandingkan trait lain dan membuktikan seluruh trait kepribadian berpengaruh terhadap work engagement  pada profesi dosen. Kata kunci: Kepribadian, work engagement, dosen tetap, universitas swastaAbstractThis study discusses about personality profile and work engagement on full time lecturers. Purpose of this study was to examine the influence of personality traits on work engagement. Furthermore also tested the influence of each personality trait  to work engagement. The participants were 602  full time lecturers from the best five private universities in Indonesia. Data were obtained through  personality and work engagement  questionnaires. Methods of data analysis using structural equation modelling. The results are lecturer profession has high score in openness to experience trait, conscientiousness trait, extraversion trait, agreeableness trait, and low score in neuroticism trait. Furthermore all personality traits  influenced work engagement. The conclusion of this research are lecturer profession has a distinctive personality profile with the  agreeableness trait that is more prominent than others and  prove all personality traits as predictor  work engagement.Keywords: Personality, Work Engagement, Lecturer, Private university
PERAN KUALITAS KEHIDUPAN KERJA DAN PERSEPSI PELUANG KERJA TERHADAP INTENSI PINDAH KERJA Victoria, Yudhistira; Zamralita, Zamralita; Saraswati, Kiky
Journal of Psychological Science and Profession Vol 1, No 3 (2017): Psychological Science and Profession
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.872 KB)

Abstract

Perubahan hidup dan zaman membuat perubahan-perubahan dalam aspek kerja. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis peran dari kualitas kehidupan kerja dan persepsi peluang kerja terhadap intensi pindah kerja karyawan PT. X berperan terhadap intensi pindah kerja. Intensi pindah kerja adalah keinginan individu untuk keluar dari keanggotan suatu organisasi dan berpindah ke organisasi lain dimana keinginan tersebut belum diwujudkan dalam tindakan pasti meninggalkan organisasi tempat karyawan bekerja. Kualitas kehidupan bekerja adalah persepsi pekerja terhadap suasana dan pengalaman pekerja di tempat kerja mereka. Sedangkan persepsi terhadap peluang kerja adalah proses tanggapan yang terjadi dalam diri individu terhadap keadaan pasar tenaga kerja. Tinggi dan rendahnya kesesuaian keadaan antara pencari kerja dan pekerjaan yang ditawarkan akan menentukan besarnya intensi karyawan untuk meninggalkan organisasi. Penelitian ini melibatkan 300 responden yang merupakan karyawan PT. X. Metode survei secara online melalui portal karyawan berbentuk closed-ended question diberikan kepada responden. Data dianalisis dengan menggunakan regresi linear ganda. Hasil penelitian menunjukkan nilai F sebesar 70,780 dengan signifikansi (p) sebesar 0,000 (p < 0,05) dan nilai R2 sebesar 0,323 yang berarti terdapat peran yang signifikan antara kualitas kehidupan kerja dan persepsi peluang kerja terhadap intensi pindah kerja karyawan di PT. X dengan kontribusi sebesar 32,3%. Intervensi yang dilakukan adalah menyusun program pelatihan dan memperbaikan uraian pekerjaan sesuai dengan kebutuhan perusahaan saat ini. Kata Kunci : kualitas kehidupan kerja,  persepsi peluang kerja, intensi pindah kerja
PERAN KUALITAS KEHIDUPAN KERJA DAN PERSEPSI PELUANG KERJA TERHADAP INTENSI PINDAH KERJA Victoria, Yudhistira; Zamralita, Zamralita; Saraswati, Kiky
Journal of Psychological Science and Profession Vol 1, No 3 (2017): Psikologi Sains dan Profesi
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.872 KB)

Abstract

Perubahan hidup dan zaman membuat perubahan-perubahan dalam aspek kerja. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis peran dari kualitas kehidupan kerja dan persepsi peluang kerja terhadap intensi pindah kerja karyawan PT. X berperan terhadap intensi pindah kerja. Intensi pindah kerja adalah keinginan individu untuk keluar dari keanggotan suatu organisasi dan berpindah ke organisasi lain dimana keinginan tersebut belum diwujudkan dalam tindakan pasti meninggalkan organisasi tempat karyawan bekerja. Kualitas kehidupan bekerja adalah persepsi pekerja terhadap suasana dan pengalaman pekerja di tempat kerja mereka. Sedangkan persepsi terhadap peluang kerja adalah proses tanggapan yang terjadi dalam diri individu terhadap keadaan pasar tenaga kerja. Tinggi dan rendahnya kesesuaian keadaan antara pencari kerja dan pekerjaan yang ditawarkan akan menentukan besarnya intensi karyawan untuk meninggalkan organisasi. Penelitian ini melibatkan 300 responden yang merupakan karyawan PT. X. Metode survei secara online melalui portal karyawan berbentuk closed-ended question diberikan kepada responden. Data dianalisis dengan menggunakan regresi linear ganda. Hasil penelitian menunjukkan nilai F sebesar 70,780 dengan signifikansi (p) sebesar 0,000 (p < 0,05) dan nilai R2 sebesar 0,323 yang berarti terdapat peran yang signifikan antara kualitas kehidupan kerja dan persepsi peluang kerja terhadap intensi pindah kerja karyawan di PT. X dengan kontribusi sebesar 32,3%. Intervensi yang dilakukan adalah menyusun program pelatihan dan memperbaikan uraian pekerjaan sesuai dengan kebutuhan perusahaan saat ini. Kata Kunci : kualitas kehidupan kerja,  persepsi peluang kerja, intensi pindah kerja
AFEKSI NEGATIF SEBAGAI MEDIATOR ANTARA KEADILAN ORGANISASI DENGAN PERILAKU KERJA KONTRAPRODUKTIF-ORGANISASI Yoseanto, Baquandi Lutvi; Zamralita, Zamralita; Idulfilastri, Rita Markus
Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol 2, No 2 (2018): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1290.199 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat  peranan afeksi negatif sebagai mediator antara keadilan organisasi dengan perilaku kerja kontraproduktif-organisasi . Afeksi negatif adalah keadaaan umum dari tekanan subjektif dan kondisi yang tidak menyenangkan meliputi kemarahan, jijik dan lain sebagainya. Keadilan organisasi adalah evaluasi pribadi karyawan tentang kedudukan etis dan moral terhadap apa yang dilakukan oleh perusahaan. Perilaku kerja kontraproduktif-organisasi adalah berbagai perilaku yang disengaja yang merugikan/membahayakan organisasi misalnya pencurian. Metode pengambilan sampel adalah convenience sampling. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 73 orang. Teknik analisis data menggunakan regresi. Hasil penelitian ini adalah: (1) tidak terbukti bahwa keadilan organisasi mempengaruhi perilaku kerja kontraproduktif-organisasi  (signifikansi >0,05); (2) tidak dapat disimpulkan adanya  hubungan tidak langsung antara keadilan organisasi dengan perilaku kerja kontraproduktif-organisasi karena tidak bisa dibuktikan adanya pengaruh langsung dari keadilan organisasi terhadap perilaku kerja kontraproduktif-organisasi; (3) terbukti bahwa keadilan organisasi memengaruhi afeksi negatif dengan β= -0,388 (p<0,05); (4) terbukti bahwa afeksi negatif  memengaruhi perilaku kerja kontraproduktif-organisasi dengan β=0,403 (p<0,05).
GAMBARAN WORK ENGAGEMENT PADA KARYAWAN DI PT EG (MANUFACTURING INDUSTRY) Pri, Rian; Zamralita, Zamralita
Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol 1, No 2 (2017): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (501.131 KB)

Abstract

PT EG adalah salah satu perusahaan yang bergerak di bidang manufacturing. Saat ini PT EG telah menunjukkan perkembangan yang sangat pesat. Keberhasilan PT EG tentunya tidak terlepas dari karyawan sebagai mitra kerja yang terbukti telah memiliki kontribusi besar dalam setiap kegiatan untuk kelangsungan PT. EG. Dalam melaksanakan tugasnya, karyawan di PT EG menunjukkan antusiasme dan bersedia mengaplikasikan energi yang dimiliki untuk menyelesaikan tuntutan kerja yang diberikan, tidak sedikit pula karyawan yang merasa bangga terhadap pekerjaannya. Kondisi ini menunjukkan adanya work engagement yang dimiliki antara karyawan. Work engagement didefinisikan sebagai keadaan dimana seseorang mampu berkomitmen dengan organisasi baik secara emosional maupun intelektual. Dengan demikian peneliti memutuskan untuk melakukan studi tentang work engagement pada karyawan di PT EG. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitaf non experimental dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui kuesioner work engagement yang diadaptasi dari Utrech Work Engagement Scale (UWES) yang berisi 17 butir pernyataan (Schaufeli dan Bakker, 2004). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat work engagement di antara karyawan di PT EG tergolong tinggi (M=5.57). Berikut adalah nilai rata-rata dimensi work engagement, vigour (M = 5,676), dedication (M = 5,715), absorption (M = 5,36). Hal ini menunjukkan bahwa semua karyawan memiliki work engagement yang tinggi, yang berarti mereka bisa mencapai tujuan mereka, sehingga dapat memberi dampak pada keberhasilan PT. EG.
GAMBARAN TURNOVER INTENTION PADA KARYAWAN GENERASI Y DI PT. XYZ (IT SOLUTION COMPANY) Asih, Aisyah Ning; Zamralita, Zamralita
Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol 1, No 2 (2017): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (734.058 KB)

Abstract

PT. XYZ merupakan perusahaan yang bergerak di bidang IT Solution yang memiliki 14 kantor cabang di seluruh Indonesia. Dengan pertumbuhan ekonomi PT. XYZ yang semakin meningkat, terdapat beberapa masalah yang cukup mengkhawatirkan dan membutuhkan perhatian khusus. Dalam tiga tahun terakhir, diketahui bahwa terjadi turnover yang terus meningkat di setiap tahunnya. Di mana dari data yang dikumpulkan menunjukkan bahwa turnover di PT. XYZ banyak terjadi pada karyawan dengan tingkat pendidikan S1 ke atas dan rentang usia 20-35 tahun dengan masa kerja yang berada dalam rentang satu sampai lima tahun. Hal ini tentu menjadi perhatian serius mengingat karyawan dalam rentang usia tersebut merupakan karyawan generasi Y yang diharapkan menjadi generasi penerus yang nantinya mampu membangun perusahaan menjadi lebih baik. Penelitian ini bertujuan untuk memeroleh gambaran turnover intention pada karyawan generasi Y di PT. XYZ. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitaf non experimental dengan metode deskriptif. Sebanyak 114 responden yang tersebar di kota Medan, Palembang, Serang, Jakarta, Bogor, Bandung, Cirebon, Yogyakarta, Semarang, Solo, Surabaya, Malang, Denpasar, dan Makassar berpartisipasi dalam penelitian ini. Data diperoleh melalui kuesioner turnover intention scale yang diadaptasi dari Tet & Mayer (1993) yaitu six item version of Turnover Intention Scale (TIS-6) yang berisi 10 butir pernyataan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pendidikan memiliki nilai yang pengaruh yang signifikan yaitu sebesar 0,000. Hal ini menggambarkan bahwa semakin tinggi tingkat pendidikan responden maka semakin tinggi turnover intention yang akan terjadi. Selain itu, departemen memiliki nilai yang signifikan yaitu sebesar 0,031. Hal ini menggambarkan departemen di PT. XYZ memiliki pengaruh yang signifikan terhadap turnover intention terutama pada pada departemen Internal Audit dan HRD yang menunjukkan adanya keinginan untuk berpindah pekerjaan yang tinggi.
GAMBARAN DUKUNGAN ORGANISASI YANG DIRASAKAN PADA KARYAWAN PT. XYZ Sidharta, FX Yanuar; Zamralita, Zamralita
Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol 1, No 2 (2017): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2998.092 KB)

Abstract

Karyawan merupakan aset yang tidak ternilai bagi suatu perusahaan. PT. XYZ merupakan perusahaan baru yang bergerak di bidang consumer goods dengan produk popok bayi dan pembalut wanita. Tiap karyawan memiliki andil yang penting untuk membangun citra positif perusahaan. Hal ini tentunya memerlukan persepsi yang positif dari karyawan terhadap perusahaan. Yang terjadi pada bagian logistik di PT. XYZ, masih memerlukan cara tertentu untuk membangun persepsi yang positif, terutama bagaimana harus menyadari akan bantuan fasilitas yang telah diberikan kepada karyawan dalam bekerja. Harapan dari perusahaan adalah semakin lama mereka bekerja, maka semakin dapat memahami kondisi perusahaannya, termasuk segala dukungan yang telah diberikan kepada mereka dalam bekerja, meski belum sempurna, mengingat usia perusahaan yang masih tergolong sangat muda. Persepsi karyawan terhadap bagaimana perusahaan menghargai kontribusi mereka dan peduli terhadap kesejahteraan mereka disebut sebagai dukungan organisasi yang dirasakan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan gambaran perceived organizational pada karyawan perusahaan. Metode yang digunakan penelitian ini metode kuantitatif. Responden penelitian adalah karyawan perusahaan yang berjumlah 153 orang, dengan rincian 67 orang laki-laki, 86 orang perempuan. Data penelitian diperoleh melalui kuesioner. Hasil dari penelitian ini diperoleh nilai rata-rata (Mean) perceived organizational support yakni 3.578, yang termasuk dalam kriteria sedang pada karyawan yang bekerja di perusahaan tersebut.
Gambaran Keterikatan Kerja pada Dosen-Tetap Ditinjau dari Karakteristik Personal Zamralita, Zamralita
Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol 1, No 1 (2017): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (171.865 KB)

Abstract

Dosen merupakan sumber daya manusia yang sangat penting bagi suatu perguruan tinggi.Dosen adalah pendidik profesional dan ilmuwan dengan tugas utama mentransformasikan, mengembangkan, dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni melalui Tridharma Perguruan Tinggi (pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat). Dosen-Tetap yang memiliki kinerja tinggi sangat dibutuhkan untuk menghasilkan lulusan yang berkualitas. Kinerja dosen yang tinggi dapat dicapai jika dosen memiliki keterikatan dengan pekerjaannya. Tujuan penelitian ini untuk mendapatkan gambaran keterikatan kerja pada dosen-tetap ditinjau dari karakteristik personal.Teori yang digunakan adalah teori keterikatan kerja. Keterikatan kerja diartikan sebagai motivasi dan pikiran positif yang berhubungan dengan pekerjaan yang dicirikan dengan aspek vigour, dedication, dan absorption (Schaufeli & Bakker, 2003). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif. Partisipan penelitian adalah dosen-tetap yang berjumlah 602 orang. Data penelitian diperoleh melalui kuesioner keterikatan kerja.Analisis data menggunakan independent sample t-test dan one way anova. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dosen-tetap memiliki keterikatan kerja yang tinggi (M = 4,21), dan memiliki skor yang tinggi pada semua dimensinya, vigor (M= 4,18), dedication (M= 4,28), dan absorption (M= 4,16). Selain itu diperoleh hasil, semakin meningkatnya  usia dan masa kerja, maka keterikatan kerja semakin tinggi.  Jika  dikaitkan dengan tingkat pendidikan dan jabatan fungsional dosen, semakin tinggi tingkat pendidikan dan jabatan fungsional dosen,semakin tinggi keterikatan kerja. Namun, jika dianalisis berdasarkan jenis kelamin, tidak terdapat perbedaan keterikatan kerja antara dosen laki-laki dan perempuan.Kata kunci: keterikatan kerja, karakteristik personal, dosen tetap.
GAMBARAN KEPRIBADIAN KASIR SUPERMARKET DI PT XYZ Prabowo, Octavianus; Zamralita, Zamralita
Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol 2, No 1 (2018): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (405.323 KB)

Abstract

Salah satu posisi penting di sebuah supermarket termasuk di PT XYZ adalah posisi kasir. Posisi ini dianggap penting, karena kasir merupakan muara atau akhir dari pengalaman berbelanja pelanggan di sebuah supermarket. Hal ini membuat seluruh pelanggan yang berbelanja dipastikan berinteraksi dengan kasir. Kasir di PT XYZ secara umum memiliki tugas utama yaitu melakukan pelayanan transaksi belanja pelanggan dan memastikan jumlah uang modal dan hasil pendapatan. Untuk dapat menjalankan pekerjaannya dengan baik, peneliti menduga kasir harus memiliki karakteristik kepribadian tertentu yang sesuai dengan bidang pekerjaannya. Penelitian ini bertujuan untuk memeroleh gambaran kepribadian kasir supermarket di PT XYZ. Teori yang digunakan adalah trait kepribadian dari Costa dan McCrae (1992) yang terdiri dari 5 trait yaitu trait openness to experience, trait conscientiousness, trait extraversion, trait agreeableness, dan trait neuroticism. Metode yang digunakan dalam penelitian ini metode kuantitatif. Responden penelitian adalah 154 orang kasir di PT XYZ yang tersebar di toko Jakarta, Tangerang, dan Bekasi. Hasil penelitian menunjukkan Kasir di PT XYZ memiliki trait extraversion yang tinggi (M = 3,20), trait conscientiousness yang tinggi (M = 3,17), trait openness to experience pada kategori rendah (M = 2,98), trait agreeableness yang rendah (M = 2,78), dan trait neuroticism yang rendah (M = 2,57).
GAMBARAN KOMITMEN ORGANISASI PERUSAHAAN BIDANG KONTRUKSI PT. XYZ DI JAKARTA BARAT Setiawan, Yohanes Ari; Zamralita, Zamralita
Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol 1, No 2 (2017): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (186.866 KB)

Abstract

Komitmen organisasi memiliki peranan penting dalam menigkatkan produktivitas kinerja karyawan. Tingginya turn over yang berada pada PT. XYZ selama tiga tahun terakhir ini seringkali dikaitkan dengan komitmen organisasi karyawan yang rendah sehingga penelitian ini untuk memberikan gambaran komitmen organisasi pada PT. XYZ. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif dengan total populasi 72 karyawan yang disebar melalui kuetioner komitmen organisasi dan yang ikut berpartisipasi dan mengembalikan jawaban 40 orang. Hasil penelitian menunjukkan komitmen organisasi pada PT. XYZ secara keseluruhan tergolong sedang dengan mean 2,616. Dilihat dari setiap dimensi komitmen organisasi karyawan PT. XYZ menunjukan dimensi affective comitment tergolong sedang dengan mean 2,941, dimensi normative commitment tergolong sedang dengan mean 2,403, dan dimensi continuance commitment tergolong sedang dengan mean 2,504.