Zulfanetti, Zulfanetti
Program Magister Ilmu Ekonomi Pascasarjana Universitas Jambi

Published : 2 Documents
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Kondisi dan Proyeksi Ketenagakerjaan di Provinsi Jambi

Jurnal Perspektif Pembiayaan dan Pembangunan Daerah Vol 3 No 3 (2016): Jurnal Perspektif Pembiayaan dan Pembangunan Daerah
Publisher : Program Magister Ilmu Ekonomi Pascasarjana Universitas Jambi

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract.The study aimed to: (1) Analyze labor force conditions in Jambi province; (2) Labor force projection in Jambi province in the next five years including supply, demand, and the balance between labor supply and demand. Data that were used are secondary data including the total population, labor, workforce, GRDP, and other supporting data. Descriptive analysis was used to analyze labor conditions using measurements of labor force. Projection of labor supply was obtained from projection of LFPR (Labor Force Participation Rate) and projection of population. Exponential growth method was used for projection of LFPR. Projection of population was based on projected results of population in Indonesia 2010 – 2035 per provinces that has been compiled by Badan PusatStatistik RI or Central Bureau of Statistics of Republic of Indonesia. Projection of labor supply was using Employment Elasticity based on Cobb-Douglas’ derivation of production functions with two inputs. Results indicated that: 1) The majority of working population in Jambi province works in agricultural sector in status as informal sector, has low level of education (secondary education or below) and working hours more than 35 hours per week; 2) The average percentage of LFPR in Jambi province is 66,74 percent per year with the average percentage of Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) or Open Unemployment Rate in Jambi province is 4,66 percent per year. According to the labor force projection in Jambi province, in 2020 it is estimated that the total number of labor force in Jambi province is 1.938.058 while the number of labor demands or employment opportunities in Jambi province is only 1.903.625, with the total labor surplus is 34.443. Keywords: Labor Force, Unemployment, Labor Supply, Labor DemandAbstrak.Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Menganalisis kondisi ketenaga kerjaan di Provinsi Jambi; (2) Proyeksi ketenaga kerjaan di Provinsi Jambi dalam 5 tahun mendatang yang mencakup persediaan, kebutuhan dan kesesuaian persediaan dengan kebutuhan tenaga kerja. Data yang digunakan data sekunder meliputi jumlah penduduk, tenaga kerja, angkatan kerja, PDRB dan data pendukung lainnya. Untuk menganalisis kondisi ketenagakerjaan dianalisis secara deskriptif dengan menggunakan ukuran-ukuran ketenagakerjaan. Proyeksi persediaan tenaga kerja diperoleh dari proyeksi TPAK dan proyeksi penduduk. Proyeksi Proyeksi TPAK dengan metode pertumbuhan eksponensial. Proyeksi penduduk didasarkan hasil proyeksi penduduk Indonesia 2010 – 2035 per provinsi yang telah disusun oleh Badan Pusat Statistik RI. Proyeksi kebutuhan tenaga kerja menggunakan Employment Elasticity berdasarkan derivasi fungsi produksi Cobb-Douglas dengan 2 input. Hasil penelitian menemukan: 1) Mayoritas penduduk yang bekerja di Provinsi Jambi bekerja pada sektor pertanian dan pada status usaha sektor informal, dengan  pendidikan umumnya SMP ke bawah  dan jam kerja lebih dari 35 jam seminggu; 2)Rata-rata Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) di Provinsi Jambi adalah sebesar 66,74 persen pertahun dengan rata-rata Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Provinsi Jambi adalah sebesar 4,66 persen pertahun; Berdasarkan proyeksi terhadap ketenagakerjaan di Provinsi Jambi maka pada Tahun 2020 di perkirakan jumlah angkatan kerja yang ada di Provinsi Jambi sebanyak 1.938.058 orang sementara jumlah kebutuhan tenaga kerja atau kesempatan kerja di Provinsi Jambi diperkirakan hanya sebanyak 1.903.625 orang, dengan surplus tenaga kerja sebanyak 34.433 orang. Kata kunci: Angkatan Kerja, Pengangguran, Persediaan tenaga kerja, Kebutuhan Tenaga Kerja

Meningkatkan Daya Saing Daerah Melalui Peningkatan Kinerja Bisnis Usaha Mikro, Kecil dan Menengah di Provinsi Jambi

Jurnal Perspektif Pembiayaan dan Pembangunan Daerah Vol 4 No 3 (2017): Jurnal Perspektif Pembiayaan dan Pembangunan Daerah
Publisher : Program Magister Ilmu Ekonomi Pascasarjana Universitas Jambi

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study was to test the model orientation influence entrepreneurship, entrepreneurial training, market orientation with business performance and management skill of SME’s. The approach used is the sample survey with quantitative methods. Based on the survey against 200 SME’s  found that there were no significant effects of market orientation on performance of the business. However there are significant effects between entrepreneurial orientation and business performance against management capabilities. To improve the competitiveness of the area required the role of Government and the private sector to be able to improve the SME’s business performance Key words: entrepreneurial orientations, market orientation, business performance Abstrak. Tujuan penelitian ini adalah menguji model pengaruh orientasi kewirausahaan, pelatihan kewirausahaan, orientasi pasar dengan kemampuan manajemen dan kinerja bisnis UMKM. Pendekatan yang digunakan adalah survey sampel dengan metode kuantitatif. Berdasarkan survey terhadap 200 UMKM ditemukan bahwa tidak terdapat pengaruh yang signifikan orientasi pasar terhadap kinerja bisnis. Namun terdapat pengaruh yang signifikan antara orientasi kewirausahaan dan kemampuan manajemen terhadap kinerja bisnis. Untuk menigkatkan daya saing daerah maka diperlukan peran pemerintah dan swasta untuk dapat meningkatkan kinerja bisnis UMKM  Kata Kunci: orientasi kewirausahaan, orientasi pasar, kinerja bisnis.