Articles

Found 7 Documents
Search

Studi Pengetahuan Remaja Putri Tentang Efek Penggunaan Pereda Nyeri Menstruasi (Disminorhoe) Johan, Herni; Ariestantia, Dwi Riyan; Mayangsari, Rr. Nyndia
Husada Mahakam Vol 1 No I (2017): Proceeding Book "Mensinergikan GERMAS dengan Penatalaksanaan PENYAKIT TIDAK MENU
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Kalimantan Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (209.431 KB)

Abstract

Study Pengetahuan Tentang Dismenore Pada Siswi SMK Negeri 4 Samarinda Berdasarkan hasil penelitian dapatdiketahui bahwa pengetahuan siswi SMA Negeri 4 Samarinda tentang dismenore dalam kategori kurang yaitu sebanyak69 responden (28,5%). Pengetahuan siswi SMK Negeri 4 samarinda tentang dismenoreterutama pada indikatorpengertian dismenore (51,2%) danetiologidismenore (57,9%). Responden mempunyai pengetahuan yang kurang tentangpengertian dismenore, dimana merekamenjawab salah pertanyaan dismenoreadalah suatu penyakit yang kadang-kadangmenyertai saat datang bulan atau menstruasi. Menurut responden Dismenore merupakan penyakit yang sering menyertairemaja putri saat merekadatang bulan atau menstruasi. Sebagian besar dari mereka hanya merasakan nyeri saatmenstruasi, akan tetapi tidakmengetahui bahwa apa yang mereka rasakan adalah dismenore. Selain itu, mereka jugakurang aktif menggali informasi tentang apa yang dialami ketika menstruasi tersebut, akan tetapi lebih berfokus kepadabagaimana cara mengatasinya. Orang tua responden juga tidak memberikan informasi yang berkaitan denganmenstruasi khususnya dismenore
POTENSI MINUMAN DAUN KELOR TERHADAP PENINGKATAN PRODUKSI AIR SUSU IBU (ASI) PADA IBU POSTPARTUM Johan, Herni; Anggraini, Ryzky Diah; Noorbaya, Siti
Sebatik Vol 23 No 1 (2019): JUNI 2019
Publisher : STMIK Widya Cipta Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (93.064 KB)

Abstract

Praktek menyusui merupakan optimalisasi kesehatan dan perkembangan anak. Namun, pemberian Air Susu Ibu terkadang mengalami hambatan, beberapa ibu sering mengalami kesulitan dalam menyusui bayinya karena ASI yang tidak keluar ataupun ASI yang dirasa kurang . Memanfaatkan tanaman berupa daun kelor yang mengandung laktagogum dapat membantu merangsang produksi ASI, sehingga dapat membantu ibu dalam mengatasi masalah menyusui. Tujuanpenelitian ini menganalisis potensi daun kelor terhadap peningkatan produksi ASI Pada Ibu Postpartum. Metode yang digunakan Quasi Experiment dengan rancangan Nonequivalent Control Group Desain yang dilakukan pada 22 ibu postpartum dan dibagi menjadi 2 kelompok dengan memberikan air rebusan daun kelor pada kelompok intervensi. Penelitian dilakukan selama 7 hari. Hasil dari uji Friedman dan Mann Whitney menunjukkan nilai P <0,05 hal berarti makna peningkatan produksi ASI antara 2 kelompok. Kesimpulannya daun kelor memiliki potensi dalam meningkatkan produksi ASI pada ibu Postpartum.
Ethnobotany Database: Exploring Diversity Medicinal Plants of Dayak Tribe Borneo Haeruddin, Haeruddin; Hairah, Ummul; Budiman, Edy; Johan, Herni
Proceeding of the Electrical Engineering Computer Science and Informatics Vol 4: EECSI 2017
Publisher : IAES Indonesia Section

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (786.074 KB)

Abstract

This study aimed to collect data and information of the Ethnobotany Dayak Tribe, in particular, development of the database which can be used as a media explorer for exchange information society on Borneos biodiversity and in an attempt preserving of culture local wisdom in traditional medicine so that not extinction. Ethnobotany database collected from various scientific literature, results of report ethnobotany from Related institutions, field study, journals available in the text form, and local wisdom culture of the Dayak tribe. database system development methodology using to the software engineering framework model, with representation standard data model for taxonomic information refer to International Code of Nomenclature for algae, fungi, and plants (Melbourne Code). To date, data has been collected as many as 233 species records from45 ethnic Dayak, with datasets; plant species, family name, identification, taxonomy ID from NCBI, geographical occurrence,plant parts used, ethnobotany importance, morphological characteristics, local name, the efficacy of medicinal plants, chemical values, distribution, locations, data sources, references, and descriptions related to the medicinal plants.
PENGARUH PENYULUHAN MEDIA AUDIO VISUAL VIDEO TERHADAP PERILAKU CUCI TANGAN PAKAI SABUN PADA SISWA KELAS III DI SDN 027 SAMARINDA Johan, Herni; Reni, Dian Puspita; Noorbaya, Siti
Husada Mahakam Vol 4 No 6 (2018): Mei 2018
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Kalimantan Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (150.253 KB)

Abstract

Perilaku mencuci tangan adalah suatu aktivitas, tindakan mencuci tangan yang di kerjakan oleh individu yang dapat diamati secara langsung maupun tidak langsung. Permasalahan perilaku kesehatan pada anak usia sekolah biasanya berkaitan dengan kebersihan perorangan dan lingkungan, salah satunya adalah kebiasaan mencuci tangan pakai sabun. Teknik cuci tangan yang salah dapat menyebabkan diare dan ISPA pada anak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penyuluhan media audio visual video terhadap perilaku cuci tangan pakai sabun pada siswa SDN 027 Samarinda. Desain penelitian menggunakan eksperimen semu (Quasy eksperimen) dengan rancangan one group pretest-posttest. Total sampel 56 responden, dengan jumlah kelompok eksperimen sebanyak 28 responden dan kelompok kontrol sebanyak 28 responden. Instrumen yang digunakan adalah checklist. Sebelum dilakukan analisa data, dilakukan uji normalitas data dengan Shapiro-Wilk. Uji yang digunakan mann whitney dan wilcoxon signed ranks test. Hasil uji statistik dengan Mann Whitney Test menunjukkan bahwa pada uji pre test kontrol dan eksperimen sebesar 0,083 > 0,05, uji post test kontrol dan eksperimen sebesar 0,001 < 0,05. Hasil uji statistik pretest dan posttest kelompok eksperimen dengan Wilcoxon Signed Ranks Test menunjukkan bahwa nilai 0,001 < 0,05 (ada perbedaan yang bermakna). Sedangkan, pada kelompok kontrol dengan Wilcoxon Signed Ranks Test menunjukkan bahwa nilai 0,173 > 0,05 (tidak ada perbedaan yang bermakna). Bagi praktisi pendidikan  media ini dapat menjadi alternatif dalam mengajarkan perilaku cuci tangan pakai sabun dan diharapkan dapat meningkatkan perilaku cuci tangan pakai sabun tidak hanya di sekolah tetapi diterapkan dalam kehidupan sehari-hari
Gambaran Klinis Pasien CTEV Yang Telah Menjalani Penatalaksanaan Metode Ponseti Berdasarkan Functional Rating System Di RSUD Abdul Sjahranie Samarinda Noorbaya, Siti; Irfan, Irfan; Johan, Herni
Husada Mahakam Vol 1 No I (2017): Proceeding Book "Mensinergikan GERMAS dengan Penatalaksanaan PENYAKIT TIDAK MENU
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Kalimantan Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (209.431 KB)

Abstract

Congenital Talipes Equinovarus merupakan kelainan bawaan yang paling sering terjadi dalam bidang orthopedi.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran klinis pasien CTEV yang telah menjalani penatalaksanaanmetode Ponseti berdasarkan functional rating system di RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda Periode2013-2016. Metode penelitian ini menggunakan desain deskriptif observasional. Data primer diambil dari prosesbertemu langsung dengan orang tua dan pasien serta data sekunder diambil dari catatan rekam medikRSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda. Hasil penelitian didapatkan 10 pasien CTEV dengan jumlahkaki yang mengalami CTEV sebanyak 13 kaki. Hasil penilaian CTEV berdasarkan FRS menunjukkan sebanyak8 pasien (80%) dengan 10 kaki CTEV (76,92%) mempunyai hasil yang sangat baik dan 2 pasien (20%) dengan3 kaki (23,08%) mempunyai hasil buruk. Usia pertama kali dilakukkan penatalaksaan terdiri dari usia 0-28hari berjumlah 6 pasien (60%) dan usia 1-12 bulan berjumlah 4 pasien (40%) (mean sebesar 30 ± 34 hari danmedian sebesar 28 hari). Unilateral CTEV sebanyak 7 pasien (70%) dengan 5 pasien (71,4%) unilateral dekstradan 2 pasien (28,6%) unilateral sinistra serta 3 (30%) pasien bilateral. Idiopatik CTEV berjumlah 8 pasien(80%) dan sindromik berjumlah 2 pasien (20%) (hidrosefalus, spina bifida, dan polidaktili). Hasilpenatalaksanaan CTEV berdasarkan FRS memiliki hasil sangat bagus pada 8 pasien CTEV dengan 13 kakiCTEV. Usia yang terbanyak adalah usia 0-28 hari dengan defek anatomis yang terbanyak adalah unilateral dandiagnosis klinis terbanyak adalah idiopatik CTEV
Perbandingan Efektivitas Pemberian Profilaksis Ceftriaxone Pada Operasi Transurethral Resection Prostate (TURP) Selama 1 Hari Dengan 3 Hari Nugroho, Harry; Johan, Herni; Yusuf, Nuuva
Husada Mahakam Vol 1 No I (2017): Proceeding Book "Mensinergikan GERMAS dengan Penatalaksanaan PENYAKIT TIDAK MENU
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Kalimantan Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (209.431 KB)

Abstract

Benign Prostate Hyperplasia (BPH) adalah kelenjar prostat yang mengalami pembesaran. TURPmerupakan gold standard untuk penanganan BPH. Antibiotik profilaksis sangat dianjurkan dalam pelaksanaanoperasi urologi. Ceftriaxone merupakan antibiotik golongan sefalosporin generasi III yang saat ini banyak studiterapi membandingkan kemanjurannya dengan antibiotik lain dalam pemberian regimen terapi standar padainfeksi saluran kemih. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan efektivitas pemberian profilaksisceftriaxone selama 1 hari dengan 3 hari pada pasien BPH yang menjalani TURP. Metode penelitian analitikobservasional dengan pendekatan kohort prospektif. Sampel penelitian ini adalah pasien yang terdiagnosa BPHyang diberikan profilaksis ceftriaxone selama 1 hari dengan 3 hari pada operasi TURP di ruang operasi RSUDAbdul Wahab Sjahranie Samarinda dengan jumlah 36 pasien (18 pasien pada profilaksis ceftriaxone selama 1hari dan 18 pasien pada profilaksis ceftriaxone selama 3 hari). Analisis menggunakan Independent T-Test danWilcoxon. Terdapat perbandingan leukosit darah pada profilaksis ceftriaxone selama 1 hari rata-rata 8.505,6 2.947,9 sedangkan 3 hari rata-rata 11.870,5  4.693 dengan p 0,01543, suhu tubuh 1 hari 36,5  0,4 sedangkan3 hari 36,7  0,5 dengan p 0,3517, frekuensi pernapasan 1 hari 19,4  1,3 sedangkan 3 hari 20,4  2,7 dengan p0,4271 dan denyut nadi 1hari 80,4  8,5 sedangkan 3 hari 80,4  16,8 dengan p 0,3322. Tidak adaperbedaan yang bermakna pada suhu tubuh, frekuensi pernapasan dan denyut nadi pada pemberian profilaksisceftriaxone pada pasien TURP BPH yang diberikan selama 1 hari dengan 3 hari. Sedangkan pada jumlahleukosit darah ditemukan adanya perbedaan yang bermakna, dimana jumlahnya lebih tinggi pada 3 haridibandingkan dengan 1 hari
Studi Asuhan Kebidanan Komprehensif di Praktik Mandiri Bidan yang Terstandarisasi APN Noorbaya, Siti; Johan, Herni; Reni, Dian Puspita Reni
Husada Mahakam Vol 4 No 7 (2018): November 2018
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Kalimantan Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (144.823 KB)

Abstract

Jumlah AKI sangat tinggi di dunia, pada tahun 2016 lebih dari 216 per 100.000 kelahiran hidup perempuan meninggal setiap hari akibat komplikasi kehamilan dan kelahiran anak, tercatat 800 perempuan meninggal setiap harinya. Berdasarkan data Kementrian Kesehatan jumlah AKI di Indonesia pada tahun 2016 yaitu 305 kematian ibu per 100.000 kelahiran hidup, sedangkan AKB sebesar 22,23 per 1.000 kelahiran hidup. AKI di Kaltim masih tinggi sebanyak 137 orang dari jumlah hidup lahir sebanyak 69,372 orang dan AKB sebanyak 7 bayi. Hal ini menjadi ironi karena untuk mencapai target SDG,s hingga tahun 2030 adalah mengurangi AKI dibawah 70 per 100.000 kelahiran hidup dan pada 2030 mengakhiri kematian bayi dan balita yang dapat dicegah. Untuk itu peran bidan sebagai tenaga kesehatan melakukan continuity of care yang sudah terstandarisasi APN mampu menurunkan AKI dan AKB. Penelitian ini bertujuan mendiskripsikan pelaksanaan asuhan kebidanan komprehensif di Praktik Bidan Mandiri yang terstandarisasi APN Samarinda. Metode yang digunakan yaitu diskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Subyek penelitian adalah ibu hamil trimester III. Hasil penelitian yaitu asuhan komprehensif (Continuity of Care) yang diberikan mulai dari kehamilan, persalinan, bayi baru lahir, nifas, neonatus sampai dengan asuhan KB berjalan normal tidak ada data yang mengarah kegawatdaruratan ataupun patologis dan tidak ada kesenjangan antara teori dengan praktik. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa asuhan komprehensif yang diberikan kepada pasien mulai dari kehamilan, persalinan, bayi baru lahir, nifas, neonatus sampai dengan asuhan KB mendapatkan hasil fisiologis dan dapat mencegah kegawatdaruratan maternal dan neonatal