Darianto, Darianto
Mechanical Engineering Dept., Engineering Faculty, University of Medan Area

Published : 6 Documents
Articles

Found 6 Documents
Search

Study on the CBN Tool Wear Mechanism on Dry High-Rate Turning Process for AISI 4140 Harto, Budi; Umroh, Bobby; Darianto, Darianto
JOURNAL OF MECHANICAL ENGINEERING, MANUFACTURES, MATERIALS AND ENERGY Vol 2, No 1 (2018): EDISI JUNI
Publisher : JOURNAL OF MECHANICAL ENGINEERING, MANUFACTURES, MATERIALS AND ENERGY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (848.187 KB)

Abstract

This study aims to investigate tools wear and wear mechanisms when machining high-rate extreme minimum lathe AISI 4140 material in hard and dry cutting conditions. Cutting tool made from CBN CB7015 Sandvik Coromant production is used for turning of AISI 4140 steel in order to obtain the failure mode of tool and the wear mechanism of the cutting tool. The machining process is carried out under dry cutting conditions with variations of high velocity Vc, feeding rate f, and a cutting depth a at minimum rate conditions. The wear growth curve obtained shows that the CBN tool undergoes three phases: the initial phase, the gradual phase, and the abrupt phase. From the results of the study found that the failure modes that occur are flank wear, crater wear, flaking, chipping, and fracturing catastrophic failure. The wear mechanism that occurs in outline is caused by abrasive, adhesive, and diffusion processes. While the cracks and fractures that occur due to a combination of impact load and thermal shock
Numerical Study on Plate Holders Pipe Recovery Boiler Superheater Amrinsyah, Amrinsyah; syam, amir; Darianto, Darianto; zulfikar, zulfikar
JOURNAL OF MECHANICAL ENGINEERING, MANUFACTURES, MATERIALS AND ENERGY Vol 2, No 1 (2018): EDISI JUNI
Publisher : JOURNAL OF MECHANICAL ENGINEERING, MANUFACTURES, MATERIALS AND ENERGY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (342.96 KB)

Abstract

The important part which has a function as supporting of superheater header on the boiler recovery type (RB) is a couple of support plate which is hanged on the hanger rod. This part is very difficult to analyze by experimental because there are in a tight insulation and heavy duty condition. This research aim to obtain the stress distribution that happened on the plate as the effect of static load in simulation mode. The model is designed base on the dimension of real support plate size 400x200 mm and thickness 15 mm. It is use the FEM software of Ansys version 5.4. The theory of failure analysis of Tresca and von Mises become the reference for materials strength. The area contact theory of b represents the reference to determine the length of stress area along curve of both contact area. The material that is used is from steel ASTM A514 with the yield strength 690 MPa. The Result is stress distribution along curve and also critical point which has possibility failure occurs on the support plate. The analysis result could be a reference for the development of the further construction.
Numerical Simulation on Mechanical Strength of a Wooden Golf Stick Darianto, Darianto; Umroh, Bobby; Amrinsyah, Amrinsyah; zulfikar, zulfikar
JOURNAL OF MECHANICAL ENGINEERING, MANUFACTURES, MATERIALS AND ENERGY Vol 2, No 1 (2018): EDISI JUNI
Publisher : JOURNAL OF MECHANICAL ENGINEERING, MANUFACTURES, MATERIALS AND ENERGY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (436.152 KB)

Abstract

In general, golf players only know the techniques used in Golf games, but do not know the golf sticks response that occurs when the ball is hit. Referred to as response is the stress and strain that arises from the impact load that occurs when the hitting member touches the ball. The objectives of this research are: (a) to analyze golf sticks response when impact occurs, and (2) to know the stress distribution that occurs in golf sticks. The golf stick design in this study uses the autodesk inventor software. The material used is Titanium for head stick and Graphite for stick rod. The basic principle of this study is based on simple swing pendulum method. The variables that will be used for simulation are: swing speed, that is difference between start and end speed, that is Δv = 272,2 m / s, impact time, which is the time when the ball touches the batter Δt = 0.0005 seconds, the volume of the head of the stick Vo = 96,727 mm3, the cross-sectional area of the stick A = 63,504 mm2, the head mass of the sticks ρ = 4620 kg / m3, and the modulus of titanium elasticity 9.6 e +10 Pa. From the simulation result on the surface of the golf club hitter is obtained as follows: σmax = 2.1231e +10 Pa at 1.231e-06 s, emax = 0.22115 m / m at 1.231e-06 s, and the maximum stress and strain is located in the area the connection between the stick and the head of the stick.
Analisa Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Proses Pengasapan Pada Mesin Pengasapan Ikan Lele Darianto, Darianto
JOURNAL OF MECHANICAL ENGINEERING, MANUFACTURES, MATERIALS AND ENERGY Vol 2, No 2 (2018): Edisi Desember
Publisher : JOURNAL OF MECHANICAL ENGINEERING, MANUFACTURES, MATERIALS AND ENERGY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (364.541 KB)

Abstract

Indonesia kaya akan sumber hayati, salah satunya adalah gudang sumber penghasil protein hewani khususnya ikan. Pengasapan adalah salah satunya cara pengawetan ikan yang dapat dilakukan dengan peralatan yang sederhana dan mudah didapat serta harganya murah. Tujuan penelitian ini ialah analisa nilai kalor yang dibutuhkan, produktivitas asap, aliran pada lemari pengasapan, dan kadar air pada ikan. Berat ikan yang diasapi dalam penelitian ini adalah 500 kg. Bahan bakar yang digunakan untuk pengasapan ikan adalah kayu jati, dimana kayu ini dipilih sebagai bahan bakar karena sifatnya yang keras, sehingga dapat menghasilkan asap yang tebal dan mengeluarkan aroma yang cukup baik untuk ikan asap. Berdasarkan hasil analisa, besar kalor yang dibutuhkan dalam satu siklus proses pengasapan ikan ialah 375.000 kkal. Bahan bakar yang digunakan sebelum finishing pengasapan yaitu sebanyak 120 kg dan untuk finishing pengasapan menggunakan bahan bakar sebanyak 30 kg. Bilangan Re dari proses pengasapan ialah 12450 atau lebih besar dari 4000. Oleh karena itu, jenis aliran yang mengalir pada dapur pengasapan ialah jenis turbulen. Kadar air yang masih tersisa dalam produk ialah 13,4 %. Hal ini masih dibawah batas ambang yang dipersayaratkan oleh SNI, yaitu maksimal 60%.
SIMULASI KEKUATAN MEKANIS MATERIAL KOMPOSIT TEMPURUNG KELAPA MENGGUNAKAN METODE ELEMEN HINGGA Darianto, Darianto; Siregar, Amru; Umroh, Bobby; Kurniadi, Dedi
JMEMME (JOURNAL OF MECHANICAL ENGINEERING, MANUFACTURES, MATERIALS AND ENERGY) Vol 3, No 1 (2019): EDISI JUNI
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (201.513 KB) | DOI: 10.31289/jmemme.v3i1.2443

Abstract

Komposit merupakan sejumlah sistem multi fasa sifat gabungan, yaitu gabungan antara bahan matriks atau pengikat dengan penguat. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode kuantitatif dengan rancangan penelitian eksperimental serta membandingkan hasil pengujian pada metode elemen hingga yang dilakukan penelitian di laboratorium. Objek penelitian berupa serat tempurung kelapa yang dipilih karena melimpahnya sumber daya alam tersebut. Spesimen matriks resin dibuat dengan standar ASTM D 638 M-84 dengan bahan resin epoksi dan katalis menggunakan metode pengecoran. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik pengujian laboratorium. Instrumen yang digunakan berupa lembar pencatatan. Dari hasil penelitian yang dilakukan didapatkan kekuatan tarik komposit tertinggi dengan tata letak random sebesar 3,38 kgf/mm2 dan perpanjangan sebesar 0,38 mm, Cross sebesar 3,03 kgf/mm2 dan perpanjangan sebesar 0,86 mm, continuous sebesar 2,24 kgf/mm2 dan perpanjangan sebesar 1,03 mm, woven sebesar 1,64 kgf/mm2 dan perpanjangan sebesar 0,64 mm. Bentuk patahan menunjukan bahwa hasil pengujian tarik mengalami patahan getas, karena ujung patahan terdapat patahan 900 dan kasar di karenakan adanya mekanisme fiber pull out.
ANALISA KINERJA MATA PISAU MESIN PENGIRIS KULIT KELAPA MUDA Umroh, Bobby; Darianto, Darianto; Sipangkar, Rinto Supardi
JMEMME (JOURNAL OF MECHANICAL ENGINEERING, MANUFACTURES, MATERIALS AND ENERGY) Vol 3, No 1 (2019): EDISI JUNI
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1023.438 KB) | DOI: 10.31289/jmemme.v3i1.2429

Abstract

Kelapa muda umumnya disajikan secara alami dengan bentuk kerucut di atas. Proses pembentukan kelapa ini sudah dilakukan secara manual di industri rumah tangga dengan menggunakan sebilah parang. Proses ini memiliki resiko kecelakaan kerja yang tinggi. Kelapa yang dihasilkan pada proses ini memiliki bentuk yang kurang menarik, tidak seragam, dan sulit untuk dibuka. Oleh sebab itu, dibutuhkan alat pengiris kulit kelapa muda yang dapat menghasilkan bentuk yang lebih baik, seragam, dan aman untuk digunakan. Untuk merancang alat pengiris kulit kelapa muda, penting untuk melakukan analisis mekanisme pemotongan kulit kelapa muda. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis mekanisme pemotongan kulit kelapa muda, membangun model matematika pendugaan gaya spesifik pemotongan, dan mendapatkan daya pemotongan maksimum pemotongan kulit kelapa muda. Variasi faktor sudut ketajaman, sudut potong, dan sisi mata pisau dioptimalkan untuk menghasilkan gaya potong terendah. Model matematika telah dibangun untuk menduga gaya pemotongan maksimum untuk pisau satu sisi menajam dan dua sisi menajam dengan sudut potong (θ) 00, 150, dan 300. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa jenis pisau yang menghasilkan gaya pemotongan terendah adalah pisau dua sisi menajam dengan sudut ketajaman 100 dan sudut potong 300. Daya terendah untuk pemotongan tegak lurus kulit kelapa muda adalah 0,12 kW yang dihasilkan dengan menggunakan pisau dua sisi menajam dengan sudut ketajaman 100 dan sudut potong 300. Daya pemutaran maksimum yang dibutuhkan untuk memotong kulit kelapa muda adalah 0,75 kW.