Miharti, Rawi
Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada

Published : 3 Documents
Articles

Found 3 Documents
Search

Persiapan Audit Sistem Manajemen Mutu (SMM) ISO 9001:2015 RSJD Dr. RM. Soedjarwadi Provinsi Jawa Tengah Pada Instalasi Rekam Medis Yanuariska, Chyu; Miharti, Rawi
Jurnal Kesehatan Vokasional Vol 2, No 2 (2017): November
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkesvo.30337

Abstract

Latar Belakang: Rumah sakit melakukan perbaikan mutu, peningkatan kinerja dan penerapan manajemen risiko dilaksanakan secara berkesinambungan guna menjaga mutu pelayanan. Salah satu indikator standar penilaian tersebut adalah sertifikasi Sistem Manajemen Mutu (SMM) ISO 9001:2015. Di RSJD Dr. RM. Soedjarwadi pada bagian Instalasi Rekam Medis sudah melakukan persiapan dan audit SMM ISO 9001:2015 serta telah dinyatakan lulus audit SMM ISO 9001:2015.Tujuan: Mengetahui persiapan audit Sistem Manajemen Mutu (SMM) ISO 9001:2015 RSJD Dr. RM. Soedjarwadi Provinsi Jawa Tengah pada Instalasi Rekam Medis serta kendala dalam persiapan tersebut.Metode Penelitian: Jenis penelitian adalah penelitian kualitatif. Rancangan penelitian adalah studi fenomenologi. Subjek dalam penelitian ini adalah petugas pelaporan, koding, filing, dan kepala ruang instalasi rekam medis. Objek dalam penelitian ini adalah kegiatan persiapan yang dilakukan instalasi rekam medis dalam memenuhi klausul-klausul yang dipersyaratkan dalam SMM ISO 9001:2015. Teknik pengumpulan data dengan wawancara, observasi, dan studi dokumentasi.Hasil: Persiapan yang dilakukan dibagi menjadi dua, yaitu persiapan teknis dan dokumen. Persiapan teknis adalah awareness dan pelatihan auditor internal, rapat instalasi rekam medis tidak dilakukan hanya koordinasi secara lisan, merapikan dan menata ulang ruangan dan filing, serta mengecek fasilitas. Persiapan dokumen adalah menyiapkan SOP-SOP, jobdesk-jobdesk, indikator mutu, form isu internal dan eksternal serta form peluang dan risiko yang disatukan menjadi satu folder dokumen ISO terintegrasi. Beberapa temuan audit internal tidak dilakukan perbaikan dan perbaikan yang dilakukan hanya penyisiran pada rak filing. Kendala persiapan yang dialami adalah keterbatasan waktu dan kurangnya sosialisasi serta komunikasi.Kesimpulan: Persiapan audit Sistem Manajemen Mutu (SMM) ISO 9001:2015 dibedakan menjadi dua macam, yaitu persiapan teknis dan dokumen. Kendala persiapan yang dialami adalah keterbatasan waktu dan kurangnya sosialisasi serta komunikasi.
Kepuasan Perawat Bagian Poliklinik Terhadap Pelayanan Rekam Medis Rawat Jalan di Rumah Sakit Tk.II 04.05.01 Dr. Soedjono Magelang Farizaan, Ahmad; Miharti, Rawi
Jurnal Kesehatan Vokasional Vol 1, No 2 (2017): April
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkesvo.27571

Abstract

Latar Belakang: Berkas rekam medis dituntut tersedia tepat waktu untuk digunakan oleh dokter dan perawat. Dokter dan perawat berkolaborasi sebagai pembuat informasi kesehatan yang nantinya akan didokumentasikan didalam rekam medis sebagai bukti pelayanan. Berdasarkan observasi, petugas rekam medis dalam memberikan pelayanan rekam medis rawat jalan dinilai belum maksimal, dan terdapat beberapa masalah, seperti proses pelayanan yang lama sehingga mengalami keterlambatan penyediaan rekam medis ke poliklinik.Tujuan penelitian: mengetahui tingkat kepuasan perawat poliklinik terhadap pelayanan rekam medis rawat jalan Mengetahui gambaran kualitas pelayanan rekam medis rawat jalan. Mengetahui atribut yang perlu diperbaiki terkait pelayanan rekam medis rawat jalanMetode: Kuantitatif deskriptif dengan pendekatan cross sectional, populasi pada penelitian ini adalah perawat bagian poliklinik, sampel penelitian ini seluruh perawat bagian poliklinik yaitu 45 orang, Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan analisis deskriptif, Customer Satisfaction Index, dan Importance performance analysis.Hasil: Tingkat kepuasan perawat poliklinik terhadap pelayanan berkas rekam medis rawat jalan adalah 79,02%, dapat diartikan puas. Kualitas Pelayanan rekam medis rawat jalan berdasarkan dimensi reliability memiliki nilai rata-rata 3,09, responsiveness adalah 3,18, assurance adalah 3,13, emphaty adalah 3,22, dan tangible adalah 3,23. Atribut yang perlu diperbaiki terkait pelayanan rekam medis rawat jalan adalah ketepatan waktu, kecepatan dan ketepatan dalam memberikan pelayanan.Kesimpulan: Perawat puas terhadap pelayanan rekam medis rawat jalan. Nilai rata-rata kualitas pelayanan tertinggi pada dimensi tangible, sedangkan nilai rata-rata yang terendah pada dimensi reliability. Atribut yang perlu diperbaiki terkait pelayanan rekam medis rawat jalan adalah ketepatan waktu, kecepatan dan ketepatan dalam memberikan pelayanan.
Kebutuhan Pengguna dalam Perancangan Disain Antarmuka SIMRS RSU ‘Aisyiyah Ponorogo Miharti, Rawi; Rohmasari, Dyan Riska
Jurnal Kesehatan Vokasional Vol 3, No 2 (2018): November
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/-.38563

Abstract

AbstractBackground: information systems as a technology in managing hospital data are growing rapidly as demands for quality health services.  This is in accordance with regulations that require every hospital to do recording and reporting all hospital activities in the form of SIMRS. The implications of the system development not only have the effect of supporting the improvement of organizational performance, but also a variety of problems that are not as expected of the benefit of SIMRS. One of the problems is that the user needs are not accommodated on the system created. However, in developing an information system, one of the most important elements related to user needs is the design of the interface as a channel for information between the system and its users. RSU Aisyiyah Ponorogo has applied SIMRS for several years, but its implementation has not been comprehensive yet. In the daily inpatient census section and hospital reporting activities are still using a manual system that tends to have a high risk of data errors. This becomes a reason to design the interface of the system and its requires in the form of user requirements for the system that is designed. The main stage of building a system is analyzing user needs, specifically identifying the wishes of users who will always interact with the system at all times in supporting their works.Objective: to identify the needs of SIMRS RSU ’Aisyiyah Ponorogo users to design interface, specifically to identify problems in inpatient daily census and hospital reporting activities, users expectations of the system being built and the data needs of users.Methods: descriptive research with a case study approach. The object of the study was inpatient daily census and hospital reporting activities. The research subjects were 11 people consisting of 1 reporting officer, 8 ward nurses, 1 patient registration officer and 1 hospital technical officer. Techniques of data collection were interview, observation and documented study.Results: the problem of inpatient census section and hospital reporting section is only social patient data obtained during registration can be accessed by census officers or reporting officers. There is still a data filing error on the census sheet in the ward, therefore there is inconsistent data in patient record. System users, especially census officers and reporting officers, need an interactive and familiar interface such as a display on the daily census manual form. While the information that must be displayed is info on patient identity, inpatient info, discharged patient info, ward and index recapitulation. In reporting presentation activities, system must also accommodate the output data in the form of Barber Johnson Graph as healthcare efficient informations.Conclusion: in order to build a useful information system, it is very important to emphasize the participation of users in the developing process. In this stage, the main problems experienced by users in carrying out their work must be identified; as well as solutions that can be given systemically to improve staff performance and improve organizational services. Keywords : analysis of system requirements, user needs, daily census interface design.