Articles

Found 2 Documents
Search

PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH UNTUK MENINGKATAN KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA Setyawati, Heni
BIOEDUKASI Vol 15 No 1 (2017)
Publisher : PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI FKIP UNIVERSITAS JEMBER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (377.439 KB) | DOI: 10.19184/bioedu.v15i1.4705

Abstract

This study aims to produce problem based learning kits which are valid, and effective to improve the  science process skills. This study was a research and development (R&D). The development was made by adapting the development model by Borg and Gall consisting of seven development stages: (1) preliminary investigation, (2) planning, (3) preliminary product arrangement,(4) product validation (5) small group tryout, (6) field tryout, and (7) dissemination. The tryout subjects in this study were 40 students. The details of those students were 11 students for small group tryout, 28 students as the experimental group and the other 29 students as the control group. The experimental group was taught using problem based learning kits, while the control group using learning kits that already exist. The data were collected through product validation sheets, classroom observation sheets, students questionnaires, science process skills test and science process skills observation sheets. The results show that the developed problem based learning kits  are valid and effective to improve students science process skills. The study validation showed the kits are excellent, with an average score of 4.52. The tryout results shows that the kits at the level of practicality on small groups and field are very good showing that 87.90% learning process is well done on small groups , while on the field tryout is 97.22%. The kits are effective to improve science process skills based on the comparison of the experiment and control classes.   Keywords: development, science process skills, PBL kits
Analisis Rembesan Pada Perencanaan Pembangunan Bendungan Logung, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah Setyawati, Heni; Najib, Najib; Hidayatillah, Ahmad Syauqi
Jurnal Geosains dan Teknologi Vol 1, No 3 (2018): November 2018
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jgt.1.3.2018.99-106

Abstract

Bendungan termasuk kedalam heavy construction sehingga bendungan menyimpan potensi bahaya yang besar dan memiliki resiko kerusakan fisik serta kegagalan fungsi. Salah satu kerusakan fisik serta kegagalan fungsi pada bendungan adalah erosi akibat mengalirnya air melalui lubang-lubang pada pondasi (piping). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui debit air bendungan yang merembes melewati as bendungan pada keadaan muka air normal dan banjir, serta mengetahui nilai faktor keamanan bendungan dari bahaya piping. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi lapangan meliputi pemetaan geologi, pengukuran geolistrik dan pemboran inti, serta perhitungan Faktor Keamanan (FK). Sampel inti batuan diuji di laboratorium untuk mengetahui sifat fisik dan mekanika tanah terutama nilai specific gravity dan void ratio. Perhitungan FK menggunakan simulasi dengan input muka air normal dan muka air banjir. Berdasarkan hasil dari pemetaan geologi, permukaan lokasi penelitian disusun oleh batupasir tuffan, tuff, dan breksi. Pengukuran geolistrik dan pemboran inti menunjukkan bahwa bagian bawah permukaan dari lokasi penelitian tersusun oleh tuff yang mendominasi bagian atas dan batupasir tuffan mendominasi bagian bawah. Debit rembesan sebelum grouting pada keadaan muka air normal adalah sebesar 14,33 m3/hari dan berubah menjadi 9,49 m3/hari, debit rembesan sebelum grouting pada kondisi muka air banjir sebesar 15,32 m3/hari dan berubah menjadi 10,17 m3/hari. Nilai faktor keamanan piping Bendungan Logung pada saat sebelum di grouting adalah 1,38 dan naik menjadi 4,77 setelah di grouting.