p-Index From 2014 - 2019
0.659
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Analisa
Maryono, Iyon
UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Published : 4 Documents
Articles

Found 4 Documents
Search

Implementasi Advance Organizer Dan M-Apos Dalam Meningkatkan Kemampuan Pemahaman Matematis Rohimah, Siti; Juariah, Juariah; Maryono, Iyon
Jurnal Analisa Vol 3, No 1 (2017): Volume 3 Nomor 1 (2017)
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Gunung Djati Bandun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (244.319 KB) | DOI: 10.15575/ja.v3i1.1502

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peningkatan kemampuanpemahaman matematis siswa melalui model pembelajaran Advance Organizerdan M-APOS. Metode yang digunakan adalah eksperimen semu denganpopulai sembilan kelas. Pengambilan sampel menggunakan teknik clusterrandom sampling, sehingga diperoleh 3 kelas. Tujuan penelitian ini untukmengetahui: (a) Kualitas penerapan model pembelajaran Advance Organizerdan M-APOS; (b) Perbedaan peningkatan kemampuan pemahaman matematissiswa; (c) Sikap siswa terhadap penerapan model pembelajaran AdvanceOrganizer dan M-APOS. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalahtes kemampuan pemahaman matematis, lembar observasi, dan skala sikap.Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh simpulan: (a) Kualitas penerapanmodel pembelajaran Advance Organizer dan M-APOS terkategori baik; (b)Hasil analisis gain ternomalisasi menggunakan uji ANOVA, dilanjutkandengan analisis post hoc yaitu dengan uji Scheffe, didapat bahwa kemampuanpemahaman matematis siswa yang menggunakan model pembelajaran MAPOSlebih baik daripada yang menggunakan model pembelajaran AdvanceOrganizer dan pembelajaran konvensional; (c) Sebagian besar siswamemberikan respon positif terhadap model pembelajaran Advance Organizerdan M-APOS.
Penerapan Teknik Ikonik terhadap Kemampuan Pemahaman Matematika Siswa pada Pembelajaran Matematika Pokok Bahasan Pecahan Zahid, Ahmad; Susilawati, Wati; Jihad, Asep; Maryono, Iyon
Jurnal Analisa Vol 1, No 1 (2013): Volume 1 Nomor 1 Terbit Bulan Juni Tahun 2013
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Gunung Djati Bandun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (705.493 KB) | DOI: 10.15575/ja.v1i1.2891

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesuksesan siswa dalam belajar matematika yang dipengaruhi oleh cara guru menyampaikan materi pelajarannya. Seorang pengajar harus mencari dan memilih metode yang tepat untuk setiap topik yang kita berikan agar siswa berpartisipasi aktif tetapi pengajaran tetap efektif dan efisien. Kemampuan guru dalam menguasai materi dan menerapkan model pembelajaran merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi keberhasilan guru dalam proses belajar-mengajar. Salah satu teknik yang dapat digunakan sebagai alternatif penyampaian materi adalah teknik ikonik. Teknik ikonik adalah penyampaian konsep matematika dengan perantaraan gambar yang pada akhirnya siswa menemukan sendiri konsep yang dipelajari dengan perantaraan gambar tersebut. penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui kemampuan pemahaman matematik siswa, dengan pembelajaran menggunakan Teknik Ikonik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research) dengan subjek penelitian kelas VII SMP Negeri 1 Pangatikan Kabupaten Garut yang terdiri dari 21 siswa laki-laki dan 13 siswa perempuan. Adapun hasil yang diperoleh adalah (a) aktivitas guru selama proses pembelajaran selalu berpijak pada tahap-tahap teknik ikonik yang disesuai dengan indikator aktivitas guru, aktivitas belajar siswa selama proses pembelajaran dikategorikan baik,
Karakteristik pencapaian kemampuan pembuktian dan kepercayaan diri mahasiswa melalui metode moore Maryono, Iyon; Lucita Dewi, Siska Amanda; Syaf, Agus Hikmat
Jurnal Analisa Vol 4, No 2 (2018): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2018
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Gunung Djati Bandun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (477.747 KB) | DOI: 10.15575/ja.v4i2.3681

Abstract

Pembuktian dalam matematika adalah suatu aktivitas yang penting, tetapi aktivitas ini tergolong sulit bagi mahasiswa calon guru matematika. Masalah ini salah satunya dipengaruhi oleh kepercayaan-diri. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis karakteristik pencapaian kemampuan pembuktian matematis dan kepercayaan-diri mahasiswa melalui metode Moore. Penelitian ini menggunakan metode campuran bertahap yaitu tahap kuantitatif dan tahap kualitatif. Pada tahap kuantitatif disimpulkan bahwa kemampuan pembuktian pada kelas yang menggunakan metode Moore lebih baik daripada kelas yang menggunakan model pembelajaran langsung. Metode Moore dapat mengungkap proses perkembangan capaian pembelajaran mahasiswa dalam pembuktian, sehingga dosen dapat memberikan umpan balik untuk mengembangkannya. Pada tahap kualitatif, dihasilkan karakteristik kemampuan pembuktian beberapa mahasiswa. Karakteristik ini ditinjau berdasarkan respon mahasiswa terhadap masalah pembuktian. Pada pembelajaran dengan metode Moore, mahasiswa tidak diperbolehkan membuka bahan ajar, sehingga dosen harus mengikuti alur berpikir mahasiswa dan mengarahkan proses berpikirnya. Sebagai implikasi, metode Moore baik digunakan dengan catatan mahasiswa harus belajar terlebih dahulu sebelum pembelajaran di kelas. Characteristics of achievement of proof ability and student confidence through the Moore methodProving in mathematics is an important activity, but this activity is classified as difficult for prospective mathematics teacher students. This problem is influenced by self-confidence.The purpose of this study was to analyze the characteristics of achievement of students' mathematical proving ability and self-confidence through the Moore method.This study uses a phased mixed method, namely quantitative and qualitative stages. In the quantitative stage, it was concluded that the ability to prove the class using the Moore method is better than the class that uses the direct learning model. Moore's method can reveal the process of developing student learning outcomes in proof, so that lecturers can provide feedback to develop it. In the qualitative stage, the characteristics of the ability of several students are produced. these characteristics are reviewed based on student responses to the problem of proof.In the Moore method of learning, students are not allowed to open teaching materials, so the lecturer must follow the flow of student thinking and direct the thinking process. As an implication, the Moore method is well used with the notes that students must study before learning in class 
Upaya Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa Dalam Belajar Matematika Melalui Metode Demonstrasi Pada Materi Pokok Bangun Datar Syaf, Agus Hikmat; Maryono, Iyon; Juariah, Juariah
Jurnal Analisa Vol 1, No 2 (2014): Volume 1 Nomor 2 Terbit Bulan Juni Tahun 2014
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Gunung Djati Bandun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (636.419 KB) | DOI: 10.15575/ja.v1i2.2900

Abstract

Penelitian ini berawal dari studi pendahuluan penelitian di MI Naksabandiyah Bandung mengenai perlunya pembaharuan dalam model pembelajaran matematika di kelas, dan proses pembelajaran yang masih bersifat konvensional dengan berorientasi pada “teacher center”, sehingga aktivitas siswa cenderung pasif. penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran atau informasi mengenai penerapan pembelajaran demonstrasi dalam upaya meningkatkan kemampuan pemecahan masalah  matematika siswa. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Melalui PTK diharapkan dapat menawarkan cara dan prosedur baru untuk memperbaiki dan meningkatkan profesionalisme guru dalam proses pembelajaran. Subjek penelitian adalah siswa siswi kelas VI MI Naksabandiyah Bandung sebanyak 15 siswa. Penelitian ini dibatasi pada materi pokok luas bangun datar dimana hasil penelitian ini hanya berlaku untuk kelas yang diteliti dan tidak dapat digeneralisasikan. Dengan penerapan pembelajaran demonstrasi ini dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif pendekatan pembelajaran yang dapat digunakan sebagai upaya untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah  matematika dan hasil belajar siswa.