Pribadi, Dimas Angger
Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Published : 1 Documents
Articles

Found 1 Documents
Search

Implementasi Pengendalian Quadcopter Dengan Prinsip Virtual Reality Menggunakan Google Cardboard Pribadi, Dimas Angger; Jonemaro, Eriq M. Adams; Setyawan, Gembong Edhi
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 1 No 12 (2017)
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (935.225 KB)

Abstract

Quadcopter merupakan RC craft yang sangat diminati oleh manusia baik dalam penggunaan secara pribadi, maupun sebagai objek penelitian untuk pengembangan teknologi quadcopter. Salah satu quadcopter yang sering menjadi objek penelitian adalah Parrot AR.Drone. Parrot AR.Drone merupakan perangkat yang bisa dikendalikan menggunakan android, di mana drone lain masih menggunakan remote control. Selain menggunakan android , Parrot AR.Drone juga bisa dikendalikan dengan menggunakan perangkat lain seperti kinect, joystick, oculus rift dan masih banyak lagi. Hal ini dikarenakan Parrot AR.Drone bersifat sumber terbuka yang dapat dikembangkan oleh semua orang. Minat penulis pada penelitian ini adalah mengendalikan Parrot AR.Drone dengan prinsip virtual real­ity menggunakan gerakan kepala. Penelitian ini bertujuan untuk membuat program kendali quadcopter menggunakan input gerakan kepala dengan perangkat google cardboard, yang akan memberikan pen­galaman first person view (fpv) pada pengguna seakan pengguna berada di dalam quadcopter tersebut. Pada penelitian ini google cardboard digunakan sebagai perangkat pendukung virtual reality untuk mengendalikan pergerakan Parrot AR.Drone. Hasil penelitian ini adalah program kendali quadcopter drone dengan menggunakan gerakan kepala. Pengujian dilakukan dengan menguji setiap gerakan kepala untuk mengetahui respon dari pergerakan Parrot AR.Drone. Berdasarkan hasil pengujian yang dilakukan, didapatkan hasil tingkat akurasi kendali sebesar 97% dan waktu yang berbeda dari respon pergerakan drone ketika dikendalikan.