Tarigan, Eva S.
Indonesian Journal of Clinical Pharmacy

Published : 1 Documents
Articles

Found 1 Documents
Search

Profil Penggunaan Antituberkulosis di Apotek di Kota Bandung Periode 2008–2010 Alfian, Sofa D.; Tarigan, Eva S.; Puspitasari, Irma M.; Abdulah, Rizky
Indonesian Journal of Clinical Pharmacy Vol 1, No 4 (2012)
Publisher : Indonesian Journal of Clinical Pharmacy

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (689.526 KB)

Abstract

Penyakit infeksi masih merupakan penyakit utama yang paling banyak terjadi di negara berkembang seperti Indonesia. Salah satu tempat pelayanan kesehatan yang banyak mendistribusikan antibiotik adalah apotek. Oleh karena itu, studi penggunaan antibiotik di apotek sebagai salah satu komunitas farmasi sangat diperlukan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui profil penggunaan antibiotik antituberkulosis di Apotek di Kota Bandung tahun 2008−2010. Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan pengambilan data secara retrospektif. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode Anatomical Therapeutic Chemical/ Defined Daily Dose (ATC/DDD) dan Drug Utilization 90% (DU90%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa total penggunaan antibiotik untuk terapi tuberkulosis mengalami penurunan. Nilai DDD/1000 KPRJ tahun 2008, 2009, dan 2010 berturut-turut sebesar 1559,026; 1484,936; dan 1048,111. Selama periode 2008−2010, tingkat penurunan pada tahun 2009 tidak terlalu signifikan, yaitu sebesar 17.783 DDD/1000 Kunjungan Pasien Rawat Jalan (KPRJ), tetapi pada tahun 2010 penurunannya sangat signifikan sebesar 169.416 DDD/1000 KPRJ. Penelitian menyimpulkan bahwa total penggunaan antibiotik antituberkulosis di Apotek di Kota Bandung periode 2008−2010 cenderung mengalami penurunan.Kata kunci: Antibiotik, farmasi, ATC/DDD (Anatomical Therapeutic Chemical/Defined Daily Dose), Drug Utilization 90% (DU90%), infeksiProfile of Antituberculosis Use in Community Pharmacistof Bandung City 2008–2010AbstractInfectious disease is still a major disease in developing countries such as in Indonesia. As one of the healthcare providers which has privilege to distribute antibiotics, it is very important to control the use of antibiotics in pharmacy. The aim of this study is to conduct a profile of anti-tuberculosis use, in all pharmacies in Bandung during the period from 2008–2010. This study was performed using an observational method and retrospective approach. In this study we applied the Anatomical Therapeutic Chemical/Defined Daily Dose (ATC/DDD) and Drug Utilization 90 % (DU90%) method. The result showed that the use of anti-tuberculosis tends to decrease. During the period from 2008 to 2010, the use of antituberculosis decreased by 17,783 and 169,416 DDD/1000 inhabitants in 2009 and 2010, respectively. It can be concluded that the totaluse of anti-tuberculosis in all pharmacies in Bandung during the period from 2008 to 2010 tends to decrease.Key words: Antibiotic, pharmacy, ATC/DDD (Anatomical Therapeutic Chemical/Defined DailyDose), Drug Utilization 90% (DU90%), infection