Widodo, Dyah
Universitas Airlangga

Published : 12 Documents
Articles

Found 12 Documents
Search

HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEPATUHAN MINUM OBAT PADA PASIEN TB DI PUSKESMAS JANTI KOTA MALANG

Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 3, No 3 (2018): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (221.62 KB)

Abstract

Tingginya kegagalan atau ketidakpatuhan program pengobatan disebabkan oleh kurangnya dukungan dan motivasi dari keluarga selama pasien menjalani pengobatan. Keberhasilan dari konversi basil tahan asam sangat ditentukan oleh pengobatan secara teratur. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Kepatuhan Minum Obat Pada Pasien Tuberculosis Di Puskesmas Janti Kota Malang. Pada penelitian ini menggunakan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua pasien Tuberculosis di Puskesmas Janti Kota Malang bulan Januari-Juni 2012 sebanyak 35 pasien. Besar sampel 35 pasien di Puskesmas Janti Kota Malang dengan teknik total sampling. Instrumen yang digunakan kuesioner. Data dianalisa dengan Spearman Rank dan derajat kemaknaan 0,05 untuk menganalisa dukungan keluarga dan kepatuhan minum obat pada pasien Tuberculosis di Puskesmas Janti Kota Malang. Hasil uji statistik penelitian sebanyak 65,7% pasien mendapat dukungan baik dan 91,4% pasien dikatakan patuh. Hasil analisis bivariat menunjukkan Sig.(2-tailed) 0,972 > α 0,05. Disimpulkan tidak ada hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan minum obat dengan kekuatan hubungan r -0,06. Disarankan agar keluarga selalu mendukung pasien. dengan memperhatikan kecukupan gizi, jadwal minum obat, istirahat, kontrol, dan menyiapkan obat. ABSTRACT The high failure rate or non-compliance with the treatment program is caused by a lack of support and motivation from the family while the patient is undergoing treatment. The success of the conversion of acid-resistant bacilli is very much determined by regular treatment. The purpose of this study was to determine the relationship between family support and compliance with taking medication in tuberculosis patients at the Janti health center in Malang. In this study using a cross sectional design. The population in this study were all Tuberculosis patients in Janti Health Center Malang City in January-June 2012 as many as 35 patients. The sample size was 35 patients at the Janti Health Center in Malang City with a total sampling technique. The instrument used was a questionnaire. The data were analyzed by Spearman Rank and significance level of 0.05 to analyze family support and medication compliance in Tuberculosis patients at the Janti Health Center in Malang City. The results of the statistical test of the study were 65.7% of patients received good support and 91.4% of patients were said to be obedient. The results of bivariate analysis showed p value 0.972>α 0.05. It was concluded that there was no relationship between family support and adherence to taking medication with the strength of the relationship r -0.06. It is recommended that the family always support the patient. by taking into account the adequacy of nutrition, the schedule of taking medication, resting, controlling, and preparing medicines. Keywords : Family support; tuberculosis compliance.

HUBUNGAN TINGKAT STRES DENGAN KEMANDIRIAN AKTIVITAS DALAM PEMENUHAN KEBUTUHAN SEHARI-HARI PADA LANJUT USIA (LANSIA)

Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 4, No 1 (2019): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (330.103 KB)

Abstract

Perubahan mental pada lansia ditandai dengan sikap yang mudah tersinggung dan bahkan mudah depresi hingga stres. Stres juga dapan mempengaruhi kemandirian pada lansia meliputi kemampuan lansia dalam melakukan aktivitas sehari-hari seperti: mandi, berpakaian rapi, pergi ke toilet, berpindah tempat, dapat mengontrol BAK atau BAB, serta dapat makan sendiri. Tujuan penelitian ini adalah untuk megetahui hubungan tingkat stres dengan kemandirian aktivitas dalam pemenuhan kebutuhan sehari-hari pada lansia di Dusun Pakan Desa Purworejo Kecamatan Ngantang Kabupaten Malang. Desain penelitian menggunakan metode korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi pada penelitian ini yaitu lansia yang ada di Dusun Pakan Desa Purworejo dengan jumlah 125 orang dan sampel penelitian menggunakan purposive sampling yaitu sebanyak 31 orang. Instrument dalam penelitian ini menggunakan lembar kuesioner. Analisis yang digunakan spearman rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat stres hampir seluruh responden dikategorikan stres sedang yaitu sebanyak 25 orang (80,6%), kemandirian dalam pemenuhan kebutuhan sehari-hari sebagian besar responden dikategorikan ketergantungan ringan yaitu sebanyak 17 orang (54,8%), dan hasil analisis terdapat hubungan tingkat stres dengan kemandirian aktivitas dalam pemenuhan kebutuhan sehari-hari pada lansia di Dusun Pakan Desa Purworejo Kecamatan Ngantang Kabupaten Malang yang dibuktikan dengan nilai signifikan sebesar 0,000 (p ≤ 0,05) dan nilai korelasi sebesar -0,642, artinya semakin rendah tingkat stress maka semakin tinggi tingkat kemandiriannya. Bagi peneliti selanjutnya disarankan untuk meneliti di lokasi lain dengan sampel yang lebih banyak lagi sehingga sebaran data cenderung bervariasi. ABSTRACT Mental Changes on elderly attitude was characterized by irritability and even easy to stress depression. Stress also affects dapan self-reliance on the elderly include the ability of the elderly in doing daily activities such as bathing, dressing, toileting, move, it can control the TUB or chapters, as well as be able to eat themselves. The purpose of this research is to megetahui the relationship with stress level of self-reliance activities in fulfillment of daily necessities on the elderly in the village Village Feed Purworejo Subdistrict Ngantang Malang. Design research using the method of korelasi with cross sectionalapproach. The population in this study i.e. the elderly that is in the hamlet of the village with a population of Purworejo Feed 125 people and research samples using a purposive sampling that is as many as 31 people. Instrument in this study using questionnaire sheet. The analysis used spearman rank. The research results showed that the stress level of almost all respondents stress that is being categorized as many as 25 people (80.6%), independence in the fulfillment of daily needs most respondents categorized mild dependency that is as much as 17 people (54.8%), and the results of the analysis there is relationship stress levels with independence activities in fulfillment of daily needs in elderly in the hamlet of the village Feed Purworejo Subdistrict Ngantang Malang as evidenced by the significant value of 0.000 (p ≤ 0.05) and the value of the correlation of -0.642, meaning that the lower the level of stress the higher the level of his independence. For further researchers it is recommended to research in other locations with more samples so that the distribution of data tends to variation. Keywords: Independence; the elderly; the level of stress.

The Risk Factors of Diabetes Mellitus in Adolescent Senior High School in Malang City

Jurnal Ners Vol 7, No 1 (2012): Vol 7 No. 1 April 2012
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Introduction: Diabetes mellitus is a disease caused by a hormonal disorder that affects insulin. 5.7% of the total population of Indonesia, including teenagers is a big challenge for the health sector to do the step in anticipation of the complexity of health problems caused by diabetes mellitus in Indonesia. This study aims to analyze the risk factors of diabetes mellitus in adolescent senior high school in the city of Malang. Method: This research was correlational research design, sampled in this study was partly teenagers is high school class in Malang city area drawn at random sampling with a large sample of 375 respondents. Research conducted at government senior high school 6 and 9 (SMU Negeri 6 and SMU Negeri 9) in the city of Malang, in May–August, 2011. Data collection techniques using questionnaires; measurements: weight, height, abdominal circumference/waist, blood pressure and food consumption survey (Recording of Present Food Intake) of the diet for three days. Data was analyzed by descriptive and analytic Spearman Rho correlation with alpha 0.05. Result:  The results showed that a BMI (body mass index) and waist circumference (central obesity) related to the risk of diabetes mellitus in teens senior high school in Malang with 0.000 p-values < α 0.05. However, there is no relationship between blood pressure, physical activity, frequency of fruit and vegetable consumption, family history of diabetes mellitus and the risk of diabetes mellitus in teens senior high school in Malang. Discussion: Recommended for teens to pay attention to healthy eating and balanced, in order to awake the ideal body weight and abdominal circumference are normal, so that avoid the risk of diabetes mellitus.

HUBUNGAN POLA ASUH KELUARGA DENGAN KEMAMPUAN SOSIALISASI PADA KLIEN SKIZOFRENIA DI YAYASAN AS-SYIFA REHABILITASI JIWA DI KABUPATEN JOMBANG

Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 3 (2017): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Data Riskesdas menyatakan bahwa peningkatan tertinggi ganguan jiwa di Indonesia pada tahun 2013 dengan jumlah penderita gangguan jiwa berat mencapai 2,5 juta orang. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pola asuh keluarga dengan kemampuan sosialisasi pada klien skizofrenia di yayasan As-syifa panti rehabilitasi jiwa Kabupaten Jombang. Desain penelitian mengunakan desain analitik korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 35 klien skizofrenia dan sampel penelitian menggunakan total sampling yang berarti jumlah populasi dijadikan sampel. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuisioner. Metode analisa data yang di gunakan yaitu kolerasi spearman rank dengan menggunakan SPSS. Hasil penelitian membuktikan pola asuh yang diterapkan sebanyak 19 (54,3%)keluarga menerapkan pola asuh otoriter dan kemampuan sosialisasi sebanyak 27 (77,1%) klien skizofrenia memiliki perkembangan sosial yang kurang, sedangkan hasil kolerasi spearman rank didapatkan p-value = 0,003 atau 0,003< 0,050 sehingga dapat disimpulkan bahwaada hubungan pola asuh keluarga dengan kemampuan sosialisasi pada klien skizofrenia di yayasan As-syifa panti rehabilitasi jiwa Kabupaten Jombang. Perlu menerapkan pola asuh yang sesuai dengan kondisi klien.Untuk meningkatkan kemampuan sosialisasipada klien skizofrenia.

HUBUNGAN TINGKAT STRES KERJA DENGAN KINERJA PERAWAT

Care : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (230.589 KB)

Abstract

Stres yang dialami perawat dalam melakukan tugasnya dapat mengurangi kinerja. Sebagian besar perawat, terutama di ruang perawatan inap selalu menghadapi berbagai keluhan dari pasien. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antara stres dan kinerja perawat di ruang perawatan inap Rumah Sakit Panti Waluya Sawahan Malang. Desain penelitian ini adalah korelasi dengan cross sectional. Populasi adalah perawat di ruang perawatan inap Rumah Sakit Panti Waluya Sawahan Malang. Sampel adalah 109 orang dengan teknik sampling proportional random sampling. Data dianalisis dengan menggunakan korelasi product moment pearson. Hasil diketahui bahwa responden memiliki tingkat stres ringan sebanyak 108 orang (99,1%), sebagian besar responden memiliki kinerja yang baik sebanyak 87 orang (71,5%), dan ada korelasi antara tingkat stres kerja dan kinerja perawat di rawat inap Panti Waluya Sawahan Rumah Sakit Malang. Direkomendasikan bagi perawat di unit pelayanan rawat inap untuk mempertahankan kinerja perawat

HUBUNGAN PERILAKU MEROKOK DENGAN KONSEP DIRI PADA SISWA SMAN 1 MOLLO SELATAN KABUPATEN TIMOR TENGAH SELATAN PROPINSI NUSA TENGGARA TIMUR

Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 3, No 1 (2018): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Merokok adalah perilaku orang dewasa yang mudah ditiru dan merupakan perilaku yang paling nyata dalam menunjukkan sikap kedewasaan. Perilaku ditunjukkan untuk membuktikan remaja ingin diakui keberadaannya oleh orang-orang di sekitarnya dan lingkungan. Hal-hal yang mempengaruhi perilaku merokok remaja disebabkan oleh karakter remaja itu sendiri yang masih dipengaruhi oleh lingkungan dan kelompoknya. Tujuan penelitian adalahmengetahui hubungan perilaku merokok dengan konsep diri pada siswa SMAN 1 Mollo Selatan Kabupaten Timor Tengah Selatan Propinsi Nusa Tenggara Timur.Desain penelitian adalah penelitian korelasional yang bertujuan mengungkapkan hubungan antar variabel. Populasi penelitianadalah seluruh siswa SMA N 1 Mollo Selatan yang berjumlah 110 orangdan sampel penelitian menggunakan simple random samplingyaitu sebanyak 52 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner. Metode analisa data yang digunakan yaitu uji spearman rho.Hasil penelitian menunjukkanperilaku merokok, sebagian besar dikategorikan perokok ringan yaitu sebanyak 49 orang (94,23%), konsep diri, sebagian besar dikategorikan adaptif yaitu sebanyak 51 orang (98,08%), serta uji speraman rhodidapatkan nilai signifikan (sig.) sebesar 0,029 ≤ α 0,05. Apabila nilai p-value ≤ batas kritis (0,05) maka terdapat hubungan yang signifikan antara kedua variabel atau yang berarti H1 diterima. Artinya ada hubungan antara perilaku merokok dengan konsep diri pada siswa SMA N 1 Mollo SelatanKabupaten Timor Tengah Selatan Propinsi Nusa Tenggara Timur. Hasil analisa juga menemukan nilai koefisien -0,516 yang berarti semakin rendah perilaku merokok maka semakin tinggi konsep diri pada siswa SMAN 1 Mollo Selatan.

HUBUNGAN STRES DENGAN PEMANFAATAN JEJARING SOSIAL FACEBOOK PADA REMAJA SISWA JURUSAN REKAYASA PERANGKAT LUNAK DI SMK PGRI 3 TLOGOMAS MALANG

Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 3, No 2 (2018): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan Facebook ada yang ditujukan untuk hal-hal yang positif, seperti untuk menggali informasi dan menenangkan perasaan dan stress. Dengan mengobrol di facebook, mengupdate status, memberi dan mendapatkan komentar, remaja dapat mengurangi stres. Desain penelitian ini menggunakan desain penelitian korelasional dengan pendekatan secara cross sectional. Populasi terdiri dari 43 siswa Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak (RPL) di SMK PGRI 3 Tlogomas Malang. Pengambilan sampel secara total sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuisioner. Analisa data menggunakan uji Spearman Rho dengan α=0,05. Hasil penelitian diperoleh bahwa sebagian besar remaja siswa jurusan RPL di SMK PGRI 3 Tlogomas Malang mengalami stress sedang, yaitu sebanyak 24 orang (55,8%), sebagian besar remaja merasa bermanfaat dengan jejaring facebook, yaitu sebanyak 25 orang (58,1%). Terdapat hubungan strees dengan pemanfaatan jejaring sosial facebook pada remaja (p=0,000). Saran bagi penelitian selanjutnya ialah mengembangkan penelitian ini dengan menggunakan sampel yang lebih besar. ABSTRACT The use of Facebook is devoted to positive things, like to dig up information and soothe feelings and stress. By chat on facebook, update status, giving and getting comments, adolescents can reduce stress. Design of this study used a correlational research design with cross sectional approach. Population consisted of 43 students Department of Software Engineering in SMK PGRI 3 Tlogomas Malang. Sample take with total sampling technique. Research instruments using questionnaire. Analysis of the data using the Spearman rho test with α=0,05. Results of this study that the most of teenage students in SMK PGRI 3 Tlogomas Malang have experiencing stress, are as many as 24 people (55.8%), most of them get beneficial from networking facebook, are as many as 25 people (58.1%). There is a relationship between stress with the using of facebook social networking on teenage (p=0.000). Suggestions for further research should be able to develop this study using a larger sample Keywords : Facebook social networking; Stress.

HUBUNGAN TINGKAT DISMENORE DENGAN TINGKAT KECEMASAN PADA MAHASISWI DI FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS TRIBHUWANA TUNGGADEWI MALANG

Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 3, No 2 (2018): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menstruasi adalah perdarahan periodik pada uterus yang dimulai sekitar 14 hari setelah ovulasi. Proses mentruasi pada perempuan dapat menimbulkan dismenore sehinggga mengganggu aktivitas fisik dan mengakibatkan kecemasan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara tingkat dismenore dengan tingkat kecemasan. Desain penelitian ini adalah korelasional. Sampel sebanyak 50 mahasiswi Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang sebagai sampel yang diambil melalui metode purposive sampling. Pengambilan data diperoleh melalui lembar kuisioner. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji Spearman rank (p< 0,05). Hasil penelitian menunjukan bahwa 52% mahasisiwi mengalami dismenore berat dan 56% mahasiswi mengalami tingkat kecemasan berat. Ada hubungan yang kuat antara tingkat dismenore dengan tingkat kecemasan (p = 0, 932). ABSTRACT Menstruation is periodic bleeding in the uterus that begins about 14 days after ovulation. The process of menstruation in women can cause dysmenorrhea so that it disrupts physical activity and causes anxiety. The purpose of this study was to determine the relationship between the level of dysmenorrhea and the level of anxiety. The design of this research is correlational. A sample of 50 students from the Faculty of Health Sciences, University of Tribhuwana Tunggadewi Malang as samples taken through purposive sampling method. Data collection was obtained through a questionnaire. The data analysis technique used was the Spearman rank test (p

HUBUNGAN PERUBAHAN FISIK PADA MENOPAUSE DENGAN TINGKAT KECEMASAN PADA WANITA USIA LANJUT DI DESA LANDUNGSARI KECAMATAN DAU

Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 3, No 2 (2018): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada Lansia Wanita dimana keadaan fisiknya tidak lagi seperti saat sebelum menopause Karena saat menopause tersebut banyak menimbulkan masalah seperti kecemasan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan perubahan fisik pada menopause dengan tingkat kecemasan pada wanita usia lanjut di desa landungsari kecamatan DAU. Penelitian ini menggunakan desain penelitian correlation dengan pendekatan cross sectional. Populasi adalah wanita usia lanjut yang berjumlah 29 orang, sampel dengan total sampling dengan berjumlah 29 orang. Instrumen penelitian ini menggunakan kuesioner. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji statistik spearman rank dengan derajat kemaknaan (0,05). Hasil penelitian paling banyak Perubahan Fisik Pada Menopause di desa landungsari kecamatan DAU dikategori banyak perubahan sebanyak 20 orang (69%), dan sebagian besar Tingkat kecemasan Pada wanita usia lanjut di desa landungsari kecamatan DAU dikategori kecemasan ringan sebanyak 19 orang (66%). Hasil analisis bivariat menunjukan pvalue = 0,00 < 0,05. Artinya ada hubungan antara Perubahan fisik pada menopause dengan tingkat kecemasan pada wanita usia lanjut di desa landungsari kecamatan DAU yang bersifat positif dengan Correlation Coefficient 0,609. Hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai dasar dalam peneliti selanjutnya, diharapkan dapat mengembangkan penelitian ini dengan menggunakan perbandingan perubahan fisik baik bagi menopause maupun andropause dan faktor dari tingkat kecemasan lainnya. ABSTRACT In elderly woman where the state of physical no longer like when prior to menopause because when menopause was widely pose a problem as anxiety. The purpose of know between relations change physically on menopause to the level of anxiety on a woman of advanced age in village Landungsari, Dau. This research using design research correlation with the approach cross sectional. Population is a woman of advanced age which consisted of 29 people, sample with a total of sampling with were 29 people .An instrument this research using a questionnaire .Data analyzed use statistical tests the spearman rank with degrees α (0.05). The results of the study most many changes physically on menopause village Landungsari, Dau are categorized many changes about 20 people (69%), and most of the anxiety on a woman of advanced age in village Landungsari, Dau categorized as worry light as many as 19 people ( 66 % ). The results of the analysis showed pvalue bivariat 0.00 < 0.05 means there was a correlation between change physically on menopause to the level of anxiety on a woman of advanced age in village Landungsari, Dau positive with correlation coefficient 0.609. The result of this research can be used as a base in researchers next, is expected to develop research using comparison change in physical better for menopause and andropause and factors from the anxiety other Keyword : Change Of Physical; level of anxiety; woman old age.

HUBUNGAN HIPERTENSI DENGAN KECEMASAN PADA LANJUT USIA DI POSYANDU PERMADI KELURAHAN TLOGOMAS KECAMATAN LOWOKWARU KOTA MALANG

Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 3 (2017): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Usia lansia mulai mengalami penurunan-penurunan fungsi organ tubuh sebagai proses alamiah, kondisi tersebut biasanya disertai dengan berbagai jenis gangguan kesehatan salah satunya hipertensi. Hal tersebut pasti akan berpengaruh terhadap psikologis lansia yang dapat menyebabkan kecemasan akan kondisi kesehatan yang dimilikinya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan hipertensi dengan kecemasan pada lanjut usia di Posyandu Permadi Kelurahan Tlogomas Kecamatan Lowokwaru Kota Malang. Penelitian ini menggunakan desain penelitian korelasional dengan metode pendekatan cross sectional. Data dikumpulkan dengan menggunakan istrumen spynonamometer dan kuesioner.Populasi pada penelitian ini adalah lansia yang aktif dalam kegiatan posyandu sebanyak 60 orang, sampel dalam penelitian ini di ambil menggunakan tekhnik purposive sampling berdasarkan kriteria inklusi sebanyak 38 orang. Teknik analisa menggunakan uji korelasi Spearmen Rank dengan batas kemaknaan (α=0,05). Hasil penelitian menunjukan bahwa sebagian besar sebanyak 21 orang lanjut usia (60,5%) mengalami hipertensi stadium 1 dan sebanyak 28 orang (70,4%) mengalami kecemasan ringan. Berdasarkan penelitian ini disimpulkan ada hubungan hipertensi dengan kecemasan pada lanjut usia didapatkan p-value sebesar= 0.039 < 0.05. Oleh karena itu bagi lansia agar lebih tanggap atas hipertensi yang diderita sehingga hipertensi tidak berulang kembali dan dapat mengurangi tingkat kecemasannya.