This Author published in this journals
All Journal Pharmauho
Articles

Found 1 Documents
Search

Formulasi Nanopartikel Kurkumin dengan Teknik Gelasi Ionik Menggunakan Kitosan, Tripolifosfat dan Natrium Alginat serta Uji Stabilitasnya Secara In Vitro Suryani, Suryani; Wahyuni, Wahyuni; Ariastika, Dian; Rahmanpiu, Rahmanpiu
Pharmauho Vol 2, No 1 (2016): Pharmauho
Publisher : Pharmauho

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (177.888 KB)

Abstract

Kurkumin merupakan senyawa obat yang memiliki potensi cukup besar sebagai antioksidan, antiinflamasi, antimikroba dan antikarsinogenesis, namun terkendala oleh sifat kurkumin yang sukar larut dalam air sehingga menyebabkan rendahnya bioavailibilitas di dalam sirkulasi sistemik. Untuk mengatasi permasalahan tersebut dilakukan formulasi kurkumin dalam bentuk nanopartikel menggunakan polimer kitosan, suatu derivat dari kitin yang dapat diperoleh dari limbah cangkang kepiting maupun udang. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan formulasi nanopartikel kurkumin dengan teknik gelasi ionik menggunakan kitosan, tripolifosfat (TPP) dan natrium alginate serta mengevaluasi stabilitas nanopartikel secara in vitro. Karakterisasi nanopartikel yang dilakukan meliputi uji efisiensi penjerapan, penentuan ukuran partikel dan zeta potensial menggunakan alat Particle Size Analyzer dan pengamatan morfologi menggunakan alat Transmission Electron Microscopy (TEM). Stabilitas nanopartikel kurkumin secara in vitro menggunakan cairan lambung buatan dan cairan usus buatan dan hasilnya diperoleh dengan menghitung pelepasan kurkumin dari nanopartikel. Hasil penelitian menunjukkan formula nanopartikel paling baik mengandung komposisi kurkumin 0,01%; kitosan 0,02%; tripolifosfat 0,01%; dan natrium alginat 0,02%. Efisiensi penjerapan kurkumin dalam nanopartikel berkisar 86,60% - 93,21%, ukuran partikel rata-rata 693,8 nm dan zeta potensial +15,13 mV. Hasil pengamatan morfologi memperlihatkan partikel berbentuk bulat dengan permukaan yang tidak rata. Nanopartikel diketahui lebih stabil di dalam cairan usus buatan dibandingkan dalam cairan lambung buatan. Hal ini mengindikasikan nanopartikel kurkumin sangat potensial untuk dikembangkan sebagai sistem penghantaran obat yang efektif.Kata kunci : nanopartikel kurkumin, kitosan, gelasi ionik, natrium alginat, stabilitas