Articles

Found 4 Documents
Search

BENTUK PENDEKATAN KOMUNIKASI ORANG TUA DALAM MEMBERI PEMAHAMAN TAYANGAN TELEVISI PADA ANAK USIA SEKOLAH DASAR Ridwan, Harnina
KANAL: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 2, No 1 (2013): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (135.313 KB)

Abstract

The Problem in this research is how the form of parent’s approach in guiding televisi shows on the elementary school aged children. This research was conducted in Rahandouna Sub district, Poasia District, Kendari. Determination of the location is due to consideration that most parents in Rahandouna have elementary school-aged children who love watching televisi, thus require efficient forms of communication in guiding telvisi shows on the children. This research uses qualitative method with twenty informants. The results showed that the form of the parent’s approach in guiding televisi shows on the elementary school aged children in Rahandouna, Poasia, Kendari consists of interpersonal communication approach which means giving meaning and views by doing direct communication to the children in order to provide better understanding of the positive and negative effects of the televisi shows that can also strengthen the affection between parents and children.
KOMUNIKASI DIGITAL PADA PERUBAHAN BUDAYA MASYARAKAT E-COMMERCE DALAM PENDEKATAN JEAN BAUDRILLARD Ridwan, Harnina; Masrul, Masrul; Juhaepa, Juhaepa
Jurnal Riset Komunikasi Vol 1 No 1 (2018): Februari 2018
Publisher : Asosiasi Pendidikan Tinggi Ilmu Komuniasi (ASPIKOM) Wilayah Riau

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (268.441 KB)

Abstract

Penggunaan internet telah mengalami perkembangan yang luar biasa di bidang  bisnis terutama pada perusahaan skala besar. Pemanfaatan dan penggunaan teknologi internet diharapkan dapat memberikan manfaat yang besar terhadap dunia bisnis yang kompetitif  tersebut. Salah satu jenis implementasi teknologi dalam hal meningkatkan persaingan bisnis dan penjualan produk-produk adalah dengan menggunakan electronic commerce  (e-commerce)  untuk memasarkan berbagai macam produk atau jasa, baik dalam bentuk fisik maupun digital. Kehadiran e-commerce sendiri telah menggeser budaya masyarakat dalam bertransaksi. Dimana perubahan terjadi ketika yang biasanya masyarakat membutuhkan waktu dan mengharuskan untuk bertransaksi secara konvensional, namun kehadiran e-commerce itu sendiri memberikan ruang pada masyarakat sehingga mampu berbelanja secara online. Hal ini tentunya telah mengubah pola komunikasi masyarakat dalam melakukan transaksi. Yang tidak lagi harus pada komunikasi secara face to face (tatap muka) dalam melakukan transaksi namun bisa teraktualisasikan hanya dengan cara komunikasi dalam virtual. Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk mengetahui perubahan sosial pada budaya e-commerce dan dampak dari budaya e-commerce terhadap perilaku konsumtif masyarakat. Penelitian ini merupakan penelitian deskripsi kualitatif. Dengan mengumpulkan berbagai teori, dan data yang terkait, kemudian menganalisis dan menyimpulkannya sehingga penulis dapat menjelaskan perubahan sosial terhadap perilaku konsumtif masyarakat melalui  budaya e-commerce. Hasil analisis kami menunjukkan bahwa pergeseran masyarakat pada budaya transaksi online merupakan salah satu pengaruh signifikan karena adanya fasilitas e-commerce. Pergeseran masyarakat pada budaya transaksi online merupakan salah satu pengaruh sinifikan karena adanya fasilitas e-commerce. Kehadiran e-commerce, mampu mengubah cara pandang masyarakat terhadap suatu barang yang di konsumsi. Pembelian suatu produk bukan lagi untuk memenuhi kebutuhan, melainkan karena keinginan, dimana use value (nilai guna) berubah menjadi exchange value (nilai tukar). Didukung oleh perkembangan teknologi informasi, jaringan komunikasi pada dunia virtual kian memfasilitasi dengan adanya e-commerce ini masyarakat bertransaksi secara online tidak lagi harus secara konvensional. Berdasarkan realitas tersebut, dilihat dari perspektif Jean Baudrillard masyarakat lebih digiring pada simulasi-simulasi yang dibentuk oleh media dalam hal ini e-commerce sebagai media alternatif untuk kemudian konsumsilah yang menjadi inti ekonomi. Bukan pada produksi. Manusia lebih memilih untuk mengkonsumsi tanda daripada melihat kegunaan objek itu sendiri.
“Kalo Sara” Sebagai Alat Komunikasi dalam Sistem Kepemimpinan Tradisional Suku Tolaki Jaya, Asrul; Ridwan, Harnina
ETNOREFLIKA: Jurnal Sosial dan Budaya Vol 2 No 3 (2013): Volume 2 Nomor 3, Oktober 2013
Publisher : Laboratorium Jurusan Antropologi, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (596.438 KB)

Abstract

ABSTRACT The type of this research is a qualitative descriptive in order to gain an overview of the traditional system in traditional society of Tolaki ethnic; symbolic meaning, the role and function of  kalo  sara, and the description of  kalo  sara as a tool of social communication in the traditional leadership system of Tolaki communities in Konawe regency. The Results of this study indicated that the leaders based on Tolaki communities described as a strong big rock, a solid big banyan tree that able to provide solutions to various problems in  the social life of the community based on the  kalo  sara. The legal basis of their leadership was based on common law pedigree called "londara" or "kukua" where the leader was determined based on the background of genealogy. Their leadership types had similar characteristics with modern leadership types that targeted to the people or community that led to work together towards a common goal. In performing its duties and obligations, the leader must be guided by  kalo  sara which had been a symbol of greatness and as a means of social communication among social life and self-governing society. Keywords: kalo sara, tools communication, leadership traditional, Tolaki
MANAJEMEN KOMUNIKASI DALAM PENGELOLAAN INFORMASI PEMBANGUNAN DAERAH (Pada Biro Humas Dan PDE Sekretariat Daerah Propinsi Sulawesi Tenggara) Yusuf, Bakri; Ridwan, Harnina
Jurnal Komunikasi Universitas Garut: Hasil Pemikiran dan Penelitian Vol 4, No 1 (2018): Jurnal Komunikasi Hasil Pemikiran dan Penelitian
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (386.275 KB)

Abstract

Abstrak Aktivitas pembangunan nasional diorientasikan terhadap pembangunan masyarakat yang maju pada tiap-tiap propinsi melalui implementasi manajemen komunikasi dari pemerintah yang terkait. Tujuan utama manajemen komunikasi adalah pemanfaatan optimal sumber daya manusia dan teknologi untuk meningkatkan dialog dengan orang lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manajemen komunikasi dalam pengelolaan informasi pembangunan daerah pada Biro Humas dan PDE Sekretariat Daerah Propinsi Sulawesi Tenggara. Dengan jumlah informan sebanyak 10 orang. Data yang di kumpulkan dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumuplan data yakni purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan manajemen komunikasi dalam pengelolaan informasi pembangunan daerah pada Biro Humas dan PDE Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara meliputi Perencanaan (planning) yakni melalui program-program yang termuat dalam RPJMD Provinsi Sulawesi Tenggara akan tercermin dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah serta pada Rencana Kerja SKPD. Pengorganisasian (organizing), dimulai dari sistem pengelolaan data dan informasi pendukung kebijakan pembangunan, sistem perencanaan dan penganggaran, sistem pengorganisasian dan pelaksanaan pembangunan, sistem pengendalian pembangunan, sistem evaluasi dan pemantauan pembangunan, dan sistem pelaporan hasil pelaksanaan pembangunan. Penggerakan (actuating), sebagai kegiatan memberikan dorongan kepada seseorang atau diri sendiri untuk mengambil tindakan yang dikehendaki melalui tehnik motivasi yang bisa digunakan untuk memotivasi khalayak sasaran berdasarkan tekanan kebutuhan, keinginan, harapan, rasa memiliki, dan keamanan. Pengawasan (controlling) melakukan tahapan sebagai berikut: dibnetuk tim pemantau yang bertugas memberikan laporan, baik secara tertulis maupun secara lisan dan dibentuk suatu saluran komunikasi khusus yang memungkinkan setiap pengurus dan khalayak sasaran menyampaikan laporan, saran, masukan kritik atau koreksinya menyagkut bahwa penerapan manajemen komunikasi. Kata Kunci : Manajemen Komunikasi, Pengelolaan Informasi, Pembangunan Daerah Abstract National development activities are oriented towards the development of advanced societies in each province through the implementation of communication management from the relevant government. The main goal of communication management is the optimization of human resources and technology to increase dialogue with others. This research aims to determine the management of communication in the management of regional development information of Public Relations Bureau and PDE Regional Secretariat of Southeast Sulawesi Province. Informans of this research are 10 informants. The data collected by using qualitative descriptive method by purposive sampling. The results showed that the implementation of communication management in the management of regional development information in Public Relations Bureau and PDE Regional Secretariat of Southeast Sulawesi Province involve Planing by programs contained within RPJM of Southeast Sulawesi Province will reflection in Work Plan of Local Government and work plan if SKPD. Organizing, bigin from data management system and development policy of information supporting, planning and budgeting system, organizing and implementing development systems, development control system, development evaluation and monitoring system, and reporting results of development implementation system. Actuating as activities give encouragement to someone or itself to take action with motivation techniques what can be used to motivation the purpose target audiences based on the pressures of necessity, disire, hope, sense of belonging and security. Controlling by the step of ; set up a monitoring team to give report in writing or orally and and establish a special communication channel who can allows every board and target audience to give reports, suggestion, input, criticism or correction concerning the implementation of communication management. Keyword : Communication Management, Information Management, Local Development