Adriman, Ramzi
Universitas Syiah Kuala

Published : 4 Documents
Articles

Found 4 Documents
Search

Perancangan Aplikasi Peristiwa Kriminal Dengan Pendekatan Contextual Design Yusrizal, Yusrizal; Adriman, Ramzi; Syafie, Nasaruddin
InfoTekJar : Jurnal Nasional Informatika dan Teknologi Jaringan Vol 3, No 2 (2019): InfoTekJar Maret
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1668.843 KB) | DOI: 10.30743/infotekjar.v3i2.984

Abstract

Pemetaan lokasi kriminal sangat berguna bagi pihak kepolisian dan masyarakat. Pada proses kerja selama ini, Kepolisian Republik Indonesia (POLRI) masih menggunakan pemetaan dalam bentuk konvensional seperti gambar peta pada kertas yang ditempelkan pada kantor kepolisian. Hingga saat ini, jumlah personel kepolisian pada suatu wilayah belum mencapai tahap ideal, yaitu 1 (satu) orang polisi untuk 100 orang masyarakat, sehingga pengawasan yang dilakukan akan menjadi kurang efektif. Meskipun demikian, pihak kepolisian masih menggunakan data dan informasi yang disimpan pada arsip serta peta konvensional yang memiliki banyak kelemahan seperti terbatasnya informasi yang ditampilkan, dan daya tahan peta serta arsip yang mudah rusak. Berdasarkan permasalahan yang terjadi, telah dilakukan penelitian tentang aplikasi pemetaan criminal, akan tetapi aplikasi tersebut masih memiliki kekurangan seperti belum menggunakan pendekatan atau metode yang dikenal dalam proses perancangan perangkat lunak untuk mengetahui kebutuhan user. Dari beberapa permasalahan yang ditemukan pada peta kriminal yang terdapat di kantor kepolisian, maka ditawarkan solusi dalam proses perancangan aplikasi peristiwa kriminal menggunakan pendekatan contextual design yang mampu mendapatkan kebutuhan user di lapangan. Sementara itu, dalam proses perancangan aplikasi, terdapat 6 (enam) langkah yang dilakukan, mulai dari wawancara kontekstual, interpretasi, konsolidasi data, visioning, storyboarding, user environment design, dan prototyping. Dengan adanya perancangan aplikasi peristiwa kriminal menggunakan pendekatan Contextual Design, maka diharapkan dapat memaksimalkan pengalaman user dalam menggunakan aplikasi sehingga menjadi lebih menyenangkan, menangkap kebutuhan user dengan benar, serta mendapatkan keluaran yang sesuai dengan kebutuhan mereka. Hal ini bertujuan untuk membantu pihak kepolisian sehingga dapat mempermudah kinerja mereka dalam proses mengelola data criminal.
Perbandingan Kinerja Non-Orthogonal dan Orthogonal Amplify and Forward pada Two-Way Cooperative WLAN Rizki, Kurnia; Nasaruddin, Nasaruddin; Adriman, Ramzi
Jurnal Nasional Teknik Elektro dan Teknologi Informasi (JNTETI) Vol 6, No 3 (2017)
Publisher : Jurusan Teknik Elektro dan Teknologi Informasi, Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1072.696 KB) | DOI: 10.22146/jnteti.v6i3.339

Abstract

Nowadays, the advancement of Wireless Local Area Network (WLAN) technology has developed very rapidly because it is very practical and has effective mobility level. In practice, there is a major problem in wireless communications systems, which is fading. Fading can cause information signal power decreasing. Fading can be overcome using a cooperative communication system, which is a method that utilizes antenna from other users (relays), using principle of diversity, hence the performance of wireless communication system is improved. A relay has several protocols on cooperative communication system, such as Amplify and Forward (AF), Decode and Forward (DF), and Compress and Forward (CF). The AF protocol is divided into two types: Non-Orthogonal Amplify and Forward (NAF) and Orthogonal Amplify and Forward (OAF). In this paper, the performance comparison of two-way NAF and OAF in terms of outage probability, throughput, and spectral efficiency is investigated. The method used is computer simulation with system modeling and performance analysis. The simulation results show that OAF protocol can minimize outage probability and increase throughput and spectral efficiency, compared to NAF protocol on two-way WLAN cooperative network.
Efisiensi Daya Protokol Quantize and Forward Pada Sistem Komunikasi Kooperatif Multi-relay Nasaruddin, Nasaruddin; Kurnia, Rony; Adriman, Ramzi
Jurnal Rekayasa Elektrika Vol 13, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (905.16 KB) | DOI: 10.17529/jre.v13i1.6568

Abstract

One of effective diversity techniques to combat fading on wireless channel is a cooperative communication system in which a source sends information through several relays and then forward it to a destination. A cooperative communication system has shown increased the system performance and reduced the energy consumption. However, it depends on the used relay mechanism that is relay protocols such as quantize and forward (QF) and amplify and forward (AF). In the previous research, energy efficiency of AF relay has investigated for a single-relay cooperative system, but multi-relay is more practical. Therefore, this research focuses on power efficiency in multi-relay cooperative communication system using QF protocol. The research method used is mathematical analysis and computer simulation for outage probability and power efficiency in the multi-relay QF. Simulation result found that multi-relay QF system could provide a high power efficiency, but the efficiency is reduced when the distance ratio increases. Power efficiency can be increased by adding the number of relays in the system. A comparison of power efficiency for QF and AF protocols has simulated, in which power efficiency of multi-relay QF is higher than that of multi-relay AF at distance ratio and power transmit. Thus, multi-relay QF system can provide high performance and power efficiency in the cooperative communication system.
Sistem Embedded Cerdas Menggunakan Logika Fuzzy Untuk Efisiensi Konsumsi Energi Listrik Adriman, Ramzi; Asfianda, Muhammad; A, Afdhal; Away, Yuwaldi
Jurnal Ilmiah Teknik Elektro Komputer dan Informatika Vol 4, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (254.475 KB) | DOI: 10.26555/jiteki.v4i1.9945

Abstract

Bertambahnya pertumbuhan industri, penggunaan alat elektronik untuk kebutuhan kantor dan rumah tangga menjadi kontribusi peningkatan konsumsi energi pada setiap tahunnya sehingga berpotensi menimbulkan pemborosan pemakaian energi yang berdampak pada lingkungan dan pemanasan global. Pengendalian konsumsi energi listrik oleh pemerintah dan organisasi peduli ingkungan melalui kampanye kesadaran hemat energi pada masyarakat dinilai belum cukup efektif dan efisien. Penelitian ini membuat purwarupa sistem embedded cerdas yang dapat mengendalikan penggunaan peralatan elektronik menggunakan metode Logika Fuzzy sehingga pengendalian konsumsi energi listrik dapat dilakukan secara otomatis. Sistem ini dirancang dengan menggunakan mikrokontroller Arduino Nano yang diintegrasikan dengan sensor suhu, sensor gerak dan modul Real Time Clock (RTC). Pada tahap pengujian kinerja, sistem ini dihubungkan dengan berbagai peralatan elektronik seperti pendingin ruangan, lampu, dan tempat penghubung arus listrik (stopkontak). Berdasarkan hasil pengujian dapat disimpulkan bahwa penerapan sistem embedded cerdas mampu mengendalikan konsumsi energi dan menghemat energi listrik hingga 28,71%.