Misgiyarta, nFN
Buletin Teknologi Pasca Panen

Published : 2 Documents
Articles

Found 2 Documents
Search

KONTAMINAN Enterobacter sakazakii PADA SUSU FORMULA BAYI DAN PENGENDALIANNYA Misgiyarta, nFN; Bintang, Maria
Buletin Teknologi Pasca Panen Vol 7, No 1 (2011): Buletin Teknologi Pascapanen Pertanian
Publisher : Buletin Teknologi Pasca Panen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mutu dan keamanan pangan merupakan satu parameter terpenting pada produksi pangan, termasuk susu formula bayi. Susu formula bayi memerlukan standar mutu dan keamanan yang tinggi. Kontaminasi Enterobacter sakazakii pada susu formula bayi mengancam kesehatan dan jiwa bayi. Penanganan kontaminasi E. sakazakii pada susu formula bayi sangat penting dilakukan. Penanganan tersebut antara lain (a) pengendalian proses produksi dengan penerapan higienitas yang tinggi dan penerapan sistem Hazard Analytical Critical Control Point (HACCP) yang ketat, (b) edukasi cara penyajian produk untuk dikonsumsi bayi secara benar di rumah sakit maupun di rumah tangga. Penanganan kontaminasi E. sakazakii pada produk susu formula bayi dengan benar menekan tingkat kematian bayi akibat infeksi E. sakazakii patogen.
Pemilihan Starter Cair Unggul untuk Fermentasi Biji Kakao Misgiyarta, nFN; Fauzi, Anas Miftah; Syamsu, Khaswar; Munarso, S Joni
Jurnal Penelitian Pascapanen Pertanian Vol 16, No 1 (2019): Jurnal Penelitian Pascapanen Pertanian
Publisher : Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Pascapanen Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21082/jpasca.v16n1.2019.19-24

Abstract

Kualitas biji kakao fermentasi rendah  karena kualitas starter mikroba untuk fermentasi biji kakao rendah. Seleksi starter mikroba diperlukan untuk mendapatkan starter yang unggul. Ada dua jenis starter, yaitu starter cair dan starter kering. Starter cair banyak digunakan untuk fermentasi biji kakao. Starter yang diuji adalah starter cair, yaitu starter Inoka, starter cair BB-Pasca, dan starter yoghurt. Seleksi starter mikroba dilakukan dengan memfermentasi pulp biji kakao selama 24 jam pada berbagai suhu fermentasi (20oC, 30oC, dan 40oC). Parameter yang diamati adalah jumlah total mikroba, laju pertumbuhan mikroba starter, tingkat konsumsi gula pereduksi oleh mikroba starter, total asam yang diproduksi, tingkat penurunan pH, dan peningkatan suhu fermentasi serta korelasi antara parameter pengamatan penelitian. Starter cair unggul yang terpilih adalah starter cair Inoka. Karakteristik starter Inoka adalah memiliki tingkat laju pertumbuhan μ = 0.470, konsumsi gula pereduksi oleh mikroba starter 12%, peningkatan asam total 7%, penurunan pH 5,2, dan peningkatan suhu fermentasi 1,56oC  serta korelasi antara parameter penelitian di atas 0,61.