Rosiana, Nia
Major of Agricultural Economics, Graduate School of Bogor Agricultural University

Published : 2 Documents
Articles

Found 2 Documents
Search

Dinamika Persaingan Kopi Robusta Indonesia dengan Negara-Negara Pesaing Utama Rosiana, Nia; Nurmalina, Rita; Winandi, Ratna; Rifin, Amzul
Jurnal Tanaman Industri dan Penyegar Vol 5, No 1 (2018): Jurnal Tanaman Industri dan Penyegar
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (571.687 KB) | DOI: 10.21082/jtidp.v5n1.2018.p1-10

Abstract

Dalam kurun waktu lima belas tahun terakhir, terjadi fluktuasi ekspor kopi Robusta Indonesia dengan kecenderungan yang semakin menurun dibandingkan negara pesaing utama. Tujuan penelitian adalah menganalisis dinamika daya saing ekspor kopi Robusta Indonesia dan tingkat persaingan antar negara pesaing utama, seperti Vietnam dan India. Metode yang digunakan, yaitu Revealed Comparative Advantage (RCA), Dynamic Revealed Comparative Advantage (DRCA), dan Rank Spearman Correlation. Metode tersebut digunakan untuk menganalisis perubahan tingkat persaingan dalam dimensi waktu 15 tahun (2000–2015) serta menganalisis hubungan antar negara pesaing yang dapat memengaruhi pasar kopi Robusta setiap negara. Hasil analisis menunjukkan daya saing kopi Indonesia cenderung meningkat dibandingkan dua pesaing utama pengekspor kopi Robusta dunia, seperti Vietnam dan India. Namun, daya saing kopi Indonesia masih setengah kali di bawah Vietnam. Persaingan kopi Indonesia dengan Vietnam dan India tidak berkorelasi signifikan karena perbedaan pasar negara tujuan ekspor. Peningkatan daya saing dan kekuatan kompetisi di pasar ekspor dapat dilakukan melalui peningkatan kualitas serta kontinuitas kopi Robusta domestik sesuai dengan permintaan konsumen dunia.
THE LEVEL OF COMPARATIVE ADVANTAGES OF WORLD MAIN COFFEE PRODUCERS Rosiana, Nia; Nurmalina, Rita; Winandi, Ratna; Rifin, Amzul
Buletin Ilmiah Litbang Perdagangan Vol 11, No 2 (2017)
Publisher : Trade Analysis and Development Agency, Ministry of Trade of Republic of Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (816.007 KB) | DOI: 10.30908/bilp.v11i2.274

Abstract

Tingkat pertumbuhan produksi kopi dunia cenderung menurun dibandingkan dengan tingkat pertumbuhan konsumsi kopi dunia. Hal ini disebabkan oleh menurunnya produksi kopi di negara-negara penghasil utama. Hal ini berdampak pada jumlah kopi yang diekspor untuk pemenuhan kebutuhan kopi dunia. Penelitian ini menganalisis tingkat persaingan antar negara produsen utama dalam lima periode waktu dengan menggunakan analisis Revealed Comparative Advantage (RCA) dan Dynamic Revealed Comparative Advantage (DRCA). Hasil menunjukkan bahwa pada periode 2001-2003, rata-rata pertumbuhan daya saing antar negara paling tinggi dibanding periode lainnya. Hal ini dikarenakan adanya peningkatan ekspor yang cukup signifikan dari negara Honduras yang berdampak pada nilai RCA. Dalam periode 2012-2015, Colombia merupakan negara yang memiliki tingkat pertumbuhan daya saing paling tinggi karena peningkatan jumlah ekspor yang cukup signifikan. Perubahan daya saing dapat mempengaruhi perubahan posisi pasar ekspor suatu negara. Dalam periode 2012-2015, terdapat penurunan pangsa pasar yang terjadi di Vietnam, Ethiopia, India, Honduras, Guatemala dan Peru sedangkan peningkatan pangsa pasar terjadi di Brazil, Colombia, Indonesia, dan Uganda. Posisi Indonesia di pasar kopi dunia tahun 2015 yaitu failing stars dimana pangsa kopi Indonesia lebih tinggi dari pangsa kopi dunia. Peningkatan daya saing akan meningkatkan pangsa pasar suatu negara yang didukung oleh peningkatan teknologi, kualitas dan produktivitas kopi. The rate of world coffee production growth tends to decrease compared to the growth rate of world coffee consumption. This is due to the decline of coffee production in some major producing countries. This has an impact on the quantity of exported coffee to meet the demand of worlds coffee. This paper analyzed the level of competition among major producing countries in five periods of time using the analysis of RCA and DRCA. The results showed that during the period 2001-2003,the average growth of competitiveness among countries was found to be the highest compared to other periods. This was due to a significant increase in export from Honduras which affected the value of RCA. During the period 2012-2015, Colombia became a country that achieved the highest growth rate of competitiveness due to the significant increase in the number of export. Change in competitiveness can affect the export market position of a country. During the period 2012-2015, the decline in market shared occurred in Vietnam, Ethiopia, India, Honduras, Guatemala, and Peru, while the increasing market share occurred in Brazil, Colombia, Indonesia, and Uganda. Indonesia’s position in the world coffee in 2015 was at failing stars in which the coffee share in that country was higher than in the world market. Increased competitiveness will enhance the market share of a country that is supported by improvement of the technology, quality and productivity of coffee.