This Author published in this journals
All Journal Jurnal Niara
Sudaryanto, Sudaryanto
Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Lancang Kuning

Published : 1 Documents
Articles

Found 1 Documents
Search

KINERJA PEMBANGUNAN KEPARIWISATAAN DI DESA KEBUN DURIAN KECAMATAN GUNUNG SAHILAN KABUPATEN KAMPAR Dailiati, Surya; Sudaryanto, Sudaryanto
Jurnal Niara Vol 9, No 1 (2016)
Publisher : Jurnal Niara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Presiden Republik Indonesia Joko Widodo telah menargetkan jumlah wisatawan mancanegara pada tahun 2016 ini mencapai 20 juta jiwa ke Indonesia. Berbagai program tengah diupayakan untuk mewujudkannya. Hal ini perlu pula didukung oleh pemerintah daerah termasuk Pemerintah Kabupaten Kampar. Sebab di Kabupaten ini terdapat salah satu objek wisata unggulan yang belum terkelola dengan baik namun sudah terkenal. Sebut saja Kebun Durian yang terletak di Kecamatan Gunung Sahilan Kabupaten Kampar, Riau.Tujuan kegiatan penelitian ini adalah pertama; untuk menganalisis kinerja pembangunan kepariwisataan Kebun Durian di Kabupaten Kampar. Kedua, untuk mengetahui dan menganalisis hambatan pembangunan kepariwisataan Kebun Durian di Kabupaten Kampar.Penelitian dilakukan di Desa Kebun Durian Kecamatan Gunung Sahilan Kabupaten Kampar. Populasi dalam penelitian ini adalah Aparatur Pemerintah dan pihak terkait. Kepala Desa dijadikan sebagai Key Informance. Teknik penarikan sampel yang digunakan adalah sensus untuk aparatur pemerintah dan teknik aksidental untuk masyarakat. Sumber dan jenis data dalam penelitian ini adalah primer dan sekunder. Data yang telah terkumpul berdasarkan jenis dan bentuk data, untuk selanjutnya data dianalisa secara deskriptif kualitatif.                Dengan berlakunya UU no. 10/2009 Tentang Kepariwisataan, maka dewasa ini Pembangunan Kepariwisataan Indonesia umumnya dan Riau khususnya dilakukan dengan mengacu pada ketentuan-ketentuan UU tersebut.Penyelenggaraan kepariwisataan dilaksanakan berdasarkan berbagai prinsip sebagaimana diamanatkan dalam pasal 5 UU tersebut. Pembangunan kinerja kepariwisataan Kebun Durian di Kabupaten Kampar kurang baik.  Umumnya para responden menjawab kurang baik (14,75) dan cukup baik (14,25) sementara baik (0). Kata Kunci: Kinerja, Pembangunan, Kepariwisataan  Abstract                     President of the Republic of Indonesia Joko Widodo has targeted a number of foreign tourists in 2016 reached 20 million to Indonesia. Various programs are being introduced to make it happen. This needs to be supported by local governments, including the Government of Kampar regency. Because in this district are one of the leading tourist attraction that is not managed well, but already well-known. Call it Durian Gardens, located in District of Mount Sahilan Kampar, Riau.                    The purpose of this study is the first activity; to analyze the performance of the tourism development Durian Gardens in Kampar regency. Second, to identify and analyze the barriers to the development of tourism in Kampar Regency Gardens Durian.                    The study was conducted in Desa Kebun Durian District of Mount Sahilan Kampar regency. The population in this study is the Government apparatus and related parties. Serve as the Village Head Key Informance. The sampling technique used is the census for the government apparatus and techniques for public accidental. Sources and types of data in this study are primary and secondary. Data have been collected based on the type and form of data, for subsequent qualitative data is analyzed descriptively.                    With the enactment of Law no. 10/2009 About Tourism, the Tourism Development today Riau Indonesia in general and in particular shall refer to the provisions of the Act. Tourism operations carried out by the principles as set out in Article 5 of the Law. Durian Gardens development of tourism performance in Kampar regency unfavorable. Generally the respondents answered less well (14.75) and was quite good (14.25) while either (0). Keywords: Performance, Development, Tourism