Radia, Elvira Hoesein
Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Published : 5 Documents
Articles

Found 5 Documents
Search

MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PPKN MELALUI MODEL PEMBELAJARAN NUMBERED HEADS TOGETHER (NHT) BERBASIS KURIKULUM 2013

WACANA AKADEMIKA: Majalah Ilmiah Kependidikan Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (419.611 KB)

Abstract

Rendahnya hasil belajar siswa telah menjadi masalah di SD Negeri Salatiga kelas 4. Itulah sebabnya penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa dengan cara mempresentasikan Numbered Heads Together sebagai model pembelajaran berdasarkan kurikulum 2013. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas melalui dua siklus pembelajaran. Setiap siklus terdiri dari tiga pertemuan. Sebelum model diimplementasikan hanya ada 17 siswa yang mencapai KKM atau hanya 54,84%. Setelah model dilaksanakan pada siklus pertama ada 23 siswa yang mencapai KKM atau 74,19%. Pada siklus kedua ada 27 siswa yang mencapai KKM atau 87,10%. Jelas terlihat bahwa ada peningkatan yang signifikan pada hasil belajar siswa. Ini membuktikan bahwa dengan menerapkan Nomor Kepala Bersama berdasarkan kurikulum 2013 dapat membantu meningkatkan hasil belajar siswa dalam studi PPKn.

Peningkatan hasil belajar matematika melalui model pembelajaran problem based learning (PBL) siswa Kelas 4 SD

Jurnal Mercumatika : Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 3, No 2 (2019): Artikel In Press
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas 4 SDN Ngasinan 01 Kecamatan Susukan Kabupaten Semarang Semester 2 Tahun Pelajaran 2018/2019 dengan menggunakan model Problem Based Learning. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilakukan sebanyak dua siklus dan masing-masing siklus tiga kali pertemuan. Subjek dalam penelitian ini siswa kelas 4 SDN Ngasinan 01 yang berjumlah 25 siswa. Variabel dalam penelitian ini terdiri dari variabel bebas yaitu model Problem Based Learning dan variabel terikat yaitu hasil belajar matematika. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik tes. Teknik analisis data menggunakan deskriptif komparatif yang berupa presentase dari hasil belajar matematika antara pra siklus dan setelah siklus.  Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan model Problem Based Learning  dapat meningkatkan  hasil belajar pada mata pelajaran matematika materi bangun datar.  Hasil sebelum dilakukan tindakan yaitu pada pra siklus hanya 11 siswa atau 44% yang tuntas, pada siklus I meningkat menjadi 16 siswa atau 64% yang tuntas belajar matematika dan pada siklus II meningkat lagi menjadi 22 siswa yang tuntas belajar matematika atau 88%. Penelitian ini dikatakan berhasil karena mencapai indikator kinerja yaitu  ≥ 80%  dari seluruh siswa dengan KKM ≥ 70. 

Penerapan Pembelajaran Kooperatif Tipe TGT (Teams Games Tournament) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Tema 7 Pada Siswa Kelas IV SDN Klampok 1 Kecamatan Godong Kabupaten Grobogan

PAX HUMANA Vol 5, No 2 (2018)
Publisher : Yayasan Bina Darma

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPembelajaran tematik melapangkan jalan bagi terciptanya suatu kesempatan untuk siswa mengamati dan menyusun keterkaitan konsep informasi antar bidang studi. Hal ini tentunya akan sangat membantu dalam meningkatkan keterampilan berpikir holistik (menyeluruh) siswa dan kebermaknaan belajar yang dialami oleh siswa. Melalui kurikulum 2013 ini, pengetahuan yang diterima siswa dapat tersimpan dengan lebih baik karena informasi yang masuk ke alam bawah sadar pikiran siswa melalui proses yang logis dan akan dapat membuat siswa lebih dekat dengan objek yang sedang dipelajarinya. Sistem TGT (Teams Games Tournement) merupakan model pembelajaran dalam strategi pembelajaran kooperatif yang menekankan adanya kerjasama antar anggota kelompok untuk mencapai tujuan belajar. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui bagaimana penerapan model pembelajaran TGT (Teams Games Tournament) pada pembelajaran tema 7 untuk meningkatkan hasil belajar tematik pada siswa kelas IV SDN Klampok 1 Kecamatan Godong Kabupaten Grobogan. Untuk mengetahui bahwa penerapan model pembelajaran TGT (Teams Games Tournament) dapat meningkatkan hasil belajar tematik pada siswa kelas IV SDN Klampok 1 Kecamatan Godong Kabupaten Grobogan. Metode penelitian merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan sampel penelitian 22 siswa kelas IV SDN Klampok 1. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe TGT ini dinilai berhasil dan dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Salah satu pembelajaran yang menyenangkan adalah dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif yang salah satunya adalah tipe Teams Games Tournaments (TGT) di mana terdapat game akademik yang sesuai dengan sifat anak usia sekolah dasar yang senang bermain.Kata Kunci: Tematik, TGT (Teams Games Tournament), dan Hasil Belajar

Upaya Peningkatan Hasil Belajar Materi Tematik Melalui Penerapan Model SQ3R pada Peserta Didik Kelas IV SD Negeri Mangunsari 02 Salatiga

PAX HUMANA Vol 5, No 2 (2018)
Publisher : Yayasan Bina Darma

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK : Salah satu kesulitan yang dihadapi oleh peserta didik kelas IV SD Negeri Mangunsari 02 Salatiga  dalam mempelajari materi tematik adalah memahami isi bacaan. Materi pelajaran tematik lebih banyak berupa uraian teks yang sering kurang dipahami isinya oleh peserta didik. Salah satu alternatif model pembelajaran yang dapat membantu meningkatkan kemampuan membaca dan memahami materi tematik adalah model SQ3R (Survey, Question, Read, Recite, dan Review).. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar tematik melalui usaha perbaikan pembelajaran dengan menerapkan model SQ3R dalam pembelajaran kooperatif. Metode pembelajaran SQ3R merupakan metode belajar yang meliputi langkah-langkah survey, question, read, recite, dan review yang mempunyai tujuan agar kegiatan membaca dapat dilaksanakan sesingkat mungkin dan dengan daya serap yang tinggi. Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan di kelas IV SD Negeri Mangunsari 02 Salatiga. Penelitian dirancang dalam dua siklus, dengan tiap siklus terdiri dari: (1) Perencanaan, untuk mengidentifikasi masalah dan merencanakan kegiatan pembelajaran serta menyusun instrumen penelitian; (2) Pelaksanaan, yaitu melaksanakan pembelajaran tematik dengan menerapkan model SQ3R dalam pembelajaran kooperatif; (3) Pengamatan, yaitu pengambilan data melalui tes dan lembar observasi; (4) Refleksi, yaitu menganalisis hasil pengamatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan menerapkan model SQ3R dalam pembelajaran kooperatif pada materi tematik, hasil belajar peserta didik mengalami peningkatan pada masing-masing siklus. Hal ini dapat dilihat dari adanya peningkatan nilai rata-rata peserta didik dari masing-masing siklus, yaitu pada siklus I sebesar 66,95 dengan ketuntasan klasikal sebesar 78,05%; pada siklus II nilai rata-rata meningkat menjadi 73,78 dengan ketuntasan klasikal 87,80%. Dari hasil pengamatan aktivitas peserta didik pada saat pembelajaran diperoleh skor 26 dengan kategori baik, sedangkan pada siklus II diperoleh skor 33 dengan kategori sangat baik. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan model SQ3R dalam pembelajaran kooperatif dapat digunakan untuk meningkatkan hasil belajar IPS peserta didik kelas IV SD Negeri Mangunsari 02 Salatiga pada materi tematik. Saran yang dapat dikemukakan adalah hendaknya metode ini dapat dijadikan alternatif pembelajaran bagi guru sebagai upaya meningkatkan hasil belajar peserta didik dan diharapkan perlu kajian-kajian penelitian lebih lanjut untuk menyempurnakan penelitian ini, sehingga lebih bermanfaat bagi peningkatan hasil belajar peserta didik. Kata Kunci : Hasil Belajar, Metode Survey, Question, Read, Recite, Review (SQ3R), Pembelajaran Kooperatif, Pendekatan Saintifik. 

Peningkatan Hasil Belajar Matematika Melalui Model Make A Match Berbantuan Media Konkret Kelas 4 SD

JTAM | Jurnal Teori dan Aplikasi Matematika Vol. 3, No. 1, April 2019
Publisher : Muhammadiyah University of Mataram

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Permbelajaran Make A Match berbantuan media konkret terhadap hasil belajar matematika siswa kelas 4 SD Negeri 1 Jipang. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas dengan 4 tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi Data penelitian diperoleh melalui observasi, dan tes. Data hasil observasi aktivitas guru dan siswa dianalisis dalam ketuntasan belajar secara individu dan klasikal kemudian dijabarkan secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukan adanya peningkatan persentase hasil belajar siswa pada siklus I dan siklus II. Hasil belajar yang diperoleh siswa kelas 4, hal ini ditunjukan dengan hasil belajar siswa pada evaluasi mengacu pada kriteria keberhasilan yang sudah ditentukan 65. Nilai rata-rata ketuntasan belajar siswa secara klasikal mengalami peningkatan sebesar 89,39% pada matapelajaran Matematika, dengan rincian pra siklus ketuntasan 42,86% dari 8 siswa yang mencapai keberhasilan dengan rata-rata 57,7, siklus I menjadi 73,43% dari 19 siswa yang mencapai keberhasilan dengan rata-rata 70,42 dan menjadi 89,39% pada siklus II dari 21 siswa yang mencapai ketuntasan belajar dengan rata-rata 80,64. Berdasarkan hasil yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan model Make A Match berbantuan media konkret dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas 4 SD Negeri 1 Jipang. Abstract: Make A Match method assisted by concrete media on mathematics learning outcomes of 4th grade students at SD Negeri 1 Jipang. The type of the research is used classroom action research which consist of 2 cycles. Each cycle in this reserch pass through 4 stages which are planning, implementation, observation and reflection. The subjects of this study were all students in grade 4. Research data was collected through observation, and tests. The observation data of the teacher and students activities were analyzed in completeness of individual and classical learning and then described descriptively. The results showed an increase in the percentage of student learning outcomes in the first cycle and second cycle learning outcomes by grade 4 students, this is indicated by student learning outcomes on evaluation refers to the success criteria that have been determined 65. The average value of student learning completeness in the classical experience increases by 89.39% in Mathematics subjects, with pre-cycle details completeness of 42.86% of the 8 students who achieved success with average of 57.7, cycle I became 73.43% of 19 students who achieved success with average of 70.42 become 89.39% in cycle II, from 21 students who achieved mastery learning with an average of 80.64. Based on the results obtained, it can be concluded that learning using the Make A Match method assisted by concrete media can improve the learning outcomes of 4th grade students of SD Negeri 1 Jipang.