Sanim, Bunasor
Sekolah Bisnis, Institut Pertanian Bogor

Published : 6 Documents
Articles

Found 6 Documents
Search

Strategi Pengembangan Portofolio Produk Investasi Bank ABC Ali, Sampor; Baga, Lukman M; Sanim, Bunasor
Jurnal Aplikasi Bisnis dan Manajemen (JABM) Vol 3, No 3 (2017): JABM Vol. 3 No. 3, September 2017
Publisher : School of Business, Bogor Agricultural University (SB-IPB)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17358/jabm.3.3.427

Abstract

This article particularly aimed to analyze the Strengths, Weaknesses, Opportunities and Threats of the investment products. Assessing the environmental factors that affect the attractiveness of the industry and the business Strength of investment product in wealth management division in GE matrix provides recommendations of the alternative strategy for investment products in the future. The formulation of strategies product development was carried out using a portfolio analysis of Matrix General Electric (GE). The GE Matrix showed that the deposit product and retirement savings were in the first quadrant while attraction or interest in the industry was still high. Savings products were in quadrant II Planning, indicating that the company had a high business strength, but the attractiveness of the industry for these categories was in the normal position. The bancassurance products, bonds and mutual funds were in quadrant III where at this phase of the company business Strength was in the normal position, and the attractiveness of the market or industry was also in the normal position. Strategies for the development of deposits and retirement savings products included the market development and product development strategies. Savings Product Planning used penetration and product development whereas the Bancassurance products, bonds and mutual funds used market penetration strategy.Keywords: bank, wealth management, portfolio analysis, GE matrixAbstrak: Penelitian bertujuan melakukan analisa kekuatan, kelemahan, peluang serta ancaman produk investasi. Mengkaji faktor lingkungan yang memengaruhi daya tarik industri dan kekuatan bisnis produk investasi di divisi wealth management dalam bentuk matrik portofolio produk, sehingga dapat memberikan rekomendasi strategi alternatif terhadap produk investasi di masa depan. Rumusan strategi pengembangan portofolio menggunakan Matriks General Electric (GE). Hasil Matriks GE menunjukkan bahwa produk deposito dan tabungan pensiun berada dalam kuadran I, yaitu daya tarik dalam industri masih tinggi. Produk Tabungan Perencanaan berada dalam kuadran II yaitu perusahaan memiliki kekuatan bisnis yang tinggi namun daya tarik industri untuk kategori-kategori tersebut pada posisi biasa. Sedangkan produk bancassurance, obligasi dan Reksadana berada pada kuadran III dimana pada fase ini kekuatan bisnis perusahaan pada posisi biasa dan daya tarik pasar atau industri juga pada posisi biasa. Perumusan strategi pengembangan untuk produk deposito dan tabungan pensiun menggunakan strategi pengembangan pasar dan strategi pengembangan produk. Produk Tabungan Perencanaan menggunakan Penetrasi dan Pengembangan produk. Produk Bancassurance, Obligasi dan Reksadana menggunakan strategi penetrasi pasar.Kata kunci: bank, wealth management, analisis portofolio, matriks ge 
Strategi Pengembangan Asuransi Jiwa Sulastri, Sulastri; Rifin, Amzul; Sanim, Bunasor
Jurnal Aplikasi Bisnis dan Manajemen (JABM) Vol 4, No 1 (2018): JABM Vol. 4 No. 1, Januari 2018
Publisher : School of Business, Bogor Agricultural University (SB-IPB)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17358/jabm.4.1.44

Abstract

Insurance is a financial institution that is engaged in the service field and a Non-Bank Financial Institution. The achievement of PT Asuransi Jiwa TASPEN is not maximal, due to the limitations of facilities, infrastructure, and human resources in the development of the market, but the opportunities of this company in achieving the targets set will be very large if it implements strategies that fit the factors it experiences. This study aims to identify and study the internal and external factors that affect the existence of PT Asuransi Jiwa TASPEN and to formulate appropriate strategic alternatives to be applied in this company. These internal and external factors strongly influence the company. With its strengths, weaknesses, opportunities and threats, the management must utilize SO strategy that harnesses its largest power to take advantage of opportunities. The SO alternative strategies include the strengthening of the partnerships with the government and availability of insurance programs to the needs of civil servants, development of marketing distribution, opening of the office channeling at the branch offices in order to anticipate market development, and improvement of the quality and quantity of human resources.Keywords: alternative strategies, insurance, Asuransi Jiwa, SWOT
Strategi Pengembangan Bisnis Pemotongan Sapi Rurkinantia, Aisa; Oktaviani, Rina; Sanim, Bunasor
Jurnal Aplikasi Bisnis dan Manajemen (JABM) Vol 3, No 3 (2017): JABM Vol. 3 No. 3, September 2017
Publisher : School of Business, Bogor Agricultural University (SB-IPB)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17358/jabm.3.3.253

Abstract

The purpose of this study are 1) to identify the internal and external factors that influence development strategy of beef cattle business, 2) to make the alternative strategy, and 3) to make priority of strategy for development of beef cattle business in of PD. Kampung 99 Pepohonan. This study uses IFE and EFE Matrix, analysis SWOT matrix and QSPM. Respondens for this study are 10 persons that are 5 internal respondes, and 5 external respondes. To Determine of priority strategy,this study uses IFE and EFE matrix, SWOT matrix and QSPM analysis. The main priority strategy development strategy that can be implemented is increase cattle quality with serve the optimum feed for the cow with get enough on recovery time. The next priority strategy is to submitted decrease loan interest in working capital of the bank, multiplied of line distribution between home beef cattle and feedlot and revitalitation between home beef cattle as the place of meat proceccing to filled the market needed.Keywords: beef cattle, PD. Kampung 99 Pepohonan, EFE,SWOT, QSPMAbsrak: Tujuan dari penelitian ini adalah 1) untuk mengidentifikasi factor-faktor internal dan eksternal, 2) menentukan alternatif strategi, dan 3) strategi prioritas untuk mengembangkan usaha pemotongan sapi di PD. Kampung 99 Pepohonan. Penilitian ini menggunakan Matriks IFE dan EFE, Matrik SWOT dan QSPM. Jumlah responden internal sebanyak 5 orang dan eksternal sebanyak 5 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meningkatkan kualitas potongan daging sapi dengan menyediakan pakan yang optimal serta masa recovery yang cukup sebelum dilaksanakannya pemotongan sapi. Untuk strategi prioritas selanjutnya adalah dengan mengajukan penurunan bunga pinjaman modal kerja dari bank, memperbanyak saluran distribusi antar rumah potong hewan (RPH) dan Feedloot dan revitalisasi RPH sebagai tempat meat proceccing untuk memenuhi kebutuhan pasar.Kata kunci: pemotongan sapi, PD. Kampung 99 Pepohonan, EFE ,SWOT, QSPM
Kinerja Subsidi Pupuk di Indonesia Zulaiha, Aida Ratna; Nurmalina, Rita; Sanim, Bunasor
Jurnal Aplikasi Bisnis dan Manajemen (JABM) Vol 4, No 2 (2018): JABM Vol. 4 No. 2, Mei 2018
Publisher : School of Business, Bogor Agricultural University (SB-IPB)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17358/jabm.4.2.271

Abstract

The implementation of fertilizer subsidies in Indonesia involves large government budgets, varied stakeholders, and complex business processes. Therefore, the performance of the government on the investment in fertilizer subsidies, worth almost Rp40 trillion or more than 30% of the total non-energy subsidies, needs to be analyzed. The objective of this research was to analyze the performance of fertilizer subsidies through factors affecting fertilizer subsidy budget and ‘six appropriate achievements’ of the fertilizer subsidies in Indonesia. Panel data regression and descriptive analysis were conducted on the secondary data of 2011–2015 in 32 provinces. The results showed that fertilizer subsidy performance, as reflected by the availability of fertilizer subsidy budget, was significantly affected by the absorption of subsidized fertilizer in the previous year, government debt to fertilizer producers, assistance fund to provincial government, and GDRP. With a value over 90 percent, the performances of fertilizer subsidies in ‘six appropriate types’, were achieved on ‘appropriate type’ and ‘appropriate quantity’. The ‘appropriate location’ of each province was in the range of 30-96%.Keywords: fertilizer subsidy, panel data regression, descriptive analysis, subsidy budget, six appropriateAbstrak: Pelaksanaan subsidi pupuk di Indonesia melibatkan anggaran pemerintah yang besar, pemangku kepentingan yang beragam dan bisnis proses yang kompleks. Oleh karena itu, investasi pemerintah dalam subsidi pupuk yang nilainya hampir Rp40 triliun atau lebih 30% dari total subsidi non energi tersebut perlu dianalisis kinerjanya. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis kinerja subsidi pupuk melalui faktor-faktor yang memengaruhi anggaran subsidi pupuk dan pencapaian ‘enam tepat’ subsidi pupuk di Indonesia. Regresi data panel dan analisis diskriptif dilakukan dengan menggunakan data sekunder tahun 2011–2015 dan 32 provinsi. Hasil analisis menunjukkan bahwa kinerja subsidi pupuk yang dicerminkan oleh ketersediaan anggaran subsidi pupuk signifikan dipengaruhi oleh penyerapan pupuk bersubsidi pada tahun sebelumnya, hutang subsidi pemerintah kepada produsen, dana pendampingan pemerintah pusat kepada pemerintah provinsi dan PDRB. Dengan nilai di atas 90%, kinerja subsidi pupuk dalam ‘enam tepat’ tercapai pada ‘tepat jenis’, dan ‘tepat jumlah’. Kinerja subsidi pupuk dalam ‘tepat tempat’ pada tiap provinsi tercapai pada kisaran 30–96%.Kata kunci: subsidi pupuk, regresi data panel, analisis diskriptif, anggaran subsidi, enam tepat
Model Bisnis dan Strategi Pengembangan Usaha Pada The Coffee Bean dan Tea Leaf (TCBTL) Trenggono, Bambang; Daryanto, Arief; Sanim, Bunasor
Jurnal Aplikasi Bisnis dan Manajemen (JABM) Vol 4, No 3 (2018): JABM Vol. 4 No. 3, September 2018
Publisher : School of Business, Bogor Agricultural University (SB-IPB)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17358/jabm.4.3.398

Abstract

Setiap bisnis membutuhkan perencanaan strategis untuk menghadapi kondisi lingkungan dan persaingan yang ada, termasuk TCBTL. Perencanaan strategis dapat dilakukan dengan memetakan model bisnis yang ada dengan menggunakan pendekatan Business Model Canvas. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi model bisnis TCBTL dengan pendekatan Business Model Canvas dan merumuskan strategis baru dengan menggunakan analisis SWOT dengan mengacu pada pendekatan Business Model Canvass. Hasil penelitian menunjukkan bahwa TCBTL memiliki komponen elemen business model canvas yang terdiri dari customer segmentations, value propositions, channels, customer relationships, revenue streams, key resources, key activities, key partnerships dan cost structures. Program perbaikan yang harus dilakukan oleh TCBTL melalui identifikasi faktor eksternal dan internal adalah, mengoptimalkan fungsi bank sebagai mitra yang mampu meningkatkan penjualan melalui program promosi kepada pemegang kartu atau nasabah pada elemen mitra utama. Kegiatan utama elemen yang perlu ditingkatkan TCBTL adalah menambahkan mitra kerja untuk meningkatkan kerjasama dalam melakukan kegiatan pemasaran. Kemudian pada elemen sumber daya manusia, TCBTL perlu melakukan perbaikan program dengan merancang strategi untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusianya.meningkatkan pelatihan karyawan, insentif yang transparan dan rutin serta merancang strategi peningkatan kapasitas SDM yang dimiliki.Kata kunci: business model canvas, TCBTL, kafe, strategi, Analisis SWOT
Strategi Pengembangan Perusahaan Perdagangan Emas Wilayah Jabodeta (Studi Kasus PT XYZ) Ramadhani, Primasti; Baga, Lukman M; Sanim, Bunasor
Jurnal Aplikasi Bisnis dan Manajemen (JABM) Vol 4, No 3 (2018): JABM Vol. 4 No. 3, September 2018
Publisher : School of Business, Bogor Agricultural University (SB-IPB)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17358/jabm.4.3.420

Abstract

Emas telah teruji ketangguhannya sejak lama, selain sebagai logam mulia bernilai tinggi yang digunakan pada berbagai industri, bidang kedokteran, elektronik dan sebagai mata uang. Penelitian ini terkait dengan penurunan omset PT XYZ ditengah persaingan bisnis dibidang usaha perdagangan emas. Tujuan penelitian ini, yaitu mengidentifikasi model bisnis PT XYZ wilayah Jabodeta, ditinjau menggunakan pendekatan model bisnis kanvas saat ini; mengevaluasi 9 elemen bisnis PT XYZ menggunakan BMC; dan membuat formulasi strategi bersaing melalui faktor perubahan menggunakan model bisnis yang tepat bagi perusahaan. Analisis yang digunakan yaitu menggunakan analisis SWOT, Business Model Canvas (BMC) dan Blue Ocean Strategy (BOS). Hasil penelitian menunjukan adanya persaingan inovasi dari kompetitor, tingginya turn over sales serta strategi pemasaran yang kurang tepat sasaran membuat adanya penurunan pendapatan dari produk unggulannya berupa gadai dan pembelian emas secara cicilan.Hasil pengamatan Analisis SWOT perusahaan menghasilkan model bisnis perbaikan, terdapat beberapa eleman seperti key activities, cost strurcture dan key Resources dalam model bisnis kanvas yang perlu dilakukan pengkajian kembali agar perusahaan dapat bersaing dengan kompetitor. Blue ocean strategy menghasilkan peluang baru bagi PT XYZ dengan menjadi penyedia dana talangan bagi nasabah untuk melakukan pembelian di toko emas yang telah bermitra dengan PT XYZ.Kata kunci: perusahaan perdagangan emas, BMC, analisis swot, blue ocean strategi, emas