Sajima, Sajima
Pusat Teknologi Bahan Galian Nuklir - BATAN

Published : 3 Documents
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Temperatur, Waktu, dan Aditif Dalam Pembuatan Zircon Micronized Sajima, Sajima; Setyaji, Moch
EKSPLORIUM Vol 38, No 1 (2017): Mei 2017
Publisher : Pusat Teknologi Bahan Galian Nuklir - BATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (248.236 KB) | DOI: 10.17146/eksplorium.2017.38.1.3533

Abstract

ABSTRAKPenelitian pengaruh temperatur, waktu dan aditif terhadap proses penggilingan dalam pembuatan zircon micronized telah dilakukan. Proses pembuatan zircon micronized diawali dari proses sortir hasil penambangan dilanjutkan dengan benefisiasi, pemanggangan, pelindian, pengeringan dan penggilingan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi proses pemanggangan optimum terjadi pada temperatur 425 °C, selama 25 menit dan menggunakan aditif sebanyak 4%. Pada kondisi proses tersebut diperoleh zircon-micronized (2 µm) sebanyak  92,10% dengan lama penggilingan 10 menit. ABSTRACTResearch on temperature, time and additives effects on milling process in micronized-zircon production has been conducted. The production of zircon micronized started from sorting process on mining products then followed by beneficiation, roasting, leaching, dryng and milling processes. The results showed that the optimum conditions of the roasting process was at the temperature of 425 °C, in 25 minutes and using 4% additives. In these conditions, micronized zircon (2 µm) obtained as much as 92.10% in10 minutes milling time.
Pelindian Natrium Zirkonat Menggunakan Asam Klorida Secara Catu Sajima, Sajima
EKSPLORIUM Vol 39, No 1 (2018): Mei 2018
Publisher : Pusat Teknologi Bahan Galian Nuklir - BATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (692.398 KB) | DOI: 10.17146/eksplorium.2018.39.1.4369

Abstract

Penelitian tentang teknologi pengolahan zircon terus dilakukan untuk mengikuti kebutuhan industri pasar. Pengolahan natrium zirkonat dengan pelindian menggunakan asam klorida sebagai pelarut telah dilkukan. Penelitian ini bertujuan mempelajari pengaruh ukuran butir, temperatur, dan kecepatan pengadukan terhadap zirkon terambil. Penelitian dilakukan dengan memasukkan pelarut (asam klorida 4 N) ke dalam reaktor, kemudian pelarut tersebut dipanaskan sambil diaduk. Umpan dengan ukuran butir tertentu dimasukkan ke dalam reaktor. Kondisi temperatur dan kecepatan pengadukan dijaga tetap. Setelah kondisi operasi tercapai, proses dihentikan kemudian disaring. Hasil penelitian dengan analisis XRF menunjukkan bahwa kondisi proses optimum dicapai pada ukuran butir 90 µm, temperatur 80 oC dan kecepatan pengadukan 200 rpm. Pada kondisi tersebut zirkon terambil sebesar 84.50 %.  Research on zircone processing technology has been continued to follow industrial market needed. Treatment of sodium zirconate with leaching process using hydrochloric acid as solvent has been conducted. The aim of the study is to evaluate the effect of grain size, temperature, and speed of stirring on the extracted zircon. The research starting with introduced the solvent (chloride acid 4 N) into the reactor, then heated while stirring. The feed with a certain grain size was introduced into the reactor. The temperature and stirring conditions were kept steady. Once the operating conditions are reached, the process is stopped and then filtered. The results with XRF analysis showed that the optimum process conditions were achieved on 90 μm grain size, the temperature of 80oC, and stirring speed of 200 rpm. The amount of zircon that taken out were 84.50% on this conditions.
PELINDIAN LEBURAN PASIR ZIRKON KALIMANTAN MENGGUNAKAN AIR PANAS BANCH SCALE Sajima, Sajima; Triyono, Triyono
Jurnal Forum Nuklir JFN VOL 11 NO 1 MEI 2017
Publisher : BATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (453.132 KB)

Abstract

PELINDIAN LEBURAN PASIR ZIRKON KALIMANTAN MENGGUNAKAN AIR PANAS BANCH SCALE. Telah dilakukan pengambilan silikat menggunakan cara pelindian air panas banch scale dengan bahan baku pasir zirkon Kalimantan. Perangkat ini terdiri atas bejana sebagai reaktor dengan kapasitas 800 ml, dilengkapi pemanas dan pengaduk. Mula-mula dimasukkan pelarut (air bebas mineral) sebanyak 600 ml, kemudian dipanaskan sambil diaduk. Setelah temperatur tercapai, dimasukkan umpan. Temperatur proses dan kecepatan pengadukan tetap. Apabila kondisi tercapai, proses pelindian dihentikan, kemudian hasil dipisahkan. Si dalam padatan maupun filtrat dianalisis menggunakan AAS. Penelitian ini mempelajari pengaruh temperatur, waktu dan kecepatan pengadukan pelindian. Hasil penelitian membuktikan bahwa temperatur pelindian optimum pada 80oC  kecepatan pengadukan 200 rpm dan lama pelindian 60 menit. Pada kondisi tersebut silikat terambil 84,60 %. Kata kunci: pelindian, pasir zirkon,  temperatur, waktu