Gungga K, Aditya
Fakultas Kedokteran Gigi, Universitas Gadjah Mada

Published : 1 Documents
Articles

Found 1 Documents
Search

Perawatan Cross Bite Posterior Unilateral Menggunakan Alat Ortodontik Cekat Teknik Begg

MKGK (Majalah Kedokteran Gigi Klinik) (Clinical Dental Journal) UGM Vol 1, No 2 (2015)
Publisher : Fakultas Kedokteran Gigi, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cross bite merupakan kondisi dimana satu gigi atau lebih mengalami malposisi ke arah bukal atau lingual atau labial terhadap gigi antagonisnya. Cross bite dapat terjadi pada gigi anterior maupun posterior. Cross bite posterior dapat terjadi sebagai akibat kurangnya koordinasi dimensi lateral antara lengkung gigi rahang atas dan rahang bawah. Cross bite posterior dapat terjadi secara bilateral atau 2 sisi maupun unilateral atau 1 sisi. Berbagai penyebab cross bite posterior unilateral diantaranya adanya malposisi gigi ke lingual pada gigi rahang atas, adanya kebiasaan buruk seperti bertopang dagu satu sisi dan adanya pengaruh deviasi mandibula ketika menutup mulut. Tujuan artikel ini adalah menyajikan perawatan ortodontik cross bite posterior unilateral dengan teknik Begg. Pasien perempuan umur 19 tahun mengeluhkan gigi-gigi depan serta belakang atas dan bawah berjejal dan tidak nyaman untuk mengunyah. Diagnosis kasus adalah maloklusi Angle klas I, hubungan skeletal klas I dengan protrusif bimaksilar, protrusif bidental, crowding gigi anterior atas dan bawah, crowding gigi posterior atas kiri, edge to edge bite pada beberapa gigi anterior, cross bite antara gigi 22 dan 32, cross bite posterior unilateral pada sisi kanan, pergeseran rahang bawah kearah kiri, serta pergeseran midline gigi rahang bawah dan rahang atas kearah kiri.  Pasien dirawat menggunakan alat cekat teknik Begg. Koreksi cross bite dilakukan dengan ekspansi 1 sisi pada rahang atas kanan serta dengan pemasangan cross elastic untuk menarik gigi posterior bawah yang berada di luar lengkung. Setelah perawatan selama 11 bulan, cross bite posterior pada sisi kanan terkoreksi.   ABSTRACT: Unilateral posterior cross bite treatment using fixed orthodontic Begg appliance technique. Cross bite is a condition where one or more teeth may be abnormally malposed buccally or lingually or labially with reference to the opposing tooth or teeth. Cross bite can be classified based on location as anterior and posterior cross bite. Posterior cross bite occurs as result of lack of coordination in the lateral dimension between the upper and the lower arches. Posterior Cross bite can be unilateral involving one side of arch or bilateral which involves both sides. Posterior cross bite can be occur as result of a number of causes such us lingual positioning of upper tooth, presence of one side chin propped habit and presence of occlusal interferences can result in deviation of the mandible during jaw closure. The purpose of this articles to present unilateral posterior cross bite correction using Begg technique A 19 years old female patient complained of upper, lower front and back teeth crowded and uncomfortable for mastication. Diagnosis are malocclusion Angle Class I, Class I skeletal relationship with bimaksilar protrusive, upper and lower incisor retrusive, upper and lower anterior teeth crowding, upper left posterior teeth crowding, anterior edge to edge bite on several anterior tooth, anterior cross bite on 22 and 32, unilateral posterior cross bite on right side, shift to the left of mandible, shift to the left of the median line maxilla and mandible, The patien treated with fixed appliance Begg technique. One side expansion of maxilla on right side and posterior cross elastic are used to correct posterior cross bite. After 11 months of treatment, unilateral posterior cross bite on right side corrected.