Wijaya, Agustinus Fritz
Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Published : 8 Documents
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal SITECH : Sistem Informasi dan Teknologi

Analisis Kinerja Sistem Pengolahan Data Berbasis Web Menggunakan IT Balanced Scorecard Sebagai Sarana Untuk Menunjang Kinerja Pegawai Pada Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sragen Nainggolan, Damai Yanti; Wijaya, Agustinus Fritz
Jurnal SITECH : Sistem Informasi dan Teknologi Vol 2, No 1 (2019): JURNAL SITECH VOLUME 2 NO 1 TAHUN 2019
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem pengolahan data adalah salah satu sistem berbasis web yang dibuat oleh BPS Pusat untuk memfasilitasi pegawai BPS Kabupaten Sragen agar dapat membantu, dan mempercepat pekerjaannya dalam hal mengolah data. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana upaya yang dilakukan oleh BPS Kabupaten Sragen dalam memanfaatkan sistem dan teknologi informasi yang ada. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dan menggunakan 4 Perspektif (Perspektif Kontribusi Perusahaan, Perspektif Orientasi Pengguna, Perspektif Penyempurnaan Operasional, dan Perspektif Orientasi Masa Depan) pada IT Balanced Scorecard untuk melihat pemanfaatan Teknologi Informasi yang dilihat dari kualitas kinerja pegawai pada BPS Kabupaten Sragen. Hasil dari penelitian ini adalah perlu adanya perbaikan pada Perspektif Orientasi Pengguna, dan Perspektif Orientasi Masa Depan terkait SDM dan juga layanan SI/TI yang digunakan untuk menunjang kinerja pegawai BPS Kabupaten Sragen.
Analisis Risiko Teknologi Informasi Menggunakan ISO 31000 Pada Aplikasi ITOP Rahmawati, Aprilia; Wijaya, Agustinus Fritz
Jurnal SITECH : Sistem Informasi dan Teknologi Vol 2, No 1 (2019): JURNAL SITECH VOLUME 2 NO 1 TAHUN 2019
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Aplikasi IT Operation Support (iTop) merupakan support system yang membantu PT. ABCD menerima customer incident. Keberadaan aplikasi iTop ini membantu perusahaan untuk mengetahui kualitas layanan kepada customer. Kualitas layanan customer ditentukkan oleh aplikasi ini sehingga dibutuhkan analisis risiko untuk mencegah risiko yang mungkin terjadi. Analisis risiko dengan menggunakan ISO 31000 pada PT. ABCD diharapkan dapat meminimalisir kemungkinan-kemungkinan risiko di sekitar aplikasi iTop. Hasil analisis risiko dengan ISO 31000 berupa dokumentasi kemungkinan risiko yang ada di sekitar aplikasi iTop, prioritas risiko dari tiap kemungkinan risiko yang telah diidentifikasi serta penanganan dari kemungkinan-kemungkinan risiko yang ada. Sehingga hasil analisis risiko ini dapat digunakan untuk membantu perusahaan mencegah, meminimalisir risiko serta memperlakukan risiko tersebut sesuai prioritasnya sebelum kemungkinan risiko-risiko tersebut menghambat kinerja perusahaan.
Renstra SI atau TI Unit Bisnis (Branch IT Services) Menggunakan Metode Ward and Peppard (Studi Kasus: PT. XYZ) Susanto, Inge Gunawan; Wijaya, Agustinus Fritz
Jurnal SITECH : Sistem Informasi dan Teknologi Vol 2, No 1 (2019): JURNAL SITECH VOLUME 2 NO 1 TAHUN 2019
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT. XYZ adalah perusahaan Teknologi Informasi yang menyediakan tujuh unit bisnis: IT Branch, Merchant, Managed Field Operation; Jasa; Aplikasi, dan Layanan Contact Center. Namun, penelitian ini hanya berfokus pada Unit Bisnis Layanan Cabang TI, yang memiliki kelemahan dalam hal kinerja aplikasi. Selain itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengusulkan cara untuk meningkatkan kinerja perusahaan saat ini, dengan menyarankan sejumlah portofolio aplikasi. Penelitian kualitatif ini menggunakan metode Ward dan Peppard, yang menerapkan Value Chain (aktivitas internal perusahaan) dan analisis SWOT (Strength, Weakness, Opportunity, and Thread). Selain itu, data penelitian ini diperoleh dari wawancara karyawan perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perusahaan perlu meningkatkan kinerjanya dengan memanfaatkan portofolio aplikasi dalam aspek strategis, potensi tinggi, operasional utama, dan dukungan. Selain itu, berdasarkan analisis, perusahaan perlu menerapkan beberapa fitur seperti dashboard helpdesk, promosi, manajemen media sosial, sistem manajemen pengetahuan, dll.